NovelToon NovelToon
Sahabatku Suamiku

Sahabatku Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:331.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: lysta

Lika-liku perjalanan rumit antara Frisilia Calista dan Jeni Anggoro yang memiliki ikatan persahabatan sedari kecil yang melahirkan kisah cinta diantara mereka. Banyak konflik dan tragedi yang harus mereka hadapi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lysta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Penolakan

"Aku tidak bisa melakukannya Frisilia." Seolah petir menyambar tubuhku saat ku dengar penolakan yang tercetus dari bibirnya dan air mataku mengalir mengikuti derasnya hujan diluar sana.

"Aku tahu kau pasti menolaknya.Karena aku tidak seperti Elena."

"Kau jangan berfikir yang tidak-tidak..!" Elaknya masih tetap berdiri menjauh dariku.

"lantas aku harus berfikir apa ?"

"Frisilia aku sangat menyayangimu melebihi apapun tapi aku tidak bisa melakukan itu sebelum kau menjadi istriku.Sebagai seorang lelaki aku ingin menjaga wanita yang ku cintai sebesar apapun godaan menghadang.Kau harus mengerti akan hal itu." Terangnya namun masih menjauh dariku.

Akupun hanya terdiam.

"Aku bukan lelaki brengsek yang hanya bisa mengotori tubuhmu untuk memuaskan nafsuku.Bukankah masih ada jalan lain untuk keluar dari masalahmu itu." lanjutnya.

"Yang terfikir olehku saat ini jalan terbaiknya bila aku hamil ayah dan ibuku akan berubah fikiran.Mau tidak mau mereka harus memutuskan pertunangan itu." Aku tetap teguh dengan fikiranku.

"Sadarlah Frisilia ! Itu bukan cara yang tepat untuk menyelesaikan masalahmu.Aku akan cari cara untuk menyelesaikannya."

"Kapan Jeni ? Besok hari ulang tahunku dan pertunangan akan berlangsung."

"Apakah kita melakukan itu sekarang.Lantas besok kau akan hamil ? " Sambil menatapku dengan jarak yang sama itu membuatku merasa dia memang tidak menginginkanku.

"Setidaknya sebulan atau dua bulan yang akan datang aku hamil.Aku fikir itu bisa memutuskan pertunangan kami yang menuju ke jenjang pernikahan.Aku yakin Bily tidak akan menerima kenyataan bila aku hamil. Aah.. aku sangat prustasi memikirkannya." Rancauku sambil mengacak-acak rambutku.

Kulirik salah satu kakinya terangkat sepertinya akan melangkah mendekati.Namun sekali lagi aku dibuat kecewa ia kembali menahannya.

"Katakan saja yang sejujurnya padaku.Apakah kau mencintaiku Jeni ? Agar aku tidak meragukannya" Pintaku sambil menatapnya dalam.

Jeni tidak menjawabnya.Ia malah menutup rapat mulutnya.Dan itu semakin membuatku sadar.Aku memang ditolak olehnya karena dia memang tidak menginginkannya.

"Sudah jelas bukan ? Dimatamu kau tidak pernah menganggapku sebagai seorang wanita.Aku sudah terlanjur malu telah memintamu untuk melakukan itu.Seharusnya tak pantas ku katakan.Tadinya ku fikir hanya kau lah satu-satunya lelaki yang bisa ku percaya.Namun aku salah...salah besar.Itu hanya membuatku menjadi wanita yang tak berharga didepanmu.Aku sangat malu Jeni.Sungguh aku malu sekali" Racauku kembali dan menutup mukaku dengan kedua tanganku.

"Aku..."

"Katakanlah..." pintaku pelan.

"Aku tidak bisa memenuhi keinginanmu itu.."

"Baiklah ...maafkan aku yang telah menganggu waktumu..!"

Akupun bangkit dari posisi dudukku dan pergi dari hadapannya dengan air mata yang melintas begitu saja dipipi.Harapanku punah sudah untuk terlepas dari pertunangan yang tidak diinginkan.Walaupun air hujan masih deras mengguyur bumi,ku tetap berjalan menuju mobilku yang terparkir jauh dari atap rumahnya.Aku tidak memperdulikan lagi tubuhku yang kembali terguyur hujan.

