NovelToon NovelToon
Pewaris Dawson

Pewaris Dawson

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:185
Nilai: 5
Nama Author: Icha_Rere

VANOREZ

Deskripsi

Siapa yang akan menyangka bahwa ucapan saat pertama melihatnya akan menjadi kenyataan yang terduga. Itulah yang di alami Vanorez Harven Dowson yang biasa di panggil Vano saat pertama melihat seorang gadis cantik bermata softblue di seberang jalan. Raquella queenby firstly putri kedua keluarga firstly yang tinggal bersama oma dan opa nya di jerman semenjak berumur 10 tahun setelah kejadian tak terduga yang membuat sang princess identitasnya di tutup rapat dari dunia. " Mine " itulah yang di ucapkan seorang pemuda saat melihat seorang gadis yang sedang berdiri di pinggir jalan. Bagaimanakah kisah awal cinta itu bersemi....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha_Rere, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30

Flashback on

     Hari ini kenan duduk sendirian di gazebo samping markas. Entah berapa bungkus rokok yang sudah di habis kan pria ini sedari tadi.

      " Lo kenapa ?" Tanya nara yang melihat sahabat nya seperti ada masalah.

    " Gue ga papa " jawab ken menyesap nikotin di yang berada di tanganya.

    " Gue tau gimana lo ken, kita udah berteman dari orok kalau lo lupa " ucao nara.

    " Aan ken, gue ga tau sekarang dia ada dimana, gue kangen banget , gue pengen banget ketemu dia " ken menghela nafas kasar.

    " Maksud lo teman masa kecil lo dulu ?? "

   " Hmm "

***

     Saat kenan berumur 8 tahun dia sempat tinggal dengan sang nenek karena perusahaan ortu nya yang di luar negri sedang dalam masalah, jadi ken untuk sementara tinggal dengan sang nenek. Awal nya ken tidak mau jauh dari orang tua nya, ken merasa tidak betah tinggal disana karena disana cukup sepi hanya berdua dengan nenek dan beberapa maid.  Hingga suatu hari ken yang sedang memanjat pohon mangga di kebun sebelah rumah nya mendengar suara anak kecil yang menagis pilu. Ken mencari sumber suara dan melihat ada seorang anak perempuan terjatuh dan kaki nya terhimpit sepeda. Ken segera turun dari pohon mangga dan menghampiri gadis tersebut. 

    " Kamu gapapa ?? " Tanya ken membantu gadis itu menyingkirkan sepeda di kaki nya.

    " Kaki aku sakit kak  hiks !!? " Rengek gadis itu.

    " Ya udah sini aku obatin " dulu ucap ken sembari jongkok di hadapan gadis itu ." Ayo naik " ucap nya lagi.

     Gadis itu hanya menurut saja dan naik ke punggung ken untuk di gendong.

Ken membawa gadis itu ke mansion sang nenek dan mengobati luka di kaki dan tangan nya.

    " Masih sakit ?? " Tanya ken lembut.

    " Udah ga sakit kok ka, makasi ya " gadis itu menggelengkan kepala nya dan tersenyum manis pada ken.

     Ken terkesiap ternyata gadis di depan nya ini sangat cantik dengan mata bulat, pipi chuby dan lesung pipi di kedua pipi nya tampak jelas saat tersenyum.

   " Nama kaka siapa ? Nama aku annabella putri.

   " Nama kaka kenan ribber own, pangil aja ka ken" jawab kenan tersenyum manis.

   " Ka enan tampan , mau ga jadi pacar aku ?? Ucap gadis itu yang membuat ken tertawa. Bagi nya gadis di depan nya ini sangat lucu.

    " Dasar bocil, nanti aja kalau udah besar baru jadi pacar kaka gimana aan??

    "aan?? Tanya anna bingung

    " Iya itu panggilan kaka buat kamu "

   " Ocey... Promise ?? Gadis itu dan kenan membuat janji kelingking.

      Semenjak hari itu hari - hari ken begitu bahagia dengan kehadiran anna setiap sore mereka bermain di kebun sebelah mansion nenek nya. Hingga suatu hari anna tidak datang dan ken terus menunggu nya di bawah pohon mangga hingga malam tiba dan hujan deras tapi ken tidak mau beranjak sampai akhirnya ken di temukan pingsan oleh penjaga kebun. Setiap hari ken menunggu anna tapi gadis itu tidak kunjung datang.

