NovelToon NovelToon
Mysterious Wife

Mysterious Wife

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Menikah dengan Musuhku / Romantis / Identitas Tersembunyi / CEO / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: DF_14

Galvin adalah seorang playboy kelas kakap, tidak ada cinta di hatinya untuk semua wanita yang dia kencani, karena dia hanya mencintai cinta pertamanya yang telah dikira mati.
Namun, malam itu dia tiba-tiba dijebak oleh Hana, sekretaris barunya, sehingga dia harus menikahi sang sekretaris cantik tersebut.
Galvin baru menyadari bahwa Hana adalah seorang wanita yang misterius dan ternyata Hana ingin menikah dengannya untuk balas dendam.
Kesalahan apa yang dilakukan oleh Galvin sehingga Hana ingin menghancurkan hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 + Visual Hana

"Astaga Galvin, mengapa kening istrimu bisa benjol begitu?" tanya oma Rosa, dia memperhatikan jidat Hana.

Saat itu mereka sedang menikmati sarapan pagi mereka. Kebetulan setelah dari sini oma Rosa dan opa Reza harus pulang ke rumah mereka, di luar kota.

Galvin bingung menjawab, "Emm... saking semangatnya oma."

Hana langsung mendeliki Galvin, semangat apaan, dia tidak mengerti.

Oma Rosa dan Opa Reza terkekeh sambil saling berpandangan.

"Opa punya jamu kuat, itu bisa menghabiskan beberapa ronde dalam semalam. Sudah opa simpan di dapur, nanti kamu minum saja. Yang rajin, biar kami cepat dapat cicit." ucap Opa Reza, kemudian dia mengunyah makanannya.

Kini Hana tau omongan apa yang mereka maksud, wajahnya memerah, dia sama sekali tidak berpikir untuk bisa bercinta dengan Galvin. Sama sekali tidak sudi jika Galvin menyentuh dirinya.

"Apalagi Oma, oma sudah memberikan lingerie yang banyak untuk Hana." celetuk oma Rosa. "Tiap malam dipakai ya Han," katanya pada Hana.

"Emm... iya Oma."

"Jadi seorang istri itu harus menyenangkan suami, harus terlihat cantik dan menarik, apalagi tiap malam harus bisa memuaskannya." Oma Rosa memberikan nasihatnya kepada Hana.

"Oh iya tentu saja, Oma." Hana terpaksa harus mengiyakan saja.

"Tenang saja oma, Hana selalu membuat aku puas. Bahkan kita habis 10 ronde semalam, sampai punggung aku pegal." Galvin mengatakan itu sambil memegang punggungnya yang pegal gara-gara jatuh dari kasur, di tambah semalam dia tidur di sofa.

Hana mendeliki Galvin begitu mendengar ucapannya. Sementara oma Rosa dan opa Reza malah semakin terkekeh.

Setelah menikmati sarapan pagi, akhirnya oma Rosa dan Opa Reza pun pulang.

"Hati-hati dijalan oma, Opa." ucap Hana dan Galvin hampir berbarengan, mereka saling melambaikan tangan ke oma Rosa dan opa Reza yang sudah ada di dalam mobil, kebetulan supir opa Reza sudah standby dari pagi.

Setelah mobil itu malaju, meninggalkan rumah Galvin. Galvin langsung menoleh ke Hana dengan mata elang.

"Kenapa?" tanya Hana.

"Aku sudah bilang semalam jangan melewati batas, tapi kamu lebih dari sekedar melewati batas dan menendang kakiku sampai aku terjatuh."

Hana malah terkekeh, dia sama sekali tidak merasa berdosa pada Galvin. "Ya ampun, kan semalam aku tidur nyenyak, gak ingat apa yang aku lakukan."

Galvin mendekatkan jaraknya pada Hana, "Tapi tetap saja aku harus hukum kamu."

"Baiklah mumpung hari ini tanggal merah, aku akan membereskan rumah." Hana segera melangkahkan kaki, dia harus bersiap-siap untuk membereskan rumah.

"Tidak, bukan itu hukumannya."

"Lalu apa?"

Galvin menarik tangan Hana membuat tubuh wanita itu menempel dengannya dan kedua tangan Galvin melingkari pinggang Hana. Menatap wanita itu begitu intens.

Hana kaget sekali, dia ingin berontak, "Galvin!" Namun Galvin mengunci tubuhnya. Dia sangat deg-degan karena kedua wajah mereka begitu dekat sekali. Bahkan jarak bibir mereka hanya beberapa centimeter saja bisa menempel.

Terdengar suara deru mobil memasuki halaman rumah, rupanya ada Lea datang kesana karena tau hari ini Galvin libur kerja.

Galvin langsung melepaskan Hana, dia segera menghampiri Lea yang baru keluar dari mobil. "Emm... Lea, kenapa pagi-pagi sekali datang kesini?"

"Emang gak boleh ya?" Lea mendeliki Hana, "Terus kenapa sekretaris kamu ada disini?"

"Oh itu..." Galvin bingung untuk menjelaskannya.

Lea memperhatikan Hana yang memakai pakaian santai, "Apa mungkin selain sekretaris, dia juga pembantu disini?"

"Oh ya begitulah." Galvin terpaksa mengiyakan. "Emm... Hana tolong siapkan minuman dan makanan untuk Lea."

