NovelToon NovelToon
Andira & Axello. (Dijodohkan)

Andira & Axello. (Dijodohkan)

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Teen School/College / Dijodohkan Orang Tua / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Cintapertama
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: iu.rahma93

Kisah Andira Gracelia Prastika Putri dan Axello Arkana Marvellyo yang dijodohkan kedua orang tua mereka dengan alasan untuk menjaga Dira.

"Dira, Bangun, Dir!" Ucap Axell pelan sambil menepuk pelan pipi Dira.

"Hey... Dira, Bangun!" Ucap Axell lagi sambil kembali mencoba menyadarkan Dira. Tak ada jawaban, bahkan tidak ada tanda-tanda Dira akan sadar.

Axell lalu menggendong Dira untuk ia letakkan diatas ranjang. Tak lupa ia melepas sepatu yang masih gadis itu kenakan. Lalu merogoh ponselnya dari dalam saku guna menelepon seseorang.

"Halo, om. Bisa datang ke apartemen Axell sekarang. Lantai 7 nomor 071?"
"(....)."
"Cepat, ya, om! Axell tunggu!"

Tuutt...

Axell lalu meletakkan ponselnya di atas nakas. Dan...

"Aarghh...!" Teriak Axell frustasi sambil mengacak rambutnya kasar. Ia mengerutuki kesalahannya sendiri karena gagal menjaga gadis yang berstatuskan istrinya.

"Sorry, Dir! Gue...

Apakah mereka akan bertahan dengan pernikahan mereka atau malah berpisah? Bac

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iu.rahma93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Kepergok.

"Tunggu!'' Cegah Axell lagi.

'Duh...ada apa lagi, sih?'' Batin Dira kesal sambil memejamkan matanya. Sungguh Dira tak ingin terlalu lama berada di saat seperti ini.

"Kenapa, kak?" Tanya Dira sambil menoleh ke arah Axell.

"Salim dulu!" Titah Axell pada Dira sambil mengulurkan tangannya. Tak urung menyambut uluran tangan Axell, Dira hanya menatap ke arah Axell dan tangannya secara bergantian.

Merasa di acuhkan, Axell menghela nafas pelan. "Huuhh... Dira, Salim! Cium tangan gue! Lo lupa, gue suami Lo?" Ucapnya lagi seperti tak ingin di bantah.

Akhirnya Dira menyambut uluran tangan Axell dan mencium punggung tangan laki-laki itu.

"Udah dulu, kak. Gue... em... aku... keluar dulu." Pamit Dira canggung setelah melepaskan tangan Axell. Cepat-cepat ia keluar dari mobil sebelum Axell memanggilnya lagi.

Setelah kepergian Dira, seulas senyum tipis muncul dari wajah tampan Axell. Senyum yang samar dan sangat tipis, bahkan orang lain tidak akan menyadari kalau Axell tengah tersenyum saat ini.

Tapi, di balik itu semua, baik Axell mau pun Dira tidak menyadari satu hal. Bahwa ternyata, ada sepasang mata yang menyaksikan interaksi keduanya sedari tadi dari belakang mobil.

Sebenarnya orang itu tadi berinisiatif untuk menghampiri Axell. Tapi saat sudah mendekati mobil Axell, dilihatnya Axell sedang memberikan beberapa lembar uang ratusan ke arah seorang gadis yang juga ia kenal. Akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk untuk menghampiri Axell dan malah memperhatikan interaksi keduanya dari luar.

*Nah... ke gep, kan! 😜

...***...

Di kantin sekolah, Dira, Nayla, Melody dan juga Zaki tengah menikmati makan siang mereka.

"Lo ngapain aja sih, Dir, di Bandung? Lama banget!" Tanya Nayla ingin tahu.

"Iya, nih. Sampai nggak ngabarin juga!" Timpal Melody kesal dengan Dira yang tidak memberinya kabar.

"Sorry, gue beneran sibuk. Selama gue di sana, gue jarang megang ponsel." Jawab Dira bohong. Mendengar jawaban dari Dira membuat Nayla dan Melody kompak menganggukkan kepalanya mengerti. Mereka langsung percaya dan bahkan tak menaruh rasa curiga sedikit pun pada Dira.

"Emang ada acara apaan, sih, Dir?" Tanya Zaki yang ikut bersuara setelah tadi hanya diam mendengarkan ketiganya.

