NovelToon NovelToon
SENJA

SENJA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dijodohkan Orang Tua / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:49.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lin Aiko

seorang janda muda yg terpaksa menikah dengan atasannya. dan terlibat cinta segitiga antara dia, suami dan mantan suaminya. siapakah yang akan dia pilih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lin Aiko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

"Kenapa anda bisa bersikap tenang seperti ini sih!?" Senja kesal, marah marah dan ngomel dari tadi tidak ada tanggapan dari Langit.

Senja sedang bingung memikirkan bagaimana jika Monic menyebarkan apa yang barusan ia lihat.

"Lebay banget sih lu!! diem napa??" Langit risih dengan tingkah Senja.

Senja menatap Langit kesal, akhirnya dia diam seribu bahasa hingga tiba dirumah.

Setiba dirumah, Langit dan Senja langsung ke kamar. Langit memutuskan untuk tidur, sedangkan Senja mandi terlebih dulu dan enyiapkan pakaian yang cocok untuk berlibur di alam besok.

Senja tidak menyiapkan baju yang akan dipakai Langit, kecuali baju untuk kerja. karena Langit punya style sendiri untuk OOTD-nya.

Setelah dirasa semuanya siap, barulah Senja merebahkan diri dan tidur di sofa.

***********

Cahaya mentari pagi yang hangat sudah masuk ke dalam kamar Langit, gorden pintu dan cendela yang menuju balkon kamar sudah Senja buka. menyisakan gorden putih tipis yang terbang lembut ketika tersentuh Angin.

Senja sudah siap dengan kaos putih polos yang ia masukkan dalam celana kain kulot sebetis dengan warna merah bata. Ikat pinggang kecil tersemat dipinggangnya yang ramping.

Senja memastikan ulang agar semua yang ia perlukan sudah masuk dalam tas ranselnya, tapi ia ketinggalan jaketnya. Ia masuk keruang ganti untuk mengambil jaket dan sneakersnya.

Terlihat Langit masih sibuk menata gaya rambut undercutnya dengan pomade. Langit sudah memakai kaos putih juga. tak terlalu ketat dan tak terlalu longgar, terasa pas dibadan Langit yang berisi. Ia memakai celana Khaki semata kaki dengan warna coklat muda dan sneakers putih dengan tiga garis hitam milik brand ternama sudah melekat di kakinya.

Tanpa sadar Senja menikmati salah satu keindahan ciptaan Tuhan lewat manusia bernama Langit yang ada tak jauh di depannya.

"Jarang kan lo pagi-pagi udah lihat cowok ganteng kaya gue?" tanya Langit, ia melihat Senja yang ada di ruangan dari pantulan cermin didepannya

"Hadeeeeeh" Senja langsung begidik ketika Langit membanggakan dirinya sendiri.

Senja menuju meja riasnya yang berada disebelah cermin Langit. ia menyisir rambutnya dengan jari-jarinya, mengikatnya tinggi-tinggi dan menggulungnya berbentuk lingkaran. Senja sengaja menyisir dengan tangan agar gaya rambut cepolnya ala ala cewek korea. hihi. membuat leher jenjangnya terlihat menggoda.

Ya, benar saja. Langit yang melihatnya pun ikut tergoda, membuat tangan Langit ingin menyentuhnya.

"Model apa-an sih ini!!" Langit menarik paksa ikat rambut Senja.

"Aaarhggh, sakit!!" Senja memegangi rambutnya, mempertahankan ikatan rambutnya.

"Lepas!!" paksa Langit.

"Iya iya, saya lepas sendiri."kata Senja, menyerah.

Ia menarika ikatan rambutnya dan menyisir ulang rambutnya agar rapi. Mukanya cemberut karena Langit mengusik gayanya.

"Udah cepet sana!!" usir Langit agar Senja segera keluar dari ruang ganti.

Senja menenteng sneakers dan jaketnya keluar ruang ganti, sudah ada Hengky disana.

"Kenapa sih bos kamu makin hari makin mengusik kehidupan pribadiku? bikin sebel aja." keluh Senja pada Hengky, ia duduk di sofa dan memakai sneakersnya.

"Baik nona, nanti akan saya tanyakan pada tuan muda." ucap Hengky

Senja melempar jaketnya pada Hengky. "Ya gak gitu juga kali." Senja ikut kesal pada Hengky.

Hengky tersenyum dan mengembalikan Jaket Senja ketempatnya.

Senja berangkat terlebih dahulu menuju kantor dengan motornya. Zia dan Kartika mengikuti tak jauh dibelakang Senja.

Lalu lintas tak begitu padat, sehingga Senja sampai kantor lebih cepat dari biasa. Terlihat sudah banyak bis terparkir di halaman parkir depan kantornya. Semua karyawan berkumpul di halaman depan kantor.

Seperti biasa Senja langsung menuju parkiran motor, lalu ia mencari cari teman-teman timnya berkumpul dimana. Walaupun satu kantor, tapi mereka secara otomatis bergerombol sesuai divisinya masing masing.

Senja melihat Enna sedang ngobrol dengan Monic. Ia ragu ingin menghampiri, karena ia teringat kejadian semalam. Bagaimana jika Monic akan bertanya macam-macam.

"Nja!!" Enna melambaikan tangan pada Senja.

Senja memberi senyuman dan berlari ke arah Enna.

"Pagi bu Monic." sapa Senja pada Monic.

"Selamat pagi, Nja." Monic menatap Senja, dengan tatapan penuh tanda tanya tapi dia harus bisa menahan rasa ingin tahunya. "Nja. Kalo gue gak boleh tanya-tanya, biar gue yang cari tahu sendiri ya." kata Monic ke Senja.

Senja menggeleng-geleng, "Jangan bu Monic, sumpah lebih baik jangan." Senja memohon.

