seorang wanita berusia 24 tahun yang menutupi identitas nya dari dunia hanya karena ingin hidup seperti gadis pada umumnya.Menutupi identitas bahwa dia anak konglomerat Prancis dan menutup identitas bahwa dia seorang ratu mafia yang didirikan oleh keluarganya sendiri,tapi itu dua tahun silam.
banyak terjadi konflik setelah keputusan Valera meninggalkan mafianya,yang kini dipimpin oleh kakak nya sendiri vyan Harson.
penghianatan meliputi keluarganya dari jajaran mafia nya sendiri karena tidak sekuat dan seketat saat Valera memimpin nya.
memaksa ia harus kembali lagi dalam masa lalunya..
akankah Valera kembali ke kehidupan masa lalunya?
ikuti kisahnya dan jangan lupa untuk selalu memberi dukungan kepada penulis,karena ini novel pertama 😁hehehe..
selamat membaca dan jangan lupa tinggalkan komen positif agar penulis makin semangat dalam berkarya 💪💪😉
terimakasih😘❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon owe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
love
" pah sebentar lagi bukan nya ulang tahun perusahaan dan itupun tak jauh dengan ulang tahunnya Valera yang ke 25 " ujar vyan menatap ayahnya yang sedang membaca majalah
" benar,lalu ?" tanya tuan ramius yang menimpali putra nya itu
" bagaiman pestanya disatukan saja,kita buat semewah mungkin " usul vyan memberi ide
" tentu saja papah setuju,tapi tidak tau dengan adikmu " saut tuan ramius santai
" pasti Valera akan setuju pah " kini nyonya sofhia yang berbicara
vyan dan ramius hanya menatap lembut ke arah ibu serta istrinya itu
" lalu dimana Valera " tanya tuan ramius lagi
" sedang keluar " saut santai nyonya sofhia
mereka memang keluarga yang sangat hangat membuat iri para keluarga lainnya mereka jajaran jajaran keluarga yang sangat tinggi dan terhormat,tuan ramius seorang konglomerat kaya di Prancis serta putra mendiang Marcell Harson seorang yang menguasai raja bisnis di dataran Eropa dan sekitarnya serta mafianya para mafia, dan ibunya seorang pengacara handal dengan bayaran sangat tinggi pada masanya, sedangkan sofhia ayu keturunan ningrat,putra nya vyan Harson sudah menjadi billiorner muda serta putrinya yang meneruskan bisnis mafia kakeknya bahkan lebih pesat ditangan Valera,serta beberapa bisnis nya di indonesia sungguh keluarga kaya yang harta nya tidak akan habis sampai tujuh turunan sekalipun
*****
di markas para anak buah buah KING serta para mafioso yang berada di bawah naungan kekuasaan KING sedang berkumpul di aula karena perintah dari LADY nya,ruangan sangat terasa sesak karena
Valera sedang duduk di kursi kebesarannya di temani Dave di samping kanan nya,Valera menatap tajam para lautan manusia yang berada di hadapannya,semua orang tidak mengerti dengan arti tatapan milik LADY nya itu
" aku sudah melihat serta membaca dengan detail identitas identitas para mafioso yang baru saja bergabung disini,lalu apa kah kalian tau peraturan yang sudah ku buat selama aku memimpin " tanya Valera dengan tegas,orang orang hanya menatapnya dengan bingung
" mafia ku bukan berarti mafia rendahan,aku tidak pernah menyuruh kalian untuk membantai orang orang yang tidak bersalah bahkan sudah tidak berdaya,aku hanya menyuruh kalian menghukum orang yang layak di hukum ! orang yang layak di bunuh ! jangan kira kalian aku bodoh , beberapa diantara kalian ada yang menjual organ tubuh dari anak anak jalanan " ucap Valera dengan frontal, orang orang yang disana sungguh sangat terkejut mendengar pernyataan seperti ini,mereka sangat tahu bahwa itu di larang keras dari salah satu peraturan KING