    Hingga akhir nya kedua orang tua nya pulang dan kembali membawa kenan ke mansion keluarga nya.

***

   " Lo masih ingat nama dia ??.

    " Annabella".

     " Lo punya foto nya ga ??.

     " Hmm ada " ken memperlihatkan foto gadis  kecil di ponsel nya.

        Nara pun mengambil laptop nya dan tampak serius menatap laptop dengan jari nya bergerak lincah di keyboard hingga...

   " Done !! " Ucap nara memutar laptop nya ke arah ken.

     Ken melihat dengan seksama hingga ken menutup mulut nya karena kaget dengan apa yang dia lihat

    " Ja-jadi dia aan gue ?? Ternyata selama ini dia ada dekat gue dan gue ga bisa kenalin dia?? Bego banget sih gue " ken memukul kepala nya.

     " Udah... Yang penting dia udah ketemu " ucap nara, bagi nara mencari info seseorang bukan lah hal yang mudah , nara memang memiliki ke ahlian retas meretas makanya nara di percaya vano sebagai ahli strategi TGB dan sebenarnya nara sudah menemukan anna seminggu yang lalu saat ga sengaja lihat ken mengisi gadis kecil di foto  ponsel nya.

     " Makasi bro..makasi " ujar ken memeluk ken ala pria.

    " Gue seneng kalau lo bahagia " ujar ken.

    " Gadis nakal, akhirnya gue nemuin lo aan, kali ini lo ga akan gue biarkan pergi lagi " batin vano menatap foto kecil di tangan nya.

Flashback off

Sesampainya di mansin ella mereka pun di sambut dengan dengan banyak makanan dan minuman yang membuat mata para inti TGB berbinar cerah kecuali ken yang tetap memasang image cool nya.

Para sahabat ella sudah memasuki kamar ella dan yang cowok menuju kamar rai. Ella sudah menceritakan semua nya pada sahabat nya apa yang terjadi hari ini dan juga ingatan nya yang sudah pulih.

" La siapa yang lakuin ini sama lo, bilang ke gue biar gue habisin tu orang " tanya maira menggebu-gebu.

" Iya la, tega banget sih ninggalin lo dalam keadaan pingsan " ujar bella.

" Serra sama cewek yang ngaku calon istri ka vano ! "

" WHAT ??? Serra lagi ?? Trus siapa yang lo bilang calon istri ka vano?? Si nenek lampir ?? Pekik maira .

" Emang lo percaya sama tu cwek el ?? Tanya anna.

" Awal nya sih iya, cuma tadi ka vano udah jelasin semua nya sama gue. Ternyata cwek itu hanya ke PD an ngeclaim ka vano calon suami nya, padahal itu hanya kemauan dia dan bokap nya supaya kerja sama bokap nya dengan perusahaan om will berjalan lancar " jelas ella.

" Lagian mana mungkin ka vano mau punya istri modelan tikus got gitu " timpal bella.

" Kek nya kita harus kasih dia pelajaran deh biar dia tau kalau ka vano punya lo " usul anna.

" Caranya ?? " Ujar ella.

" Lo udah di kenalin belum sama ka vano ke ortu nya ??" Timpal bella.

" Udah, gue udak ketemu dua-dua nya sebelum gue kecelakaan, dan ternyata orang tua  ka vano sahabat bonyok gue dari SMP "

" What !!! Seriusan ?? Lo ngerasa ga sih kalau lo itu emang di ciptain buat ka vano ?? Ujar maira.

" Pa an sih ra, paling juga kebetulan " ucap ella.

" Ga ada kebetulan dalam takdir " jawab anna dengan wajah sendu.

" Laah lo kenapa pas ngomogin takdir wajah lo jadi ketekuk gitu na ?? Ujar bella.

" Takdir gue gimana ya?? Bisa ga sih gue ketemu lagi sama ka zo ?? Dia dimana ya sekarang, pasti sekarang dia tambah ganteng dan punya pacar " ucap anna sendu.

" Lo percaya takdir kan ?? Tanya ella.

Anna menganggukan kepala nya.

" Kalau lo emang di takdirkan buat dia, pasti suatu saat lo bakal ketemu dia, yah walaupun kita ga tau gimana dia sekarang, tapi lo harus siapin diri lo buat nerima apapun status dia nanti saat ketemu lo " ujar ella.

" Boleh ga sih gue ngarep nya dia juga sama kek gue yang selama ini nungguin dia? Boleh ga sih gue ngarep dia juga cariin gue dan juga ga bisa lupain gue ?? Ujar anna.

