NovelToon NovelToon
Istriku Dan Rahasia Kelahirannya

Istriku Dan Rahasia Kelahirannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Kutukan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arni Arlinawati

Arien Riena Ridwanto menyembunyikan identitas sejatinya Kaisar Arbella J. Milea Inesh, penguasa Vinesha. Ratusan tahun ia hidup terpisah dari enam saudaranya, terus bereinkarnasi menggunakan segel sihir Mata Elang — menjadi bayangan mereka karena rasa bersalah masa lalu.

Di kehidupan ke-17 ini, ia hanya wanita biasa, istri dan ibu yang mencintai keluarga kecilnya. Namun ancaman terhadap Alan dan Arumie memaksanya membuka rahasia yang akan mengguncang dunia!

"Akulah asal mula semua yang telah terjadi. Akulah sang Pengendali...! sang Segel Elang…! Kaisar Suci Vinesha...! Kaisar Arbella!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arni Arlinawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Malam minggu di pusat kota Bandung selalu menyuguhkan pemandangan yang khas dan penuh energi. Sejak matahari baru saja terbenam, aspal jalanan yang mulai menggelap diiringi bulan yang naik di ufuk timur langsung disambut oleh derap langkah kaki warga. Suasana kota seketika berubah menjadi begitu ramai, dipadati orang-orang yang berjalan santai bersama teman, pasangan, maupun keluarga untuk menikmati akhir pekan.

Lampu-lampu jalan bergaya klasik dan pendar cahaya dari jendela gedung-gedung tua mulai menyala terang di sepanjang trotoar. Sinarnya yang temaram menciptakan nuansa romantis yang berpadu sempurna dengan udara malam yang sejuk, menyapu lembut setiap sudut kota. Di tengah keramaian itu, gelak tawa dan obrolan hangat terdengar bersahut-sahutan dari para pejalan kaki yang larut dalam kegembiraan malam. Langkah kaki pengunjung sering kali terhenti oleh aroma makanan sedap yang menguar dari deretan warung pinggir jalan. Wangi panggangan kuliner malam dan kuah hangat khas Bandung menggugah selera siapa saja yang melintas, menggoda mereka untuk mampir dan duduk berkumpul. Suasana semakin lengkap ketika suara musik akustik dari musisi jalanan mulai mengalun, menyatu harmonis dengan bising kota yang ramah dan menenangkan.

Namun, tidak jauh dari keramaian itu, terdapat sebuah jalan sunyi tanpa ada orang yang lewat, yang mengarah langsung ke bagian bawah jembatan layang jalur tol. Kabut tipis menyamarkan siluet bertubuh besar itu di ujung jalan yang sepi. Balutan hoodie gelap, celana panjang hitam, dan sepatu sneaker tanpa suara membuatnya menyatu dengan kegelapan malam. Dengan penutup kepala dan masker yang menyembunyikan wajahnya sepenuhnya, ia tampak seperti hantu tanpa identitas.

Sret… Sret…

Hanya suara gesekan kain tebalnya yang terdengar saat ia tiba-tiba bergerak. Tanpa peringatan, ia melayangkan rangkaian serangan brutal ke arah kegelapan, seolah sedang menghajar musuh tak kasat mata. Ternyata saat dilihat dari dekat, tampak seorang pria bertubuh gempal berambut pendek yang tidak memperlihatkan wajahnya, hanya terlihat siluet di kegelapan, menjadi bulan-bulanan pria ber-hoodie dan sudah dalam kondisi babak belur.

Suara hantaman keras terus menggema di antara lorong sempit yang sepi itu. Tidak ada suara rintihan lagi yang keluar dari korban yang malang tersebut, sementara si penyerang terus melancarkan pukulan tanpa henti tanpa peduli nyawa di hadapannya.

Bugh.. Bugh..

"Ugh…!"

You’re only annoying me!

"Kau hanya membuatku kesal saja!" bisiknya dengan suara berat yang teredam masker, menyisakan tanya bagi siapa pun yang lewat. Tapi tidak terdapat orang disana, hanya mereka saja.

Sir… I am guilty, please forgive me!

"Tu… Tuan, saya bersalah, maafkan saya!" ucap pria gempal memohon ampun.

