Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30. Sisi lain Enoch
Malamnya, Rosalie duduk di atas kasur, pikirannya masih teringat sosok bernama Enoch Cooper yang mengatakan jika dia adalah ayahnya, dan dia mengenal ibunya.
Enoch juga yang membakar panti asuhan, tempat dia besar di sana. Tapi kenapa Enoch tidak menjemputnya ?? Kenapa pria itu seakan tidak mempedulikan dirinya, padahal dia tahu siapa itu Rosalie..
Apakah perkataan Ernes benar ?? Jika kelahirannya, tidak pernah diinginkan oleh kedua orang tuanya ??
“Orang tuamu merasa malu memiliki anak sepertimu. Itulah kenapa mereka membuangmu ke panti asuhan.”
Perkataan sinis dan ketus dari Ernes kembali mengisi pikirannya, Rosalie terdiam merenung tentang semua yang terjadi pada dirinya, hingga..
“Hey..”
Rosalie terkejut saat sebuah tangan menyentuh pundaknya, dia menoleh dan melihat suaminya, Jude menatap ke arahnya dengan tatapan sedih.
“Jangan terlalu banyak pikiran. Aku sudah menyelidiki semuanya, terutama mengenai Enoch.” Ujar Jude berbicara kepada Rosalie dengan nada lembut.
Karena kebetulan acara mereka sudah selesai sejak pagi jam 10 tadi, maka Jude menyelidiki Enoch, dan meminta sample rambut lelaki itu. Dengan senang hati, Enoch memberikannya dan berbicara dengan senyuman liciknya ke arah Jude.
“Instingku tidak pernah salah, dia adalah putri dari Dhelpine. Coba saja, tes DNA menggunakan rambutku dan rambutnya, jawabannya sudah pasti jelas.”
Dan Jude juga sudah meminta sample rambut Rosalie, untuk memastikan semuanya. Sayang, tes DNA memakan waktu hingga tiga hari, agar hasilnya lebih akurat.
“Sebaiknya kita beristirahat, kita akan menemui Harlina dan Harret besok, aku akan mengatakan semuanya pada mereka.”
Senyuman kecil Rosalie muncul, dirinya teringat anak kecil yang manis dan menggemaskan tadi pagi. Rasanya Rosalie ingin mencubit pipi anak itu, sayangnya dia masih merasa kaku dan bingung untuk menghadapinya.
Bagaimana jika.. Harret marah kepadanya, karena berpikir aku sengaja memisahkan kedua orang tuanya ?? Meskipun Jude dan Harlina tidak memiliki perasaan apapun di saat ini, tapi tetap saja Harret hanyalah anak berusia 10 tahun.
Yang ada di pikirannya, adalah kedua orang tuanya adalah sepasang kekasih yang saling mencintai sehingga kehadiran anak sebagai anugerah. Tapi sayang, kehidupan tidak sesederhana pemikiran anak-anak.
Nyatanya Jude saat itu hanya bermain-main dengan Harlina, keduanya tidak memakai perasaan sama sekali saat HS, hanya melampiaskan n*fs* semata. Sehingga muncul Harret di tengah kehidupan mereka yang sudah lama berpisah.
“Baiklah.. Aku hanya takut..”
Jude menggenggam tangan istrinya, “Kita bisa bicara baik-baik dengannya.” Ujar Jude menjelaskan dengan nada lembut dan lirih.
Rosalie menganggukkan kepalanya, “Baiklah.. Ayo kita tidur.” Ujar Rosalie dengan tersenyum manis ke arah suaminya.
Di tempat yang berbeda.
Seorang laki-laki berjalan melewati beberapa lorong rumahnya yang besar yang mewah. Dia tersenyum kecil mengingat peristiwa tadi pagi, dia.. Enoch.
Laki-laki tua itu, tersenyum senang melihat pancaran ketakutan dari mata putrinya sendiri, otaknya memikirkan banyak rencana untuk Rosalie nanti, tapi ada seseorang yang harus dia temui saat ini.
Kakinya berhenti di sebuah kamar dengan pintu kayu jati, di hiasi ukiran yang indah. Tangan Enoch membuka pintu itu dengan perlahan, mata lelaki itu melihat seorang perempuan yang duduk di atas kasurnya sambil mengamati pemandangan dari jendela kaca.
Enoch tersenyum miring, perempuan dengan gaun tidur berwarna putih, terlihat sangat cantik dan manis. Lehernya diikat dengan rantai besi yang sengaja di berikan Enoch agar wanita itu tidak bisa melarikan diri.
“Dhelphine, sayang~” Enoch menyambut wanita itu dengan nada suara lembut, dia menutup pintu itu kembali dan bahkan menguncinya.
Sementara sang wanita bernama Dhelpine itu tidak menoleh sama sekali, bahkan dia sengaja membuang muka dari lelaki itu. Bukannya marah, Enoch malah duduk di sebelah Dhelpine, dan memeluknya secara paksa dari belakang.