" bahkan pada masa kepemimpinan kakek ku itu tidak ada sama sekali, lalu mengapa kalian berani berbuat hal seperti itu, bahkan itu sudah mengotori KING " teriak lantang Valera
" apa maksud mu " saut seorang pria muda berpakaian jas berwana putih
" menjual organ manusia terlebih dari seorang anak kecil yang tidak tahu apa apa itu adalah hal yang paling tidak manusiawi,lalu dengan wajah kalian yang tanpa dosa ini, kalian menculik,menyiksanya,bahkan membunuh mereka dengan keji, bukankah sudah ku katakan tidak boleh membunuh orang yang tidak bersalah, jika kalian masih saja menjalankan bisnis menjijikan kalian itu,segera keluar dari KING tapi jangan harap kalian akan bernafas pada esok hari karena itu sudang ku anggap penghianatan " teriak Valera lantang dengan emosinya
" Dave bawa berkas berkas itu kehadapan ku " titah Valera dan Dave pun patuh akan titahnya
" para mafioso mafioso baru,atas dasar apa kalian ingin bergabung dengan KING ? apa untuk mencuci tangan ? apa untuk sekedar meminjam nama ? ingat baik baik aku tidak menerima penghianatan atau bermain di belakang ku, KING tidak pernah mengekang kalian untuk berbisnis dalam hal apapun tapi aku menerapkan segala aturan yang harus kalian turuti ! " pekik Valera lagi
semua orang hanya diam mendengarkan LADY yang sedang berbicara dengan emosi yang terbilang tinggi,bahkan Dave hanya diam mematung tanpa mau berbicara
suasana sangat mencekam di ruangan itu,berbeda dengan rapat yang di adakan oleh vyan,dia terkesan cuek serta acuh dalam memimpin tapi tak kalah mengerikan ketika ada yang bermain main dengannya
Valera hanya membagi beberapa kelompok dari mereka dalam mengembangkan bisnisnya bahkan nama nama kelompok itu terkesan unik menggunakan nama hewan untuk tidak mencolok.
TIGER . hanya mengurus bisnis senjata senjata dari terkecil sampai terbesar di beberapa negara
LION . hanya mengurus bisnis obat obat terlarang dari berbagai dunia
SNAKE . hanya mengurus bisnis dan pemasokan berbagai wine yang mendunia di beberapa negara
CROCODILE . mengurusi bisnis bisnis club elit nya
" tiger,lion,snake,crocodile apa kalian ada kendala dalam menjalankan bisnis itu "
" tidak lady " jawab mereka serempak
" bagus,aku harap kalian semua pun tidak ada kendala,dan aku juga berharap tidak ada lagi bisnis yang menyimpang seperti tadi " ucap Valera tegas sambil melangkah meninggalkan ruangan tersebut
" baik lady " ucap mereka serempak sembadi membungkukkan setengah badan tanda hormat
Valera pun langsung menuju ke ruangannya dan Dave pun ikut mengekor
" Dave kau awasi mereka,aku yakin setelah mendengar ucapanku tadi pasti di antara mereka ada yang tidak menerimanya " ucap datar Valera
" baik nona " ucap Dave patuh
" setelah ini aku akan pulang,karena aku mempunyai acara pada malam hari,kau urus sisanya "
" baik nona " lagi lagi Dave patuh kepada ladynya
*******
malam hari pun sudah tiba Valera mempunyai janji dengan remigio,dia mengajak makan malam romantis di tepi pantai,dan Valera pun sangat senang akan hak itu
ia pun memilih milih gaun yang dirasa cocok untuk nya berkencan malam ini, ia memilih gaun selutut berwarna nude dengan lengan sampai sikut,gaun itu terkesan sangat kalem
tok tok tok
" masuk "
" nona,di luar ada tuan Remigio katanya mencari nona " ujar salah satu pelayan
" hmm..aku akan turun sebentar lagi " serunya dengan tersenyum
" kenapa hatiku jadi berdebar debat seperti ini "
