NovelToon NovelToon
You Are Mine!

You Are Mine!

Status: tamat
Genre:Tamat / Nikahmuda / CEO / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:669k
Nilai: 4.7
Nama Author: riri_923

Aqila gadis cantik berusia delapan belas tahun yang baru saja menyelesaikan pendidikan nya di negara Finlandia.

Malam itu untuk merayakan kelulusan nya, Aqila berhasil kabur dari penjagaan ketat para bodyguard milik kakak nya.

Tetapi siapa yang menyangka gadis itu malah kabur ke sebuah night club terkenal di kota tempat ia tinggal dan terjebak oleh sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan?

Lalu bagaimana kisah selanjutnya? Sesuatu seperti apa yang akan menimpah dirinya? Atau mungkin sebuah jebakan?

Note:- Agar mengerti jalan cerita sebelumnya, disarankan membaca karya "Terjebak Cinta Om Mafia Possesive"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri_923, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab-30-

Aqila membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah celah gorden kamar nya yang memancarkan sinar matahari.

Tubuh nya terasa remuk seakan baru saja di pukuli dan di banting, sedangkan bagian inti nya terasa berdenyut sakit.

Dengan perlahan Aqila menggerakkan tubuh nya, tetapi tiba-tiba ada sepasang tangan yang membantu pergerakan nya.

"Sudah bangun? Kok gak bersuara?" Tanya Bram yang seraya membantu Aqila untuk bersandar.

Aqila tidak menjawab mata nya kini tertuju pada jam dinding di hadapan nya. Wanita itu di buat melotot kaget kala melihat jam sudah menunjukkan pukul satu siang.

"Mau mandi atau mau makan dulu?" Bram meletakkan laptop nya ke nakas di sebelah nya yang tadi sempat ia gunakan untuk melihat laporan yang di kirim oleh para karyawan.

Tetapi Aqila tidak memberikan jawaban apapun, melainkan wanita itu langsung memalingkan wajah nya dan menarik selimut yang sempat tersingkap hingga leher nya.

"Say--"

"Puas?" Potong Aqila dengan nada dan tatapan datar nya.

Bram mengangkat sebelah alis nya bingung, kemudian tangan nya terangkat untuk merapihkan rambut istri kecil nya sebelum akhirnya tangan itu di hempaskan oleh sang istri.

"Puas sudah mendapatkan apa yang kamu inginkan hah?!" Bentak Aqila di depan wajah Bram dan menatap nya tajam.

Sejenak Bram memejamkan mata nya dengan napas yang mulai memberat. Sampai akhirnya Bram kembali membuka matanya dan tersenyum tipis.

"Mau makan?" Tawar Bram mengalihkan pembicaraan.

"Aku mau ce-- mpphh!!" Ucapan Aqila tertahan kala tiba-tiba bibir Bram meraup kasar bibir nya.

Suara decapan sepihak kembali memenuhi kamar itu, terdengar begitu menuntut. Namun lain hal nya dengan Aqila yang terus memukuli punggung Bram dan mencoba mendorong kepala Bram.

Sudah hampir tiga menit dan lidah Bram masih terus berusaha menerobos masuk, namun pertahanan Aqila sungguh kuat. Hingga akhirnya Bram mengigit gemas bibir bawah istri kecil nya, lalu menghentikan kegiatan nya.

Plak!

"Brengsek!" Teriak murka Aqila setelah menampar pipi Bram.

Air mata nya kembali berjatuhan tanpa izin, hati nya terasa sakit mengingat kejadian tadi mana.

Lain hal nya dengan Bram yang masih terdiam dengan wajah tertoleh akibat tamparan keras Aqila.

Selama beberapa saat di dalam kamar itu hanya terdengar isak tangis Aqila, hingga akhirnya Aqila menurunkan kedua kaki nya secara perlahan dengan rasa nyeri di intinya. Mencoba untuk bangun. Tetapi nihil, kaki nya terasa begitu bergetar dan lemas.

"Siall hikss, tidak berguna hikss" Maki Aqila memukuli paha nya sendiri.

Terdengar begitu jelas suara pukulan itu, lantas Bram langsung menahan kedua tangan Aqila dan menatap nya tajam.

"Apa yang kamu lakukan, Aqila!" Bentak Bram.

"Lepas kan hikss, lepas kan!"

"Berhenti merengek seperti anak kecil. Ingat! Aku tidak akan memaksa mu seperti semalam jika kamu tidak memulai duluan!"

"Lepas hikss.." Suara Aqila mulai melirih bersamaan dengan gerakan nya yang tidak sekuat tadi.

Sedetik kemudian Bram langsung memeluk tubuh bergetar Aqila. Memeluk begitu erat dan penuh kehangatan hingga tangis Aqila semakin menjadi tanpa adanya pemberontakan lagi.

