NovelToon NovelToon
Dosenku Mantan Suamiku

Dosenku Mantan Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dosen / Nikahmuda / Pernikahan Kilat
Popularitas:364.2k
Nilai: 5
Nama Author: Hermosa

Kirana, gadis berusia 20 tahun yang baru saja menginjak semester tiga di kampusnya, ternyata sudah pernah menikah dan bercerai.

Rian, Dosen Fisika paling killer se-kampus yang biasanya hanya mengajar mahasiswa tingkat akhir dan S2, malah tiba - tiba menjadi dosen Kirana.

Siapa sangka, dosen killer itu adalah Rian yang sama yang pernah menikahi dan menceraikannya tiga tahun yang lalu.

Saat hatinya sudah mantap melupakan masa lalu, Kirana justru bertemu kembali dengan orang yang paling dia hindari selama ini.

Apakah Kirana masih mengharapkan cinta Rian?
Atau Kirana justru berpaling pada Radit, sang Ketua BEM yang menaruh hati padanya?
Mungkinkah Kirana justru bermain hati dengan Raka, mahasiswa baru dari luar negeri yang tiba - tiba jadi pacar pura - puranya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hermosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Akhirnya Ketahuan

“Eh? Hanya itu saja?”. Tanya Raka heran.

Laki - laki itu hendak bersikap sok cool sejak tadi. Karena itu dia bersikap dan bertindak sekedarnya. Namun, siapa sangka jika rajanya untuk bersikap ‘cool’ tetap dipegang oleh Rian. Raka tercengang saat respon pria itu hanya satu kata ‘Oke’ dan meninggalkannya begitu saja.

Laki - laki itu langsung kehilangan kendali atas ekspresinya.

“Terus? Terima kasih untuk informasinya. Urusan saya selanjutnya adalah dengan mereka. Bukan kamu. Jadi saya rasa pembicaraan antara kita sudah selesai.”, ucap Rian dan kemudian dengan cepat meninggalkan Raka disana.

“Ciih.. dasar, pria itu selalu saja bersikap sombong seperti tadi.”, kata Raka kesal.

Di jalan menuju ruang dosen, Rian bertemu dengan Ghea yang dia ingat berteman dengan Kirana.

“Kamu. Sini.”, ucap Rian dengan nada datar dari arah ujung koridor saat melihat Ghea yang sedang tertawa terbahak - bahak.

“Eh? Saya, Pak?”, respon Ghea langsung terdiam beku di tempatnya saat ini.

Dia terkejut karena Rian tiba - tiba muncul di seberang koridor dan berhenti lalu menghadapnya. Pas sekali sebelumnya dia sedang membicarakan Pak Rian.

“Pak Rian itu kurangnya cuma satu.”, kata Ghea sambil memegang minuman boba yang baru dia beli di kantin.

“Apa?”, jawab mahasiswa lain yang sedang bersamanya.

“Jomblo.”, kata Ghea kemudian tertawa terbahak - bahak.

“Dari mana lo tahu dia jomblo.”, jawab temannya.

Ghea masih lanjut tertawa terbahak - bahak sampai Rian memanggilnya tiba - tiba.

“Iya, kamu. Siapa lagi.”, kata Rian datar.

Teman Ghea yang tadi memang sempat tak sejajar berjalan dengannya, langsung mengambil langkah mundur teratur dan kabur.

“Pak, maaf, tapi saya gak ada maksud buat ngomongin Bapak. Saya minta maaf Pak. Saya, ampun Pak. Jangan buat nilai kuliah saya ‘I’, Pak. Saya minta maaf Pak.”, Ghea langsung memelas - melas maaf dari Rian dan membuat pria itu harus mengernyitkan keningnya kebingungan.

“Kamu ngomong apa? Kirana, mana?”, tanya Rian to the point.

“Eh?”, Ghea langsung terdiam seribu bahasa (bingung).

“Kalau kamu ketemu dia. Suruh ke ruangan saya. Saya tunggu sampai jam 5 sore.”, ucap Rian kemudian langsung pergi.

“Oh? Kirana? Kenapa Kirana? Bukannya gue yang tadi ngomongin doi. Kenapa jadi Kirana?”, tanya Ghea terheran - heran sendiri.

************

Tok tok tok tok

“Sore Pak Rian.”, sapa seorang gadis bernama Yana.

