NovelToon NovelToon
Cross The World With System

Cross The World With System

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / System / Petualangan Fantasi-Penyeberangan dunia lain / Nikahmuda / CEO / Sistem / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rio Mijar

Genre: System, Action, Romance, Drama, Fantasi.

Lahir dari keluarga yang kaya raya memang tidak dapat menjamin kebahagiaan.

Begitupun yang terjadi pada Pria muda berumur 17 tahun yang bernama Xio, Xio terlahir di keluarga Alexander. ayahnya memiliki perusahaan Tersebesar nomor 2 di negaranya.

Saat ibunya masih hidup, Xio memang memiliki kehidupan yang bahagia karena mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

Namun cobaan memang tidak dapat di prediksi kapan akan datang, Setelah ibunya meninggal, ayah Xio menikah lagi sehingga membuat dirinya diabaikan oleh ayahnya sendiri.

Tak hanya sampai disitu, Xio juga mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya harus menggunakan tangan palsu dan tongkat bantu untuk berjalan.

Xio di usir oleh ayahnya dari kediaman Alexander, saat Xio tidak tahu lagi harus kemana, Xio bertemu dengan seorang kakek-kakek yang bernama Azril.

Dari kakek Azril lah Xio mendapatkan System yang dapat membuat dirinya berpindah dunia sesuka hati dan System tersebut juga dapat membatu Xio tumbuh menjadi orang yang kuat dan disegani banyak orang.

Bagaimana perjalan Xio selanjutnya?, apakah Xio dapat menemukan kebahagiaannya sendiri?, atau Xio akan mendapatkan banyak cobaan lagi?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rio Mijar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melindungi

...----------------...

*Jhonatan POV*

Setelah aku mengetahui semua kebenaran tentang Serly dari Xio, aku langsung mengusir Serly dan anaknya dari rumah, aku juga membakar semua barang-barang miliknya.

Keeseokan harinya aku berniat mengunjungi Xio tapi karena tidak tahu rumah barunya jadi aku pergi kerumah Chris karena aku yakin Chris mengetahuinya. Saat sampai rumah Chris aku langsung membunyikan bellnya.

Ting tong!

Setelah aku memencet bel tak lama kemudian pintu terbuka dan keluar seorang anak kecil lelaki yang kalau aku ingat dia merupakan cucuku atau anaknya Xio.

"Paman mencari siapa?" tanyanya.

"jangan panggil paman tapi panggil kakek, karena aku ayah dari papah kalian" jawabku.

"dan siapa namamu nak?" lanjutku bertanya.

"Namaku Leon, apakah benar kakek adalah ayahnya papah?" tanyanya lagi.

"Tentu saja benar" ucapku sambil tersenyum.

"Lalu kenapa kemarin Kakek membuat ayah marah?" Leon kembali bertanya membuatku bingung harus menjawab apa.

"Leon ada siapa?, kenapa tidak disuruh masuk?" terdengar suara pria dewasa didalam rumah.

"Iya paman!, kakek silahkan masuk" Leon mempersilahkan ku untuk masuk, dan saat aku masuk aku melihat Chris yang sedang membaca koran disofa.

"Oh tuan jhonatan silahkan duduk" Ucap Chris, dan aku pun langsung duduk disofa menghadap Chris.

"Leon kemarilah duduk disini" Chris menyuruh Leon untuk duduk disampingnya.

"Ada keperluan apa tuan Jhonatan berkunjung ke rumahku?" tanya Chris langsung keintinya.

"Saya kemari untuk menanyakan alamat Xio, apakah tuan Chris tahu dimana Xio berada?" aku langsung mengungkapkan tujuanku.

"Maafkan saya tuan Jhonatan, tapi saat ini tuan muda sedang keluar kota untuk menemui ayah mertuanya" jawab Chris.

'Ayah mertua?, apakah Xio sudah menikah?' batinku.

"apakah Xio sudah menikah?" tanyaku untuk memastikan.

"Tuan muda belum menikah, tapi akan menikah setelah meminta restu dari mertuanya" jawab chris.

'Apakah Xio sudah tidak menganggapku sebagai ayah lagi, bahkan saat akan menikah pun tidak memberitahuku terlebih dahulu' batinku.

"Seperti itu, lalu apakah saya boleh membawa anak-anak Xio untuk jalan-jalan?" Ucap ku.

"Anda bisa mennyakannya langsung pada anak-anak, Leon kamu panggil Lena kemari" Chris menyuruh Leon untuk memanggil adiknya yang bernama Lena, Leon berjalan menaiki tangga dan tak lama kemudian dia kembali bersama seorang anak perempuan yang cantik dan imut.

"Leon, Lena apakah kalian mau ikut jalan-jalan bersama kakek?" tanyaku, tapi Leon dan Lena malah termenung mungkin mereka seperti itu setelah melihat kejadian kematian saat aku di perusahaan Xio.