" Kita doa in semoga lo bisa ketemu sama cinta pertama lo secepat nya, dan mudah-mudahan dia masih jomblo" goda maira.

" Kalau dia udah punya pacar gimana ??

" Tikung !!! Jawab yang lain serempak.

" Hahahahahha kenapa kita bisa sepemikiran ya ?? Ujar bella.

" Because we are the best friend for ever " ucap ella merangkul ke 3 sahabat nya.

" Jadi kapan nih kita balas tu nenek lampir ?? Ujar maira.

" Secepatnya " jawab anna.

Sementara itu di kamar rai

" Woyy iim perasaaan dari tadi tu mulut kaga berenti ngunyah " sahut yudis.

" Swuka-swuka gwue " jawab baim dengan mulut penuh dengan makanan.

" Maklumin aja bocil kita lagi masa pertumbuhan " ujar nara.

" Sialan lo naruto, bocil apaan gue segede ini ?? Timpal baim.

" Bocil busung lapar " ejek yudis.

Bruk

Sebuah bantal sofa melayang tepat di wajah baim.

" Hahahahahah lock on !!! Tau aja tu bantal sasaran nya yang mana " ujar ken.

Baim dan yudis merasa takjub melihat ken tertawa lepas pasalnya selama ini ken jarang senyum apalagi tertawa tapi hari ini mereka melihat nya dan turut bahagia, kecuali nara yang sudah tau bahwa ken sudah menemukan pawang nya.

Sore nya mereka semua berkumpul di taman belakang mansion sambil barbeque an. Tatapan ken tidak lepas dari gadis cantik nya, ken sangat ingin berlari memeluk erat untuk melepas kerinduan nya tapi ken tahan, dia ingin gadis nya juga mengenali nya.

" Masih tetap cantik dan manis " batin ken.

Yudis yang sedari tadi memperhatikan ken terus menatap anna pun mendekati nya.

" Kalau suka bilang, jangan di pelototin aja " bisik yudis.

" Hkm jelas banget ya ?" Ken berdehem guna menghilangkan gugup nya.

" Bangeeet !! Sampai tu mata mau loncat" sarkas yudis.

" Kampret " ujar ken menoyor kepala yudis yang cengegesan.

" Perhatian semua nya mumpung kita lagi ngumpul gini tapi sibuk dengan aktifitas masing-masing jadi nya kurang seru ...!!! Gimana kalau kita main truth or dare aja, mumpung ada botol nih " ucap baim.

" Waah boleh juga tu, di bawah pohon itu aja biar sejuk " timpal maira.

Mereka semua pun duduk beralaskan tikar di bawah pohon rindang dan duduk melingkar .

" Sayang kepala kamu gapapa, Kalau pusing istirahat aja di dalam hm??

Ucap vano.

" Aku gapapa bee, malahan ini bikin aku happy bisa kumpul-kumpul gini dari pada tiduran terus di kamar bosen !! " Ujar ella.

" Okey kalau lelah bilang ya " ucap vano.

" Iya bee " ujar ella.

Permainan pun di mulai.

" Oke lets start the game, pak bos deh yang duluan " ujar baim.

Vano pun memutar botol di hadapanya dan yups botol mengarah pada rai.

" Trust or dare ??"

" Truth " jawab rai yakin.

" Aku yang nanya boleh ga bee ?" Ujar ella.

" Boleh sayang "

" Hkm ada ga sih cewek yang abang suka? Ella mulai memancing sang kakaK.

" Ada " rai menatap ke arah bella tapi bella malah menundukan wajah nya. Vano menyadari arah tatapan rai dan tersenyum tipis.

" Siapa " timpal ella.

" Satu putaran, satu pertayaan " jawab rai.

" Aelaaah gue udah deg-deg an anjiir nunggu jawaban si kutub " ujar baim.

" Oke lanjuttt sekarang giliran buk bos yang putar "

Done !!! Botol malah mengarah pada vano.

" Trust or dare ".

" Truth sayang "

" Hmm jawab jujur ya seberapa besar sayang kamu sama aku ??

" Unlimited " jawab vano tegas.

" Bisa ga sih ga uwuwuan disini, jiwa jomblo kita meronta - ronta nih pak bos " ujar baim.

" Apalah daya kami yang jomblo akut ini " sarkas nara yang membuat semua orang tertawa.