Remigio sedang menunggu di sebuah ruangan di lantai satu dengan keluarga Valera nyonya sofhia sangat senang karena anakanya akan berkencan dengan pria tampan yang ada dihadapannya,sedangkan tuan ramius tidak ada ekspresi sedikit pun wajahnya sangat datar,sedangkan vyan dia hanya tersenyum tipis mendengar adiknya akan berkencan dengan rekan bisnisnya
tak tak tak
suara Hells terdengar indah saling bersautan sautan,seorang wanita yang sangat cantik sedang menuruni sebuah tangga,senyum lebar ia berikan kepada orang orang yang sedang menatapnya
" kau sangat cantik nak " ucap nyonya sofhia sambil mengelus pipi anaknya
" terimakasih mah " dengan senyum hangatnya
" ckk,apa kau akan berkencan " jawab asal vyan
" apa kau ingin ikut dan melihat acara kencan kami " dengus Valera
" sudah sudah pergilah nak " sela nyonya sofhia kepada kedua anaknya
" jagalah putriku " ucap singkat tuan ramius dengan wajah datar nya
" tanpa diminta pun,aku akan menjaganya jika perlu dengan nyawaku " ucap sopan Remigio terkesan menggelikan dari perkataan nya
" huhh,dasar anak muda jaman sekarang " dengan terkekeh
" baiklah aku akan pergi,jangan merindukan aku " seru valera dengan nada manjanya sembari mengecup singkat pipi sang ibundanya
" ternyata putri kecilku sudah dewasa " batin tuan ramius
Remigio membawa mobil Lamborghini nya berwana merah terkesan sangat gentleman
Valera tak henti hentinya tersenyum manis membuat Remigio menjadi gemas dibuatnya
mobil pun melaju meninggalkan kediaman Harson,ia sudah mempersiapkan makan malam paling romantis seumur hidupnya di tepi pantai dengan berhias bunga mawar mewah di sekelilingnya
" hmm Remi,apa kita akan berkencan " tanya Valera dengan polosnya
" menurutmu " ucap Remi
" hemmm,mungkin " jawab asal Valera
mereka pun sudah sampai di tempat tujuan,bahkan Valera bingung sebuah villa mewah tekat berada di hadapannya,bukannya dia mengajak makan malam romantis di tepi pantai ??
Remi keluar terlebih dahulu,ia membuka kan pintu mobilnya untuk Valera,dan Valera pun menyambut ukuran tangan Remigio
" kenapa kesini " tanya Valera bingung
" kau akan tau nanti " ucap Remi
sebuah villa yang sangat indah di kelilingi pembatas yang menjulang tinggi dengan kerlip nya lampu besar menghiasi pembatas itu,dua orang pelayan sudah menunggu kehadiran mereka, saat kakinya melangkah masuk sungguh luar biasa itu sebuah pantai yang sangat indah,tepat seperti yang Remi bicarakan dia akan makan malam romantis di tepi pantai, sepanjang vila ini di sunguhkan dengan banyaknya bunga mawar berwana merah,luar biasa sudah seperti lamaran saja fikir valera, sebuah meja lengkap dengan kursi nya menghias indah di tengah tengah mereka hidangan sudah tersedia sangat rapi bahkan sebuket bunga pun tersedia disana.
" silahkan duduk tuan putri " ucap Remi sambil menarik kursi agar Valera duduk
" terimakasih " ucap nya dengan tersenyum,dan Remi pun mengecup pucuk kepala Valera,membuat Valera semakin tidak karuan di buatnya,Remi menarik kursi untuk ia duduki,dengan gaya elegannya
" makan lah terlebih dahulu " seru remihuk dengan tatapan hangat
" hmmm ini pasti sangat lezat " dengan mata berbinar ya
" makan lah,setelah itu kau akan tau rasanya " ucap Remi lagi
Valera memakan hidangannya dengan sangat anggun dan tenang, mencicipi setiap rasa yang ada pada makanan nya itu dan matanya tak lepas dari pria gagah di hadapannya ini. Begitupun dengan Remi mereka sangat menikmati maka malam yang sangat romantis dengan semilir angin malam,deburan ombak yang menghempas ringan bebatuan besar,seakan menjadi alunan tersendiri nya.