"Leon, Lena kakek kalian mengajak kalian jalan-jalan loh!" Chris membantuku untuk bertanya pada mereka, dan akhirnya mereka berdua pun mengangguk tanda setuju yang membuatku sangat senang dan langsung memeluk keduanya.

*Jhonatan POV END*

Jhonatan keluar bersama Leon dan Lena dan diantar oleh Chris hingga kemobil Jhonatan.

"Tuan Jhonatan tolong jaga anak-anak, dan maafkan aku tidak bisa menemani" ucap Chris.

"Tentu saja bagaimanapun mereka adalah anak dari Xio dan juga cucuku sendiri" Jawab jhonatan tersenyum bahagia, jhonatan berpikir walaupun tidak bisa membahagiakan anaknya setidak dia bisa membahagian cucunya.

Jhonatan serta Leon dan Lena masuk kedalam mobil dan duduk di kursi belakang karena Jhonatan membawa asistennya untuk mengemudi.

"Tuan selanjutnya kemana?" tanya sang asisten.

"Anak-anak kalian mau kemana?" Jhonatan bertanya pada Leon dan Lena.

"Terserah kakek saja!" jawab Leon dan Lena juga mengangguk tanda setuju.

"Baiklah kita ke mall saja, kakek akan membelikan apapun yang kalian mau" ucap Jhonatan dan dibals anggukan oleh Leon dan Lena. kemudian mereka pun melajukan mobilnya menuju mall.

dan saat sampai di mall Jhonatan langsung mengajak masuk Leon dan Lena.

"Kakek ayo kesana!" Lena yang melihat toko cokelat langsung menarik tangan jhonatan dan juga Leon masuk kedalam toko tersebut.

"kakek Lena ingin membelikan untuk papah, mamah dan paman dirumah bolehkan?" tanya Lena dan Jhonatan mempersilahkannya, Leon dan Lena langsung memilih mana cokelat yang akan dibelinya tapi tiba-tiba mereka terhenti karena tidak tahu cokelat yang mana kesukaan Xio dan juga Ellisa.

"Kakek, apakah kakek tahu coklat kesukaan papah?" Lena kembali menghampiri jhonatan untuk menanyakan cokelat kesukaan Xio.

"Papah kalian sukanya cokelat yang ini" jawab jhonatan menunjuk salah satu cokelat.

'Aku rindu saat sering bermain dengan Xio kemall' Jhonatan kembali mengingat masalalunya ketika Xio masih kecil Xio selalu meminta jhonatan untuk membelikan cokelat kesukaannya.

"Juli kamu tolong fotokan kami bertiga" Jhonatan menyuruh sekretarisnya untuk memfoto kan dirinya bersama dengan Leon dan Lena yang sedang memegang cokelat.

Setelah selsai membeli cokelat mereka melanjutkan menelusuri setiap toko yang ingin dikunjunginya dan mereka juga membeli beberapa barang yang mereka inginkan dan tempat terakhir yang mereka kunjungi adalah tempat bermain.

Saat sedang asyik-asyiknya bermain bersama Leon dan Lena tiba tiba saja jhontan melihat orang yang mengarahkan pistolnya kearah Leon dan Lena dari jauh, jhontan langsung berlari memeluk Leon dan Lena untuk melindungi mereka.

Dorr!

Dorr!

Terdengar suara dua kali tembakan peluru, dan ternyata peluru tersebut mengarah kearah jhontan yang sedang melindungi Leon dan Lena.

Jleb!

Jleb!

Kedua peluru tersebut mengenai punggung jhontan.

"KAKEK!!" Teriak Leon dan Lena terkejut.

"Tidak apa-apa, tolong katakan pada papah kalian kalau kakek menyayanginya dan ingin sekali menghadiri pernikahannya" ucap jhonatan lemas dan penglihatannya perlahan mulai kabur.

"Kakek bertahanlah" ucap Leon mengeluarkan air mata dan Lena juga sama sedang menangis.

"Tuan jhonatan!!" teriak Juli menghampiri mereka, setelah Juli sampai dekat jhontan, Juli langsung mengangkat tubuh jhontan dibantu beberapa orang menuju mobil untuk segera dilarikan kerumah sakit Leon dan Lena juga mengikuti dari belakang, sedangkan para petugas keamanan sedang mengejar pelaku penembakan tersebut.

Saat sudah sampai dirumah sakit jhontan langsung dimasukkan ke UGD, sedangkan Leon dan Lena menunggu diluar berdua kerena Juli ikut mencari pelaku penembakan. hingga tak lama kemudian Chris dan Adam tiba dan langsung menghampiri Leon dan Lena yang sedang terisak.

