NovelToon NovelToon
Sang Pemilik Hati

Sang Pemilik Hati

Status: tamat
Genre:Duniamasadepan / Cintamanis / Teen / Romantis / Komedi / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:74.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: patrickgansuwu

Sahabatmu juga menyukai orang yang sama denganmu? Gimana tuh?

Sahira dan Keira sudah berteman cukup lama sejak mereka masih bersekolah di bangku sekolah dasar, namun karena sesuatu hal Keira terpaksa harus pindah dari sekolah tersebut dan berpisah dengan sahabatnya yakni Sahira dalam waktu cukup lama.

Bertahun-tahun kemudian, Sahira sudah remaja dan mendapat beasiswa untuk bersekolah di sekolah menengah atas terfavorit di kota tempat ia tinggal. Disana Sahira memiliki banyak teman baru yang dapat membuatnya melupakan Keira sahabat lamanya itu.

Tidak hanya sahabat, Sahira juga bertemu dengan seorang pria dingin idaman para wanita di sekolahnya yang selalu membuat dirinya jengkel dan sial setiap kali bertemu dengan pria bernama Elargano itu.

Lambat laun Sahira merasakan sesuatu yang berbeda pada Elargano, ya gadis itu rupanya jatuh cinta. Sayang sekali Sahira tak tahu bahwa Elargano juga adalah pria yang disukai oleh Keira alias sahabat masa kecilnya.

Baca yuk kisah selanj

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dibantu seorang pria

#SangPemilikHati Episode 30.

Sahira yang baru sampai di sekolahnya, tak sengaja melihat Raisa teman sebangkunya tengah berjalan dalam keadaan murung seperti orang yang sedih plus kesal.

Karena penasaran, Sahira pun memilih mendekati Raisa agar ia bisa mengetahui apa penyebab Raisa bisa sampai seperti itu. Ia memanggil Raisa lalu berhenti tepat di depan gadis itu.

"Raisa!" sapa Sahira sembari menepuk bahu sohibnya.

"Eh Sahira, kenapa?" tanya Raisa kaget.

"Gapapa, gue heran deh sama lu. Lu itu abis kenapa sih? Kok bisa sampe murung kayak gini? Lagi kesel sama siapa lu, ha?" ujar Sahira terheran-heran.

"Ish, gue tuh lagi bete banget asli sama cowok gue! Dia nyebelin gak mau diajak jalan-jalan, gak romantis banget sih jadi cowok! Gue kesel deh punya pacar kayak dia!" umpat Raisa.

"Ohh masalah cowok, yaelah gausah dipusingin yang begitu mah! Kalo lu kesel sama cowok lu, yaudah putusin aja sih! Gampang kan?" usul Sahira.

"Heh! Sembarangan kalo ngomong putusin putusin, gak bisa segampang itu lah Sahira! Lu pikir kayak putusin tali rafia apa? Gue ini sayang sama dia Ra, gue gak bisa jauh dari dia! Jangankan jauh, deket tapi gak saling sapa aja gue gak bisa!" ujar Raisa dengan nada lebay.

"Hahaha, ya ampun kebanyakan drama lu! Udah ah mending kita ke kelas yuk!" ucap Sahira.

"Ah gak mau!" tolak Raisa.

"Loh kenapa sih? Ayolah ke kelas udah mau bel nih! Jangan mikirin cowok lu terus, lagian emang cowok lu tuh siapa dah?! Gue penasaran, soalnya selama ini lu gak pernah kasih tau ke gue!" ujar Sahira.

"Hah? Eee ya pokoknya dia tuh anak sini, udah lu gak perlu tahu lebih lanjut! Nanti yang ada lu kepincut sama dia terus ngerebut dia dari gue lagi, gue ini waspada dan gak mau kecolongan! Cukup dia jadi milik gue aja!" ucap Raisa.

"Lebay lu! Gue juga ogah kali sama cowok disini mah, gak ada yang menarik menurut gue! Udah yuk ke kelas aja!" ujar Sahira.

"Iya iya, jelas gak ada yang menarik kan lu bukan manusia normal!" cibir Raisa.

Sahira terkekeh mendengar ocehan Raisa, entah mengapa lucu saja menurutnya ketika Raisa berkata seperti itu padanya.

