NovelToon NovelToon
Kesucian Cinta

Kesucian Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:310.3k
Nilai: 5
Nama Author: vibyza

Liliana gadis berusia 17 thn, yang bekerja dilaundry untuk bertahan hidup, setelah kedua orang tuanya meninggal, hingga berurusan dengan Presdir sombong dan terlibat cinta segitiga, bagaimanakah akhir kisah yang dibumbui dengan intrik intrik kecil ini,,,apakah mereka akan bersama hingga tua atau takdir memisah mereka saat kebahagiaan itu tercipta, inilah kisah mereka,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vibyza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 keputusan

Senja telah berlalu dan malam pun menjelang, kini Ana sedang berada dirumahnya sendiri, saat duduk ditaman tadi tanpa ia sadari Nandini melihatnya sedang menangis lalu menghampirinya, dan memeluknya.

" Kamu kenapa sayang, mengapa harus menangis disini, seharusnya kamu berada di kamar Andre, bukankah ia sudah sadar, harusnya kamu bahagia, bukan bersedih seperti ini!" Nandini membelai rambut dan punggung Ana. Hatinya juga merasa sakit melihat menantunya itu terus menangis.

" Bunda, bolehkah malam ini aku pulang kerumah, ku merindukan ayah dan bunda, hari ini tepat peringatan kematian nenek, Ana ingin berada dekat dengan mereka!" ucapnya

lirih ditengah isakannya.

' Tentu saja sayang, bunda nggak keberatan, tapi sebaiknya kamu nunggu Rey pulang dulu, biar ia menemanimu dirumah!"

Nandini merasa curiga dengan sikap Ana yang seakan menyembunyikan sesuatu darinya, wajah kecemasan Ana terlihat jelas setelah mereka keruang Andre, senyum bahagia karena bertemu dengan Papa mertuanya berubah saat melihat Andre tersenyum padanya.

"Ada apa dengan Ana, biasanya ia ceria tapi sekarang raut wajahnya berbeda, kecemasan dan kesedihan terpancar jelas diwajahnya."

bisik hati Nandini.

Ana pun pamit ke kamar mandi, mencuci mukanya biar lebih segar, supaya Rey tak tau kalau ia habis menangis, dikamar mandi ia merenung sejenak, langkah apa yang harus diambilnya untuk menghindari Andre, ia pun tersenyum, mungkin inilah yang terbaik, kini perasaannya sedikit lega, iapun melangkah keluar setelah mengambil nafas dan mengeluarkan perlahan untuk menenangkan hatinya, " kamu pasti bisa, Ana," memberikan semangat untuk dirinya sendiri.

Ceklek

Pintu kamar mandi terbuka, Ana pun keluar ditatapnya Rey yang sudah ada di dalam ruangan sedang tersenyum padanya. Ia pun menghampiri suaminya dan mencium tangannya, Rey tersenyum dan mencium kening istrinya. Sedang Andre mengepalkan tangannya yang berada di bawah selimutnya.

Setelah selesai berkemas mereka pun pulang ke rumah masing masing. Di sepanjang perjalanan mereka, Ana hanya melihat keluar jendela, Rey yang peka akan sikap istrinya itu hanya diam saja, ia tak berani bicara disaat istri kecilnya itu sedang merajuk.

Selama satu jam akhirnya mereka sampai dirumah Ana, setelah mobil terpakir di garasi rumah, mereka segera keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumah. Ana segera masuk kamar mengambil handuk dan pergi mandi, selesai mandi iapun kedapur membuat kopi dan susu hamil untuknya, ia bersandar pada kursi dan memikirkan alasan apa yang tepat untuk membujuk suaminya nanti. Tanpa sadar sudah ada tangan yang memeluknya dari belakang.

" Kamu sedang melamun sayang,"Rey mencium kening istrinya.

" Kak,,,?"Suaranya tercekat.

" Hem,,?"

" Ada apa sayang," menelusuri leher Ana dan menciumnya, sedang Ana menggeliat karena geli, kemudian ia menengok kebelakang dan memegang pipi Rey lalu mengecup bibirnya.

" Aku mencintaimu kak!" mencium bibir Rey lagi sambil tersenyum.

" Kamu kenapa sayang, tumben tumbenan kamu menggoda aku duluan, lagi pingin ya, kita lanjutin dikamar yuk?"

Mengangkat tubuh Ana ala bridal style menuju kamar, dan merebahkan istrinya di ranjang, perlahan ditindihnya, mencium bibir Ana lembut menuntut, terus turun ke leher dan meninggalkan kissmark disana, sekejap kemudian mereka sudah bermain panas dengan gelora hasrat yang membara, apalagi Rey sempat menahannya sedari pagi. Kini waktunya untuk pembalasan tadi pagi.

