Siapa dirimu?
aku jan hu, aku pembunuh bayaran no1 didunia dengan sebutan Mr.Shinigami.
aku mati karna melompat ke jurang
bukanya ke alam baka aku malah nyasar ke dunia para kultivator yang mementingkan kekuatan daripada ikatan kekeluargaan
parahnya aku menjadi pangeran tak berguna serta manja dari kerajaan Hu, entah orang baik mana yang aku tolong dulu hingga membuat ku seperti ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pill Pertama Wu Sang
Wushhh
"Bagaimana hasilnya?"
"Seperti yang anda pikirkan yang mulia, pangeran Ling hu memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh"
"Maka dia merupakan penghalang dan harus disingkirkan"
"Apa anda ada perintah lain yang mulia?"
"Jika saja ia masih tidak berguna serta keras kepala mungkin aku akan membiarkan dia hidup"
.........
Setelah menghadapi pembunuh-pembunuh yang Ling hu sudah ketahui siapa yang menyuruh mereka, ia kembali ke paviliun Xue Feng dan mendapati Wu sang dan yang lain sudah kembali
Ling hu membuka pintu paviliun dan melihat Wu sang dan yang lainnya penuh luka, ia berkata "eh...kalian sudah pulang ya"
Saat mendengar suara yang menyebalkan itu mereka bertiga langsung berbalik kearah suara itu datang
"Apa maksudmu...kau mau mengejek kami hah?!" kesal Fu suang "kami hampir mati untuk melawan pedang mu itu"
"Haha siapa suruhhh wahaha"
"Ling hu kenapa pakaian mu kotor serta banyak robekan seperti itu?" tanya Wu sang memperhatikan pakaian yang dipakai Ling hu
"Eh ini ya...aku tadi habis melawan sesuatu yang tidak akan bisa kalian bayangkan" jawab Ling hu yang sadar jika Wu sang memperhatikan dirinya
"Kakak Gin apa kalian pergi ke rumah bibi Wu tadi?" tanya Mui penasaran
"Begitulah" jawab Gin melihat wajah adiknya itu
"Apa Wu sang benar-benar memiliki tunangan Gin?" tanya Ling hu
"Cih mana ada, kata ibunya tunangan nya itu membatalkan nya dan akhirnya menikah dengan anak bangsawan lain....si Wu sang masih lajang" decih Fu suang
"KAU BERBOHONG WU SANG" ungkap Ling hu tak percaya dengan apa yang didengarnya
"Itu adalah kesalahan terbesar dalam hidupku" ucap Wu sang menepuk pelan wajahnya
"Mui dan Gin kalian pergilah kekamar kalian" perintah Ling hu
Setelah Mui dan Gin pergi, Ling hu mulai menceritakan apa yang ia alami saat dia kembali bersama Mui tadi
"Jadi kau diserang pembunuh" ucap Fu suang menyimak cerita Ling hu
"Ya dan aku tahu sebenarnya ini tidak patut diceritakan ke orang lain tapi...jika rubah tua itu tahu jika kalian dekat denganku maka...kalian tahu hasilnya" jelas Ling hu serius
"Jadi...kau memberitahu kami akan hal ini agar kami dapat menjaga diri kami?" ucap Wu sang
"Aku rasa memang seperti itu....bukan kah kalian mempunyai sebuah mimpi?" balas Ling hu
"Lalu...jika kau menghadapi itu sendiri bagaimana dengan mimpimu?" tanya Fu suang
"Mimpiku hanya satu....membunuh si rubah tua itu dan jika bisa beserta istrinya sekalian" jawab Ling hu dengan seringai diwajahnya
"...."
"Kau ingin membunuh kaisar?" tanya Wu sang menatap lurus Ling hu
"Ya...apa kau tidak terima akan hal itu" jawab Ling hu
membalas tatapan Wu sang
"Tidak....aku hanya akan mengikuti perintahmu toh kau juga merupakan tuanku" ucap Wu sang menyudahi tatapannya itu karna takut akan tatapan yang diberikan Ling hu
"Jika kau tidak memihakku maka...kau tahu akibatnya" ingat Ling hu
"Iya"
"Ling hu...kurasa sudah waktunya kau meningkatkan kekuatan mereka berdua" ucap Han yang tiba-tiba nimbrung
"Aku rasa kau benar Han...aku akan melatih mereka dengan caraku" balas Ling hu yang setuju dengan ide Han
"Ling hu...kau harus mencari hewan roh lagi jika kau ingin menjadi kuat" ucap Han
"Eh..bukannya jika aku ingin menjadi kuat tinggal meditasi dan tingkatkan kultivasi yak" jawab Ling hu kebingungan
"Begitu juga bisa tetapi jangan lupa untuk mencari hewan roh lagi...usahakan yang kuat" ingat Han
"Kenapa Han? kau kesepian yaaaa hehe tenang Han nanti aku carikan yang betina" ledek Ling hu
"Sialan kau"
.........