"Yaudah, yuk deh ke kelas! Gue juga belum ngerjain pr kimia sih, nanti nyontek ya?" ujar Raisa.

"Yeh dasar lu! Gak, gue gak mau kasih contekan buat lu! Makanya kalo ada pr itu dikerjain Raisa, jangan ngebucin mulu kerjaan lu!" ujar Sahira menolak mentah-mentah permintaan Raisa.

"Ah dasar pelit!"

Sahira tak menggubrisnya, ia pergi begitu saja dari sana meninggalkan Raisa untuk menuju kelasnya.

Raisa yang makin kesal, maju mengejar Sahira untuk membujuknya agar mau memberikan contekan padanya.

"Sahira tunggu! Kasih contekan ya!" rengek Raisa.

"Gak mau!"

"Aaa Sahira please...!!"

Sementara itu, Elargano juga baru sampai di sekolah setelah ia mengantar Keira gadisnya. Ya El tampak cukup gembira terbukti dengan wajahnya yang terus saja diiringi senyum menggelora.

Tentu saja kebahagiaan Elargano tak luput dari pintu maaf yang diberikan Keira padanya, hubungan mereka pun telah kembali baik-baik saja dan tidak ada masalah lagi diantara mereka.

"Huh syukurlah Keira masih mau maafin gue! Semoga gak ada kayak gini lagi deh!" gumamnya.

Elargano melangkah memasuki sekolah setelah memarkir mobilnya, seperti biasa ia berjalan sambil membenarkan rambut bagian depannya.

Pesona Elargano yang tampan nan rupawan itu masih belum pudar biarpun banyak orang tahu ia sudah memiliki pacar dan tak mungkin juga dapat memiliki hatinya, ya masih saja banyak wanita yang bersekolah disana menggoda El saat pria itu melangkah di dekat mereka.

"Halo kak El!"

"Siut siut...."

Namun, Elargano hanya diam saja dan terus melangkah tanpa menggubris siulan serta godaan dari para wanita itu.

"Gak ngaruh mereka ini, bagi gue cuma Keira yang tercantik dan termanis!" batinnya.

Disaat El tengah asyik melangkah di lorong sekolah, tiba-tiba saja ia malah tak sengaja bertabrakan dengan sosok wanita yang tiba-tiba muncul dari arah samping membawa banyak buku.

Bruuukkk...

"Awhh, aduh!" rintih wanita itu.

Elargano pun geram dan emosi pada wanita itu.

"Heh! Jalan tuh pake mata, lihat-lihat kalo ada orang jangan main ditabrak aja!" bentak El.

"Ma-maaf!"

Saat wanita itu mendongak, ia terkejut karena yang ditabraknya adalah Elargano. Bukan hanya si wanita, El pun ikut syok saat mengetahui wanita itu adalah Sahira.

"Lu lagi lu lagi, emang ya lu gak pernah bisa berhenti bikin hidup gue sial!" umpat Sahira.

"What? Apa? Gue gak salah denger nih? Perasaan tadi lu dah yang salah, dari awal kita ketemu juga lu yang selalu bikin masalah bukan gue!" ujar El.

Sahira bangkit merapihkan baju seragamnya.

"Heh! Gue itu gak salah, lu nya aja yang jalan gak ngeliat ke depan! Masa gak lihat kalo gue lagi bawa buku banyak kayak gitu? Kalo gue mah wajar, kan pandangan gue kehalang buku!" ujar Sahira.

"Ohh, kalo gitu percuma lu pake ini!" ucap El langsung menyomot kacamata dari wajah Sahira.

"Heh! Songong ya lu, balikin kacamata gue!" ujar Sahira emosi.

"Gak mau! Buat apa lu pake ini kalo masih gak bisa lihat jalan, ha? Mending gue patahin aja nih kacamata supaya berguna dikit!" ucap Elargano.

"Eh jangan! Lu berani patahin tuh kacamata, gue abisin lu!" ancam Sahira.

Bukannya takut, Elargano justru terkekeh mendengar ancaman dari gadis itu. Ia sampai terbahak-bahak karena menurutnya Sahira itu terlalu lucu.

"Dih, kenapa lu? Gila ya?" tanya Sahira.

"Enggak lah, gue itu ketawa karena lu. Abisnya lu lucu banget pake ngancem gue segala, emang lu siapa ha? Justru gue yang bakal abisin lu Sahira, jangan macam-macam deh!" ucap Elargano.

