Angelica, seorang gadis yang cantik.dijodohkan oleh ayahnya dengan seorang direktur perusahaan di perusahaan ayahnya yang belum pernah ia temui.ia pun pergi menuju ke Singapura untuk memenuhi janji ayahnya meskipun hatinya tidak rela.
di perjalanan, tuan muda max berpapasan dengan pesawat yang ditumpangi Angelica, langsung terpukau dengan kecantikan Angelica dan memutuskan untuk menahannya untuk melayaninya.meskipun semua itu max lakukan dengan penuh kelembutan.tetap saja perlakuan itu membuat Angelica sangat membenci max
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
30
" what???? are you crazy max??? perempuan itu tidak pantas untukmu.....dia itu hanya perempuan biasa.....max....ibu tidak setuju dengan keinginanmu itu...." ucap ibunya
" tapi mom....aku mencintainya.....dan max tidak ingin menikah dengan perempuan lain selain Angelica...." jawab max
" tidak..... sekali ibu bilang tidak .....maka seterusnya tidak....nak dia itu perempuan murahan....yang biasa merayu tuan muda kaya hanya untuk mengeruk uangnya saja...." ucap ibunya
"MOM.....jangan hina Angelica seperti itu.terserah ibu setuju atau tidak....max akan tetap menikah dengannya.....karena sekarang ini dia sedang hamil anak max ma....." ucap max
" apa...... hamil......kau sudah gila ya.....kau seharusnya punya anak dengan perempuan yang sama status nya dengan kita max...." ucap ibunya
" ibu .....max sudah besar dan max berhak memilih kebahagiaan max sendiri....." ucap max
" tapi nak....dia tidak pantas....tidak level dengan keluarga kita...."ucap ibu max
ucapan ibu max membuat suasana hati max marah...maka ia pun memutuskan panggilannya dengan ibunya.
" max....kau tidak bisa menikahinya..... kalau kau tidak bisa menuruti perintah ibu....maka jangan salahkan ibu yang turun tangan mengatasi hal itu...." ucap ibu max
ibu max langsung mengutus pelayan pribadi nya untuk memesankan nya tiket pesawat menuju ke Singapura. ia akan membereskan hubungan antara max dan juga Angelica.
"Angelica..... tunggu dan lihat sebentar lagi.aku akan membuat hidupmu sengsara bagaikan di neraka karena kau berani menggoda anakku max dan sampai membuatnya melawan ibu kandungnya sendiri.berani beraninya kau membuat jarak dengan anakku." ucap ibunya max
sementara itu max yang kesal dengan ibunya memutuskan untuk kembali ke kamar angelica.dan sesampainya max disana,ia melihat Angelica sedang asyik mengusap calon anak yang ada di dalam perutnya.
melihat Angelica yang sedang bahagia, membuat max jadi tidak tega untuk memberitahukannya bahwa ibunya menolak hubungannya dengan Angelica.
max tidak ingin membuat Angelica menjadi sedih dan cemas akan masalah penolakan ibunya dan berakibat buruk pada kehamilannya.
yang max bisa lakukan saat ini adalah memikirkan cara agar ibunya mau menerima hubungannya dengan Angelica.
"kau sedang apa Angelica?" tanya max sembari duduk di sebelah Angelica
"tidak ada,hanya aku tidak sabar menantikan kehadiran buah cinta kita lahir di dunia ini" ucap Angelica yang masih mengusap perutnya
"hahaha sayang.... kandungan kamu ini masih dini jadi masih lama buat anak kita lahir di dunia ini" jawab max
"biarin, ngomong ngomong max kau mau anak laki-laki atau perempuan?" tanya Angelica
"semua suami di dunia ini pasti ingin mempunyai anak laki laki,tapi apapun anak kita nanti Entah itu laki laki ataupun perempuan aku akan tetap menyayanginya" jawab max
"terima kasih max,aku beruntung bisa mempunyai dirimu di kehidupanku" ucap Angelica sambil menggenggam erat tangan max
"sama sama honey,baik baik ya sayang di dalam perut mommy angelica." ucap max sambil mencium perut Angelica
"sayang,apa kau sudah memberitahu tentang hubungan kita kepada ibumu?" tanya Angelica
"sudah" jawab max
"bagaimana tanggapan ibumu? apakah ia menerimaku dan calon anakmu ini?" tanya Angelica
"stttt..... sayang sudah jam berapa ini, seharusnya kau istirahat.wanita hamil tidak baik jika tidur larut malam itu tidak baik untuk anak yang ada di dalam kandungan.sekarang istirahat ya besok kita obrolkan lagi" ucap max sambil merebahkan tubuh Angelica untuk beristirahat.
max bisa saja mengelak dari pertanyaan Angelica hari ini tapi ia tidak mungkin bisa untuk menyembunyikan kebenarannya dari Angelica
banyak sekali novel yang sudah kau tulis.../Ok/
hormat untuk suhu/Determined/