menceritakan tentang perasaan aneh seorang pengusaha muda yang dikenal kejam pada lawan bisnisnya terhadap saudara kembarnya sendiri.
perasaan yang tak biasa itu semakin lama semakin membuatnya tidak bisa mengendalikan diri setiap dekat dengan sang adik kembar.
ada unsur adegan ***, yang Tidak nyaman bisa di skip adegan *** nya.
"kak, kita tidak seharusnya seperti ini",
"maafkan aku, tapi jujur aku mencintai mu",
"kak, ini salah, kau tidak boleh mencintaiku, aku adik kembarmu, adik kandungmu",
"aku tahu, tapi...",
sosok tegas, bengis, dengan tatapan dan aura yang begitu tajam itu hanya akan luluh pada sang adik kembar.
apakah cinta Arkana terbalaskan?
ataukan harus kandas ditentang takdir?
yuk ikuti kisah Arkana menaklukkan takdir hidupnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
"mau kemana?", tanya Arkana dengan suara serak khas bangun tidur,
"Udah bangun, aku harus ke tempat acara fashion show nya kak Grace", jawab rakeela yang sedang sibuk memoles wajahnya dengan skin care, sedangkan Arkana duduk menyandarkan punggungnya di dashboard Ranjang,
"kenapa gak tidur di kamar kakak?", tanya rakeela, arkana menetralkan wajahnya agar tidak ketahuan kalau dia sedang berbohong,
"semalam David harus kembali karena ada urusan yang tidak bisa di tunda, jadi kamarnya sekalian di chek out" jawab Arkana setenang mungkin,
"owwhh, oke deh, aku mau kerja dulu", rakeela beranjak dengan baju casual tapi modis nya, rambutnya di biarkan tergerai panjang, sungguh sangat cantik di mata Arkana,
" udah sarapan?", tanya Arkana,
"nanti sarapan di lokasi, kalau kakak mau sarapan, kakak delivery atau makan di resto bawah aja ya, hari ini kerja lagi kan?", tanya rakeela,
" iya nanti", jawab Arkana,
"oke deh, aku berangkat, bye",
Rakeela beranjak pergi, sedangkan Arkana masih betah diatas ranjang, entah apa yang akan dia lakukan setelah ini, karena pekerjaan yang dia katakan pada rakeela hanya alibinya saja.
Sampai di lokasi, semua sudah hampir siap, tinggal finishing saja, banyak orang berlalu lalang dengan pekerjaannya masing masing.
"keel"
"hai kak, wah gue yakin pasti nanti acara ini bakal sukses banget",
"semoga saja ya keel, sumpah aku deg degan banget, banyak artis dan selebgram yang Dateng",
" gak usah mikir yang aneh aneh, semua desain yang kakak bikin bagus semua, aku yakin pasti semua yang kakak tampilin langsung sold out",
"semoga aja ya keel, dan semua ini juga berkat bantuan kamu",
Grace memeluk rakeela, satu tangannya masih di pasang penyangga karena belum benar benar pulih.
"sama sama kak, aku seneng dan merasa terhormat bisa bantu dalam acara mewah ini", jawab rakeela,
pelukan keduanya lepas, dan mereka akan sangat sibuk saat ini sampai nanti acara selesai.
" keel, kamu nanti stand bye di belakang panggung ya", kata Grace, acara sudah akan di mulai setengah jam lagi, banyak sekali tamu tamu penting yang datang, tampak sekali wajah perempuan itu tegang,
" iya kak", jawab rakeela,
Grace berdiri tegang menyaksikan satu persatu gaun, baju santai, dress yang dia rancang di bawakan oleh model model cantik berlenggak lenggok di atas cat walk.
Grace bisa melihat banyak tamu tamunya yang memuji hasil karyanya itu, hingga membuat Grace senang karena merasa berhasil membuat karya yang disukai banyak orang.
hingga puncak acaranya, 1 gaun yang di rancang dengan begitu hati hati dan teliti karena banyak terdapat berlian dan Payet dari Batu batu permata bernilai fantastis, terlihat begitu mewah dan begitu anggun hingga menampakkan kesan elegan pada siapapun yang memakainya.
banyak Mata terpesona melihat gaun indah dan mewah itu, gaun yang terlihat berat tapi ternyata begitu ringan, Tepuk tangan terdengar para penonton yang takjub dan puas dengan semua hasil karya Grace.
puncak Acara Grace ikut maju kedepan Dengan senyum puas dan lega, bahkan air matanya menetes saking terharunya, begitu juga dengan rakeela, meskipun dia sudah pernah mengadakan acara yang sama, meskipun tarafnya masih lokal, tapi rakeela sungguh merasa bangga bisa menjadi bagian dari acara ini.