Elargano berlalu begitu saja melewati gadis yang masih gemetar itu.

Sesaat setelah El pergi, Sahira baru sadar dan segera menoleh lalu berteriak memanggil Elargano dengan keras.

"Woi Elargano, sini lu...!!" teriak Sahira.

Akan tetapi, ia terlambat karena El telah menjauh dan tak mendengar teriakannya.

"Haish, sialan tuh cowok!" umpatnya.

Akhirnya Sahira memutuskan untuk membereskan buku-bukunya yang berantakan akibat menabrak Elargano tadi, ya Sahira memang diperintahkan oleh seorang guru untuk membawa semua buku tersebut ke perpustakaan.

Disaat Sahira tengah membereskan buku-buku itu, tiba-tiba seorang pria muncul membantunya.

"Sini biar aku bantu!" ucap pria itu.

Sahira pun terkejut, lalu menoleh ke asal suara. Biarpun ia tak mengenakan kacamata, namun ia masih bisa melihat jelas karena memang matanya tidak minus atau bermasalah.

"Lu ngapain sih? Gue bisa sendiri!" ujar Sahira.

"Udah gapapa, bukunya ini banyak loh. Kalo kamu bawa sendirian, nanti kamu malah jatuh lagi! Aku lihat kok tadi kamu nabrak bang El," ucapnya.

Sahira menghela nafas sejenak, lalu membiarkan pria itu membantunya.

"Yaudah, lu boleh bantu gue. Tuh bawa buku-buku yang jatuh disana!" ucap Sahira sambil menunjuk menggunakan dagunya.

"Oke, makasih ya Sahira!"

Pria itu tersenyum, kemudian mulai memungut buku-buku tersebut dari lantai.

"Cie cie, romantis banget sih...!!"

Muncullah suara-suara semacam itu di sekitar sana, ya karena mereka melihat Sahira dan pria itu tengah merapihkan buku-buku secara bersamaan. Namun, Sahira tak mau ambil pusing dan hanya diam saja.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Siti Nurjanah
lumayan. kalo intinya sih bagus. persahabatan yang tak tak kan putus meski badai ataupun ombak datang. 👍👍👍
Ety Chandra
Buruk
endang
bagus ceritanya lucu, menghibur banget ..semoga ada sesi 2 nya...Sahira sama El y...
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
Dehan
pass banget visualnya
cantik
Dehan
SAHIRA
jd sah.. 🤣🤣
Dehan
suka sama nama tokohnya, elargano
Dehan
seru nih ceritanya.. sayang kalo dilewatin gitu aja
Dehan
penjahit cantik hadir
park jum
sebenarnya bagus, tp cerita nya kaya main" dan peran utamanya sahira, el atw keira sih, agak plinplan, q kira endingnya sahira sm el, dan keira akan ikhlasin el buat keira. dan nyatanya tdk, kecewa para readers 😭
pat_pat: hiks sekali2 ada novel yg pemeran utamanya ga bersanding😁
total 1 replies
Fransiska Siba
kalau dilihat dari sinopsisnya Sahira yg seharusnya pemeran utama, dari ceritanya lucu.
endang: yaah seseion 2 dong Sahira sama El
total 3 replies
Erna Ningsih
ko ada batasan lesti nya kakak idola lesti jg yah wkwkwkwk
pat_pat: hanya mengikuti trend😂
total 1 replies
Dehan
buktinya sahira gak kenal..

penjahit cantik mampir
Dehan
jejak ❤❤
mom mimu
yahhh... sayang banget harus tamat kak, semangat terus berkarya ya kak 💪🏻💪🏻💪🏻
pat_pat: kn ada yg baru kak😍
total 1 replies
Terra Chi
yeay, pertama!
Terra Chi
lanjut lagi...
semangat!

mampir juga yaa
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍
Elisabeth Ratna Susanti
mampir tuk taburkan like 👍😍
mom mimu
El rese banget sih, urusannya apa coba kalo Sahira beneran atau engga nya pacaran sama Farhan... situ siapa??? gak ada kerjaan banget urusin pacarnya Sahira...
pat_pat: dia kn mau godain Sahira trs😁
total 1 replies
mom mimu
bener kei gak usah dengerin si Ibrahim... penghasut tuh orang... 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!