Orang misterius yang menyembunyikan wajahnya terus menghajar tanpa ampun, mengabaikan setiap rintihan dan permohonan maaf korban dalam sebuah aksi pengeroyokan sepihak yang brutal. Di tengah ketegangan yang mencekam itu, tiba-tiba muncul sesosok tubuh tinggi dari arah belakang, memancarkan aura hitam pekat dari sekujur tubuhnya—sang Jargan, yang sebelumnya pernah disebutkan sebagai Matteo—langsung bersujud dengan khidmat di hadapan pria ber-hoodie, celana panjang, dan sepatu sneakers itu.

Pria ber-hoodie itu mengangkat sedikit wajahnya, membiarkan bayangan tudung kepalanya bergeser. Suasana di bawah jembatan layang jalur tol mendadak sunyi, hanya menyisakan deru napas berat dan detak jarum jam yang seolah melambat akibat tekanan energi gelap di sekitar mereka.

Truly, I had no idea, Sir!

"Sungguh saya tidak tahu, Tuan!" ucap pria bertubuh gempal masih memohon untuk diampuni.

Bugh.. Bugh..

Grep!

Ia mencengkeram leher pria gempal dan mengintimidasinya.

You think I'm foolish and cannot feel it?! Damn it… Why must it end up in the hands of that bastard Rael?!

"Kau pikir aku bodoh dan tidak bisa merasakannya! Sial… Kenapa harus di tangan Rael bajingan itu!"

Stand up.

"Bangun," bisik pria ber-hoodie dengan nada suara yang sangat tenang namun dingin, tanpa menoleh sedikit pun ke arah sosok yang bersujud di belakangnya.

You wanted this! I merely cleared the path for you!

"Kau yang menginginkannya! Aku hanya memudahkan jalannya!"

Sosok tinggi ber-aura hitam pekat itu perlahan menegakkan tubuhnya, tetap menjaga kepalanya tertunduk penuh hormat, melihat pria ber-hoodie yang ia ajak bicara masih sibuk dengan urusannya. Sosok bertubuh gempal yang memohon agar diselamatkan terus menerima serangan dari pria ber-hoodie tanpa belas kasih, hingga akhirnya pingsan bersimbah darah.

Forgive me, My Lord. The obstacle has been eliminated, but the primary target has been confirmed to have escaped.

"Mohon ampun, Tuan. Hambatan telah dibereskan, namun target utama terkonfirmasi telah melarikan diri."

Pria ber-hoodie itu memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana, lalu melirik sekilas ke arah pria gempal yang kini terbaring tak sadarkan diri bersimbah darah di atas beton basah.

Let my brother Lantares handle him. The interrogation had only just begun when you arrived and disrupted the atmosphere with your intrusive aura.

"Biarkan kakakku Lantares yang mengurusnya. Interogasinya baru saja dimulai saat kau datang dan merusak suasana dengan auramu yang mengganggu itu."

Forgive my carelessness, My Lord.

"Maafkan kecerobohan hamba, Tuan," sahut sosok tinggi itu, aura hitamnya seketika menyusut dan merapat ke kulitnya sebagai tanda tunduk.

Do you wish for me to finish the rest?

"Apakah Anda ingin hamba yang menyelesaikan sisanya?"

Pria ber-hoodie itu berbalik, menatap tajam siluet di depannya melalui celah kain tudungnya yang gelap.

Take him. Make sure he speaks of who found Arbella’s ring, why the Sixth King possesses it—or you will take his place on this floor.

"Bawa dia. Pastikan dia bicara tentang siapa yang menemukan cincin Arbella, kenapa Raja Keenam memilikinya—atau kau yang akan menggantikan posisinya di lantai ini."

...****************...

Kembali kepada Arien yang terkejut merasakan sesuatu yang menguar ke udara bersamaan dengan panas tubuh Arumie yang tiba tiba melanda.

Tubuh Arien seketika kaku mematung, seolah seluruh aliran darahnya berhenti mengalir saat merasakan desiran energi yang begitu familiar. Di hadapannya, Arumie—putri kecilnya—memancarkan jejak Aura murni seperti yang Arien miliki sebagai inti para pengguna Aura yang tersebar di seluruh dunia.

Sebagai seorang pengendali Aura, Arien sudah tahu sejak awal bahwa takdir kelam ini cepat atau lambat pasti akan terjadi—sebuah kemungkinan pahit yang selalu menghantui malam-malam sepinya. Namun, di balik rasa syok yang menghujam dadanya, sebuah ketetapan hati tiba-tiba muncul. Kini, Arien tidak punya alasan lagi untuk terus mengubur rahasia besarnya sendirian dari Alan, suaminya. Ini adalah saat yang tepat untuk membongkar semuanya, menceritakan identitas aslinya yang selama ini tersembunyi.