Dia adalah salah satu mahasiswa Rian yang kurang lebih sepekan lalu tiba - tiba datang dan memeluknya di ruangan ini. Mengancam bahwa dirinya akan membongkar rahasia Rian.

“Masuk.”, jawab Rian.

Tidak ada dosen lain di ruangan itu kecuali Rian. Beberapa ada yang sudah pulang karena sudah tidak ada jadwal mengajar lagi. Sementara yang lain masih harus menyelesaikan slot terakhir hari ini. Sisanya mungkin sedang di ruangan lab untuk mengerjakan proyek penelitian mereka.

Masing - masing dosen biasanya terlibat setidaknya satu proyek setiap tahunnya. Proyek ini juga memberikan mereka tambahan pengalaman sekaligus memberikan extra pendapatan karena biasanya akan diperlombakan dan sebagian lagi mendapatkan support dari kampus terkait.

“Sebelum Kirana tiba disini, saya ingin meminta kejujuran dari kamu. Apa kamu menukar lembar jawaban Kirana?”, tanya Rian tanpa basa - basi.

“Apa? Menukar lembar jawaban milik Kirana? Untuk apa?”, tanya Yana mengelak.

“Kalau begitu, saya boleh periksa tas kamu?”, tanya Rian.

Di situasi seperti ini, Rian hanya bisa melakukan gamble. Bertaruh antara siapa yang benar. Apakah Raka mengatakan hal yang benar atau tidak. Belum lama sejak Raka melihat kertas itu berada di tangan Yana. Jadi, kemungkinan besar, gadis itu masih memilikinya.

“Tentu saja tidak. Untuk apa Bapak harus memeriksa tas saya.”, ujar Yana panik.

Dia mungkin bisa nekad menukar lembar jawaban Kirana. Tetapi dia bukanlah pembohong yang ulung. Gestur dan ekspresi wajahnya terlihat jelas menunjukkan kepanikan.

“Jika kamu mau memberikan lembar jawaban itu, saya tidak akan mengatakan pada Kirana kalau kamu yang menukar lembar jawaban itu. Tidak, saya juga tidak akan mengatakan pada yang lain, kalau kamu sudah berani menukar jawaban milik orang lain.”, kata Rian dengan wajah datar namun tegas dan nampak sangat percaya diri.

Yana melirik ke arah Rian memeriksa apakah ada keraguan di wajah pria itu. Padahal tempo hari dia datang dengan penuh percaya diri.

‘Darimana dia bisa tahu? Kalau aku terus menolak untuk membiarkannya memeriksa tasku, sudah berarti aku memberitahunya secara tidak langsung kalau aku memang memiliki kertas itu.’, Yana berpikir keras.

“Kamu tidak punya banyak waktu karena saya sudah memanggil Kirana untuk datang kesini. Dia mungkin sedang di jalan.”, ujar Rian melihat jam tangannya.

“Bukankah kalian dulu berteman?”, lanjut Rian lagi.

Wajah Yana semakin menegang. Dia semakin tersudut dan dipaksa untuk memilih. Memberikan lembar jawaban itu, atau pergi dari sini dan Kirana serta yang lainnya akan mengetahui semuanya keesokan harinya.

Disisi lain, Kirana memang sudah dalam perjalanannya ke ruangan dosen. Dia sudah melangkah masuk ke gedung dan sedang menaiki tangga.

Tak tak tak tak

Langkah kaki Kirana mengiringi tekanan yang semakin tinggi pada diri Yana.

Tak tak tak tak

Suara langkah itu semakin jelas terlebih karena hari sudah sore dan gedung sudah mulai sunyi. Suara langkah itu mulai terdengar oleh Yana yang langsung semakin kebingungan. Keringat mengucur di pelipisnya mengingat AC masih juga belum di pasang di raungan itu, plus dirinya yang sedang gugup dan tidak bisa menahan degup jantung ketakutan.

Tak tak tak tak

Suara semakin jelas. Jika Kirana sampai ke ruangan ini dan tahu semuanya. Cepat atau lambat satu angkatan juga akan mengetahuinya.

“Ini.”, ujar Yana langsung menyerahkan sebuah buku dimana di dalamnya terdapat lembar jawaban milik Kirana.

Bersamaan dengan itu, suara langkah yang semakin mendekati ruangan juga sudah sampai di depan.

“Rian, masih belum pulang?”, tanya seorang pria yang ternyata adalah salah satu dosen manajemen konstruksi.

Biasanya dia senang menumpang di mobil Rian karena rumah mereka satu arah.

