NovelToon NovelToon
Scandal Pewaris Tunggal

Scandal Pewaris Tunggal

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Misteri / Tamat
Popularitas:206.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: soesan

Boy mencoba menghindari tragedi pembunuhan saat dia melintasi jalanan sepi, namun nasib malang menimpanya. Pria pewaris tunggal perusahaan besar itu malah menjadi tersangka utama dari tragedi pembunuhan dan kini menjadi burunon kepolisian.
Apakah Boy mampu mengungkap pembunuh sebenarnya?
Bagaimana nasib perusahaannya setelah kejadian malam itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon soesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tender tersebar

Sudah beberapa hari ini Ken dan Dedy disibukkan dengan persiapan penjebakan menggunakan lelang tender. Ken dan Dedy memilih mendirikan proyek di kota Semarang.

Bukan tidak ada tujuan lain. Ken sengaja memilih kota itu karena kota itu meninggalkan sebuah kenangan bersama seorang gadis. Gadis yang selama ini telah menghilang tanpa jejak.

Pikir Ken, dengan dia memilih kota itu, dia bisa sembari mencari keberadaan Kanaya.

Pintu ruangan Ken dibuka dengan kasar.

Dedy berjalan penuh dengan semangat dan raut wajah yang puas.

"Apa kamu tidak bisa membuka pintu pelan-pelan?! Apa kamu mau meruntuhkan ruanganku?!" marah Ken saat melihat Dedy sudah berada di hadapannya.

"Tidak penting. Saat ini ada yang lebih penting dari pintumu." Wajah Dedy terlihat berapi-api.

"Apa?"

"Tender kita. Berita tentang lelang tender kita menjadi viral. Bahkan banyak perusahaan yang sudah mendaftarkan menjadi peserta lelang. Termasuk perusahaan Delta Group."

"Wow ... ternyata semudah itu memancing manusia serakah itu masuk ke dalam jebakan kita," ucap Ken dengan mata sedikit menyipit.

"Bukan hanya itu. Francis Group juga ikut mendaftar sebagai anggota."

"Francis Group?" Dahi pria itu sedikit berkerut. Baru kali ini dia mendengar nama perusahaan itu.

"Perusahaan itu milik Same, suami Talenta," ucap Dedy sedikit ragu saat menyebut nama wanita mantan kekasih Ken.

"Bagus. Dengan begitu aku bisa lebih mengenal laki-laki yang sudah merampas milikku." Wajah Ken penuh dengan kebencian.

Pria itu menemukan sebuah rencana dan cara untuk merebut kembali kekasihnya.

"Ternyata sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui," ucapnya lirih namun masih terdengar jelas oleh Dedy.

"Jangan gegabah, Ken! Jangan main-main dengan orang itu!" Dedy mencoba memperingatkan bos sekaligus sahabatnya.

"Kenapa? Apa dia sama menakutkannya dengan pria gila harta itu?"

"Sepertinya dua perusahaan itu mempunyai hubungan yang erat. Aku yakin mereka akan melakukan persekongkolan untuk menjatuhkanmu."

"Kita lihat saja, siapa yang akan memenangkan permainan ini," ucap Ken penuh dengan keyakinan bahwa dirinyalah yang akan menjadi pemenangnya.

Dedy sebenarnya yakin dengan kemampuan sahabatnya itu. Pria itu tidak bisa diremehkan. Selama ini tidak ada masalah yang tidak dapat dia pecahkan selama dia menjadi Boy.

Dedy hanya takut Ken akan menjadi lemah karna Talenta. Dia takut, Same akan memanfaatkan kelemahan Ken untuk menjatuhkannya dan merebut semua kejayaannya.

Berbeda dengan pikiran Dedy. Pikiran Ken lebih licik. Pria itu pun akan memanfaatkan situasi ini untuk merebut kembali kekasihnya.

Dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan miliknya kembali.

Ken sudah dibutakan oleh cinta dan sakit hati.

"Kamu tenang saja, Dedy! Aku tidak akan lemah menghadapi mereka. Talen hanya akan menjadi alat untuk kelancaran rencana kita," dalihnya mencoba meyakinkan asistennya.

Ken tahu apa yang sedang dipikirkan oleh asisten setianya itu.

"Aku harap kamu tidak akan mencampur adukkan masalah pekerjaan dengan urusan pribadi, Ken!"

"Urusan pekerjaan akan membawa milik pribadiku turut kembali padaku, Dedy."

"Ini yang aku takutkan."

Ken tersenyum kecut melihat ekspresi asistennya yang penuh dengan kekhawatiran.

"Bagaimana dengan perusahaan yang akan kita ajak berkompromi? Apa kamu sudah membuat surat resmi pada mereka?"

"Aku sudah mempunyai dua perusahaan yang akan bekerjasama dengan kita. Mereka akan melakukan penawaran yang semakin tinggi hanya untuk memancing pria itu."

"Bagus. Aku suka cara kerjamu, Dedy," pujinya.

"Tinggal satu perusahaan yang kemarin kamu ajukan padaku."

"Kapan kita akan ke sana?"

"Maksudmu kita akan pergi ke kota Sematang?" Mata Dedy melotot mencoba mengklarifikasi apa yang dia dengar.

"Ya, kenapa?"

"Kita bisa menghubungi mereka lewat bagian humas, Ken."

"Tidak. Aku sendiri yang akan ke kota itu kalau kamu tidak mau menemaniku."

