NovelToon NovelToon
Pembalasan si Gadis Cantik

Pembalasan si Gadis Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: us ahtcOctOha Su

Aku adalah orang yang pernah diusir dari rumahku sendiri, tapi sekarang aku kembali untuk membalas mereka yang pernah menyakitiku.
Tunggu dan lihat, pasti kalian akan merasakan kesakitan.!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon us ahtcOctOha Su, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerinduan putri pada orang tua

Dalam ruangan itu, stev dan putri menyelesaikan masalah mereka dengan kepala dingin.

"Stev, sore ini temenin aku menemui papa dan mama ya, sudah lama aku tidak mengunjungi mereka." Ujarnya tertunduk.

"Iya sayang, ya sudah kamu tidur lagi saja disini ya, aku mau balik kerja lagi." Stev mengusap kepala putri, kemudian ia meninggalkannya diruangan rahasia dalam kantor nya itu.

Saat stev duduk dan membuka laptop dimeja kerjanya, tiba-tiba hp nya menyala karna ada chat yang masuk.

"Ehh ada pesan dari nomor baru?." Gumam nya sambil membuka pesan itu.

"*Hai steven!. gimana dengan penurunan saham perusahaanmu diparis? apa kau terkejut?"

"Siapa kamu?"

"Ow.. Ternyata kamu sudah tidak mengingtaku lagi? Apa kau lupa dulu aku pernah bilang kalau aku akan merebut semua yang kau punya!".

"Kau?? Apa yang kau inginkan lakukan?!"

"Steven,! aku akan mengambil semua yang kau punya, dan akan membuatmu hidup sengsara, ngomong-ngomong, kau akan menikah dengan nona putri? Aku turut bahagia.. Haha,, aku akan memberikan kamu kejutan yang sangat luar biasa.!"

"Jangan macam-macam, jangan pernah kau merusak hubunganku dengannya, jika kau mempunyai dendam denganku, maka balas padaku, jangan menyakiti putri.!"

"Waaw.!! Ternyata kau sangat menyayanginya ya,, kalau begitu aku akan mengambil nya darimu. Hehe*.."

Steven langsung membanting hp nya setelah melihat pesan dari orang itu. "Ahh!! Brengs*k!! Kenapa dia muncul kembali saat aku dan putri akan menikah.?! Aku tidak akan membiarkan dia merusak kebahagiaanku. Aku akan memberitahunya pada shine."

Stev memungut kembali hp yang dia banting tadi. Kemudian ia menghubungi shine.

"*Halo shine, aku akan menemuimu dikantor kamu sore ini, ada yang ingin aku sampaikan."

"Baiklah, tapi kenapa tiba-tiba?"

"Jangan banyak tanya*!!"

Stev langsung menutup hp nya saat mendengar suara langkah kaki putri yang keluar dari kamar dalam ruangan itu.

"Stev, tadi aku mendengar suara yang keras, apa ada benda yang jatuh?". Ucap putri sambil berjalan mendekati meja steven.

"Tidak ada sayang, kamu istirahat saja dulu, aku mau keluar sebentar ada urusan penting." Sahutnya tersenyum.

"Nggak! aku mau ikut, aku gak mau sendirian disini, aku bosan."

"Em.. Baiklah, ayo kita pergi."

Steven menggandeng tangan putri menuju lift untuk turun kelantai dasar.

Lalu mereka masuk kedalam mobil nya dan langsung melaju cukup kencang.

"Stev, kita mau kemana?". Tanya putri.

"Kita mau kekantor shine, sebentar lagi kita sampai."

"Ngapain kekantor shine, tumben banget, biasanya kalian selalu berseteru". Ujar putri heran.

"Sudah, jangan banyak tanya, kita sudah sampai, ayo turun." Stev membukakan pintu mobil nya untuk putri. Lalu mereka berdua masuk kedalam kantor shine, disambut dengan hangat oleh para karyawannya.

"Bos, tuan stev dan nona putri ingin menemui anda." Ucap sekretaris shine.

"Baik, silahkan masuk."

Steven dan putri segera masuk dan duduk dalam ruangan ceo shine.

"Ada perlu apa kau menemuiku?" Ketus shine cuek.

"Bagaimana kalau kita bahas dibalkon." Jawab steven. "Sayang, kamu tunggu disini sebentra ya, kamu baringan saja disofa nya shine." Ucap stev pada putri.

"Iya put, kamu tidur saja dulu, nanti aku akan menyuruh sekretarisku untuk membawakan makanan, kami pergi sebentar." Tambah shine sambil mengusap rambut putri.

"Eh. Iya, kalian jangan lama-lama.."

Mereka berdua terlihat aneh. Ucap putri dalam hati sambil berbaring disofa.

Setelah sampai balkon, steven mengeluarkan hp nya, dan memperlihat kan isi pesan dari orang itu kepda shine.