"Hu...menurut mu apa kami bisa membuat sebuah sekte seperti sekte Gunung alam?" tanya Fu suang yang tidak yakin akan idenya
"Aku yakin kau bisa...yang penting jangan menyerah dan terus berusaha, tidak apa jika gagal itu artinya kau diberikan kesempatan untuk mengulang dan jangan pernah terpuruk akan kegagalan itu" ucap Ling hu memberikan nasihat yang sangat mengesankan
"Wow Ling hu...kata-kata mu sangat keren" puji Wu sang
'Yaiyalah...orang nyontek dari anime' batin Ling hu
"Apa kau masih ingin melatih kami" ucap Fu suang
"Tentu saja...aku akan melatih kalian hingga kuat mental serta fisik maupun dalam kultivasi" balas Ling hu mencari dimana cangkir teh hijau miliknya
"Apa kau mencari cangkir teh hijau?" tanya Wu sang yang menyadari gerak gerik Ling hu
"Ya, bukannya Mui akan menyediakan teh hijau disini" jawab Ling hu
"Huft...biar aku buatkan sebentar dan jangan menyuruh asisten Alchemist milikku sembarangan" ucap Wu sang kemudian ia langsung membuat teh hijau untuk mereka bertiga
"Apa si Wu sang itu memang berkembang dijalan Alchemist nya" tanya Ling hu
"Tentu saja...bukankan kelompok kita sangat hebat?" ungkap kagum Fu suang
"Hebat?"
"Di kelompok kita ada petarung, Alchemist serta hmmmm aku tidak tahu kau ini bagus dalam apa" ucap Fu suang
"Hey...aku ini juga seorang petarung" kesal Ling hu 'Apa-apaan dengan tatapanmu itu'
Tak lama kemudian Wu sang datang dengan cangkir teh hijau ditangannya "nah" ucapnya sembari meletakkan cangkir itu dimeja
"Kagak sopan banget kau Wu sang" ucap Ling hu menarik satu cangkir untuk diminum
"Nggak usah minum kalo gitu" balas Wu sang menarik cangkir yang dipegang Ling hu
"Tidak bisakah kalian diam sehari saja" kesal Fu suang karna ia memang sudah sangat letih
"...."
"Kok kaliam diam?" tanya Fu suang menyadari keheningan itu
"TADI KATANYA SURUH DIAM! GIMANA SIH"
"Maaf bank...ampuni saya"
"Eh...ini aku berikan kepada kalian" ucap Wu sang menyodorkan sesuatu berwarna hijau terang ditangannya
"Apa ini?" tanya Ling hu dan Fu suang berbarengan
"Ini pill penambah energi Qi buatan ku, makan lah dan beritahu aku apa yang kalian rasakan" ucap Wu sang
Ling hu dan Fu suang mengambil masing-masing satu pill yang ada ditangan Wu sang dan menelannya secara kasar
"Bagaimana? apa yanh kalian rasakan saat menelan pill pertama buatanku" ucap Wu sang yang sangat menunggu jawaban kedua temannya itu
"Eh pilk pertamamu?! jadi ini pill pertama yang kau buat?!" panik Fu suang yang sudah memegangi lehernya
"Memangnya kenapa?"
"Berarti kami ini kelinci percobaan mu dong?!" ucap Ling hu tak percaya dan juga memegangi lehernya
"Kalian tidak akan mati jika menelan itu ya ampun, reaksi kalian sangat berlebihan" ucap Wu sang menghela napas nya dengan kasar
"Hehe habisnya kau kan baru pertama kali buat pill jadi....enak buat di jahilin" ucap Ling hu tak tahu malu
"Lupakan...bagaimana...apa ada reaksi dari tubuh kalian?" tanya Wu sang mulai serius
"Aku merasakan lumayan banyak energi Qi yang memasuki tubuhku" ucap Fu suang kagum
"Aku....hanya sedikit saja yang masuk...mungkin karna kultivasimu lebih rendah dariku Wu sang, makanya pill mu tak terlalu bekerja padaku" ucap Ling hu merasakan tak ada yang berbeda dengan tubuhnya
"Aku rasa kau benar, aku akan mulai rajin berlatih nanti" ungkap Wu sang pasrah
"Haha aku akan mengajarimu sebuah resep pill yang sangat hebat jika kultivasi mu sudah sepadan denganku" ucap Ling hu berusaha membuat kawannya itu bangkit
"Cih...memang kau yang lebih hebat dariku"
Tak lama setelah mereka menghabiskan waktu malam dengan mengobrol gaje, ada sebuah teriakan wanita yang tak jauh dari paviliun Xue Feng yang membuat ketiga pria itu terkejut
"AHHHH"
"Siapa itu?!" panik Wu sang
"Tidak ada gunannya bertanya, ayo kita datangi!"
...🍂🍂🍂...
semanggat