NovelToon NovelToon
King Mafia Di Zaman Kuno

King Mafia Di Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: BUBBLEBUNY

Xavier, king Mafia yang tak terkalahkan, ditangkap musuh dan terkena tembakan di dada hingga pingsan. Ketika sadar, dia terkejut melihat dirinya mengenakan hanfu kuno megah dan duduk di singgasana tinggi di lingkungan asing.

Dia menyadari dirinya seharusnya sudah mati, namun doanya terkabul dalam bentuk reinkarnasi. Kini dia berada di tubuh pemimpin sekte iblis yang dingin dan bijaksana, dengan perpaduan unik antara kekerasan masa lalunya sebagai Mafia dan kebijaksanaan baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BUBBLEBUNY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sang Kaisar dan Ratu Pedang

Suara seruan mereka yang penuh semangat dan keyakinan bergema megah di seluruh lembah, memecah keheningan pagi dan menggetarkan hati setiap orang yang mendengarnya. Berita tentang kembalinya Ye Chen, sang Dewa Perang yang legendaris, menyebar bagaikan api yang membakar padang rumput kering. Namun, berita yang jauh lebih mengejutkan dan membuat seluruh penjuru Sekte Langit gemetar adalah satu hal lain... Di sisi sang Pemimpin Sekte, berdiri seorang wanita muda yang cantik jelita bagaikan bidadari yang turun dari kayangan. Wanita itu mengenakan jubah putih bersih yang memancarkan hawa dingin yang mematikan, dan yang paling membuat semua orang ternganga adalah kenyataan bahwa wanita itu dengan berani dan penuh wibawa menggenggam erat lengan Ye Chen. Tatapannya tajam, dingin, namun memancarkan rasa memiliki yang tak terbantahkan. Siapa dia? Bagaimana mungkin seseorang bisa berdiri sedekat itu dengan Ye Chen yang terkenal dingin dan tak tersentuh?

"Yang Mulia!" Seru suara-suara itu dengan penuh hormat dan haru.

"Legenda hidup kita telah kembali! Matahari keadilan telah bersinar kembali!" Teriak salah satu murid dengan penuh semangat yang membara.

"Selamat datang kembali, Pemimpin Kami! Seluruh Sekte Langit telah menanti kehadiranmu!" Seru yang lainnya serentak, suaranya bergema memenuhi seluruh penjuru gunung.

"Kami tidak menyangka Anda akan kembali secepat ini! Seluruh sekte merasa sangat terhormat!" Ucap Tetua Tertinggi dengan suara bergetar, matanya tak lepas dari wajah pemimpinnya yang kini tampak lebih agung dan kuat dari sebelumnya.

Namun, mata para tetua itu perlahan bergeser, menatap sosok cantik di samping Ye Chen dengan rasa penasaran yang bercampur kekaguman. Mereka bisa merasakan bahwa meski wanita itu berdiri dengan tenang, namun kekuatan yang tersembunyi di dalam tubuhnya sangatlah dahsyat, setara dengan ahli tingkat tinggi.

"Siapakah gerangan nona muda yang berdiri di sisi Anda ini, Yang Mulia?" Tanya salah satu tetua dengan hati-hati, suaranya penuh rasa hormat.

"Aura yang dipancarkannya begitu murni dan kuat..." Ucapnya penuh rasa takjub.

"Sungguh merupakan pasangan yang sangat serasi dan sempurna bagi Yang Mulia." Timpalnya dengan senyum lebar, matanya berbinar melihat keharmonisan di antara keduanya.

"Bak bulan dan bintang yang saling melengkapi, tak ada yang lebih indah dari pemandangan ini." Gumamnya lirih namun penuh kekaguman yang mendalam.

"Benar-benar sosok yang luar biasa, seolah memang diciptakan khusus untuk mendampingi sang Kaisar..." Sambungnya lagi dengan nada penuh kekaguman, tak henti memuji kesempurnaan pasangan di hadapannya.

"Lihatlah cara ia berdiri dan memancarkan wibawa... sungguh tak ada bedanya dengan seorang Ratu yang lahir untuk memerintah!" Ucap tetua lainnya dengan mata terbelalak kagum.

"Cantik bak bidadari, namun tatapannya tajam bagaikan pedang surgawi. Benar-benar kombinasi yang sempurna dan menakjubkan!" Timpal yang lain serentak, kepala mereka terus mengangguk takjub.

