Lien Hua, Selir yang tidak diinginkan dan tidak diperdulikan oleh Kaisar.
Kaisar hanya mencintai sang Permaisuri saja.
Lien Hua yang lelah akan sikap Kaisar, memutuskan untuk pergi meninggalkan istana, namun saat perjalanan, ia dan pelayannya mengalami kejaidan naas yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.
Saat kesadarannya tiba, ia memutuskan untuk kembali ke istana, memberikan pelajaran pada Kaisar, juga orang yang membuatnya tidak sadarkan diri selama berbulan bulan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30: Hukuman Selir Fen Yin
Sementara didalam kekaisaran Li. Kaisar Li Yuan yang ingin ke kediaman Sakura, berniat untuk mengajak Lien Hua makan bersama diikuti Kasim Yu.
Saat ia masuk kedalam kediaman Sakura, ia tidak menemukan seorangpun, hanya ada pelayan diluar kediaman, didalam sama sekali tidak ada orang.
"Li'er, kau didalam? apa kau sedang mandi?" Tanya Kaisar Li Yuan yang menduga bahwa Lien Hua sedang mandi, namun saat itu, tidak ada jawaban dari Lien Hua.
Kaisar Li Yuan pergi mengecek kepemandian Lien Hua, namun ia tetap tidak menemukan Lien Hua.
"Apa dia keluar kediaman lagi tanpa memberitahuku." Gumam Kaisar Li Yuan mencoba menerka nerka.
"Apa kau tahu dimana Selir Agung?" Tanya Kaisar pada pelayan yang berada diluar kediaman.
"Menjawab Yang Mulia, hamba tidak tahu, sedari pagi, Selir Agung dan Pelayan Fu belum keluar dari kediaman." Jawab Pelayan yang ada disana. Kaisar Li Yuan mulai khawatir sekarang.
Kasim Yu yang masih berada didalam, ia melihat sebuah kertas diatas meja rias, ia mengambilnya dan memberikannya pada Kaisar.
"Yang Mulia ada surat yang ditulis Selir Agung untuk anda." Ucap Kasim Yu memberikan kertas itu, betapa terkejutnya Kaisar saat membaca surat itu.
Disana tertulis bahwa, Lien Hua meninggalkan istana karena ulah dari Selir Fen Yin, disitu juga tertulis bukti apa yang akan meyakinkan Kaisar.
Kaisar langsung menuju ke kediaman Mawar dengan mata yang mengkilap marah.
Kaisar membawa serta pengawal bayangan bersama beberapa orang untuk nanti menggeledah kediaman Mawar.
Sampai dikediaman Mawar, Kaisar melihat Selir Fen Yin sedang berpesta minum bersama dengan Permaisuri Mei Yin, mereka menduga bahwa sekarang Lien Hua sudah tewas karena pembunuh bayaran yang mereka kirim.
"Apa apaan kalian?!" Marah Kaisar.
Permaisuri dan Selir Fen Yin yang melihat Kaisar datang, mereka langsung berdiri dan menunduk hormat.
"Geledah kediaman ini, jangan ada sedikitpun yang terlewat." Titah Kaisar pada bawahannya yang sudah ia bawa.
"Yang Mulia ada apa ini? kenapa Anda menggeledah kediaman hamba? apa ada yang sudah hamba lakukan sehingga menyinggung hati Yang Mulia?" Tanya Selir Fen Yin mendekat pada Kaisar.
"Diam! karna kau Selir Agung pergi dari istana!" Bentak Kaisar Li Yuan, Selir Fen Yin dan Permaisuri terkejut akan hal itu, bukannya sekarang Lien Hua sudah tiada.
"A..pa yang Yang Mulia katakan, hamba tidak melakukan apapun." Ucap Selir Fen Yin mencoba membela dirinya.
"Yang Mulia, ini." Ucap Pengawal bayangan memberikan sebuah surat perintah untuk membunuh Lien Hua.
Plak!
Kaisar menampar keras pipi Selir Fen Yin, hingga pipinya memerah panas.
"Apa ini! kau bilang kau tidak melakukan apapun hah! buktinya sudah ada! berani beraninya kau menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh Selir Agung!" Bentak Kaisar sangat marah, sedangkan Selir Fan Yin menatap Permaisuri Mei Yin dengan tatapan kebencian.
Ia berpikir bahwa Permaisuri lah yang sudah mengumpankan dirinya untuk melindungi dirinya sendiri, padahal Permaisuri lah yang sudah menyewa pembunuh bayaran itu, inilah rencana Lien Hua, menghancurkan kepercayaan Selir Fen Yin pada Permaisuri dan menambahkan bumbu disana.
"Bawa dia ke penjara! jangan ada siapapun yang berani menemuinya tanpa terkecuali!" Titah Kaisar memutuskan untuk menghukum Selir Fan Yin dipenjara.
"Yang Mulia sudah salah paham, hamba tidak melakukan apapun, dia lah yang menyewa pembunuh bayaran itu! hamba tidak melakukannya! dia yang melakukannya!" Ronta Selir Fen Yin yang diseret paksa ke penjara.
"Tidak Yang Mulia, hamba tidak berani melakukan hal seperti itu." Ucap Permaisuri membela dirinya sendiri.
"Dasar kau ular berbisa! kau sungguh kejam! demi kesenanganmu sendiri kau menjebakku!" Teriak Selir Fen Yin yang terus diseret ke penjara.
"Ingat jika kau terlibat, maka aku tidak akan segan menghukummu Permaisuri." Ucap Kaisar menatap tajam Permaisuri Mei Yin dan berlalu pergi dari kediaman Mawar.
"Dasar jalang itu berani mempermainkan ku." Kesal Permaisuri.
"Tapi tidak masalah, karenanya sekarang tidak akan ada yang bisa merebut kaisar dariku." Sambung Permaisuri juga meninggalkan kediaman Mawar menuju kediaman Phoenix.
terus semangat thorr,,,,,,❤️❤️🌷🌷
tetap semangat terus thorr
sukses selalu buat mu thorr,,,,,,