Ya Tuhan aku seolah tlah menjadi wanita murahan..

aku tlah ditolaknya

akupun sudah menjadi wanita tidak tahu malu untuk kesekian kalinya dihadapannya..

Ya Tuhan aku merasa dicampakkan olehnya

walaupun kami tidak memiliki hubungan khusus

Aku wanita yang menyebalkan dan terlalu percaya diri

Baiklah bila aku harus masuk ke jurang yang terdalam sekalipun

mulai saat ini aku harus menghadapinya sendiri

Aku harus menerima nasib burukku yang tak pernah berujung

Harus kau tahu Jeni sebesar apapun kau menyakitiku

aku akan tetap menyayangimu

maafkan aku telah menjadi sesosok wanita yang tidak tau malu

Akupun melajukan mobil dengan cepat meninggalkan rumah itu dengan perasaan patah hati.

Berbeda dengan Jeni dia duduk terdiam diatas ketidakberdayaannya.ia masih teringat saat berbicara dengan Farhan.

flashback on

"Ada yang ingin saya laporkan pak " Farhan berdiri menghadapnya dibalik meja.

"katakanlah"

"Kemarin saya mendapatkan laporan bahwa pak Hadi Anggoro bersama Nyonya melakukan pertemuan dengan Pak Wijaya di rumahnya.Pak Wijaya adalah ayah dari Bily Wijaya Pratama calon tunangan Sekertaris Frisilia."

"Apa yang mereka bicarakan ?"

"Bapak bisa menebak sendiri dengan cara apa Pak Hadi bisa dengan mudah mengendalikan Pak Wijaya." Terangnya dan menatap bosnya itu datar.

Jeni membalas tatap lelaki didepannya itu dengan jawaban yang tersimpan dihatinya.

"Pak Hadi memberikan dana dalam nominal sangat besar kepada Pak Wijaya untuk bisa membuat Frisilia bertunangan dengan Bily.Dan anda harus tahu Pak Wijaya menyetujuinya dia tahu anaknya itu memiliki kebiasaan bergonta ganti wanita dan dia fikir Frisilia hanya mainan putranya saja."

Jeni tersenyum sinis tepat sekali dengan jawaban yang tak terucap dari mulutnya.Dia sudah terbiasa dengan jurus terjitu yang Ayahnya keluarkan untuk melumpuhkan lawannya.

"Memang anak brengsek akan terlahir dari pendahulunya yang memiliki sifat yang sama." Ketusnya pelan

"Pak Wijaya Takan mampu menolak permintaan ayah anda karena menolaknya hanya akan mendorongnya ke jurang kehancuran." terangnya kembali.

"Aku sudah menebaknya tapi tidak dibenarkan dia mengorbankan anak dari pegawai terbaiknya yang mengabdi sejak lama.Kau pun tahu bukan ayahnya Frisilia memiliki peran yang sangat penting memajukan perusahaannya itu.Namun sayang dia memiliki atasan yang hanya melindungi dirinya sendiri."

"Dan Pak.." Farhanpun kembali berucap.

"Katakanlah.."

"Pak Hadi sudah menyiapkan beberapa bodyguar untuk menjaga kelangsungan acara pertunangan itu.Saya sarankan bapak tidak bertindak gegabah."

"Lantas apa yang harus aku lakukan untuk mencegahnya.Aku serasa telah menjadi lelaki yang lemah?" Sambil menggebrag meja nya kesal.

"Bersabarlah sampai semua saham dan aset yang Pak Hadi milikki mutlak jadi milik anda.Saat itu waktunya Anda untuk bertindak.Bapak harus ingat menjadi pemimpin perusahaan ini saja menurut saya tidak cukup untuk melawan Ayah anda.Saya tidak berharap anda akan seperti Pak Tio.Dan bapak harus ingat bukan saja diri Bapak yang akan terancam.Namun sekertaris Frisilia dan keluarganya pun akan mengalami kehancuran." Terangnya mengingatkan.

