" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Sore pun tiba, begitu pun Jak pulang kantor.saka pun bersiap untuk kembali ke mansion begitupun dengan saka dan juga dua gadis yang sejak tadi menunggu nya bekerja, siapa lagi jika bukan Alea dan sarline.
tok.tok.tok.
" masuk"!! kata saka yang masih berdiri di depan kursi nya. asisten Dika pun masuk.
"boss,waktunya pulang"! kata asisten Dika yang saat ini hanya fokus melihat ke arah saka,tidak berani melihat kearah sarline.
"hemm"! sahut saka lalu berjalan keluar dari ruang CEO di ikuti dua gadis tersebut dan asisten Dika di belakangnya.
Ting "!!
pintu lif pun terbuka dan ke empat orang tersebut masuk kedalam nya yang akan mengantarkan mereka ke lantai bawah.
"dika, antar sarline pulang ,tapi ingat jika kalian berani ciuman lagi ,aku pastikan kalian akan aku nikahkan detik ini juga";
glek"!!
sarline dan asisten Dika menelan ludah secara bersamaan.
"menikah dengan nya,aku mau ,aku mau"! Gumam sarline sambil menatap ke arah asisten Dika, begitupun dengan laki laki tersebut yang sudah melirik ke arah nona mudanya.
"ba-baik ; boss"! sahut asisten Dika dengan wajah gugup nya.
"lalu, aku"! tanya Alea sambil menunjuk dirinya sendiri.
"ikut aku"! sahut saka sambil menarik tangan Alea pergi menuju motor sport yang tak jauh dari dirinya berdiri saat ini.
"silahkan ,nona"! kata asisten Dika kepada sarline untuk masuk kedalam mobil ,namun kali ini asisten Dika meminta sarline duduk dibelakang ,tidak di samping kemudi seperti tadi pagi.
"asisten Dika"! panggil sarline dengan bibir yang seksi dah moncong 5 centi.
"apa anda ingin menikah sebelum lulus sekolah,nona"! sahut asisten Dika yang sepertinya tahu maksud nona mudanya memanggilnya dari kursi belakang kemudi.
"jadi anda tidak mau menikah denganku, aku harap anda memutuskan pacar anda Susi Susi itu, aku tidak mau hamil anak Tania bapak"!
deg"!!
"ha-hamil,, "! sahut asisten Dika spontan menoleh ke arah sarline dengan mata membulat sempurna dan wajah syok nya.
"kenapa sekaget itu bukankah ini juga ulah anda yang sudah menyerobot bibirku tadi pagi,apa anda mau lari dari tanggung jawab, atau aku akan adukan ke papa saat ini juga"! ancam sarline dengan ekspresi yang tidak main main.
"apaa"!! pekik asisten Dika,semakin syok dan bingung.
"kenapa ,bahkan saya belum meniduri anda,bagaiman anda bisa hamil dengan saya, nona"! jelas asisten Dika mencari pembelaan.
"haah ,meniduriku ,maksudnya ti-tidur bersama Ki begitu"! tanya sarline dengan bibir yang sudah bergetar hebat,tanganya kini sudah meraba lengannya saat menyadari bili bulu halus disana nampak berdiri ,dan merinding seketika.asistent Dika mengangguk pelan membenarkan ucapan nona mudanya.
"hemmm,, aku tidak mau tahu anda harus menikahi ku setelah aku lulus sekolah nanti,karena aku tidak mau rugi sepihak ya,ingat itu"! kata sarline langsung memalingkan wajahnya dengan pipi yang sudah bersemu merah.
mendengar itu asisten Dika tidak bisa berkata apa apa,lebih baik segera pergi mengantar pembuat onar di belakang ini dari pada kelangsungan dengan ucapanya yang memancing adrenaline nya.
**
tit"!!
bunyi klakson dari motor sport milik saka,menandakan jika asisten Dika harus segera jalan dan mengantar adiknya pulang,sedangkan saka sudah membonceng Alea untuk mengantarkannya pulang.
"cih, lihatlah dulu saja bilangnya ogah ogah dan tidak level,kini mau nya nempel terus kayak perangko"! geruntuh sarline sambil menatap motor sport yang telah melaju di depanya.
deru suara motor pun terdengar di depan rumah Bu Hanik, wanita paruh baya yang sedang berada di dalam rumah pun segera keluar dan memastikan jika itu adalah anak perempuan nya.
saat Alea turun dari motor sport terlihat Bu Hanik sudah berdiri di ambang pintu dan menatap ke arah Alea dan saka dengan tatapan yang sulit di artikan.
"deg,"!!
"i-ibu"!! gumam Alea lirih dengan tatapan ke arah wanita paruh baya yang juga sedang menatapnya. melihat ketakutan Alea saka tidak mungkin membiarakan nya.
"cepat pulang"! bisik Alea sambil menarik lengan saka untuk segera meninggalkan rumahnya,namun saka tetap diam tak bergeming menatap gadis yang sudah diam diam mencuri hatinya itu. saka pun memutuskan untuk memasukan motornya kedalam halaman rumah Bu Hanik .
"anjir,saka malah masuk ke halaman rumah,apa yang akan Dian lakukan "! gumam Alea dengan langkah gontai mengikuti motor saka .
saka turun dari motornya dan melepas helm yang menutupi seluruh kepalanya itu.
"ya tuhan, ganteng sekali"; gumam Bu Hanik yang sedikit tersepona dengan la laki laki tampan yang mengantarkan anak perempuan nya pulang. tidak sampai di situ bahkan saka berjalan mendekat menghampiri Bu Hanik yang masih diam tak bergeming di depan pintu.