"Ada deh, Zak. Mau tau aja." Jawab Dira santai.

"Tau, nih. Kepo Lo, Zak." Cibir Melody pada Zaki.

"Lah... Lo juga kepo tadi." Balas Zaki tak terima.

"Udah STOP! Kalo mau berantem, jangan disini!" Bentak Nayla menengahi.

"Tau, nih. Pusing gue, Nay, liat mereka berantem mulu kalo depan gue." Ucap Dira memelas.

"Idih... sok melas Lo, Dir!" Cibir Melody pada dira.

"Lah... emang bener kan, Mel? Lo itu berdua berantem mulu kalo depan gue. Nggak di kelas, nggak di kantin, kalo ketemu, mesti berantem. Gue capek ngeliatin nya." Keluh Dira.

"Siapa yang berantem?" Tanya seseorang yang baru saja datang dan langsung bergabung dengan Dira dkk. Siapa lagi kalau bukan Verrel dan juga... Axell.

"Nih, berdua." Tunjuk Nayla menggunakan dagunya.

Verrel menganggukkan kepalanya, "Dari pada berantem, mending Lo berdua bersatu! Lebih enak kan di liatnya." Jawab Verrel asal sambil menaik-turunkan alisnya pada Melody dan juga Zaki.

"Siapa yang bersatu?" Tanya Bastian yang tiba-tiba saja muncul dengan ibu kantin di belakangnya yang sedang membawakan pesanan Axell dkk tadi.

"Ini anak berdua." Tunjuk Nayla malas.

"O... kirain gue sama bidadari gue." Jawab Bastian seenak jidatnya. Mendengar apa yang di katakan Bastian barusan, seketika membuat Dira dan Axell yang kebetulan duduk secara berhadapan saling bertatapan. Dan...

"Ekheeemm..." Verrel yang melihat Dira dan sahabatnya yang saling tatap itu pun berdehem. Sontak saja Dira langsung memutus kontak mata dengan Axell. Sementara Axell langsung melirik ke arah Verrel sesaat dan kembali menatap Dira.

Dira yang merasa di tatap oleh Axell pun hanya bisa menundukkan kepalanya. Ia tak ingin menatap mata laki-laki yang berstatuskan suaminya itu.

...***...

Setelah bel pulang sekolah.

📥 Kak Axell.

Langsung masuk mobil!

Dira menghembuskan nafas pelan setelah membaca pesan masuk dari Axell. Tak berniat untuk membalasnya, Dira malah kembali memasukkan ponselnya ke dalam tas sekolah dan berjalan menuju dimana mobil Axell terparkir.

Tapi, tidak ada seorang pun yang tahu, ada seseorang yang sengaja diam-diam mengikuti Dira dan sialnya gadis itu tidak menyadari hal itu. Ya, seseorang yang melihatnya keluar dari mobil Axell pagi tadi.

Axell yang ternyata sudah berada di dalam mobil lebih dulu, melirik ke arah Dira saat gadis itu memasuki mobilnya.

"Lama banget. Dari mana aja?" Tanya Axell pada Dira karena memang hampir satu jam Axell menunggu Dira tadi.

"Nunggu sepi dulu, kak." Jawab Dira yang entah mengapa enggan bertatap muka dengan Axell. Gadis itu bahkan lebih memilih menghadap ke arah jendela.

Axell menggelengkan kepalanya pelan. Ia tak habis pikir dengan gadis di sampingnya ini. Bisa-bisanya gadis itu tak menatap kearahnya saat sedang berbicara.

"Kalo lagi ngomong itu, tatap lawan bicara Lo! Nggak sopan. Lo pikir, apa yang Lo liat di luaran sana itu lebih menarik dari gue?" Ucap Axell dingin lalu menjalankan mobilnya.

"Ck." Dira berdecak pelan. "Gue... Tadi aku nunggu sepi dulu, kak. Aku nggak pengen ada yang liat waktu aku masuk mobil kak Axell." Jawab Dira sambil menatap Axell sekilas.

Tak ingin menjawab, Axell kini mengarahkan mobilnya ke salah satu pusat perbelanjaan seperti yang di katakannya pagi tadi. Mengantarkan Dira belanja.