" Oke sekarang giliran gue ujar rai dan botol mengarah pada yudis "

" Truth or dare "

" Dare aja ntar rahasia gue kebongkar lagi "

" Okeee gue mau lo cariin gue satu ekor cicak "

" Apa !!! Jangan gitu dong rai kan lo tau gue takut banget ama yang satu itu, yang lain dong "

" Ga bisa "

" Raii please donk " rengek nya.

Baim yang mendengar yudis takut cicak tiba-tiba muncul ide jahil di otak nya.

Baim mengambil sebuah ranting dan

Memasukan ke baju belakang yudis.

" Cicak yud " teriak baim.

" Aaaaaaaa mommy tolong... Ada cicak momm " yudis lari terbirit - birit dan semua orang tertawa melihat yudis yang kek cacing kepanasan.

" Hahaha anak mommy ternyata " ujar maira.

" IIM bangsaaaat !!!  Teriak baim.

" Sekarang giliran gue ucap nara dan botol mengarah ke anna".

" Truth or dare "

" Truth " jawab anna pelan.

" Lo masih inget ga sama cinta pertama lo ?" Pancing nara melirik ken yang sudah tampak tegang menunggu jawaban anna.

" Masih !! tapi gue ga tau sekarang dia dimana" ucap anna sendu.

" Kalau ketemu lagi lo mau apa " ken yang bertanya.

" Gue mau peluk dia dan mau minta maaf karena tiba-tiba ninggalin dia tanpa kabar tapi gue ada alasan nya." Ucap anna yang membuat jantung ken berdebar kencang.

" Aku disini aan , di depan kamu " tapi hanya di ucapkan ken di dalam hati.

" Mau gue bantu buat temuin dia ?" Tawar nara.

" Mau..mau.. gimana cara nya " antusias anna.

" Nanti gue kasih tau " ucap nara yang membuat mata anna berbinar.

" Tapi kalau dia udah punya pacar gimana ?? Goda nara .

" Gue tikung !! " Jawab anna mantap.

Uhuk..uhuk.. ken tersedak mendengar jawaban anna.

" Kuy lanjuttt sekarang giliran lo an "

Anna memutar botol nya dan berhenti ke arah bella. Bella memilih truth.

" Bel lo pernah jatuh cinta ga ? "

" Pernah malahan sampai sekarang Pi kayak nya cinta gue bertepuk sebelah tangan " jawab anna yang membuat rai menatap ke arah bella.

" Kuy lanjut sekarang giliran bella dan botol berhenti ke arah rai "

" Truth or dare " .

" Dare " jawab rai tegas.

" Cium cewek yang lo suka " ujar vano mendahului bella memberikan tantangan.

Tanpa aba - aba rai maju kedepan dan

Cup

Mata bella membola mendapati benda kenyal menempel di bibir nya, tubuh nya menegang, jantung nya berdebar kencang, ini adalah first kiss nya dan di ambil oleh cowok yang selama ini dia suka.

Semua orang melonjak kaget melihat rai mencium bella kecuali ella dan vano yang tersenyum tipis.

" Manis " ucap rai yang membuat wajah bella memanas.

" Wait..wait ada yang bisa jelasin ke gue ini apa??  Tadi si bos bilang buat cium cewek yang lo suka ?? Trus kenapa lo nyium bella ?? Lo suka bella rai??

" Hmmm " rai menjawab dengan gumaman dan berlalu pergi.

Bella yang kesal rai pergi gitu aja setelah mencium nya pun memberanikan diri menyusul rai.

" Ka tunggu !! Apa maksud kaka ?? Setelah nyuri first kiss aku gue kakak pergi gitu aja hah " ucap bella sedikit menaikan suara nya.

" Ikut gue " rai menarik tangan bella dan membawa bella menuju kamar nya.

" Kakak mau bawa gue kemana ?? Bella mulai was -was.

" Masuk " titah rai.

" Ga mau, kakak mau apa ? Bella menyilangkan kedua tangan nya di dada.

" Ck masuk atau gue perkosa lo " ujar rai.

" Masuk aja " bella segera masuk dan berjalan cepat yang membuat rai terkekeh lucu banget gadis nya pikir nya.

Rai menutup pintu dan mengunci nya, dia tidak ingin para sahabat nya yang biang onar nanti masuk dan mengacaukan segala nya.

Bella hanya berdiri menekuk wajah nya, mata nya mulai berkaca-kaca mengingat rai mengambil ciuman pertama nya.