Grace menyampaikan beberapa kata di depan panggung, mengucapkan terima kasih pada semua yang sudah terlibat dalam acaranya itu, hingga di akhiri tepuk tangan dari semua yang hadir Disana.
"aaaahhh kak, sumpah aku seneng banget kak, aku bangga banget bisa jadi bagian dari acara hebat ini kak", ucap rakeela berkaca kaca di hadapan Grace,
"semua ini juga berkat bantuan kamu keel, makasih banyak ya keel, aku gak tahu kalau gak ada kamu, pasti gaun tadi gak akan bisa jadi sebagus itu", kata Grace,
"berkat kerja keras kakak dan yang lainnya juga donk, aku cuma bantu sedikit kok", kata rakeela.
"pokoknya kita harus merayakan keberhasilan kita ini keel, kita akan makan besar setelah ini", kata Grace antusias,
"siap, pokoknya aku mau makan yang enak enak kak", jawab rakeela tak kalah antusias.
Rakeela bersiap siap meninggalkan lokasi, karena yang lain juga sudah siap siap menuju salah satu restaurant mewah, tempat mereka akan melakukan makan malam bersama.
sementara Arkana, dia harus di sibukkan dengan banyaknya pekerjaan yang dikirim David padanya lewat email.
Jangan salahkan David, salahkan saja dirinya yang bebal, sudah tahu pekerjaannya lagi banyak banyaknya, malah nekat terbang ke Paris demi bertemu dengan rakeela.
David dan dibuat geleng geleng kepala dengan tingkah atasan sekaligus bosnya itu, tapi dia bisa apa Selain menurut saja.
Untuk meeting penting, Arkana meminta untuk mundur sampai dia kembali ke Indonesia, dan beruntung para koleganya menurut saja.
Karena perbedaan waktu yang cukup lama jadi arkana harus segera menyelesaikannya, Agar David juga bisa segera menyerahkan pada yang bertugas.
Sejak bangun tidur, dia hanya keluar untuk sarapan setelahnya dia langsung anteng di hadapan laptop yang memang dia bawa untuk bekerja.
Hingga pukul 1 siang, dia masih tak beranjak, Memang David ini sepertinya sengaja mengirimkan semua pekerjaan arkana padanya Agar dia bisa bersantai disana.
"waktunya makan siang", ucap Arkana melihat jam tangan yang melingkar di tangannya,
Arkana mematikan laptop dan meletakkan nya dia atas meja. terbiasa makan tepat waktu, jadi perut arkana akan selalu protes kalau Arkana melewatkan jam makan.
Dia akan makan di restoran hotel saja agar Tidak terkait jauh, karena setelah ini dia akan kembali sibuk agar pekerjaan nya segera selesai, dan nanti malam rencananya arkana ingin mengajak rakeela jalan jalan ke tempat tempat indah di negara itu.
saat akan kembali kedalam kamar, Arkana yang awalnya panduannya fokus pada layar ponselnya, langkahnya terhenti, dia melihat sosok yang sangat familiar tengah berbicara dengan resepsionis hotel, dari samar samar yang dia dengar, orang itu bertanya tentang seseorang, tapi pihak resepsionis meminta maaf karena tidak bisa memberikan informasi apapun pada orang itu.
Arkana masih berdiri di tempatnya, matanya menatap awas orang itu, sampai orang itu lewat tepat di samping Arkana, mata arkana tetap menatapnya.
sebenarnya Arkana kaget bahkan sempat mematung ditempatnya, tapi dia berusaha tetap santai, Arkana langsung mengikuti orang itu, tapi sial, orang itu tidak ada, entah kemana perginya.
Arkana langsung menuju resepsionis yang tadi terlibat obrolan dengan orang itu,
"dia ternyata apakah di hotel ini ada yang namanya rakeela Bramasta, tapi kamu tidak bisa memberikan informasi apa pun karena itu adalah privasi tamu kami",
jawaban resepsionis itu membuat pikiran arakan jadi tidak karuan,
siapa dia?
Apa tujuannya?
"kenapa wajahnya sangat mirip, apakah mereka orang yang sama, ataukah orang lain yang wajahnya sengaja di ubah agar sama?
bagiamana kalau rekeela melihat dan bertemu orang itu?
Pikiran Arkana seketika ngeblank, tak lama, tapi dia langsung menghubungi Daddy winston, tak peduli sekarang di indonesia pukul berapa, yang jelas dia harus segara bicara dengan daddy-nya itu.