" Valera " tanya Remi dengan suara khasnya
" hemmm " Valera menoleh manik hitam itu lekat lekat
Remigio mendekat ke arah Valera,menggenggam tangannya serta menuntun nya ke pesisir pantai,angin nya sangat menyejukkan membuat rambut Valera seakan akan melambai lambai dengan sangat indah,aroma parfum dari Valera serta aroma maskulin dari Remigio seakan menjadi penenang bagi keduanya,tangan remigio membelai rambut Valera dengan sangat lembut,mata mereka saling beradu pandang sesaat bibir mereka tak mampu untuk berkata kata
" aku tidak tau apa kah ini sudah bisa di bilang romantis apa belum. Tapi aku membuatnya seakan menjadi romantis,Valera aku bukan lah pria romantis seperti yang ada dalam fikiranmu, tapi demi dirimu aku melakukan itu semua hanya untukmu,hanya untuk membuatmu senang. pertemuan pertama kita adalah di sebuah restoran kala itu kau sedang makan siang bersama dengan Audy dan Maya, aku jatuh cinta pada pandangan pertama kepadamu, aku sangat mencintai mu, maukah kau jadi kekasih ku,wanitaku, dan kelak kau akan menjadi istri dan nyonya dirumah ku " ucap Remi dengan menangkup lembut kedua pipi Valera
Valera hanya terpaku mendengar pernyataan cinta seorang pria yang ada di hadapannya ini
bohong jika Valera tidak mencintai nya !
" Remi ini sudah sangat romantis,bahkan jauh lebih romantis,terimakasih atas semuanya kau melakukan nya hanya untukku,aku sungguh terharu dengan pernyataan mu, jika boleh jujur aku pun sangat mencintaimu, aku mau ! aku mau remi, aku menerima cintamu di hatiku " ucap Valera tak kalah lembut dengan mata yang terus saling berpandangan
Remigio melepaskan tangannya dari pipi Valera,lalu ia mengambil kotak mungil berwarna merah di balik saku jasnya,lalu dia membuka kotak itu terlihat sebuah cincin berlian yang sangat indah benar benar indah,lalu dia memasangkan cincin itu jari lentik Valera
" ini adalah sebuah pernyataan cintaku padamu sweatheart, suatu saat nanti aku akan melamar mu dengan lebih romantis dan membawakan sebuah cincin berlian yang lebih bagus dari ini " sambil mengecup pipi Valera dengan lembut
" terimakasih " ucap valera tersenyum
pandangan mereka saling beradu menyiratkan kebahagian yang tengah di alaminya. Remigio semakin mendekatkan bibirnya ke bibir valera lalu mereka saling menempelkan bibirnya satu sama lain dengan sangat lembut,Remigio mencoba menciumnya lebih dalam lagi,dan Valera pun tidak menolak justru ia malah menyambutnya, membuat Remigio semakin gemas dibuatnya ciuman itu terasa sangat nikmat,dan Remigio pun menghisap bibir valera dengan pelan,dirasa cukup,Remigio pun melepaskan ciumannya untuk mereka mengambil nafas, lalu di usapnya bibir valera yang sedikit bengkak dan basah karena ulahnya dan terakhir ia mengecup dahi Valera dengan penuh perasaan
" aku sangat bahagia sweatheart,kau mau menerima cintaku,jadilah wanitaku seutuhnya dari sekarang maupun nanti,dan jadilah wanita masa depanku sweatheart " ucap remigio dengan tatapan nya yang penuh cinta
" aku akan menjadi apa yang kamu mau Remi," dengan senyum tulusnya
dan mereka pun saling berpelukan,Remi semakin mengeratkan pelukannya kepada valera,dan beberapa kali mengecup pucuk kepala Valera
malam itu dua insan yang sedang di mabuk asmara,saling menikmati malam nya dengan perasaan bahagia.
laut seakan menjadi saksi akan pernyataan cinta Remigio dan Valera,sungguh sungguh sangat indah.
udara malam semakin terasa dingin lalu Remigio melepaskan jasnya dan menautkan nya di pundak Valera untuk menghangatkan tubuh wanita yang dicintainya
" pakailah udara malam hari semakin dingin,apa kau ingin pulang,ini sudah terlalu malam " ucap Remi
" hemmm,baiklah ayo kita pulang " seru valera sambil menggenggam tangan Remi
" apa kau bahagia ? " tanya Remi
" sangat..