"Apa ini stev?"

"Kamu baca saja sendiri."

Shine kaget melihat isi pesan dari orang itu.

"Dia?? Benarkah dia? Kenapa dia masih saja tidak berubah, dendamnya sudah mendarah daging." Ucap shine pada steven sambil mengembalikan hp nya,

"Bukankah kau juga dendam padaku?"Ketus stev.

"Hah? Sudah, lupakan saja,. Jadi, bagaimana rencana kamu menanganinya?.

"Shine, aku butuh bantuan kamu untuk menjaga putri sampai kami menikah tiga bulan kedepan, aku tau kau sangat menyayanginya, kau juga pasti tidak ingin melihat dia sengsara kan?. Aku takut orang itu akan mencelakai putri demi menjatuhkan aku." Tutur stev.

"Jika dia berani menyakiti putri sedikitpun, maka dia akan berhadapan denganku. "Sahut shine dengan tatapan tajam.

"Terimakasih shine. Aku tidak salah meminta bantuan padamu." Timpal stev tersenyum.

"Hei, kau jangan senang dulu, aku melakukan ini hanya karna putri, bukan karna ingin menolongmu.!"

"Ya, apapun itu, pokok nya terimakasih, tapi kita harus merahasiakan ini dari putri.

Ya sudah aku mau kembali, putri mengajaku untuk menemui papa dan mama nya."

"Apa aku boleh ikut?" Ujar shine.

"Kenapa tidak. Ayo turun."

Disaat yang bersamaan putri sedang bersantai dan makan buah yang diberikan oleh sekretaris nya shine

"Mereka beruda kok agak lama ya ngobrol nya, aku penasaran apa yang mereka bahas, kenapa tidak disini saja ngomong nya." Gumam putri.

Shine dan steven pun masuk bersamaan.

"Kalian sudah ngobrol nya?, aku sudah bosan menunggu." Ucap putri.

"Maaf ya sayang, tadi ada urusan sedikit." Jawab stev sambil mendekati putri.

"Ayo kita menemui papa dan mama, shine bilang dia mau ikut juga." Tambah stev.

"Shine? Mau ikut kita? Apa tidak ada masalah shine?". Tanya putri menoleh pada shine,

"Aku bilang mau ikut, ya ikut, ayo ah buruan, keburu sore." Shine langsung beranjak keluar kantor nya.

"Stev, kamu yakin shine mau ikut bareng kita, aku gak mau loh ntar kalian berantem karna saling cemburu?"

"Gak apa-apa sayang, dia sendiri yang mau. Ayo kita pergi." Stev menggandeng tangan putri keluar dari kantor shine.

Shine terlebih dahulu pergi, disusul dengan mobil stev dan putri, sebelum tiba dipemakaman, putri mampir ditoko bunga untuk dibawa kepemakaman.

Setibanya disana, putri langsung berlutut ditengah makam antara papa dan mama nya, sambil meletakan rangkaian bunga diatas nisan orang tua nya.

Sedang kan shine dan steven berdiri dibelakang putri.

"Mah, pah,, putri kesini ingin minta restu dari kalian, putri sekarang sudah dewasa, putri akan menikah, tapi kalian tidak bisa turut melihat putri bahagia, hiikss..."

Putri tak kuasa menahan tangisnya diatas kuburan orang tuanya.

Stev dan shine turut merasakan kesedihan putri.

"Sayang, kamu yang sabar ya, jangan terlalu sedih, aku yakin mereka juga pasti bahagia melihat kamu bahagia." Tutur stev sambil berlutut merangkul putri.

"Mah, pah, ini adalah steven, dia adalah calon menantu kalian, dia sangat baik dan sangat menyayangi putri." Tambah putri sambil menggenggam tangan steven.

"Om, tante, diatas makam kalian aku akan berjanji untuk selalu setia menjaga putri sampai aku mati, apapun akan aku korbankan demi dia, kalian bisa percayakan dia padaku." Ucap stev sambil memegang nisan kedua orang tua putri dengan mengikrarkan janji.

Tanpa sadar Shine meneteskan air matanya saat melihat putri larut dalam kesedihan, hatinya pun ikut bersedih, karna mengingat orang tuanya yang jauh dimata. Tapi ia buru-buru mengelap air matanya.

"Shine! Sini." Panggil putri meraih tangan shine untuk duduk disamping nya.

"Ma, pa, kalian masih ingat shine kan? Waktu putri SMA dia yang selalu menemani putri kesini. Hiks.. Dia orang yang sangat baik, dia selalu melindungi putri, kalian jangan cemaskan putri, karna putri dikelilingi oleh orang yang sayang sama putri. Putri bangga memiliki mereka.

Ma, pa, semoga suatu saat kita bisa berkumpul lagi diatas sana, kalian tunggu putri ya.putri kangen kalian."