"Hahh..."

Arien menghela napas panjang.

"Seharusnya aku mengatakannya dari awal!"

Arien bergumam penuh penyesalan, menyadari betapa sia-sia pertengkaran mereka sebelumnya.

"Keadaan yang memilihku untuk terus terang apa adanya padamu! Kenapa aku sampai berantem dulu denganmu ya!" ucap Arien merenung, rasa bersalah menyusup ke setiap sudut hatinya.

Arien menatap cemas wajah kecil Arumie yang memerah. Saat telapak tangannya menyentuh dahi sang anak, rasa panas yang menyengat langsung menjalar.

"Ya Ampun, Nak, panas banget," gumam Arien dengan suara bergetar menahan tangis.

Aku tak bisa sembarangan menguarkan aura milikku begitu saja di sini! untuk bisa menyembuhkan mu, ibu harus melakukan sesuatu yang besar, karena ibu takut kamu dalam bahaya, Nak! Ini tentangmu, anakku. Aku sudah tidak peduli lagi apa yang akan terjadi nanti.

Dengan tangan gemetar, ia segera mengambil ponsel untuk menghubungi Alan. Ia sangat berharap suaminya bisa segera pulang dan membantu membawa anak mereka ke dokter lebih dulu, memberikan pertolongan pertama meredakan panas tubuh anak nya yang semakin tinggi. Namun, setiap kali panggilan tersambung, hanya suara operator dingin yang menjawab:

"Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan…"

^^^Bersambung...^^^

1
꧁𝓘𝓷𝓭𝓪𝓱𝓡𝓪𝓶𝓪𝓭𝓱𝓪𝓷𝓲꧂
Jangan-jangan adiknya si Rael Arien lagi
Syahira🌹
ternyata Real bisa merasakan aura yang ada dalam cincin itu, berarti aura pemilik cincin itu cukup kuat🤔
Mingyu gf😘
tuhkan apa aku bilang
Mingyu gf😘
se dahsyat itu ta kekuatan cincin airin
Mingyu gf😘
loh darimana munculnya mateo
Mingyu gf😘: owalah berarti aku yang lup😆
total 2 replies
My_Lucia
ooh... ini aura ke-6 bukan indra ke-6🤭
My_Lucia
wihhh.. auranya warna merah
My_Lucia
jadi Arien ini bukan manusia biasa ya?
naws
cincin nikah itu dari suaminya kan? berarti si suami juga ada hubungannya sama para pengguna aura kah? 👀
naws
dia tau ya makhluk macam vano dan eren itu eksis?
apa jangan2 dia juga golongan dari mereka?
naws
apa keistimewaan mereka? mereka bisa apa? superpower?
⋆˚𝜗𝜚˚⋆Blue_Sea🦋
wow sengaruh itu kah/Hey/
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
sang penguasa ke 6 ya ini orang?
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
diam adalah emas.
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
wah perkumpulan cogan 🤭🤣
Arni Arlinawati Pratiwi💃
bisa jahat bisa enggak.. /Slight//Facepalm/
Miranda.
jadi penasaran...
apakah sang MC kita adalah salah seorang keturunan penguasa elite namun hanya menyamar menjadi manusia biasa? tapi, kalo pun menyamar menjadi manusia biasa, apa tujuannya? apa ga kasian sama keluarga kecilnya?🤔🤔🤔
Miranda.
rael merasakan cincin itu memiliki aura yang begitu kuat. namun Vano hanya merasakan kehangatan aneh.

sungguh kontras yang membuat kedua pihak sama-sama saling mencurigai /Shy/
Arni Arlinawati Pratiwi💃: kontras dong rael kan penguasa aura sedangkan Vano hanya pewaris penggengguna aura salah satu dari ke 13 keturunan bangsawan suci vinesha pada jaman dulu dan itu pun pewaris ke 13 yang di tempatkan posisi nya di singapura.. paling akhir, sengaja loh emak deket deket di singapur.. emak kasih cluetinggal jabarin aja, nomer 1 PEKA.. 💪💃
total 1 replies
Mingyu gf😘
atau jangan jangan, rael saudara siapa namanya itu, lupaa😆
Mingyu gf😘
rael jahat atau enggak?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!