Rai menangkup wajah bella dan kaget melihat gadis nya sudah menagis.

" Kenapa hm " tanya rai lembut.

" Kaka jahat sama gue " bella yang biasanya takut saat melihat rai entah keberanian dari mana hari ini rasa takut itu hilang.

Rai membawa bella duduk di sofa dan rai duduk di bawah, di hadapan bella.

" Jahat kenapa hm ?"

" Kakak nyuri first kiss gue, padahal kita ga da hubungan apa-apa "

" Itu juga first kiss kakak " rai mengganti panggilanya menjadi aku kamu yang membuat jantung bella loncat-loncat.

" Maksud kaka apa ?"

" Mulai sekarang kamu ga boleh deket - deket cowok lain karena kamu hanya milik kakak, paham ??"

" Ga paham "

" Lucu baget sih kamu " rai mencubit hidung mungil gadis nya.

" Bella anandia kakak sayang sama kamu, kaka ga tau kapan perasaan ini hadir tapi yang pasti kaka selalu happy lihat kamu tersenyum tertawa dan setiap dekat kamu jantung kakak ga aman" rai mengambil tangan bella dan meletak ka di dada nya.

" Kerasa ?? "

"Hmm "

" Jadi mulai sekarang kamu pacar kakak, kaka ga nerima penolakan, paham !! "

" Paham.. " ucap bella malu-malu. "A-ku sebenar nya juga udah lama suka sama kaka dari hari pertama aku ospek dan waktu itu kaka yang panitia, kaka ingat ga dulu aku minta tanda tangan kakak tapi kakak suruh aku cari kodok baru kakak mau ngasih tanda tangan " ujar bella.

" Dan kamu nagis kejer karena kodok nya lompat ke kepala kamu" sambung rai.

" Kakak juga ingat ?? "

" Hmm mana mungkin kaka lupa sama gadis cantik sedikit bar-bar tapi takut sama kodok " sindir rai.

" Iihh bukan takut tapi geli aja " ucap bella malu.

" So, kita pacaran ?? " Tanya rai.

" Iya " bella mengangukan kepala nya malu.

Rai menarik bella masuk kedalam pelukanya. Akhir nya gadis yang selama ini hanya bisa di lihat nya dari jauh sekarang berada dalam pelukan nya.

" I love you ibel "

" Love you too karai "

Rai mengurai pelukan nya dan menatap bibir pink alami milik bella yang menggoda nya dari tadi.

Rai menyentuh bibir bawah bella.

" Boleh ?? " Izin rai.

" Boleh " ucap bella.

Rai mendekatkan wajah nya dan melumat lembut bibir bella, walaupun mereka belum pernah melakukan ini sebelum nya tapi insting yang mengajari mereka, mereka pun berciuman cukup lama, bella yang hanyut akan lumatan lembut rai mengalungkan ke dua tanganya di leher rai, mulai membalas lumatan rai walaupun masih kaku.

Setelah kedua nya kehabisan nafas mereka pun menyudahi nya.

" Manis " ucap rai yang membuat pipi bella merona.

" Karai bisa ga hubungan kita kalau di sekolah di sembunyiin aja, aku ga mau jadi sasaran para fans kakak yang gila itu "

" Kamu yakin hm ??".

" Iya ".

" Baiklah sayang as you wish ".

Blusshhh

Bella salting brutal saat di panggil sayang.

Rai terkekeh gemas melihat wajah gadis nya yang lagi salting.

" Mau keluar atau lanjut ronde berikutnya " bisik rai.

" Iiihh karai mesum " rajuk bella.

" Becanda sayang, yuk keluar nanti mereka mikir yang iya-iya lagi " celetuk rai.

Orang yang awal nya dingin dan datar ternyata bisa juga ngomong bnyak dan sweet pikir bella...

Mereka melangkah keluar menuju taman tempat teman-temanya ngumpul.

" Roman-roman nye ada yang udah jadian nih " celetuk yudis.

" Kiuw...kiuw... PJ nya jangan lupa rai " ujar nara.

" Selamat ya calon kakak ipar " bisik ella.

" Apa an sih el "

" Cie ,,, salting " ledek maira dan anna.

Sore itu mereka tertawa bahagia menikmati kebersamaan mereka...

Di kediaman evander.

Prang

Prang

\=\=\=\=\=\=\=\=©©©\=\=\=\=\=\=\=\=\=

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!