Tangisan putri pecah, air matanya tak henti-henti mengalir deras. Shine dan steven berusaha menenangkanya. Steven merangkul putri dari kanan, sedangkan shine merangkul putri dari kiri secara bersamaan. Lalu mereka saling menatap dibelakang putri. Kemudian shine melepaskan rangkulanya, dengan wajah muram, lalu dia berdiri dibelakang steven dan putri.

"Sayang, kita pulang yuk, hari sudah hampir gelap." Ucap stev lembut sambil menghapus air mata putri.

"Um. Iya." Putri pun beranjak dan melangkah pergi menuju mobil mereka.

Namun shine tetap diam duduk diatas kap mobilnya.

"Eh, shine kamu gak pulang?". Tanya putri.

"Kalian duluan saja, aku masih ada urusan." Jawab shine singkat.

"Oh, baiklah, terimakasih kau sudah mau berkunjung sama papa dan mama. Kita pulang duluan ya."

"Iya put, sama-sama. Kalian hati-hati."

Putri dan steven pergi meninggalkan shine yang masih ditepi jalan samping pemakaman. Setelah mereka jauh, shine kembali lagi kepemakaman orang tua putri dengan membawa rangkayan bunga yang dia simpan dalam mobil nya.

Shine meletakan bunga itu diatas nisan orang tua putri. "Om, tante, maaf kan aku, dulu aku pernah berjanji akan selalu menjaga putri dan akan menikahinya,, tapi sekarang dia akan menikah dengan orang lain, tapi ini semua salahku, andai saja dulu aku tidak berpisah denganya, mungkin sekarang aku yang akan menikah dengannya, tapi walaupun begitu, aku tetap mencintainya walau dia sudah menjadi istri orang.

Om, tante, aku berjanji pada kalian, mulai saat ini aku akan terus melindungi putri sampai kapanpun itu, dari kecil dia sudah menderita, sekarang aku tidak akan membiarkannya menderita lagi, walaupun ada ancaman baru untuk putri, bahkan akupun belum tentu bisa mengalahkanya, tapi aku akan tetap melindunginya."

Curahan hati shine pada kedua orang tua putri, sambil memegang batu nisan nya, ia merasa begitu menyesal sudah menyakiti putri dimasa lalu.

"Om, tante, aku permisi pulang dulu."

Shine bergegas pergi melaju pulang kerumah nya.

Sedangkan steven mengajak putri pulang kerumahnya,

Mama stev heran melihat wajah putri yang masih bersedih.

"Sayang, dari mana saja kalian berdua, mama cemas karna kamu pergi begitu lama". Ujar mama stev menyambangi putri.

"Ma, aku dan putri dari menemui pemakaman orang tuanya, dia masih lelah, dia menangis tersedu-sedu disana tadi."

"Ya ampun sayang, lihat deh mata kamu sampai sembab begitu." Sahut mama steven.

"Ma, bolehkah aku memelukmu?" Tutur putri.

"Tentu saja sayang, sini, mama peluk." Putri memeluk mama steven dengan berlinang air mata.

"Sayang, kamu menginap disini saja ya, aku khawatir kamu sendirian dirumah, kamu bisa ngobrol bersama mama disini." Ujar stev cemas

"Boleh kah?"Tanya putri.

"Tentu dong nak." Jawab mama stev dengan cepat.

"Um... Baiklah. makasih ma."

"Iya, mama malah seneng kok. kalau begitu kamu keatas dulu ya, kamu mandi dulu, nanti mama pesankan baju buat kamu.

Stev temani nak putri keatas."

"Baik ma... Ayo sayang.."

Steven menggandeng tangan putri menuju kamar nya.

Setelah sampai kamar, putri berbaring diatas sofa ditemani steven duduk disamping nya,

"Sayang, jika misalnya nanti aku tidak punya apa-apa lagi, aku jatuh miskin, apakah kamu masih mau menjadi istriku?" Tanya steven menatap mata putri.

"Sayang, apa yang kau bicarakan,? apapun keadaan dan kondisi kamu, aku tetap bersama kamu, karna cinta bukan lah dari uang, lagi pula aku tidak akan membiarkan kamu miskin selagi aku bisa membantu." Jawab putri menggenggam tangan steven.

"Lalu bagaimana kalau perusahaan kamu juga bangkrut, lalu kita berdua menjadi miskin, apakah kamu masih bisa bertahan?"

"Stev, hidupku memang sudah berawal dari kemiskinan, jika memang aku menjadi miskin kembali, maka aku tidak akan kaget, dan aku tidak akan putus asa, aku akan terus berjuang dan bertahan hidup, asal kamu selalu bersamaku, kita bisa menjalani hidup bersama." Timpal putri dengan penuh keyakinan.

