NovelToon NovelToon
Sistem Keuntungan Usaha

Sistem Keuntungan Usaha

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

Setelah lelah menjalani hidup yang penuh kegagalan, Arga memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Namun, ironisnya ia tewas.

Saat membuka mata, ia kembali ke masa SMA, titik awal kehidupan buruknya. Bedanya, kini ia memperoleh Sistem Keuntungan Usaha yang membuat setiap bisnis yang berhasil memberinya hadiah melimpah.

Di kehidupan kedua ini, Arga bertekad mengubah nasib dan membangun kerajaan bisnisnya sejak masih berseragam sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Ketemu lagi kita

​"Bener kok, jalurnya gak salah. Rumahku itu di sebelah restoran ini," jawab Wawan polos.

​Arga seketika terdiam tanpa kata. "..."

​Dengan langkah lesu, Arga berjalan ke rumah di sebelah restoran tersebut lalu mengetuk pintu. "Permisi..."

​Beberapa saat kemudian, pintu terbuka. Seorang wanita tampak muda dengan riasan tipis, mengenakan pakaian putih dan rok selutut muncul di ambang pintu.

Mata Arga spontan membelalak kagum. 'Ini anaknya? Cantik banget. Kok bisa wajah bapaknya jauh beda begini?' batin Arga tak percaya.

​"Eh? Mas Wawan? Kenapa malah ketuk pintu dan bilang permisi segala?" tanya wanita itu heran begitu melihat suaminya berdiri di belakang Arga.

​Wawan melangkah maju. "Ah, ini dia istriku, Ga."

​Arga langsung melongo. "Hah? Istri?!"

​Arga memang tidak pernah tahu banyak soal urusan keluarga Wawan di kehidupan sebelumnya.

Ia hanya tahu sekilas kalau di masa depan pria botak ini berakhir cerai dengan istrinya yang ternyata masih sangat muda ini.

​Wanita itu terkekeh pelan melihat reaksi Arga. "Silakan masuk dulu. Kenapa gak bilang-bilang kalau bawa tamu sih, Mas?"

​Mereka bertiga akhirnya masuk dan duduk di ruang tamu. Tanpa basa-basi, Arga langsung menceritakan semua kecurigaan Wawan tentang perselingkuhan secara blak-blakan. Mendengar itu, sang istri langsung terkejut.

​"Astaga! Jadi kamu mikir begitu, Mas...?" Wajah wanita itu tampak sangat sedih sekaligus khawatir.

​Arga yang merasa ada yang janggal langsung bertanya, "Sebenarnya ada masalah apa yang terjadi, Bu?"

​Istri Wawan menghela napas panjang. "Sejak satu tahun belakangan ini, sikap Mas Wawan memang agak aneh. Dia sering lupa ingatan, gampang linglung, dan sering berpikir berlebihan sampai menuduh yang enggak-enggak. Saya sudah sering mengajaknya ke dokter, tapi dia selalu menolak dengan alasan sibuk mengurus restoran."

​'Hm? Berarti bukan selingkuh, tapi ada gangguan medis di otaknya?' pikir Arga menganalisis.

​Ia kemudian menyarankan agar Wawan segera dibawa ke rumah sakit hari itu juga untuk pemeriksaan menyeluruh.

Walaupun Wawan awalnya sempat menolak, berkat desakan dan paksaan dari Arga, bosnya itu akhirnya menurut.

Karena hasil pemeriksaan dokter baru keluar beberapa hari lagi, Arga memutuskan untuk pamit pulang duluan.

​"Semoga Bos Wawan baik-baik saja ya, Bu Bos."

​"Terima kasih banyak ya, Arga, sudah repot-repot memaksa Mas Wawan ke rumah sakit."

​"Santai saja, Bu Bos."

​Kejadian itu membuat Arga memiliki banyak waktu luang di sisa hari libur ini. "Baru jam 2 siang, enaknya ke mana ya?" gumamnya.

​Ia berjalan santai menyusuri trotoar sambil memperhatikan suasana sekitar.

Langkah kakinya mendadak terhenti di depan sebuah warung makan sederhana.

Dari dalam warung, terdengar suara tawa keras yang sangat familier dan mengganggu telinga.

Arga menoleh ke dalam dan langsung mengenali sosok di sana.

​"Hendra? Makan saja berisik banget," cibir Arga pelan.

​"Hahaha! Makanan di tempat kayak gini jijik banget gak sih? Mana aromanya bau kemiskinan lagi, hahaha!" ejek Hendra dengan suara lantang kepada teman-temannya.

​Teman-teman gengnya ikut tertawa, meskipun beberapa dari mereka tampak kurang nyaman dengan tingkah keterlaluan Hendra.

​"Gak bahaya apa, Dra? Kalau kita dilaporkan ke polisi?" bisik salah satu temannya khawatir.

​"Halah, tenang saja. Orang tuaku kan punya kuasa," sahut Hendra sombong.

​Tak lama kemudian, seorang pemuda berkacamata datang menghampiri meja mereka sambil membawa nampan berisi pesanan makanan.

Begitu pemuda itu sampai, Hendra tersenyum licik lalu sengaja menendang nampan tersebut hingga makanannya tumpah berantakan ke lantai.

​"Lama banget sih servisnya?! Harus dikasih ulasan bintang satu nih tempat makan busuk!" gertak Hendra kasar.

​"J-jangan... Tolong jangan, Dra," mohon Dimas ketakutan sambil berusaha membersihkan pecahan mangkuk.

Di belakang konter, kedua orang tua Dimas hanya bisa menatap panik dengan tubuh gemetar, tidak berani melawan anak tersebut.

​Tepat saat Hendra mengangkat kakinya hendak menginjak punggung Dimas yang sedang berlutut di lantai, pintu warung makan terbuka lebar.

​"Ketemu lagi kita, Hendra," sapa sebuah suara santai.

​Arga berjalan masuk sambil melempar senyum tipis. Tangan kanannya terangkat, memegang ponsel yang layarnya sedang aktif menampilkan mode perekaman video sejak awal.

​"Kira-kira aku sudah cocok belum ya jadi cameraman berita kriminal, wkwk?" sindir Arga jenaka.

1
Raka Ar
sempurna 🌟
Sistem one: Terima kasih banyak😍😍😍👍pantengin terus kak
total 1 replies
Jujun Adnin
lemah
GHEAN RAKHENZA
g seru
Sistem one: Thank you kak👍
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Jujun Adnin
uang nya di buang terus
Sistem one: hehe, nanti di tabung kak/Smile/🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Sistem one: siapp kak🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lagi
Jujun Adnin
ok
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣ngadepin orang kayak mereka emang harus licik🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: mantap👍
total 2 replies
Jujun Adnin
up yang banyak
Jujun Adnin
lanjut
Zzzz: 🥳/Coffee/
total 1 replies
Gege
yoklaah Arga... putar balikkan keadaan dengan sistem milikmuuh..🤣🤭 cari Luna di laut siapa tau bikin restoran lagi..😄🤭
Sistem one: gak ada si dugong Luna di sini wkwk😂
total 1 replies
Gege
ada duyungnya engga ini Thor.. itu duyung belom di temukan lagi kah Thor..
Sistem one: sudah tamat kok yang duyung wkwk. sudah ketemu lagi di Bab bonus.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!