Seorang Dokter Jenius terlahir kembali menjadi Yang Yang, seorang gadis kecil 7 tahun yang sangat lucu, Menjadi kesayangan Ayah CEO yang dingin dan Kakak yang sangat jenius. Kemampuan medis yang dimilikinya dapat menyembuhkan Keluarganya dan orang-orang disekitarnya. Yang Yang selalu menjadi kebanggaan keluarga. Sementara itu ibu tiri dan saudari tirinya yang selalu berniat jahat kepada Yang Yang selalu gagal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmawati18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Tuan Song mengernyitkan keningnya melihat batu yang dibelanya itu.
"Wah, nggak nyangka ya".
"Benar-benar nggak nyangka".
"Sangat luar biasa! Batu yang kelihatannya hanya biasa saja ternyata mempunyai kualitas yang sangat tinggi. batunya sangat hijau, isinya bahan berkualitas kristal apalagi ini kualitas es tingkat tinggi." Tuan Song memperlihatkan batu yang dipegangnya.
Semua orang yang ada di ruangan itu pun kaget dengan apa yang mereka lihat. Zhu You berdiri dengan wajah kaget. "Berkualitas kristal apaan? He pak Tua! Jangan kira kaca bisa kau anggap batu giok berkualitas tinggi" Ucap Zhu You tidak percaya.
"Maaf Pak Direktur Zhu You! Tuan Song adalah ahli penilai yang secara resmi di undang oleh Bapak Direktur Felix untuk menilai batu di acara pelelangan ini. Mohon jaga sikap anda" tegas pemandu acara.
Yang Yang dengan wajah senangnya pun tidak sabar mendengar penjelasan Ahli penilai itu. "Kakek, lanjut lagi ceritanya. Apa itu batu yang berkualitas kristal?" tanya Yang Yang semakin penasaran.
Tuan Song melihat ke arah Yang Yang. "Hallo, Nona kecil! Batu ini kamu yang pilih ya?" tanya Tuan Song dengan wajah tersenyum.
"Iya, aku yang pilih" jawab Yang Yang sudah tidak sabar ingin mendengar penjelasan tentang batu yang dipilihnya itu.
"Matamu sangat tajam juga. Coba lihat batu giok ini!". Tuan Song memperlihatkan batu itu kepada Yang Yang. "Batu giok ini dasarnya sangat bersih, tidak ada cacat dan serat sama sekali. Bening seperti air. Ini sangat sempurna sekali. Giok kualitas es. Nilainya, 50 juta Yuan atau lebih!".
Zhu You dan Sun yang mendengar ucapan ahli penilai itu pun tercengang kaget.
"50 juta Yuan?" Dimas menganga mendengar itu.
"50 juta Yuan?" ucap semua orang tidak percaya.
"Hanya modal 20 ribu Yuan, bisa dapat giok semahal ini? Wah, gadis kecil hoki kamu gede banget sih!" ucap Laki-laki berjas hitam dan melihat ke arah Yang Yang.
"Astagah! Benar-benar di luar dugaan! Batu mentah yang dekil begini, ternyata bisa ngasilin giok yang berkualitas super". Lanjut laki-laki disampingnya.
"50 juta Yuan!? Ini tidak mungkin. Batu rongsokan ini kok bisa harganya 50 juta Yuan?" Zhu You berteriak tidak percaya. Sun yang berdiri di sampingnya pun juga heran.
"Ayah! Lihat, ini batu bagus kan" ucap Yang Yang bahagia.
"Wah, adikku ini bukan hanya jenius medis tapi dia juga ahli dalam menilai batu" puji Devin.
"Iya, Yang Yang kita ini memang ahli menilai. Kamu memang dewa rezeki keluarga Pratama" ucap Dimas mengelus lembut rambut putrinya.
"Batu itu harganya 50 juta Yuan! Mending kita yang beli, hanya 20 ribu Yuan saja. Malah nguntungin mereka, pasti mereka bangga banget". Ucap Sun tidak terima.
"Gembel ini! Si Dimas kok akhir-akhir ini keberuntungannya selalu bagus. Padahal kita sudah..."ucapan Zhu You terhenti. "Apa ada yang salah?" lanjut Zhu You lagi.
"Direktur Zhu, jangan ribut banyak orang disini. Nanti mereka dengar" ucapan Sun mengingatkan.
"Kita harus berhasil melakukan kerja sama dengan perusahaan batu giok ini. Tapi si gembel kecil ini jeli juga. Kok aneh banget ya?" ucap Zhu You tidak percaya. "Dulu dia yang menggagalkan kontrak kerja sama ku dengan Direktur Ling, sekarang dia merebut batu giok berkualitas itu." lanjut Zhu You tidak terima.