"Putri saja bisa berfikir seperti ini, kenapa aku harus khawatir, aku tidak akan membiarkan siapapun mengambil apa yang sudah aku bangun dan aku punya selama ini." Ucap steve dalam hati.

"Em. Baiklah sayang, kamu benar, kita bisa berjuang bersama, terimakasih ya sudah memilihku." Stev tersenyum lega setelah mendapat kekuatan dari putri.

"Kamu apaan sih stev, kita sudah melangkah sejauh ini, kita harus saling suport dan saling percaya. Udah ahh aku mau mandi."

Saat putri beranjak, tiba-tiba mamanya memanggil. "Sayang, ini pakaian kamu sudah sampai".

Putri membuka kan pintu kamar. "Eh mama, ada apa?"

"Ini pakaian kamu untuk ganti setelah mandi nanti." Ucap mama sambil memberikan baju yang berbungkus tas kecil itu.

"Maaf merepotkan mama, terimakasih ma, kalau begitu aku mandi dulu ya." Sahutnya tersenyum.

"Ah tidak apa-apa, demi menantu tersayang, oke mandilah, setelah itu ajak stev turun, kita makan malam bersama ya."

"Baik ma." Putri kembali menutup pintu kamar dan meletakan tas baju nya dimeja.

Tiba-tiba steven memeluk nya dari belakang.

"Stev! apaan nih! lepasin, aku mau mandi." Berontak putri. Namun stev tetap menahannya.

Putri bersikeras melepaskan diri, kemudian ia langsung berlari menuju kamar mandi.

"Fftt..." Steven tertawa kecil. "kamu itu menggemaskan banget sih, aku selalu hilang kendali saat bersama kamu. Lihat saja kalau sudah menikah, aku akan memakan kamu sampai habis. "Ucap steven terkekeh melihat putri berlari kayak anak kecil itu.

•••

BERSAMBUNG...

jangan lupa like😊

1
Yuliawati Sajo
kl dh kehilangan perawan putri jd bosan crtanya ah skip jalh
Yuliawati Sajo
si putri GK tegas ngambil sikap,,,kyk seolah PHP in cwo,, hrsnya kmu bilang ke Shane milih siapa hufff
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Arie Chrisdiana
jgn2 wanita selingkuhannya papanya steven sm dg selingkuhannya papanya putri 🤔🤔🤔🤔
wardiana(warr) 😎😎
bkn bosen dan gk jls judul@ 👌 tp pmrn nya botol hufff bljr dulu dh sm yg dh mahir bkn nvl biar gk buang2 waktu ,org ja klau tau ber belit2 gt kn kt baca yg laen ja😤😤
𝐀zzυяα: wahh mkasih udah mampir kak😍.
itu novel udah lama bnget aku buat, bisa di lihat tgl rilis nya. waktu itu emg baru belajar bkin novel. jd belum mahir.
terimakasih🙏
total 1 replies
🦢ʙɛᴧɴ•ᵇᵍᶠ
bagus banget, aku sangat suka sama yg buat nya😍
tmbah sayang deh🤗😘😘😘
Oktavia Utomo
kok Steven meninggal Thor , sebenarnya siapa di balik semuanya Thor ..
Oktavia Utomo
terlalu terburu" dan bahasanya kurang santai😁
Author yang kece dong
Lanjut..
Idah Cindra
yaaaahhh udaaah tamat... seruu bangeett...
Yenisusanty
cerita sama judul nya gak sesuai.jadi baca nya gk seru
Afdal Robert
Thor lagi di kejar
novili alfa
sejak part2 sebelumnya kog kata "cela" ini agak ganggu ya? bukannya yg bener "sela"? kl cela itu artinya hina gasi? 🙄
Lili Adelia
jdulx pembalasan ,yg di tindas udah hampir selesai,gk kuat malah di lecehkan
Lili Adelia
benar tuh gk sesuai ama judul ceritax,ada tuh aku bca novel di sebelah judul balasan sesuai ama cerita ...ini novelx,bikin kecewa bangt
Lili Adelia
ternyata shine saudara sma seehan,percuma jd anggota mafia,putri udah di lecehkan,apa lg ,udah gk seru ceritanya,laki yg berada di dekat putri semua gk bsa dia andalkan,cemen yah
Lili Adelia
bru nih baca cerita sep ini males bcax bikin gk ngulang lg klw penulisx yg sekrg
Lili Adelia
percuma yah katax shine gang mafia tp gk bsa nyelamatin ,putrix udah di lecehkan,gk bagus bangt yah bacanya ....
Lili Adelia
putri tuh cepat bangt dekat sma org yg bru kenal,heran yah
Lili Adelia
masa sih gk ada yg nyelidiki atw bodyguard,kn steve org kaya,dan putri seorang CEO,kok gk punya asisten pintar,jdx males
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!