NovelToon NovelToon
SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

SIMPUL KIRANA : TAKDIR ENAM NEGERI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Sistem / Penyelamat
Popularitas:431
Nilai: 5
Nama Author: Noona Y

Bhaskara hanyalah pemuda biasa ... hingga sebuah kecelakaan merenggut hidupnya.
Saat membuka mata, ia telah berada di Jagaddhita—dunia yang perlahan ditelan kegelapan. Sebuah sistem misterius muncul di hadapannya.

《Misi Utama》
-Pulihkan Prisma Kirana.
-Satukan Enam Negeri.
-Selamatkan Jagaddhita.

Untuk menyelesaikan misi itu, Bhaskara harus mencari lima putri pewaris elemen—Anala, Nirmala, Sekar, Samira, dan Vajra.

Namun, menyatukan mereka tidak cukup. Ia harus membentuk Simpul Kirana, ikatan suci yang dapat membangkitkan kembali cahaya dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 : GEJOLAK API BHASKARA

"Padam! Padam! Astaga, air mana air?! Anala, ambilkan ember!" teriak Bhaskara panik, matanya mendelik lebar melihat kobaran api kecil yang membesar di kain sutra itu.

Anala yang masih berbaring santai di ranjang sama sekali tidak panik. Sebaliknya, Sang Ratu menatap kelakuan suaminya dengan mata berbinar-binar gembira dan tawa terkekeh pelan.

Anala cukup menjentikkan jemarinya. Ceklek. Kobaran api di tirai itu seketika padam tanpa sisa, menyisakan sedikit jelaga hitam di kain.

"Kau melihatnya, kan?" Anala bangkit duduk, membiarkan selimutnya menutupi dadanya secara anggun. "Itu adalah Elemen Api Agni! Tanpa mantra, tanpa ritual khusus... tubuhmu secara alami sudah bisa mengendalikannya hanya lewat gejolak emosimu!"

Bhaskara membeku di tempat, masih dalam posisi konyol berdiri di atas ranjang sambil memegang erat selimut yang melilit badannya. Ia melotot menatap telapak tangan kanannya yang masih mengeluarkan asap tipis.

"A-aku... aku yang mengeluarkan api itu tadi?!" gagap Bhaskara, kaget setengah mati dengan kekuatannya sendiri.

Anala menengadah menatap Bhaskara yang berdiri di atas ranjang dengan binar mata penuh kebanggaan. "Iya, suamiku. Penyatuan kita semalam berhasil sempurna. Kau bukan lagi manusia biasa... kau adalah bagian dari Agnivara."

> [NOTIFIKASI SISTEM LONTAR EMAS]

> 🔥 Penguasaan Elemen: Kemampuan 'Manifestasi Api Agni' Terbuka (Tingkat Dasar).

> ⚠️ Peringatan Tambahan: Harap kendalikan emosi dan keperjakaan mental Pengguna agar tidak membakar seluruh isi Istana Agnivara.

Bhaskara menelan ludah, menatap telapak tangannya lalu melirik tirai yang gosong. "Gila... kalau begini caranya, setiap kali aku l atau salah tingkah, bisa-bisa kasur ini bakar sendiri!"

Belum sempat Bhaskara menguasai rasa kagetnya pada tirai yang gosong, Anala perlahan bangkit berdiri di atas ranjang. Selimut tebal yang melilit tubuh Sang Ratu dibiarkannya merosot begitu saja, meluncur jatuh tanpa rasa ragu.

Dengan gerakan yang teramat anggun dan tanpa sehelai benang pun membalut kulitnya, Anala melangkah pelan mendekat dari arah belakang Bhaskara.

Srrr...

Kedua lengan mulusnya yang hangat terulur melingkari dada bidang Bhaskara. Anala memeluk suaminya rapat-rapat dari belakang. Kehangatan kulitnya langsung menyapu punggung polos Bhaskara, dan detik itu juga... dua bukit keindahannya yang kenyal dan hangat menempel dengan sangat sempurna di punggung Bhaskara.

DEG!

Sensasi sentuhan empuk dan hangat yang menekan punggungnya seketika membuat seluruh tubuh Bhaskara menegang kaku bagaikan tiang pancang beton!

Darah di dalam tubuhnya mendadak berdesir kencang meluncur naik ke otak. Kepala Bhaskara langsung terasa cenat-cenut luar biasa, pandangannya agak berkunang-kunang karena kombinasi antara rasa kaget, panik, dan luapan hormon yang meledak sekaligus!

"A-ADUH! CENAT-CENUT! KEPALAKU MAU PECAH!" jerit batin Bhaskara. "Punggungku... punggungku nempel sama 'aset' Ratu secara langsung! ni beneran bisa bikin pembuluh darahku pecah di tempat!"

Anala menyandarkan dagunya yang halus di bahu Bhaskara. Helaan napas hangat beraroma bunga padma menyapu tepat di leher dan daun telinga Bhaskara, membuat bulu kuduk pria itu berdiri hebat.

Merasakan getaran tubuh Bhaskara yang kaku dan detak jantungnya yang berpacu liar bagaikan mesin stempel, Anala terkekeh pelan—sebuah tawa manja yang begitu menggoda.

Anala makin merapatkan tubuhnya, membiarkan kehangatan kulit mereka menyatu, lalu berbisik dengan suara serak yang teramat lembut dan sensual tepat di telinga Bhaskara.

"Jangan tegang begitu, suamiku..." bisik Anala pelan, jemari halusnya menyusuri dada hingga berhenti tepat di atas telapak tangan kanan Bhaskara yang tadi mengeluarkan api.

Anala menautkan jemarinya di antara jemari Bhaskara, menyalurkan pendar merah hangat yang menenangkan.