Farhan memang telah lama mengabdi diperusahaan ini jauh sebelum Jeni memimpin.Bahkan dia telah mendampingi Tio terlebih dahulu sebagai sekertarisnya.Sekertaris Farhan sosok pegawai yang loyalitas tinggi dan setia.Jeni sangat beruntung memilikinya.

Flashback off

Itulah alasan mengapa dia menolak melakukan itu.Bukan tak mau namun dia memilih untuk melindungi gadis itu.Dia tidak boleh sembarangan bertindak.Diatas ancaman sang penguasa.Bukan karena tidak memiliki keberanian namun keberaniannya yang sembrono akan melenyapkan keluarga Frisilia.Jeni membutuhkan waktu yang tepat untuk menuntaskan semua kemelut dalam masalah percintaannya itu.

"Aku mencintaimu Frisilia..". Ucapnya pelan.

Terdengar suara ponsel berbunyi.Dan terlihat nomor Frisilia memanggilnya

"Ya Frisilia.."

"Maaf ini dengan Jeni ? Apakah anda mengenal pemilik ponsel ini ?" Terdengar suara lelaki dibalik ponselnya.

Jenipun langsung berdiri

"Kau siapa ?''

"Maaf saya orang yang telah membawanya ke Rumah Sakit "

"Apa ? Apa yang terjadi dengannya ?" Jeritnya dengan fikiran yang tak karuan.

"Nona pemilik ponsel ini mengalami kecelakaan.Dan sekarang sedang menjalani operasi karena mengalami luka yang sangat parah.Semoga Tuhan menyelamatkannya.Nona itu mengalami luka parah dibagian kepalanya dan banyak mengeluarkan darah.Saat dibawa ke Rumah sakitpun sudah tak sadarkan diri.Maaf saya menghubungi anda karena di ponsel ini nomor yang terakhir dia hubungi nomor anda."

"Anda berada di Rumah sakit mana saya akan datang kesana.."

Jenipun dengan cepat mengambil kunci mobilnya dan berlari menuju mobilnya.Diapun dengan cepat berlari ke Rumah sakit dimana Frisilia dibawa.

"Frislia bertahanlah kau tidak boleh meninggalkanku dengan cara seperti ini.." Gumamnya pelan dengan mata yang memerah.

Jangan lupa like and votenya yah😍😍

1
Lysta
Selamat malam semuanya🤗 maaf mungkin untuk sementara Novel ini Hiatus dulu. Author memang menulis di sini selain mengisi waktu juga mengharapkan adanya kebijakan yang terbaik bagi author juga pihak MT. Author mengharapkan kakak semuanya mengerti dan memaklumi🙏Saya harap tidak ada yang berkomentar dengan sesuka hati🙏🤗Terimakasih untuk semua yang telah menyempatkan waktunya menyimak dan mengikuti alur cerita Novel ini🙏
Yani Richi
mana lanjutan nya thor
Eni Hartika
kok jeni udah ada tunangan 💔
ibah
setelah 10 thn lamanya Menunggu
Akhirnya bertemu kembali Semangat frisilia..
ibah
nyesek bangaaatt😭 😭😭
ibah
nyimak mudah2an ceritanya bagus..
frika
btw ini Novel bagus banget tapi kenapa yg like n baca kok masih dikit ya
Isah Tatto
mudah*an jeni selalu bersama frisilia
lanjuttttttt thor
Isah Tatto
nahlo kesel kan jeni akhirnya
Isah Tatto
Farhan super Hero
lanjutt thor
Isah Tatto
sedih banget nyawa
lanjut thor
Isah Tatto
nyesek sekali dadaku
ikutan nangis
Isah Tatto
jeni kenapa gak jujur azaa sech
Isah Tatto
waduh jeni ada saingan donk
Isah Tatto
keren Thor
lanjuttttt
Isah Tatto
haduuh Thor sedih banget
tapi ceritanya bagus banget
Isah Tatto
kok sedih nya
Lia
kirain jeni itu perempuan soal na nama jeni nama perempuan.😁
dealova
nunggu up
dealova
keren polll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!