"selamat sore ,Tante kenalkan saya saka ,pacar Alea"!
deg"!!
Bu Hanik dan Alea pun membulatkan mata sempurna mendengar pernyataan mengejutkan yang keluar dari mulut saka.
"m4ti kau Alea, "!! gumam Alea saat melihat raut wajah syok dari ibunya.
"pa-pacar"! tanya Bu Hanik kembali memastikan ucapan laki laki tampan di hadapanya ini, saka mengangguk dengan mantab.
"ya tuhan apa dia tidak salah, mau mencari Alea yang notabennya hanya gadis biasa,meskipun cantik ,tapi aku takut jika anak ku akan di permainkan saja dengan laki laki tampan ini '! Gumam Bu Hanik dalam hati dengan perasaan takut dan was was.
"mari silahkan masuk dulu"! kata Bu Hanik mempersilahkan saka untuk masih dan mengobrol di dalam rumah.
"nak saka, apa kamu yakin pacar nya Alea, apa tidak salah"! tanya Bu Hanik lagi saat saka sudah duduk di ruang tamu.
"apa nya yang salah ,Tante"? saka balik bertanya. sedangkan Alea sudah duduk di samping Bu Hanik sambil meremas ujung bajunya.
"Alea masih sekolah dan ibu takut jika nak saka hanya main main dengan nya di usia nya yang baru menginjak remaja,dan lihatlah bahkan bentuk tubunya saja tidak menarik sama sekali apa anda tidak salah memacari anak Tante"! jawaban Bu Hanik membuat Alea dan saka tercengang seketika.
"Bu, bisa bisanya menjelek jelaskan anak sendiri meskipun kenyataannya itu benar"! gumam Alea dalam hati sambil mengigit bibir bawahnya.
" CK, kalau masalah bentu tubuh mah,nanti aku bisa Pelan pelan memompanya Tante,asal Alea mau saja aku bisa membuatnya lebih semok dan montok, aarrg otak ku"! pekik saka di akhiri teriakan dalam hatinya saat otak kotornya kembali muncul.
"kalau Tante meragukan niat baik saya,makan saya akan melamar Alea secepatnya dan akan menikahinya setelah lulus sekolah nanti"! jawab saka akhinya.
"apaa"!! pekik alea kaget setengah ingin semaput saat mendengar pengakuan saka barusan.
"bukankah ini hanya pura pura ya,kenapa bisa melewati jalur ekslusif seperti ini sih,jangan Jagan dia sudah jatuh cinta kepadaku,atau sudah tidak tahan melihat ku"! gumam Alea semakin panas dingin dibuatnya..
Bu Hanik tidak bisa berkata apa apa mendengar keseriusan yang saka ucapkan.
" kalau begitu Tante tunggu niat baik mu nak saka"! jawab Bu Hanik akhirnya.
glek "!!
Alea menelan ludah kasar
"kenapa jadi ibu yang kepepet ingin punya menantu sekarang,jangan bilang karena saka tampan , oh my God aku belum siap menjadi istrinya,apalagi sampai di eksekusi oleh nya,aku tidak percaya diri sama sekali apalagi dada dan bokongku masih rata begini,huhuhuuu"! gumam Alea dalam hati ,lagi lagi gadis itu hanya bisa berkata dalam hati tanpa bisa menimpali ucapan ibu dan kekasih pura puranya ini .
" hemmm, kalau begitu saya permisi Tante,saya akan beritahu kedua orang tua saya masalah ini"! kata saka lalu beranjak dari duduknya dan menyalami Bu Hanik, Bu Hanik pun ikut bangkit dan menganggukan kepalanya,membiarkan saka pulang sore itu.
brum..
brum..
suara kenalpot motor saka pun menggema di halaman rumah Bu Hanik ,dan pergi meninggalkan rumah tersebut.
bugh'"!!
saat saka sudah menghilang dari rumahnya,Bu Hanik pun reflek memukul lengan Alea .
"aaaauu',Bu kenapa memukulku "! tanya Alea sengaja ekspresi bingung nya.
"dari maka kamu kenal laki laki tampan tadi, kenapa tidak pernah cerita jika punya pacar setampan itu kepada ibu, dan sejak kapan kamu berhubungan dengan nya"! berondongan pertanyaan itu keluar dari mulut Bu Hani seperti rel kereta api panjang sekali.
"satu satu Bu. tunggu kenapa ibu malah menyuruhnya melamar ku"! tanya Alea yang sejak tadi sudah penasaran misi apa yang akan ibunya lakukan sebenarnya.
"bodoh,kalau ibu menolaknya berarti ibu telah mengabaikan kesempatan mempunyai. menari tampan dan keren seperti itu bukan"! Alea mengangak tak percaya ,bagaiman bisa ibunya malah berfikir seperti itu .
"tapi Bu"!! pekik alea.
"sudah biarkan saja ,jika dia melamar mu berarti dia benar benar serius denganmu ,Kafi tidak ada salahnya kan ibu menerima lamaran itu dari pada nant idi ambil wanita lain di luar sana ,apa tidak menangis berguling guling kamu nantinya"! jawab Bu Hanik yang langsung melenggang masuk menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.
"embuh lah,kenapa jadi kebablasan mau menikah sih, mumet aku"! kata Alea yang ikut beranjak dari duduknya dan melangkah masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri.