didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Zecharian dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
serangan teroris
Besok paginya, kyle bangun dari tidur dengan perasaan yang senang
"Astaga, hari ini ada praktik sihir lagi di akademi"
"Apa aku menunjukan heavens kesatu yang baru saja ku kuasai" ujar kyle dengan nada bingung
Tifana keluar dari pedang kyle. "Apa yang membuatmu terlihat cemas, kyle?" tanya tifana dengan nada bingung
"Nanti ada praktik sihir di akademi, kurasa aku akan menunjukan heavens kesatu yang baru saja ku kuasai" jawab kyle
"Oh begitu" ujar tifana
Saat kyle membuka pintu kamarnya untuk keluar, ia melihat luna yang dan alice yang ada di depan pintu
"Kenapa kalian disini?" tanya kyle
Luna dan alice tiba tiba gugup. "Kami aslinya ingin membangunkanmu, kyle" jawab luna dan alice secara bersamaan
Setelah itu, kyle pergi sarapan dan berangkat ke akademi. Kyle berangkat terlambat, ia melihat seperti ada sebuah medan sihir yang menutup akademi
Kyle masuk ke akademi dengan mengendap ngendap. "Aku tidak bisa menggunakan sihir saat disini, berarti medan itu adalah medan anti sihir" gumam kyle
Dari kejauhan, kyle melihat semua murid dan guru guru sedang di sandera di aula akademi oleh teroris
"Jika aku asal menyerang bisa berbahaya dan tidak ada untungnya"
"Aku akan mencari momen yang pas" ujar kyle
Kyle pergi dulu ke kantin akademi, di kantin ia melihat arthur yang kekuar dari tempat persembunyiannya
"Kau tadi sempat bersembunyi, arthur?" tanya kyle
"Ya, tapi untuk sekarang aku tidak bisa apa apa karna medan anti sihir" jawab arthur
"Aku bisa saja bertarung hanya dengan pedang meski tanpa sihir, tapi yang jelas itu akan sulit" ucap kyle
"Artefak yang membuat medan anti sihir itu terletak di atap aula" ujar arthur
"Aku akan mengalihkan perhatian para teroris, dan kau hancurkan artefak itu" ujar kyle
"Tapi itu terlalu berbahaya, kyle" balas arthur dengan khawatir
"Tenang saja, aku juga dibantu tifana kok" ujar kyle
Kyle pergi ke aula akademi, ia mendobrak pintu aula akademi dengan keras
"Oii, kalian hanya berani menyerang jika ada medan anti sihir kan" ucap kyle dengan nada memprovokasi
Salah satu teroris langsung menembakan sihir api, kyle menangkisnya dengan pedang
"Aku kecewa sekali, padahal aku sudah tidak menggunakan sihir" seru kyle dengan nada yang lebih memprovokasi
Kyle melesat ke arah salah satu teroris, ia mengayunkan pedangnya hingga teroris itu tumbang
"Berani sekali kau menyerang sendirian dan tanpa sihir" ucap salah satu teroris
Tifana keluar dari pedangnya kyle, ia terbang ke arah teroris itu lalu menendangnya hingga terpental ke tembok
"Mantap, tifana" ujar kyle sambil mengacungkan ibu jari
"Hati hati dengan teroris yang membawa tongkat sihir" ucap tifana
Salah satu teroris mengangkat tongkat sihirnya, muncul golem dari bawah tanah
"Kalau sampai mereka tetap kalah meski sudah menggunakan sihir, aku akan tertawa" gumam kyle
Kyle berlari ke arah golem tersebut, ia menebasnya dengan cukup kuat tapi hanya menggoresnya
"Sial, keras sekali tubuhnya" ucap kyle dalam hati
Golem mengayunkan tangannya ke arah kyle dengan sangat cepat, kyle tidak sempat menghindar lalu terkena pukulan golem
Kyle terhempas kebelakang. "Dia sangat cepat dan kuat" gumam kyle
Golem itu mengayunkan lagi tinjunya ke kyle, tapi kyle sempat menghindar
"Arthur lama sekali, padahal sudah kusuruh untuk ke atap aula dari luar" ucap kyle dalam hati
"Menyerah lah saja, kau juga akan jadi seperti teman temanmu" ujar salah satu teroris
Kyle dan tifana melesat ke arah golem itu, kyle mengayunkan kedua pedangnya dan tifana melancarkan sebuah pukulan ke dada golem tersebut
Golem tersebut hancur setelah menerima serangan dari kyle dan tifana
"Tidak mungkin, kalian bisa mengalahkan golemku" ucap salah satu teroris dengan nada ketakutan