"Aku bisa mengajarkanmu... bagaimana cara mengontrol api Agni ini," bisik Anala lagi, senyum tergoda mengembang di bibirnya saat merasakan tenggorokan Bhaskara naik-turun menelan ludah dengan sangat bersuara. "...sampai kau benar-benar mahir menguasainya."

> [NOTIFIKASI SISTEM LONTAR EMAS]

> ⚠️ Peringatan Darurat: Detak jantung Pengguna mencapai 185 BPM.

> 🧠 Kondisi Otak: Cenat-Cenut Tingkat Akut akibat 'Overload Kontak Fisik Direct'.

> 💡 Saran Sistem: Tahan napas dan jangan pingsan sekarang, Pengguna Bhaskara!

Bhaskara mengepalkan tangannya yang berada dalam genggaman Anala, menahan kepalanya yang makin cenat-cenut berat.

"A-Anala..." cicit Bhaskara dengan suara yang hampir habis, tak berani menoleh sedikit pun ke belakang. "M-mengontrol apinya... bisa dimulai setelah kita pakai baju dulu tidak?!"

Anala menahan tawa renyahnya melihat ekspresi Bhaskara yang sudah merah padam seperti kepiting rebus, lengkap dengan mata membelalak dan rahang kaku bertahan mati-matian agar tidak pingsan di tempat.

Anala perlahan merenggangkan pelukannya. Ia menarik selimut tebal dan melingkarkannya dengan anggun menutupi tubuh mulusnya sendiri, lalu menatap Bhaskara dengan senyum manis yang penuh binar jahil.

"Baiklah, Suamiku ..." bisik Anala. Jemari halusnya menepuk pelan pipi Bhaskara yang terasa panas bagaikan lempengan besi tempaan. "Tentu saja ... setelah kita menyucikan diri lewat Ritual Mandi Agni. Karena semalam Kau membakar diriku."

Mendengar kata "mandi", mata Bhaskara seketika makin membelalak lebar. Otaknya yang baru saja agak dingin mendadak korslet total untuk kedua kalinya!

"M-MANDI BARENG?! BERSAMA ANALA?!"

"OH NO! INI BUKAN LATIHAN KONTROL API, TAPI LATIHAN MENAHAN SERANGAN JANTUNG!" jerit Bhaskara histeris di dalam benaknya, memegangi kepalanya yang kembali cenat-cenut makin berat.

Anala berjalan menuju pintu ukiran yang menghubungkan kamar peraduan dengan Pemandian Suci Agnivara. Ia menoleh sedikit ke belakang, memiringkan kepalanya dengan tatapan menggoda yang teramat memikat.

"Ayo, Bhaskara... Kolam air hangat Kerajaan Api sudah menunggumu," ajak Anala seraya melangkah masuk ke dalam uap hangat pemandian yang memancar keemasan.

> [NOTIFIKASI SISTEM LONTAR EMAS]

> ♨️ Misi Sampingan: 'Ritual Pemandian Suci Elemen Api'.

> ⚠️ Peringatan Sistem: Disarankan Pengguna Bhaskara menyiapkan mental dan menyumbat hidung untuk mencegah pendarahan berat di dalam kolam!

Bhaskara berjalan kaku bagaikan robot yang kehabisan pelumas. Dengan selimut tebal melilit erat di pinggangnya, ia menghentikan langkah di tepi kolam pualam.

Glek!

Tenggorokannya meloloskan tegukan kaku saat melihat Anala. Sang Ratu telah melangkah lebih dulu ke dalam kolam. Air keemasan setinggi dada itu membingkai siluet bahu mulusnya yang porselen dan rambut merah keemasannya yang terurai basah mengapung di permukaan.

Anala menoleh, memiringkan kepalanya sedikit. Binar merah di matanya berkilat lembut, dihiasi senyum tipis yang memanjakan mata.

"Kenapa masih berdiri di situ, Bhaskara?" bisik Anala, suaranya bergema halus memantul di dinding pualam. "Lepaskan selimutmu dan masuklah. Air ini dialiri energi vulkanik murni dari Inti Bumi Agnivara... sangat baik untuk menyelaraskan gelombang elemenmu."

"Apa! Lepaskan selimut?!" jerit Bhaskara histeris di dalam benaknya.

[NOTIFIKASI SISTEM LONTAR EMAS]

> ♨️ Efek 'Pemandian Suci Agni': Menghilangkan efek Cenat-Cenut Otak (+100%), Membuka Meridian Energi (+50%)

> ⚠️ Peringatan Kesehatan: Pengguna disarankan menutup mata jika tidak kuat menahan lonjakan visual.

"Sistem bangsat! Jangan malah nakut-nakutin!" Bhaskara memejamkan mata kencang-kencang, membuang napas panjang, lalu membulatkan tekadnya demi gengsi seorang pria.

...****************...

1
Europa.
seperti biasa, novel baru, nunggu insect
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: 😭😭😭😭😭😭😭
total 1 replies
Phrolova
naiknya cepet banget
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: pacing cepatt 🤣🤣
total 1 replies
Yui
masterpiece /Angry//Angry/ aku nunggu insectnya/Drool//Drool//Drool/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: gak ada insect /Curse//Hammer/
total 1 replies
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Han Boshalvaya
Waw, othor romance nulis fantasi! patut dilihat /Doge//Good/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Awkward/ waduhhh
total 1 replies
Ironside
Wah /Hunger/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: /Panic/
total 1 replies
Teteh Lia
nama tokoh na dari bahasa Sanskerta semua 👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA💘℘ℯ𝓃𝓪: Isekai tema Nusantara 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!