NovelToon NovelToon
Datanglah Padaku

Datanglah Padaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: vennyrosmalia

Revania Agatha, Ibu muda berusia 32 tahun yang sudah memiliki seorang putra. Terjebak dalam dilema antara bertahan atau pergi disaat rumah tangganya tak lagi membuatnya merasa diinginkan oleh suaminya sendiri.

Nathan Alexander, pria dewasa dan mapan yang masih betah melajang dan disibukkan dengan karir yang dibangunnya. Namun tanpa di duga dirinya justru tertarik pada wanita yang sudah bersuami.

Gimana ya kisahnya, yuk ikutin ceritanya. ☺

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vennyrosmalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24

Sampai dirumah, Vania segera membersihkan diri. Mandi dengan waktu cukup lama membuat Vania rileks. Berendam dengan aroma terapi kesukaannya.

Rasanya sangat menenangkan. Namun tiba-tiba Vania teringat dengan ucapan Nathan.

"Karena apa?" tanya Vania dengan tatapan curiga.

"Karena Aku akan bertanggung jawab padamu dan Resa sekarang." jawab Nathan.

Vania tercengang. Tanggung jawab apa yang harus Nathan lakukan untuknya juga Resa. Tentu Vania menolak hal itu.

"Kamu tidak ada kewajiban untuk bertanggung jawab Nathan. Kita hanya teman."

"Teman untuk saat ini."

"Apa maksud kamu?"

Pembicaraan keduanya terhenti saat pesanan makan Mereka datang. Bahkan sampai pulang pun Nathan kekeh tidak mau menolak setiap ucapan Vania yang tidak mau Nathan bertanggung jawab dalam hal apapun untuknya.

Vania menyudahi mandi berendamnya karena sudah mulai merasa kedinginan. Tangannya sibuk mengeringkan rambut panjangnya dengan hair dryer.

Ting

Satu pesan masuk dari Liliana dan Vania segera membuka pesan berisi foto Resa juga Sely yang sedang memakan jagung bakar.

Vania senang karena Resa yang terlihat bahagia dan menikmati liburannya bersama Liliana. Vania boleh tidak beruntung dalam rumah tangganya, tapi dia kini beruntung memiliki Liliana dan keluarganya yang mau menganggapnya seperti saudara disini.

.

.

Beberapa hari kemudian.

"Jadi kamu berencana buka toko kue?" tanya Liliana.

Vania menganggukan kepala sambil menyeruput jus strawberry kesukaannya.

"Kamu punya rekomendasi tempat yang strategis Lili?"

"Tempat strategis banyak, tapi harganya cukup mahal Vania. Kamu yakin?" Liliana seolah ragu dengan keadaan finansial sahabatnya ini.

Vania tersenyum saja saat Liliana mungkin memikirkan juga tentang keuangannya.

"Aku yakin Lili." jawab Vania.

Dia pun menceritakan pada Liliana bahwa Vania diberikan modal usaha oleh Satria juga Tuan Alex.

Flashback satu hari setelah perceraian

Vania yang sedang merapikan beberapa barang milik Satria di kamar di kejutkan dengan kedatangan Satria ke rumah.

Satria memang meminta tolong padanya untuk merapikan beberapa barang yang ada di kamar dan ruang kerja Satria.

Vania pikir Satria tidak akan datang langsung hari itu juga. Tapi karena Satria cepat datang mungkin itu memang lebih baik.

"Aku datang bersama Daddy Alex, Dia ingin menemuimu." ucap Satria.

Vania pun mau tidak mau menemui mertua dari mantan suaminya itu.

Setelah kembali meminta maaf pada Vania, ternyata tujuan Satria dan Tuan Alex datang adalah untuk menyerahkan beberapa aset atas nama Resa yang entah Vania sendiri tidak tahu kapan semua itu dipersiapkan.

"Aku memang sudah menyiapkan semua ini untuk Resa." ucap Satria.

Vania cukup sedih mendengar hal itu, ternyata Satria memang sudah mempersiapkan secara matang sebelum perceraian terjadi. Mungkin Satria memang sengaja melakukan ini karena suatu saat hal ini akan terjadi. Cepat atau lambat.

"Terimalah Nak, Kamu juga bisa membuka usaha dengan semua ini. Kami juga Satria tidak akan mengungkit apapun dan berapapun nominal yang Kamu gunakan." jelas Tuan Alex.

Sempat merasa harga dirinya terinjak karena rumah tangganya tergadai dengan harta di depan mata. Tapi Vania harus berfikir realistis saat ini, semua pun demi masa depan Resa.

Flashback off

.

.

"Jadi Kamu sekarang janda kaya dong." seru Liliana terkikik geli.

Plak

Vania memukul lengan Liliana yang dengan lantang menyebutnya janda kaya. Gelar itu sungguh membuatnya geli mendengarnya.

"Enak saja, Aku tidak kaya. Yang kaya itu Resa putraku." elak Vania meluruskan.

Liliana mencebik. Padahal menurutnya sama saja karena Vania sendiri yang mengelola semua aset milik Resa.

"Jadi berapapun harga sewa tempat itu tidak jadi masalah kan?"

Vania mengangguk setuju. Lokasi yang strategis tentu menjadi tolak ukur yang penting untuk membuka bisnis usaha. Vania tidak mau modal yang sudah dikeluarkannya berujung kerugian.

"Oke, Aku juga akan meminta bantuan Daddy Sely untuk mencari lokasi." ucap Liliana.

"Terima kasih Lili."

.

.

Daniel dan Nathan sedang membahas mengenai pekerjaan yang akan melibatkan kerja sama antara perusahaan Mereka.

Di sela pembicaraan serius itu, Daniel menanyakan hal yang cukup membuat Nathan kesal.

"Jadi seorang Nathan kepincut juga dengan mantan istri adik ipar sendiri." ledek Daniel dengan alis yang diturun naikan.

"Aku tidak mau menjawabnya." Nathan cuek saja dengan ledekan Daniel.

"Hahaha." Daniel tertawa terpingkal.

Sahabatnya benar-benar jatuh hati pada wanita yang pernah menjadi istri dari adik iparnya sendiri. Memang Daniel akui, Vania adalah tipe wanita idaman Nathan. Dan dirinya sudah memprediksi sejak awal hal itu.

"Apa wanita itu tau kalau Kau adalah Kakak Irene?" tanya Daniel lagi.

Nathan terdiam. Daniel benar, Dia juga melupakan hal itu. Apa yang akan Vania fikirkan tentangnya yang memiliki hubungan darah dengan wanita yang sudah merebut suaminya.

.

.

......................

Jangan lupa Like atau komentar ya teman-teman.

Tinggalkan jejak kalian setelah membaca. Supaya karya ini bisa naik ratingnya.

Terima kasih teman-teman

1
Indah Tuk Di Kenang
sakitya thorrr liat satria bahagia 😭😭semangat up therusss thorrr👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!