Dedy menatap heran dan jera pada Ken. Pria itu mengetahui jalan pikiran bosnya.

"Kenapa kamu menatapku seperti itu?!"

"Aku yakin kamu mempunyai tujuan lain datang ke kota itu. Aku yakin kamu bukan hanya bermaksud mendatangi perusahaan itu?" Dedy mencoba menebaknya.

Pria itu sangat memahami bagaimana sifat Ken sebenarnya. Pria itu akan menempuh banyak cara untuk mewujudkan impian dan keinginannya.

"Sore ini kita berangkat. Besok pagi kita ke perusahaan itu."

Ken menatap Dedy seolah meminta persetujuan.

"Kamu kirim pesan pada mereka! Bahwa kita akan mengunjunginya."

"Aku akan konfirmasi dengan mereka."

"Bagus. Sekarang pulanglah! Persiapkan dirimu untuk melakukan negosiasi dengan perusahaan itu. Aku harap perjuangan kita tidak sia-sia," ucap Ken penuh harap dan merupakan sebuah ultimatum bagi Dedy.

Makna yang terkandung dari ucapan Ken adalah dirinya tidak mau melihat Dedy mengecewakannya dengan kegagalan dalam mengajukan kompromi pada perusahaan itu.

Dedy dan Ken mulai mempersiapkan diri untuk bertempur.

***

Pesawat yang membawa mereka mendarat dengan sempurna. Kedatangan mereka di kota itu disambut ramah oleh perwakilan dari perusahaan DR Group.

Karna kedatangan mereka tepat menjelang malam, maka mereka diberikan fasilitas hotel untuk menginap. Penyambutan mereka sungguh mengesankan bagi Ken dan Dedy.

Sebelum tidur, mereka berbincang terlebih dahulu di kamar hotel tempat Ken beristirahat nantinya.

Baru kali ini mereka diperlakukan dengan sangat terhormat. Dengan perlakuan mereka, Ken yakin bahwa mereka akan berhasil mengajak perusahaan itu untuk kompromi.

"Ken, apa sambutan mereka pada kita tidak berlebihan? Aku merasa mereka punya tujuan lain selain melakukan kompromi dengan kita," ucap Dedy merasa curiga.

"Jangan terlalu berprasangka! Selama tujuan mereka tidak merugikan kita, biarkan saja! Tapi kalau mereka punya niat buruk pada kita, jangan harap mereka akan lolos dari tanganku."

"Aku hanya merasa sedikit aneh saja."

"Malam ini, temani aku!"

"Apa kamu tidak berani tidur sendirian, Ken?! Sehingga tidur saja kamu memintaku untuk menemanimu," ucap Dedy kesal.

"Aku bukan banci, kampret!" Ken melemparkan bantal pada muka Dedy.

Dedy tertawa puas.

"Aku pikir kamu memintaku untuk menemanimu tidur," ucapnya masih tertawa.

"Kita cari gadis itu."

"Ken, kita ke sini untuk masalah pekerjaan bukan untuk mencari gadis yang tidak jelas asal usulnya itu," ucap Dedy kesal.

"Tidak usah marah! Kalau kamu tidak mau menemaniku, ya sudah. Aku akan mencarinya sendiri." Ken juga terpancing kesal.

"Aku tahu, tujuanmu ikut ke kota ini sebenarnya bukan untuk kompromi. Kamu ke sini hanya untuk mencari gadis yang tidak jelas asal usulnya."

"Apa salah kalau aku mencarinya? Dia sudah sangat baik padaku."

"Aku tahu. Tapi tolong kesampingkan dulu masalah gadis itu! Sekarang fokuslah pada rencana kita!"

"Kamu tenang saja! Aku akan tetap fokus pada kejayaan perusahaan."

"Entahlah. Aku merasa kita tidak akan menang kalau tujuanmu terbagi-bagi."

"Terserah kamu! Kamu tahu apa yang akan aku capai? Pertama, aku ingin pria gila harta itu hancur dan bersujud di kakiku memohon belaskasihan. Kedua, aku akan merebut wanitaku, dia harus menjadi milikku. Ketiga, aku akan menemukan Kanaya. Satu yang paling penting bagiku adalah menemukan siapa dalang dari pembunuhan satu keluarga malam itu."

1
Mega Arum
nyesel baca tau gantung gini
anindya zahra
lanjut
Sri Maulida
lanjuttt...
Ermi Suhasti
Bagus .. membuat pembacanya penasaran..
Choirudin Sinwan
bener kata deddy..boy miskin otak..
fafa fajrul falah
lanjut
Dhina ♑
Hilang segalanya
Dhina ♑
Keadaan makin kacau
Dhina ♑
What...tragedi
KIA Qirana
Gawat Boy, kasihan juga kamu

eh, nih cewek petugas hotel, jadi lucu sih
hilih matanya ternoda
KIA Qirana
Ceritanya seruuu
Kasihan andai Boy tak bisa menghindari masalah
Umy Rayhan
udh bacanya serius bnget pke d gantung lgi cerita
Chrisneke Oktavian Anugrah
aku suka sama ceritanya👍👍👍
Hotmaida Siregar
pasti Kanaya yg punya perusahaan...
ranti amelia
novel cinta single mom di sini ada gk ya Thor
Sri Yani
lanjut thor cerita bagus
Sri Yani
lanjut thor
Linasusilawati
DG punya Daren mungkin 🤔
Nana Arif
lanjut
Theresia Theresia
lnjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!