" aku akan selalu membahagiakan mu " sambil mengecup punggung tangan Valera
mereka pun meninggalkan tempat yang menjadi saksi cinta keduanya,Remigio membukan kan pintu untuk Valera, dan Valera pun tersenyum manis.
Remi melakukan mobil nya ke kediaman utama keluarga harson,sedari tadi ia terus menggenggam tangan Valera dan tidak mau melepaskan nya,membuat Valera terkekeh.
" Remi, kapan kau akan melepaskan tangan ku ini,kau sedang menyetir, fokuslah ! "
" jika bisa,aku tidak ingin melepaskannya sweatheart "
" bagaimana bisa begitu " tanya heran Valera
" karena aku mencintaimu,jangan pernah melepaskan genggaman ku ini " dengan nada yang sangat menggelikan
tak terasa mereka pun telah sampai di depan gerbang yang menjulang tinggi,dan para pengawal pun membuka kan pintu untuk mereka dan setelah itu mereka menunduk hormat
" kau mau mampir terlebih dahulu " tawar Valera
" aku akan mengantar mu masuk,setelah itu aku akan pulang " sambil mengelus pipi Valera , dan lagi lagi Valera merona dibuatnya
keduanya akhirnya turun dari si roda empat itu,Valera menggandeng tangan Remi dengan sangat erat,ketika mereka sudah masuk suara bariton pria paruh baya memanggil mereka
" kalian sudah pulang " seru tuan ramius Harson
" pah "
" tuan "
" ahh baiklah,pasti kalian sudah melewati malam yang begitu romantis " kekeh tuan ramius
Valera dan Remigio menghampiri tuan ramius yang sedang duduk di sofa kesukaan nya
" aku kira papah sudah tidur " ucap Valera basa basi
" tidur?? bagaimana bisa papah tidur sedangkan anak gadis ku belum saja pulang dari berkencan nya " goda ramius dengan menyindir halus keduanya
" papah,jangan menggodaku " decak Valera
" maafkan saya tuan Harson," ucap Remi dengan nada bersungguh sungguh
" sudahlah tidak apa apa " ucap ramius sambil menepuk pelan bahu Remi
" Valera berisitirahat lah," titah ayahnya dan Valera pun mengangguk menurut.
" Remi,aku pamit beristirahat,maaf aku tidak bisa menemanimu, dan terimakasih atas malam ini,aku sangat bahagia " dengan suara cerianya membuat ayahnya berdecak sebal dengan kelakuan anak putrinya
" tidurlah dan beristirahat,aku akan berbincang sebentar dengan ayahmu " seru Remigio dan Valera pun mengangguk lalu meninggalkan kedua pria itu untuk berbincang,.
" bagaimana dengan kencannya ?" tanya tuan ramius yang ingin tahu
" semua nya lancar tuan,putrimu menerima cintaku " ucap Remi dengan elegan nya
" jika begitu,jagalah putriku karena banyak orang orang yang diluar sana mengincarnya " ucap datar tuan ramius
" maksud anda tuan " ucap Remigi dengan dahi berkerut
" berjanjilah jika kau sudah tahu semuanya,kau tidak akan pergi meninggalkannya serta membuatnya menangis " dengan menatap lekat lekat manik gelap itu
" pantang bagiku untuk mengingkari janji ku,terlebih kepada wanita yang aku cintai nya " ucap Remi dengan keyakinan penuh membuat tuan ramius tersenyum tipis di buatnya.
" suatu saat nanti kau akan tahu,aku tidak memberi tahumu,sebelum putriku memberi tahu mu dengan sendirinya "
" baiklah, tuan tenang saja aku tidak akan membiarkan terjadi sesuatu dengan putrimu " dengan suara tegasnya
akhirnya pembicaraan mereka pun selesai dan Remi pun meninggalkan rumah kekasih nya,langkah tegas dan Tegap itu tak luput dari pandangan ramius Harson
" semoga kau pria yang bertanggung jawab,menjaga putriku dalam hal apapun,walaupun dia wanita kuat,tapi dia tetap lah seorang wanita yang harus di jaga dan dilindungi. batin tuan ramius
hood thor 👍👍👍👍❤❤❤🙏🙏🙏💪💪💪
good job
kerja bagus thor
like❤👍🙏💪