Ana sudah lemas tak berdaya karena kelakuan Rey yang seakan tiada capeknya memompa tubuh istrinya itu hingga," Akkhh,,, " desahnya mencapai pada klimaksnya entah untuk yang kesekian kalinya, lalu tumbang disamping Ana yang lebih dulu tertidur, dan terkulai lemah, lalu menutupi tubuh mereka dengan selimut.

Sedangkan dirumah Candra, dikamar Andre sedang menahan marahnya, mendengar Ana pulang kerumahnya," sial,," umpatnya.

" Beraninya kamu cantik, liat saja pembalasanku!" seringai senyum terlihat diwajahnya, lalu ia tertidur karena kantuknya tak tertahan akibat obat yang diminumnya tadi.

Suara adzan sayup sayup terdengar dari kejauhan. Ana membuka matanya, menggeliat sebentar meregangkan otot yang terasa pegal akibat semalam, ditatapnya wajah Rey lekat, tanpa sadar telunjuknya sudah menyentuh kening, turun ke hidung, berhenti dibibir merah suaminya itu, perlahan dikecup singkat takut Rey terbangun.

" Maafkan aku kak,,, untuk semuanya, namun percayalah tak terbesit sedikitpun dihatiku untuk mengkhianatimu, aku mencintaimu kak, meski kau bukan cinta pertamaku, tapi kaulah cinta terakhirku, terima kasih sudah hadir dihidupku dan menjadikanku wanita seutuhnya dengan adanya debat ini."

Ana tersenyum sambil memegang perutnya, tanpa ia sadari Rey pun tersenyum dan tangannya ikut membelai perut Ana. Lalu bangun dan mencium perut istrinya.

" Kamu baik baik saja disana ya sayang, jika papa melihatmu, jangan sakiti bunda, kamu harus jadi anak yang baik dan penurut sama bunda dan papa, cepatlah tumbuh besar dikandungan bunda, kami mencintaimu sayang!" berbisik diperut Ana.

Ana tersenyum dan membelai rambut suaminya.Mengajaknya mandi, dan menunaikan sholat subuh, lepas itu ia ke dapur untuk memasak, sedang Rey membuka laptop, mengecek email yang masuk sambil melihat istrinya memasak, ia tersenyum mengingat ucapan Ana tadi.

Sejam kemudian hidangan telah tersedia dimeja makan, mereka pun mulai sarapan disela makannya Ana mulai berfikir memberi tahu pada suaminya tentang keputusannya.

" Kak,,, aku mau pindah ke Paris, apa kakak setuju?" ucapnya ragu ragu

Rey menghentikan makannya, dan menatap lekat pada istrinya, ia tau jika Ana menyembunyikan sesuatu darinya, Rey tau persis itu ada hubungannya dengan Andre, tapi ia tak mau bertanya sebelum Ana menceritakan sendiri.

" Kenapa sayang, tiba tiba kamu ingin tinggal di Paris, padahal disana kamu tidak kenal siapa pun, dan masih asing dengan budaya disana, apalagi kamu sedang hamil, sebenarnya ada masalah apa, kasih tau kakak!"

Dengan santainya Rey menghabiskan sarapannya dan meminum kopinya, memandang lembut pada istrinya dan menunggu alasan Ana ingin pindah dan tinggal di Paris.Ana tampak kebingungan mencari alasannya.

" Aku,,, aku hanya ingin ganti suasana aja kak, mungkin ini juga keinginan debay, ingin dekat selalu dengan papanya!" Ucapnya sambil tersenyum manja pada Rey.

" He,, he,, he,, jadi hanya karena itu, bukankah kita juga dekat tiap harinya, jika kamu tidak ingin ada yang mengganggu kita bisa tinggal dihotel atau divillaku, nggak perlu jauh jauh ke Paris, kan disini kamu masih punya teman saat kamu kesepian kutinggal ke luar kota nantinya!" Ucap Rey dengan entengnya.

Mendengar itu Ana cemberut dan menggerakkan bibirnya kelana kekiri.Ia berfikir alasan yang lainnya, namun Rey sudah mendekatinya dan menarik tubuhnya perlahan hingga tubuh mereka menyatu dan Rey memeluk dan mencium bibir istrinya.

" Kenapa cemberut, jika kamu ingin tinggal di Paris, kita akan tinggal disana, tapi setelah peresmian hotel, kurang sebulan lagi, gimana sayang apa kamu mau?"