“Sorry, kayanya gue masih lama.”, jawab Rian.

“Hm.. Oke.. sayang gue gak bisa nebeng. Hari ini gue naik bus dulu.”, jawab pria itu.

“Sorry ya.. Kalau lo mau nunggu, gue gak masalah.”, jawab Rian.

“Noo.. lo pasti mau begadang lagi menyelesaikan proyek. Oke.. see ya!”, balas pria itu dan kemudian berlalu menghilang di balik pintu.

Menyadari yang datang bukanlah Kirana, Yana hendak mengambil kembali buku yang dia taruh diatas meja. Namun, Arya yang menangkap tindakan itu segera mengambilnya.

“Rahasia kamu aman bersama saya. Tapi, saya tidak menyukai tindakan kamu. Per besok, kamu dikeluarkan dari kelas saya.”, ucap Rian dengan tegas dan tanpa keraguan sedikitpun.

Mata Yana langsung membulat kaget dengan respon pria itu yang benar - benar sangat kejam.

1
Alanna Th
yaaa, bener"; aq baru nemu deh novel yg hiatus, gk juga up. NT, knapa msh dpajang sie kalo othornya sdh out?
Aq n readers lain bnr" kcewa berat nie
Alanna Th
Bukan lamaaa lagi upnya othor nie, negara" sdh pd ribut akan hari kiamat, perang D3, perang nuklir, . . , eh othor msh zibuk urusan lain? /Sob//Toasted/
Alanna Th
sptny othornya jadi korban covid; mnghilang saat covid msh mngganas /Sob//Cry//Brokenheart//Pray//Pray//Pray/
Alanna Th
apakh ini novel yg sempat hiatus lamaaaa yg aq tunggu" khadirannya kembali?
Elfin Mberanga
aku TDK suka Raka itu dgn Kirana, takutnya Raka itu cuma modus mau bls dendam atas kematian kakaknya. kasian Kirana
Elfin Mberanga
kenapa Kirana JD bodoh si mau aja di ajak si Raka. nt terjadi sesuatu br tau rasa.
Elfin Mberanga
ini ceritanya nda jelas kemana arahnya cuman muter2 aja di situ2.
Elfin Mberanga
sepertinya Claudia ini cewe gampangan de. hati2 Rian jgn terjebak.
Elfin Mberanga
iya coba Rian sama Karina jujurlah dgn perasaan kalian jgn sampai patah hati yg ke dua kalinya .
naura nahwa
selalu di tunggu
Mukmini Salasiyanti
kpn up. nya nih kk Mosa??
udah nunggu stgh tahun kyknya...


hihiii wkwkwk
Theresia Ose
kok lama banget up nya kak???
Dewi Kecana Sulistyawarni: up nya mana nih...lama bingit
total 4 replies
Adriani Moita
up nya kelamaaaan misssss mosaaaaa😂
Adriani Moita
laaaaamaaaa amat up nya
Mukmini Salasiyanti
Kpn upnya nih, kak Mosaaaa??? 😩
Hermosa: Haloo sebelumnya makasih yaa sudah tertarik dg salah satu karya othor.. dan maaf jg karna lama updatenya.. Othor izin sedang proses editing karya othor yg lain 'Cewek Intern dan Duda Keren'. Setelah editing disana rampung, othor akan lanjut proses editing novel ini dan lanjut bab 🙏🏻😊
total 1 replies
Alanna Th
tuh ini juga, knapa blm up juga? aq sdh nunggu lbh dari s bln lho
Hermosa: Haloo sebelumnya makasih yaa sudah tertarik dg salah satu karya othor.. dan maaf jg karna lama updatenya.. Othor izin sedang proses editing karya othor yg lain 'Cewek Intern dan Duda Keren'. Setelah editing disana rampung, othor akan lanjut proses editing novel ini dan lanjut bab 🙏🏻😊
total 1 replies
Theresia Ose
udh lewat sebulan lho ga up ...
Eta A
lm bgt upx kak
Firzan Fathan
malas dg karakter kirana..ladeni suami mu kirana..urusin bajunya gt klo yg biologisnya blm..terlalu flat kirana sikapnya
ayo thor kirananya cpt2 dikasih hidayah
Mukmini Salasiyanti
hadehhhhhh
aqu pusinggg lht ego Rana..
lbh pusingggg lg nunggu kak. mosa nih..
up nya luamaaaaaaaa🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!