Sementara itu, jarak beberapa meter dari belakang, ada sebuah mobil yang sedang melaju mengikuti mobil Axell.

"Halo, ma."

"(....)."

"Mesti sekarang ya, ma?"

"(....)."

"OK, ma."

Tuutt...

"Akh... Sial. OK, Xell. Kali ini Lo aman. Besok-besok, nggak lagi. Gue penasaran, sebenarnya ada hubungan apa Lo sama tuh cewe?"

...***...

*Skip belanja, ribet.

Dira dan Axell sudah sampai di apartemen. Keduanya meletakkan barang belanjaan mereka di atas meja dapur. Setelah itu Dira bergegas untuk masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai dengan urusan mandinya, Dira kembali ke dapur untuk menata barang belanjaan tadi ke dalam kulkas. Sementara Axell, ia sedang berbalas pesan dengan salah satu orang kepercayaannya di d'Axe Cafe.

Selesai menata barang belanjaannya, Dira memutuskan untuk tidur sebentar. Ia ingin mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah. Biasanya kalau sedang lelah seperti ini, penyakitnya akan kambuh. Dira tidak menginginkan hal itu terjadi. Apa lagi ia sekarang tak lagi tinggal sendiri, Dira tidak ingin menyusahkan Axell. Tak perlu menunggu terlalu lama, Dira pun kini sudah terlelap dengan mimpinya.

...***...

Axell bersiap untuk pergi ke kafenya. Ada sesuatu hal yang harus ia kerjakan di sana. Tapi di saat Axell memasuki kamarnya, di lihatnya Dira tengah tertidur lelap.

"Huuhh..." Axell menghela nafas pelan. Sebenarnya Axell akan mengatakan pada Dira kalau dia akan pergi sebentar. Tapi tenyata waktu Axell masuk ke kamar, gadis itu tengah tertidur. Axell jadi tak sampai hati untuk membangunkan tidur gadis itu. Di lihat dari tidurnya yang pulas, sangat terlihat jika Dira kelelahan.

^^^📤 Axarkan M.^^^

^^^Gw pergi bentar.^^^

^^^Ada urusan.^^^

Send ✅

Pesan yang Axell kirim kan ke ponsel Dira, berharap gadis itu membacanya nanti setelah ia bangun dari tidurnya. Padahal Axell masih berada di dalam kamar, laki-laki itu bahkan belum berangkat.

Tangan kekar Axell terulur untuk mengusap pelan puncak kepala Dira. Sebelum akhirnya ia berjalan keluar meninggalkan Dira yang tengah tertidur dengan lelapnya.

"Gue nggak lama."

1
Calpore91
Kak kpn up lagiiii
I'm20___
pinter aja ngelesnya
I'm20___
nyaa... kan...
I'm20___
skidipapap gitu kan maksudnya? 🤣
I'm20___
🤩
I'm20___
yang babas bilang axell buang2 bahan bakar pas di kantin, bukan?
I'm20___
akupun jijik melihatnya 😭😭😭
I'm20___
babass... babas... ada aja tingkahnya 🤣🤣🤣
I'm20___
si zaki tau aja
Muhammad Rafli321
Dira lebay klo didunia nyata org yg begini udh gue tabok mukanya
Alif Alif
cerita nya Bagus sy suka bgt. tp syg up ny lma bgt.
Lestary Tri
ayo kak. up lagii. slalu ku tunggu.
Lestary Tri
ayo kak . up lagii.
Devi Nurdianti
Alhamdulillah akhirnya up jg..tetap smngt lanjutin crta ny..Krn AQ msh setia nungguin😘
Calpore91
Semangat trs kk,,, ayo semangat lnjutkan lgii kk 😍💪
Alif Alif
sampai lumutan Thor nunggu ny. akhirnya up lg. ini novel favorit akuh
Laras(namaasli)hehe
semangatttt kak, jangan lupaa lanjutin lagii yaaaa
Tihat Septian
alhmdllh akhr y update..kmn z kak bru nongol🤭..gmn kbr y..mksh y udh up lg semngt💪💪💪
Alex: akhirnya bikin gemas saja kau ini thor
total 1 replies
diy
kak apakabar?
aku senang sekali kk update lagi🎉🎉
Terima kasih kak🙏
Kasychan`✧⋆♡●⑅⃝😽◌彡☆
ganteng juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!