"Lupakan dia, dan ingat karena dia kamu jadi seperti ini"

"Revan gak salah hikss.."

"Masih membela nya?" Ujar tak percaya Bram yang langsung mendapat gelengan kecil dari Aqila.

"Jika dia tidak mencampurkan obat sialan itu, dan tidak memaksa mu meminum minuman haram itu. Pasti kamu tidak akan terjebak lebih cepat bersama ku"

"Setidak nya aku akan menunggu sampai kamu membuka hati mu untuk ku dan barulah kita menikah, tetapi karena dia kamu jadi seperti ini!"

Aqila tidak bisa berkutik lagi, memang sudah ada bukti nya dari rekaman cctv night club itu saat Revan mencampurkan bubuk putih ke dalam gelas milik nya.

Hati nya semakin sakit, senekat itukah Revan hingga mencoba merebut kesucian nya demi mempertahan kan Aqila agar tetap di sana dan terus bersama nya?

"Dia memang mencintai mu, tapi dia lebih mencintai tubuh mu!" Timpal Bram semakin membuat Aqila menenggelamkan wajah nya di dada bidang nya.

Aqila memeluk begitu erat tubuh Bram dan meremat kemeja pria itu, sesak dan sakit secara bersamaan. Entah jalan seperti apa yang harus Aqila ambil.

"Lupakan dia dan coba menerima ku yang sudah jelas-jelas mencintai mu sedari dulu. Dan andai saja kamu tidak lupa ingatan, mungkin sekarang kita akan hidup bahagia"

"Satu lagi, kita sudah terikat dan jangan harap bisa terlepas dari ikatan ini!" Tegas Bram.

...****************...

1
Juniarsih Hariany
Luar biasa
Yulianthy Ethi
Lumayan
Yulianthy Ethi
Kecewa
apajalah
🍂🍁🍁👌
Qaisaa Nazarudin
Astaga bayi besar gak mau kalah...🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Kok manggil mommy nya Kak ARA??
Qaisaa Nazarudin
Makanya nurut OMONGAN Suami,Tapi walaupun ucapan Grey pedas tapi apa yg Grey hilang semuanya benar.. Untung aja Grey dan Ara datang baru selesai masalah,Dasar Qila bodoh..
Qaisaa Nazarudin
Kamu liatkan kerana ulah keras kepala mu selalu Bram yg kena..Apa yg Grey bilang itu emang benar,Dasar Qilla aja yg gak mikir panjang,Bran juga kalo musuh kain cepat aja dia singkirkan,kenapa sekarang malah mau nunggu utk test DNA segala,Untung negatif,Coba kalo positif siap2 lah utk kamu kehilangan Qila dan anak mu,saat itu baru jamu nyesel..🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Gila Qila..Biasanya orang gak mau serumah,Tapi dia malah minta serumah..Harusnya nurut sama Suami,jangan keras kepala,jangan sampe kamu nyesel kalo sesuatu terjadi dgn kandungan ku..
Qaisaa Nazarudin
Kyla pikir Bram bodoh bisa di jebak dengan janinnya yang entah bayi siapa..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hati ku gak rela saat Qila mulai luluh,Duh aku ini juga plin plan,Saat Qila jasar sama Bram aku gak terima,Tapi saat Qila mulai luluh aku juga gak terima alesan ku,Aku gak rela Qilla manahan sakit hati dan iecewa saat tau kalo Kyla beneran hamil anak Bram,aduh kenapa Bram gak bunuh aja Kyla biar gak jadi bomerang dlm hubungannya dgn Qila,Baru juga Qila membuka hati nya ckk..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk Halu mu ketinggian,Kamu salah mencari mangsa nona .
Qaisaa Nazarudin
Kenapa sikap Qilla terlalu Egois dan kasar,Tidak pernah menghormati Bram sebagai Suami,Lama2 aku eneg denan sikapnya..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Kok Grey?😂
Qaisaa Nazarudin
Calon Korban untuk Bram..
Qaisaa Nazarudin
Gak tau aja kamu kalo anak mu sampai sempat menjebak Qila dengan obat perangsang..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Bram,Aku sokong kamu,Sudah seharusnya kamu bersikap TEGAS ke Qila, Menurut ku Qila itu sudah keterlaluan..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya yg kalian nasehatin itu Qila bukan Bram..Noh Qila yg selalu berulah bikin Bram kena marah oleh kalian mulu..🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kalo Grey udah tau kebenarannya ngapain masih mukul Bram sampe segitunya,Harusnya kalian berterima kasih ke Bram telah menyelamatkan Qila niat jahat pacarnya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!