Hana hanya mendengus kesal menatap Galvin, dia langsung pergi ke dapur. Hana membuat teh manis dan manisan buah untuk kekasih suaminya itu.

Hana teringat saat tadi tiba-tiba Galvin menarik dirinya ke pangkuan pria itu, membuat dia merinding. "Hukuman apa yang ingin dia berikan padaku?"

...****************...

"Kenapa pembantu kamu harus dia sayang?" tanya Lea pada kekasihnya dengan nada kesal.

"Memangnya kenapa?"

"Harusnya cari yang agak tuaan dikit lah, yang empat puluh tahunan. Bagaimana kalau kamu tergoda olehnya?"

"Ya gak lah, mana mungkin aku memacari wanita seperti itu."

Lea tersenyum mendengar jawaban dari Galvin, dia memeluk tubuh sang kekasih.

Galvin melepaskan pelukan begitu melihat Hana datang mengantarkan manisan buah dan dua gelas teh manis untuk Galvin dan Lea, dia menyimpannya diatas meja. "Silahkan menikmatinya tuan Galvin!" Hana pura-pura tersenyum manis pada mereka.

"Terus kamu mau kemana?" tanya Galvin saat melihat Hana yang sudah berganti pakaian.

"Tentu saja aku harus berkencan dengan pacar aku." jawab Hana. Hana hari ini memang ingin menemui Samuel untuk memastikan sesuatu.

"Pacar?" Galvin mengerutkan keningnya.

"Ya ampun ternyata pembantu sekaligus sekretaris kamu laku juga sayang." Lea malah tertawa meledek.

Hana hanya menyeringai menatap Lea, dia bukan tipe wanita yang ingin jambak-jambakan untuk menghadapi wanita menyebalkan seperti Lea.

"Hmm... ya sudah, kalau begitu aku pergi dulu. Selamat menikmati waktu kencan anda Tuan Galvin." Hana mengedipkan matanya, lalu pergi dari rumah.

Apa benar Hana memiliki pacar? Hati Galvin bertanya-tanya. Dia menatap punggung Hana yang keluar dari rumahnya. Wanita itu telah pergi.

"Hah... hah...hah!"

Galvin dikejutkan dengan Lea yang tersehah-sehah kepedesan gara-gara memakan manisan buah buatan Hana.

"Hahh! Pedas sekali sayang!" Lea mangap-mangap seperti ikan lohan kehabisan oksigen, sambil mengibas-ngibaskan kedua tangannya.

Galvin segera memberikan teh manis pada Lea, "Ya sudah cepat minum!"

Lea meneguk teh manis itu, seketika dia menyemburkan minumannya ke Galvin karena minuman itu sangat asin.

Galvin menatap tajam padanya gara-gara wajahnya basah terkena semburan Lea.

"Oh astaga, maaf sayang!" Lea mengambil tisu dan segera membersihkan wajah Galvin. "Pembantu kamu kurang ajar banget ngerjain aku. Kamu harus memecatnya!"

Tapi Galvin menahan tangan Lea, "Emm... Lea, sepertinya aku harus pergi ke suatu tempat."

"Kemana? Aku ikut!"

"Kamu gak usah ikut, pulang saja. Aku ada urusan." Galvin malah mengusir Lea. Dia hanya penasaran apa benar Hana memiliki pacar, bukannya Hana bilang dia mencintainya makanya rela tidur dengannya. Tapi apa segitu mudahnya wanita itu berpaling darinya gara-gara Galvin tidak menganggap pernikahan mereka.

...****************...

Visual Hana...

1
Nia Nara
Dulu katanya cuma sekali. Terus cuma dua kali. Lama lama cuma berkali kali ya gavin 🤣
Nia Nara
Curiga banget sama samuel
Anisa92
pengen bawa pulang.
Anisa92
Kenalan donk bang Sam, gapapaa psikopat tp bikin greget😄
Sarah
Yakin Anya bunuh diri? Atau... dibunuh seseorang nihhh? 😏
mrsdohkyungsoo
thankyouuu
Tisya Varisha
kocak banget Morgan, ngajak nangis bareng /Facepalm/
pjjmakkem
kak, kok umur nya anya ga sinkron ya.. pas kejadian orgtua mrk meninggal, itu hana 18 tahun dan anya 10 tahun. sedangkan hana skrg 24 tahun, jd anya 16 tahun ya. tp sudah kuliah (bab 1)
yg ku folow novel nya bagus
yey akhirnya selesai juga maraton hari ini meski sampe begadang jam 03.00. btw aku udh hampir baca semua karya mu thor soalnya pada keren². sukses selalu buat author❤️❤️
Nurhayati Ningsih
seru
Ni nyoman Astuti
Luar biasa
aas
malah baca kisah morgan dluan 😅 ga berurut deh jd bacanya
aas
ngakak 😆😆😆
aas
nah lhooo tetangganya si Zhoya 😆
aas
eleuuuuh gelo ini sekeluarga. tuh bapak kamu sendiri yg ngebunuh si mithaa 😡
aas
wkwkw papa gibraaaan hadeeeuh 😆😆😆
aas
astagaaaa orang yg katanya pahlawan buat Hana ternyataaaa yg bunuh ortunyaaa 😭😭😭
AMI MADJID
Luar biasa
Takdir Hidupku
apa galvin udh perkosa anya trs dia bundir🥲
Marlina
keren habis 😅😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!