Sementara itu saat ini Xio setelah selesai menggali informasi dari Erden Xio hanya menemukan ingatan yang terjadi saat satu hari yang lalu, karena saat Xio ingin menggali lebih dalam lagi malah ingatan Erden semakin buram dan tidak jelas, Xio yakin pasti telah ada yang menyegel ingatannya yang membuat Xio semakin mencurigai malaikat.

Xio langsung memenggal kepala Erden karena sudah tidak dibutuhkan lagi.

[Membunuh Malaikat berlevel 6.300]

[Levek up 1.200 ×]

Drttt! drtt!

Handphone Xio bergetar, dan Xio langsung mengambil handphonenya, Xio dapat melihat kalau Chris yang menelponnya.

Xio: Halo?

Leon: hiks papah…

Xio: Leon ada apa?, kenapa kamu menangis?

Leon: Papah cepatlah kemari, kakek Jhonatan masuk kerumah sakit.

Xio: APA?!, MASUK RUMAH SAKIT?!.

Baiklah papah akan segera kesana.

Tutt tutt

Xio memutuskan panggilannya. dan langsung menghampiri Ellisa.

"Sayang kita harus kembali kebumi" Ucap Xio dan langsung mengeluarkan mobilnya, setelah mengeluarkan mobilnya Xio langsung masuk dan disusul oleh Ellisa yang menurut saja karena melihat wajah Xio yang seperti sedang khawatir, sebelum pergi Xio menyuruh Arthur untuk menyelesaikan urusannya sendiri.

Saat ini Xio dan Ellisa sudah ada dihutan sebelum dirinya pindah kedunia flix, Xio dan Ellisa langsung turun dari mobilnya dan menyimpannya kedalam inventory, setelah itu memegang tangan Ellisa karena berniat menggunakan shadow teleportation menuju shadow soldier yang ada di dekat anak-anaknya tapi Xio menjauhkan dulu shadow soldiernya dari keramaian agar saat dirinya berpindah tidak ada yang melihatnya.

Setelah berteleportasi dengan bayangannya Xio berlari menuju Leon dan Lena, Saat Xio sudah sampai Xio dpat meliaht Chris dan Adam yang sedang menenangkan Leon dan Lena.

"Leon, Lena apa yang terjadi?" ucap Xio, Leon dan Lena yang mendengar suara Xio langsung berlari kearahnya dan memeluk Xio.

"Hikss… papah tadi hikss… saat kita sedang bermain dengan kakek Jhonatan hikss… tiba-tiba ada yang ingin menembak Lena dan kaka hiks…, tapi hiks… kakek melindungi kita hiks…, jadinya kakek yang terkena tembakan hiks…" jelas Lena yang masih terisak.

"Kakek juga berkata kalau kakek menyayangi papah dan sangat ingin menghadiri pernikahan papah" ucap Leon, Xio termenung sejenak mengingat kembali mimpi yang dialaminya semalam.

(Jhonatan Alexander)

.

.

.

.

BERSAMBUNG

1
Rusdi Bintang
baru kali ini baca novel slalu sj ada kata² skip..authornya baru pertama kali nulis novel kali yaaahh
Travel Diaryska
bagus bagus 👍🏻
♛★★★★★★SAINTSWORD★❃★★★★★★★★
jika dihitung kekayaannya pasti Sebastian paling kaya🗿
♛★★★★★★SAINTSWORD★❃★★★★★★★★
ternyata naga barat, lebih keren naga timur
♛★★★★★★SAINTSWORD★❃★★★★★★★★
harusnya kk
♛★★★★★★SAINTSWORD★❃★★★★★★★★
kenapa gak cari yg lain ajah, terlalu jelek goblin🗿
Sanz81
Luar biasa
𝙕𝙯𝙯: Mampir kak, judulnya Iblis penyerap darah, kali aja suka🙏
total 1 replies
mantap gan
absolute eyes, mata semesta, !! ini mata Tuhan yg benar saja
HELLOO
jadi salting aku
HELLOO
nama matanya GG tapi efek nya lemah cuma gitu doang
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
betina dikasih nama elliot? 😵😵😵
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
mulai sejak ellisa menghilang saya berhenti memberikan like, kalau jalan ceritanya semakin aneh saya akan berhenti membaca cerita ini 😄😄
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
telah menghilang 😄😄
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
gak cocok sama tato, mau aja dikibulin istri muda 😆😆😆
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
sistem lucknut 🤣🤣🤣🤣🤣
☯️꧁༒⫷Loͥngͣ ͫTian ⫸༒꧂☯️
bagian utara kali 😂😂
MelodyStar
🗿
Louis Vert
KEAJAIBAN APANYA ANJING, SYSTEM JADI KAGAK GUNA DI SINI LOL
Louis Vert
kok kgk ad gw liat
Louis Vert
naif MC sampah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!