"Sejak awal kami tahu bahwa hanya wanita luar biasa yang pantas mendapatkan hati Yang Mulia. Dan kini... kami melihat kebenaran itu dengan mata kepala kami sendiri!" Seru mereka dengan suara bergetar, semakin yakin akan takdir indah yang menyatukan kedua sosok agung itu.

Mendengar pertanyaan itu, seluruh murid dan pengawal yang berkumpul di sana pun menahan napas serentak. Suasana yang tadinya riuh rendah seketika menjadi hening total, bahkan suara angin pun seolah ikut berhenti berhembus. Mata ribuan orang tertuju tajam pada sosok wanita muda di samping Ye Chen, penuh dengan rasa penasaran yang meledak-ledak. Siapakah dia? Darimana asalnya? Dan bagaimana mungkin ia memiliki keberanian sedemikian besar untuk berdiri begitu dekat dengan sang Dewa Perang yang terkenal dingin dan tak tersentuh? Hati mereka berdebar kencang, jantung mereka berdetak tak beraturan menanti jawaban yang akan mengubah segalanya. Ye Chen tersenyum tipis, senyum yang jarang sekali ia tunjukkan di depan umum. Senyum itu bukan senyum dingin yang biasa ia berikan, melainkan senyum hangat yang memancarkan kelembutan dan kasih sayang yang mendalam, sebuah pemandangan yang mungkin sekali dalam seribu tahun bisa dilihat oleh orang banyak. Dengan gerakan yang sangat lambat, anggun, namun penuh dengan wibawa yang memukau, ia perlahan mengangkat tangannya yang besar dan kuat. Dengan penuh kelembutan, ia menepuk-nepuk tangan mungil Xiao Ling yang melingkar erat di lengan kekarnya. Sentuhan sederhana itu namun memiliki makna yang begitu dalam, seakan ia sedang memperkenalkan separuh jiwanya sendiri kepada seluruh dunia. Ia menatap gadis itu sejenak dengan pandangan yang begitu dalam dan memuja, seakan di hadapannya terdapat seluruh semesta yang paling berharga.

"Perkenalkan..." Ucap Ye Chen lantang, suaranya terdengar jelas sampai ke telinga setiap orang yang hadir, memancarkan wibawa yang tak tergoyahkan.

"Dia adalah Xiao Ling. Murid tercintaku, dan mulai saat ini... dia adalah Nyonya Muda dari Sekte Langit!" Serunya dengan bangga, matanya memancarkan cinta dan keyakinan yang mendalam saat memperkenalkan wanita di sisinya kepada seluruh dunia.

"Dan mulai hari ini, siapapun yang menghormatinya berarti menghormati aku, dan siapapun yang berani menyakitinya... akan menjadi musuhku yang paling besar!" Tambahnya lagi dengan nada dingin dan mengancam, memberikan peringatan keras yang membuat seluruh orang yang mendengarnya gemetar ketakutan sekaligus hormat.

"Jadi, jagalah sikap kalian dan berikanlah penghormatan tertinggi yang layak ia dapatkan, karena dialah satu-satunya wanita yang akan memerintah dunia ini bersamaku!" Lanjutnya dengan suara yang berat dan penuh otoritas, mengukir takdir baru yang tak tergoyahkan.

Seolah ada petir yang menyambar tepat di tengah kerumunan! Seluruh orang yang mendengarnya seketika terpaku diam! Mata mereka terbelalak lebar, mulut mereka terbuka lebar namun tak ada suara yang keluar! Jadi... wanita cantik dan kuat ini adalah pasangan hidup dari Yang Mulia Pemimpin Sekte?! Berita itu begitu bombastis hingga membuat otak mereka sejenak berhenti bekerja!

"Su-Sungguh... sungguh suatu kehormatan!" Seru para tetua itu serentak, buru-buru membungkuk dalam-dalam dengan sikap yang jauh lebih hormat dari sebelumnya.

"Selamat datang, Nyonya Muda Xiao Ling! Mohon maafkan kami yang tidak tahu-menahu..." Ucap mereka dengan suara gemetar, penuh rasa takjub dan tunduk.

"Tidak perlu sungkan." Potong Xiao Ling lembut namun tegas, suaranya jernih dan dingin. Ia tidak menunduk atau merasa rendah diri. Ia berdiri tegak setara dengan Ye Chen, memancarkan wibawa seorang ratu.

"Aku di sini bukan untuk menuntut apa-apa, tapi untuk berdiri di sisi Yang Mulia dan membangun sekte ini bersama-sama. Perlakukanlah aku sebagai salah satu dari kalian, dan kita akan bekerja sama demi kejayaan Sekte Langit." Ucapnya bijak, kata-katanya tenang namun memiliki kekuatan yang mampu menenangkan kegemparan yang baru saja terjadi.