"Direktur! Aku tahu, kali ini apa yang mereka tawar, kita ikuti saja!" ucap Sun dan dibalas anggukan oleh Zhu You.
"Selanjutnya, kita sambut barang lelang kedua. Harga awal batu mentah ini 2 juta RBM". Ucap pemandu acara.
"Hari ini kok tebak buta semua sih batu-batunya? Tidak ada hijaunya sama sekali. Siapa juga yang bisa nebak?" ucap salah seorang di acara itu.
"Betul sekali, ini namanya nyusahin orang. Ini baru awalnya, pasti masih ada yang lebih bagus lagi" lanjut orang di sebelahnya.
Direktur Felix sedang memantau berjalannya acara dari lantai atas bersama beberapa pengawal yang berdiri disampingnya.
"Direktur! Kenapa anda tidak turun saja ke acara? Dari tadi orang itu selalu berbuat kacau, siapa sih orang itu?" tanya salah satu pengawal yang berdiri disamping Direktur Felix.
"Dia adalah Direktur Zhu Yo dari Departemen Riset juga, dia adalah saingan dari Departemen Riset dan Pengembangan Medis milik Direktur Dimas" ucap Direktur Felix yang terus memantau berjalannya acara pelelangan batu giok itu.
"Pastikan perusahaan Direktur Zhu You itu tidak boleh bekerja sama dengan perusahaan kita. Pertama kita harus menjatuhkan perusahaannya terlebih dahulu" ucap Direktur Felix lagi.
"Baik Direktur!".
"Wah, dibalik batu ini tembus hijau! Jangan-jangan bisa dapat giok kualitas es juga. Aku tawar 2 juta RBM" ucap salah seorang yang berada di barusan belakang.
"3 juta RBM" Zhu You menawar.
"Walau hijaunya tampak sedikit, tapi ini yang paling bagus diantara batu-batu ini" ucap Sun.
Yang Yang melihat batu itu secara baik-baik. "Yang Yang! Kenapa? Kamu mau batu ini?" tanya Dimas.
"Batu ini lumayan cantik, tapi kelihatannya kotorannya banyak banget. Tapi aku harus akting buat Ayah. Dari tadi si paman Zhu You itu ikut-ikutan terus kalau aku menawar. Lihat saja paman jahat, kamu pasti dapat batu berkualitas sampah". Batin Yang Yang.
"Aku tawar 6 juta RBM" laki-laki berjas hitam itu kembali menawar dengan harga tinggi.
"15 Juta CNY" ucap Dimas ikut menawar sesuai dengan permintaan Yang Yang.
"20 juta CNY" Zhu You tidak mau kalah.
"Ayah! Terus saja menawar, tapi jangan beneran beli" Yang Yang berbisik kepada Ayahnya.
Dimas heran dengan apa yang dikatakan putrinya itu" maksud kamu, biarin Zhu You membeli dengan harga tinggi?". Yang Yang membalas dengan anggukan.
"Terus kita nggak jadi mengambil batu ini?" tanya Dimas.
"Batu ini cuman agak hijau saja. Jauh beda dari yang tadi. Biarin saja orang jahat itu mengambilnya. Suka merebut barang orang, biarin saja dia merebutnya". Ucap Yang Yang. Dimas tersenyum mendengar ucapan putri kecilnya itu.
Zhu You menoleh ke arah Yang Yang. "Anak kampung! Aku pasti mendapatkan batu ini!".
"Berani saingan denganku? Kalian itu tidak mampu!" lanjut Zhu You lagi.
"Aku rasa, paman yang tidak mampu beli" ucap Yang Yang mengejek.
"30 juta CNY" ucap Yang Yang sengaja menantang Zhu You agar ia menawar dengan harga yang lebih tinggi.
"Biar kalian lihat ya!" ucap Zhu You.
Zhu You berdiri dan menawar dengan harga tinggi. " Aku tawar 50 juta CNY".
"Ha!! 50 juta CNY?" ucap orang-orang tidak percaya dengan tawaran setinggi itu.
Zhu You tertawa ke arah Dimas. "Lebih baik kalian menyerah saja. Kalau pun kalian menawar 60 juta CNY, aku bisa tawar 100 juta CNY".
"Hee!! Jelas-jelas kita yang lihat duluan. Dasar tidak tahu malu" ejek Yang Yang dan tentu saja berhasil membuat Zhu You merasa sangat kesal.
"Sudah-sudah Yang Yang! Ayah memang tidak punya uang sebanyak itu. Berikan saja kepada mereka" ucap Dimas berpura-pura.
"He, bocah ingusan! Dengar itu, Ayah mu tidak sayang padamu. Dasar anak kampung" ucap Zhu You dengan sombongnya.
***
lanjut up lagi thor