Membelai rambut dan pipi istrinya, tangannya berhenti dibibir ranum Ana dan menciumnya lembut. Ana pun membalas ciuman suaminya.

" Heemm,, heemm,, hemmm!"

Nandini berdehem membuyarkan hasrat mereka. Melihat Nandini, Candra dan Andre datang raut wajah mereka jadi memerah.

"Mama,,, bunda,,,?" Kata mereka serempak, sambil tersenyum malu.

" Iya mama,,kenapa, apa kami mengganggu sayang? Pagi pagi sudah umbar kemesraan, nggak pake ditutup pula pintunya, sengaja pamer kemesraan kalian? Nandini nyerocos sambil duduk dimeja makan diikuti Candra dan Andre.

Rey dan Ana yang mendengar ucapan mamanya itu hanya tersenyum kecut.

" Jangan dengerin omongan Mama, orangnya memang seperti itu, ayo makan?"

Candra menepuk bahu Rey dan Ana lalu duduk.

Ana pun mengambil piring dan sendok mereka, dan mengambil piring kotor bekas Rey dan Ana tadi ditaruh diwastafel,

lalu mengambil gelas untuk ketiganya.

" Sayang,,, masakanmu enak sekali sayang,,, mama boleh habisin nggak,,, soalnya dari kemarin belum makan!" Ucapnya memelas

" Boleh Ma, apa sih yang tidak buat mama!"

Ana tersenyum geli melihat Nandini yang makan dengan rakusnya!"

" Dasar rakus,,,!" Kata Candra

" Biarin, toh ini masakan mantu mama,,, bilang aja Papa iri, kurang kan jatahnya,, padahal masih lapar kan,, kasihan,,, minta lagi sana sama Ana jika tak punya malu!" cetusnya enteng.

" Ha,,, ha,,, ha,,,!" Semua tertawa tapi Ana tersenyum kecut melihat tatapan Andre.

" Oh Tuhan,,, tolong hamba,,, jaga hamba,,, karena Kaulah yang Maha Menjaga!" bisik hati Ana

1
Liaman
menguras air mata
Syaa😼리사
kak zah woyyy
Black Shadhow Queen 💎💎💎💎
😅😅😅😅😅kambing nya dendam sama yg jagal nya😅😅
🤍
Like
Amma🌹
lanjut
🎀ᵀᵗᵇ'ˢ Inka24#BTBM❤️
kenapa harus merebut kasih sayang?
🍁vb ⨀⃝⃟⃞🌸: iya kadang sifat iri tak bisa dihilangkan kk,, wkwkwk saat kita merasa tak adil
total 1 replies
Nurliana Saragih
Reyvannya mana Thor???
ceritamu bagus Thor cuma sayang tokoh2 nya banyak yg ilang entah kemana?
seharusnya walaupun peran pendukung setidaknya dituntaskan dalam cerita,jadi ceritanya berbaur dan lengkap sesuai dengan karakter masing-masing.
Nurliana Saragih
Siapa???
🤔🤔🤔
Nurliana Saragih
CINTA,Mafia NAGA TERBANG???
Buat nama yg lebih keren lagi Thor.
🤭🤭🤭
Nurliana Saragih
Ndre, jangan gitu ahhh???
biarkanlah Ana bahagia ma Abangmu.
aku tau rasa hatimu karena aku juga cinta ma kamu.
maukah kau kalo aku jadi pengganti Ana???
karena aku juga Ana tapi yg KW?!
🤣🤣🤣
Nurliana Saragih
makanya jadi cewek jangan RECEH???
Nurliana Saragih
aish pertamanya aja sok alim,gak tau gatal juga tu tangan Ana ngeraba - raba?!
😡😡😡
Nurliana Saragih
inilah yg kadang2 bikin aku sedih Thor???
cinta diantara 2 bersaudara, sakitnya gimana coba???
mungkin kalo orang lain sedih tapi yg paling sedih ya cerita kayak gini.
😭😭😭
🍁vb ⨀⃝⃟⃞🌸: iya kk,, bisa dirasakan gimana jika itu ada di posisi kita, makasih da mau mampir ya kk, 🙏
total 1 replies
Diana Puntian
lanjutkan thorrr
Diana Puntian
vira milih siapa iya.... lanjutkan thorrr
Andrew
Ceritanya keren 👍
banyubiru
Boom like
banyubiru
Mampir' ka
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺nada Mυɳҽҽყ☪️
lanjut
¢ᖱ'D⃤ ̐ ༄⃞⃟⚡🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
next thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!