"Kita semua memiliki satu tujuan yang sama, yaitu melindungi tempat ini dan menegakkan kebenaran." Lanjutnya dengan nada yang matang dan penuh kedewasaan.

"Selama kalian setia dan bekerja keras, maka perlindungan serta kasih sayangku akan selalu ada untuk kalian semua sama rata." Ujarnya lirih namun penuh otoritas, seakan sedang memberikan janji agung seorang penguasa yang bijaksana.

"Aku tidak peduli apa latar belakang kalian atau seberapa kuat kekuatan yang kalian miliki. Selama kalian memiliki hati yang setia dan semangat yang membara, maka kalian adalah keluargaku." Tambahnya lagi dengan suara yang lembut namun menenangkan, mencairkan suasana tegang menjadi hangat.

"Dan ingatlah... di hadapanku, tidak ada diskriminasi. Siapa pun yang berbuat baik akan dihargai, dan siapa pun yang berbuat salah akan tetap ditegur. Aku akan memegang pedang keadilan ini sama tajamnya dengan Yang Mulia Ye Chen." Serunya dengan mata yang bersinar tegas, menunjukkan bahwa ia bukan hanya seorang nyonya rumah, melainkan seorang pemimpin yang sejati.

Mendengar jawaban yang begitu bijaksana dan berwibawa itu, seluruh orang yang hadir semakin terpesona. Jantung mereka yang tadi berdegup kencang karena kaget dan tegang, kini berdetak penuh rasa kagum dan hormat yang mendalam. Setiap kata yang keluar dari mulut Xiao Ling terdengar begitu tenang namun memiliki bobot yang berat, layaknya sebuah hukum yang ditetapkan oleh langit. Ia tidak menampilkan kesombongan, melainkan keanggunan dan kedewasaan yang jauh melampaui usianya. Sosoknya yang berdiri tegak di samping Ye Chen terlihat begitu sempurna, bak matahari dan bulan yang bersinar bersama-sama, melengkapi satu sama lain menjadi satu kesatuan kekuatan yang tak tergoyahkan. Mereka menyadari bahwa wanita ini bukan hanya sekadar pasangan bagi pemimpin mereka, tapi benar-benar memiliki jiwa seorang penguasa yang lahir untuk memimpin. Tidak ada lagi keraguan di hati mereka, hanya rasa syukur yang luar biasa karena Sekte Langit kini memiliki pelindung yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga hebat dalam pikiran dan hati nurani. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh lembah. Angin pagi yang berhembus seolah ikut menyambut kedatangan Ratu Pedang yang baru saja resmi naik ke singgasana.

"Wah... Hebat! Sungguh kata-kata yang luar biasa!" Gumam salah satu murid di barisan belakang.

"Benar-benar sosok yang layak disebut Ratu! Ia memiliki hati yang luas dan pikiran yang sedalam samudra!" Ucapnya lirih namun penuh kekaguman yang mendalam.

"Kita beruntung sekali! Sekte Langit akan menjadi semakin kuat dan makmur di bawah perlindungan mereka berdua!" Seru yang lainnya dengan antusiasme yang baru.

"Selamat tinggal masa-masa sulit! Mulai sekarang, tidak ada yang berani menginjak-injak kehormatan kita lagi!" Teriak salah satu murid dengan penuh semangat.

"Benar! Dengan adanya Kaisar dan Ratu Pedang, dunia persilatan pasti akan gemetar ketakutan!" Sambung yang lain serentak.

"Mereka adalah pasangan sempurna yang ditakdirkan oleh langit! Tidak ada kekuatan di dunia ini yang mampu mengalahkan cinta dan kekuatan mereka berdua!" Teriak seorang murid wanita dengan mata berbinar-binar penuh harap.

"Siapapun yang berani melawan mereka, sama saja menantang takdir sendiri! Hancur leburlah nasib mereka!" Gumam yang lain dengan penuh keyakinan.

"Dunia persilatan akan memasuki era keemasan yang baru! Era di mana keadilan dan kekuatan bersatu menjadi satu!" Teriak seorang murid dengan tangan terangkat tinggi.

"Siapa pun yang bodoh hingga berani menentang mereka... hanya akan menjadi debu yang terhapus oleh sejarah!" Sambung murid lainnya dengan nada dingin yang penuh keyakinan.