Hidung Enoch menghirup aroma dari leher wanita itu, membuat Dhelpine menahan diri, dan berusaha melepaskan tangan Enoch dari pinggangnya.
“Lepaskan aku !!” Ujar Dhelpine dengan ketus, Enoch hanya terkekeh pelan.
“Aku menemukan putrimu~ putri yang kau buang di panti asuhan.” Bisik Enoch, membuat Dhelpine membulatkan matanya.
Dia menoleh ke arah Enoch, sehingga membuat sang lelaki akhirnya melepaskan mulut dan hidungnya dari leher wanita itu, dan menatap ke arah Dhelpine dengan senyuman miring.
Tidak.. Tidak boleh.. Jangan sampai Enoch bisa menyentuhnya.. Batin Dhelpine dengan sedikit takut, dirinya tidak mau jika sampai putrinya jatuh ke tangan lelaki gila itu.
“Dhelpine sayang~ Kau tidak akan bisa menyembunyikan gadis cantik itu dariku selamanya.” Celetuk Enoch dengan nada licik, tangannya sengaja masuk ke dalam gaun tidur Dhelpine, dan menggoda tubuh wanita itu dengan sentuhannya.
Dhelpine berusaha menahan dirinya sendiri, agar tidak bereaksi terhadap sentuhan lembut Enoch, tapi tetap saja tubuhnya bergetar, menahan sensasi dari sentuhan itu. Dhelpine menatap tajam pada lelaki yang sudah menjadikannya sebagai pemuas nafsu selama 20 tahun.
“Lepaskan aku, lelaki br*ngs*k !!” Ujar Dhelpine berusaha memberontak, tapi Enoch hanya terkekeh licik. Dia melemparkan tubuh wanita itu di atas kasur, dengan posisi Enoch di atasnya.
Jika kalian berpikir mereka suami istri, kalian salah !! Nyatanya Dhelpine adalah perempuan yang di sekap oleh Enoch, hanya demi menjadi pelampiasan nafsu saja. Dia terkurung dalam rumah mewah yang besar itu selama bertahun-tahun dan bahkan namanya di anggap sebagai orang yang hilang oleh pihak kepolisian.
Tanpa sadar wanita yang mereka cari, berada di bawah kendali Enoch Cooper, sang psikopat gila yang terobsesi pada tubuh dan wajah Dhelpine. Dengan wajah sebagai sosok pebisnis yang sukses dan kaya, Enoch menyembunyikan sisi gelapnya dari semua orang.
Dhelpine sengaja membuang Rosalie ke panti asuhan, bukan karena dia membenci anak itu. Melainkan karena Rosalie perempuan, Dhelpine tidak mau Rosalie, putrinya terjebak dengan ayah kandungnya yang adalah sosok gila nafsu dan psikopat kejam. Dia berusaha melindungi putrinya dari tangan Enoch.
“Dokter itu benar~ Lihat, kedua gunung ini semakin membesar.” Celetuk Enoch dengan nakalnya memegang d*** milik Dhelpine dan m*r*m*snya, membuat sang wanita akhirnya mengeluarkan suaranya perlahan.
“Benar-benar sangat seksi dan cantik~ Apa kau siap memberikanku anak ketiga, Dhelpine~ ??” Ujar Enoch menyeringai licik, membuat Dhelpine menggelengkan kepalanya perlahan, dirinya sudah tidak sanggup lagi untuk bisa melayani hasrat Enoch yang begitu tinggi setiap malamnya, tapi apa yang bisa dia lakukan ??
Bahkan hingga melahirkan anak kedua sekalipun, Enoch tetap tidak menghentikan aksinya setiap malam pada Dhelpine.
Enoch mengeluarkan tangannya dari gaun tidur Dhelpine, lalu melepaskan pakaiannya sendiri, sembari terkekeh pelan dan berbicara dengan nada lembut tapi penuh penekanan.
“Setelah ini, kau tidak harus selalu melayaniku, karena setelah aku bisa membawa putrimu, maka dia akan menggantikan tugasmu setiap malam. Jadi nikmati saja, hari-hari sebelum aku meraih Rosalie kemari.” Ujar Enoch menyeringai licik, membuat Dhelpine semakin berharap jika Enoch tidak akan bisa meraih Rosalie, putrinya.
🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵
Astaga, lebih edan dari bapak Benjamin ternyata 🤦🤦 Btw Author sebenarnya ada kepikiran mau buat kisahnya Dhelpine dan Enoch, tapi ya.. Isinya tentang cewek yang di sekap gitu, hehehehe..
Dark romance nya, nge dark banget kalau itu 🥲🥲
Semoga saja, Rosalie tidak bertemu berduaan dengan Enoch ya, khawatir banget kalau sampai di apa-apain sama bapak kandungnya.
Ernes salah, orang tuanya Rosalie bukannya malu, tapi bapaknya yang enggak waras 🙂🙂 ibunya cuma mencoba menyelamatkan Rosalie dari bapaknya sendiri.
pingin lanjut ke cerita enoch🥰🥰🥰