Monic memagang kedua tangan Senja, "Semalem gue gak bisa tidur karena otak gue bekerja keras menebak situasi kemaren itu."

"Ini, ngomongin apa sih??" tanya Enna yang tidak mengerti.

"Gue semalem lihat hantu, En." kata Monic bohong.

"Sumpah bu?? dimana?? kek apa bu hantunya?" tanya Enna penasaran.

"Ganteng... tinggiii.... trus ngilang gitu aja kaya asap, cuma ninggalin rasa merinding di diri gue En." jawab Monic

"Ada hantu ganteng???" Enna bingung.

"Udah ah, jangan ngomongin hantu." kata Senja.

"Tuh, hantunya datang."

Monic melihat Langit baru turun dari mobil berjalan menuju karyawannya berkumpul. Hengky mengekor dibelakang Langit seperti biasa.

"Sempurna banget siiiih" kata Monic

"Ah, ganteng-ganteng dah jadi laki orang, yang belakang aja deh. Bikin gemes bu."kata Enna.

Monic berlari ke barisan manager untuk menyambut bosnya.

Langit menyalami beberapa manager dan kepala divisi yang menyambutnya. Gaya casual Langit membuat para pegawai wanita tidak menyia-nyiakan untuk menikmati wajah gantengnya.

"Oke, semua sudah lengkap ya. Kita akan segera berangkat. Masuk ke bis masing-masing ya dan pastikan keperluan kalian tidak ada yang tertinggal" teriak salah seorang dari bagian personalia.

Halaman semakin sepi, karena para karyawan sudah mulai masuk ke bis. Sedangkan manager- manager, kepala divisi dan para petinggi kantor masuk ke bis khusus yang memang dalamnya lebih mewah.

Setalah semua masuk, bis pun mulai berjalan menuju ke salah satu danau di daerah Bandung. Karena masih pagi, membuat perjalanan menuju Bandung tidak terlalu padat.

Namun, ketika sudah memasuki kabupaten Bandung, jalan mulai menanjak. Ada sedikit kendala dialami bis yang ditumpangi Senja dan kawan-kawannya.

Bis tidak kuat menanjak, dan mengalami hilang kendali sehingga mundur. Semua orang didalam bis teriak, berharap tidak terjadi apa-apa.

Beruntung bis tertahan oleh pembatas jalan dan tak sampai masuk ke jurang.

"Ayo cepat turun!!" teriak warga membantu proses evakuasi.

Semua penumpang bis turun bergantian lewat pintu depan dengan cepat berlari menjauh dari bis, takut jika terjadi apa-apa dengan bis.

Sementara itu di bis yang ditumpangi para petinggi perusahaan terjebak kemacetan, karena kebetulan bis berada diurutan paling belakang rombongan. Semua kebingungan kenapa tiba-tiba terjadi kemacetan.

"Kenapa tiba tiba macet, Ky?" tanya Langit pada Hengky yang duduk disebelahnya.

"Bukannya wajar memang kalau weekend macet." jawab Hengky.

Langit malah melirik sinis ke Hengky.

"Lho Lho, Bis nya pak Juned kenapa itu??" teriak kenek sopir di depan, membuat semua penumpang menoleh ke sebelah kanan.

"Lho kenapa itu??"

"Bisnya siapa itu??"

"Itu bis yang tumpangi bawahan saya!!" teriak Monic ketika bisa melewati bagian depan bis yang kecelakaan. "Pak, tolong berhenti pak!!"

-bersambung-

1
amoy_san
baca ulang lagi...kangen.....
App Putri Chinar
2026 balik ke sini lagi, setelah membaca kara kala😍😍😍
jumirah slavina
rekomendasi dr Kak NingNong
jumirah slavina
jahat banget Mama s' Angela
jumirah slavina
dengerin tuh baek²
jumirah slavina
bughhh... Jumi menabok Langit krn geregetan melihat Langit yg cuma melihat Senja saja tanpa membantu
jumirah slavina
penjilat 🤣🤣🤣😆😆😆😆
jumirah slavina
mau nyentuh ya terserah dia lah., wong itu istri'y.,
jumirah slavina
k e p o
jumirah slavina
seharus'y Kamu balas....

HHEEHH BAPAK LANGIT YANG TERHORMAT., AKU INI DEWI PENOLONG ANDA JADI PERLAKUKAN SAYA DENGAN BAIK KLO TIDAK MAU SAYA MEMBATALKAN INI SEMUA

🤣🤣🤣😆😆😆😆
Shin Himawari: Hai kak 🌻 ijin promosi ya

Aku ada cerita wanita kuat vibes juga: “Revenant—Bangkit Kembali.”
Tokoh utamanya, si Lady Bos yang balik untuk menuntaskan balas dendam… tapi dengan otak, bukan emosi. (Ala game catur)

Mampir kalau penasaran ya 💛
total 1 replies
jumirah slavina
permisi... ikutan baca ya...
ini pertama kali baca karya'mu rekomendasi dari Kak NingNong...
Huaizhu
Mencari-cari akhlak si Hengky🧐🧐
Huaizhu
Helleehh... Rianah Rianah😏
Bunga Dwi Femina
Iya mass sebentar aku lagi irisin bawang...
Uswatul Hasanah
ikhlas yg paling sulit
Uswatul Hasanah
nangis aku kak Aiko
Uswatul Hasanah
hoo..hooo .ketika pohon pisang sudah punya hatii😍😍😍
Uswatul Hasanah
saya yg jawab entar Bu monic🤣🤣
Uswatul Hasanah
2025 masih dengan cerita yg sama, entah kenapa suka sekali dengan senja dan Neng rubby
fitri anwar
hahaha ngakak yg langit suruh karyawannya oke lif sebelah🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!