"Kita harus bekerja lebih keras! Kita harus membuktikan bahwa kita layak menjadi pengikut Kaisar dan Ratu yang hebat!" Seru mereka serentak, semangat mereka membuncah tak terbendung.

"Hidup Sekte Langit! Hidup Yang Mulia Ye Chen! Hidup Nyonya Muda Xiao Ling!" Teriakan itu bergema tak henti-henti, mengguncang seluruh penjuru gunung.

Kecerdasan dan ketenangan Xiao Ling membuat para tetua semakin kagum. Wanita ini bukan hanya cantik dan kuat, tapi juga memiliki mental dan pemikiran yang luar biasa. Di mata mereka, Xiao Ling bukan sekadar seorang wanita yang beruntung bisa mendampingi sang Kaisar, melainkan seorang pemimpin sejati yang lahir dengan darah bangsawan dan jiwa pejuang. Cara ia berbicara, cara ia memandang orang lain, dan cara ia mengendalikan emosinya... semuanya sempurna. Tidak ada kesombongan yang menyakitkan, namun juga tidak ada kerendahan hati yang berlebihan hingga terlihat lemah. Ia berdiri di sana dengan keseimbangan yang mutlak. Dingin namun hangat, jauh namun dekat, gagah namun anggun. Ia mampu meredakan ketegangan yang baru saja terjadi hanya dengan beberapa kata, dan mampu memenangkan hati ribuan orang dalam sekejap mata. Ini adalah bukti nyata bahwa Ye Chen memiliki pandangan yang tajam. Wanita di hadapan mereka benar-benar berlian yang tak ternilai harganya. Bersama Xiao Ling, masa depan Sekte Langit bukan hanya terjamin aman, tapi juga dipastikan akan bersinar lebih terang dari sebelumnya.

"Bagus... Sangat bagus." Ucap Tetua Tertinggi sambil mengangguk setuju berkali-kali, wajahnya bersinar lega dan bahagia.

"Silakan masuk, Yang Mulia. Silakan masuk, Nyonya Muda. Semua sudah kami persiapkan dengan sempurna. Aula Utama sudah siap untuk menerima laporan perkembangan sekte dan segala urusan penting lainnya!" Ujarnya dengan hormat, membuka jalan lebar bagi pasangan penguasa itu.

"Mari kita sambut era baru yang gemilang bersama-sama!" Tambahnya lantang, menandai dimulainya babak baru sejarah Sekte Langit.

"Semoga keberkahan dan kekuatan abadi selalu menyertai Yang Mulia dan Nyonya Muda!" Seru para tetua lainnya serentak, membungkuk dalam-dalam dengan penuh rasa syukur.

"Kami siap mengabdi dan berjuang sampai titik darah penghabisan demi kejayaan Sekte Langit yang baru!" Timpal mereka dengan semangat kebersamaan yang membara.

"Kami akan menjadi kaki tangan yang paling setia dan pedang yang paling tajam demi melaksanakan setiap perintah kalian!" Seru salah satu tetua dengan mata berapi-api.

"Biarkan angin topan datang menghantam, selama kita bersatu di bawah kepemimpinan Kaisar dan Ratu... tidak ada satu pun kekuatan di dunia ini yang mampu menggoyahkan kita!" Lanjut tetua lainnya dengan penuh keyakinan yang tak tergoyahkan.

"Mulai hari ini, nama Sekte Langit akan ditulis ulang dengan tinta emas! Kita akan menjadi penguasa mutlak yang disegani oleh seluruh alam semesta!" Gumam mereka dengan penuh semangat, menyambut masa depan yang cerah dengan penuh keyakinan.

1
Fajar Fathur rizky
thor mau tanya ranah Kultivasi ada berapa ranah
BUBBLEBUNY: oh itu ada 6
total 3 replies
BUBBLEBUNY
Bener 🤣🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤zc❖Aisyah Chris
sekte Hua Shan sedang mengali kubur sendiri🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤zc❖Aisyah Chris
baru singgah.. keren thor ceritanya.
BUBBLEBUNY: bagus kalo suka dengan ceritanya
total 1 replies
BUBBLEBUNY
betul 👍
🌹Widian,🧕🧕🌹
ohhh ternyata Ye tianhong adalah ayahnya Ye. Chen ?
BUBBLEBUNY
sabar masih permulaan
🌹Widian,🧕🧕🌹
sekte iblis, tapi pemimpinnya masih punya rasa kemanusiaan..... gimana inih ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!