NovelToon NovelToon
Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Bercerailah, Dan Menikah Denganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Selingkuh / Dark Romance / Berondong
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Widia

Perayaan empat tahun pernikahan Laura, seorang pemimpin perusahaan muda dirayakan begitu meriah bersama suaminya yang juga yang juga temannya saat SMA. Hubungan mereka begitu harmonis, layaknya pasangan suami istri sempurna di mata publik yang melihatnya.
Namun, kebahagiaan itu seketika di rusak oleh sebuah pesan dari seseorang misterius yang seolah tak suka dengan pernikahannya.
Dia pun mencari tahu sendiri kebenarannya, dan menguak kenyataan yang lebih mencengangkan...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Widia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman untuk Dave

Sidang perceraian antara Laura dan Dave lebih dulu di gelar, di banding sidang kasus yang menjerat pria itu. Kedua keluarga dan pengacara saling melempar kesaksian dan opini yang justru semakin menguatkan bukti jika Dave memang telah berzina.

Randi datang bukti rekaman CCTV, dan juga Laura yang memiliki surat tulis tangan Mona dan juga tespek yang di berikan sebagai barang bukti.

Hakim persidangan akhirnya menyatakan jika Laura dan Dave resmi bercerai secara agama dan hukum. Ada kelegaan yang terlintas di wajah Laura setelah semua kejadian buruk yang menimpanya.

Keluarga Dave sama sekali tak berbicara, mereka hanya menunduk sembari jalan keluar dari persidangan. Terlihat di wajah mantan ibu mertuanya yang menahan amarah karena putra tertuanya harus masuk penjara karena laporan dari Laura.

"Laura, maaf atas segala kesalahan keluargaku."

Randi menghampiri Laura yang hanya di temani ayahnya. Mereka bertiga pun keluar dari ruang persidangan menuju rumah masing-masing.

Sementara Dave harus kembali ke jeruji besi, menunggu kembali persidangan kasus yang lain. Dia terduduk sambil menundukan wajahnya, mengingat orang tuanya yang seolah tak peduli.

"Pa, apa Andreas tahu jika hari ini persidangan perceraianku?" Tanya Laura pada sang ayah, karena kini Andreas lebih sering mengabari kondisi perusahaan pada Bram.

"Tentu, papa sudah beri tahu dan dia bilang kita tak perlu khawatir tentang perusahaan. Andreas betul-betul mengurusnya dengan baik," puji Bram yang semakin kagum dengan kinerja Andreas.

"Sudah ku bilang, dia orang tepat yang bisa kita percaya. Dia juga selalu ada untukku setiap kali sedih dan saat aku kesulitan," ucap Laura yang membuat Bram tersenyum.

"Kau menyukainya?"

"Hmm, bisa di bilang aku kagum padanya. Padahal usianya lebih muda dariku," jawab Laura sambil menyandarkan kepalanya di pundak sang ayah.

Sampai di rumah, Bram mendapat kabar dari jadwal persidangan kasus Dave. Semua bukti sudah Bram serahkan ke pengadilan. Rekaman CCTV sampai ke hasil visum dari rumah sakit. Dan semuanya berkat Andreas yang tak pernah lelah membantu dirinya.

"Kalau waktuku tiba, aku ingin menitipkan putriku padanya. Aku yakin dia akan menjaga Laura dengan baik nantinya. Tapi harus kupastikan putriku menyelesaikan masa iddahnya."

Bram menyimpan sebuah amplop dalam lemarinya. Dia pun mulai mendengarkan kembali lagu-lagu lawas kenangannya bersama sang istri.

"Luna, aku sudah melihat kejadian buruk yang bertubi-tubi menimpa putri kita. Jika nantinya aku menyusulmu, aku harus melihatnya bersanding dengan pria yang benar-benar menyayangi dan bisa melindunginya," gumam Bram sambil berbaring di atas kasurnya dan mulai terlelap.

Laura masih mengingat putusan hakim atas perceraiannya dengan Dave. Ada kelegaan di hatinya karena akhirnya terlepas dari hubungan yang hanya akan membuatnya sakit. Namun sepintas bayangan masa lalu kebahagiaan mereka terlintas di benaknya, sebelum Mona dan Larissa memasuki biduk rumah tangga mereka.

"Ya, semuanya hanya sekedar kenangan yang mengisi kehidupanku selama empat tahun perkawinan ku dan Dave. Karena hanya satu tahun pertama yang benar-benar murni dari kebahagiaan kita berdua."

Laura membuka semua file gambarnya di laptop dan menghapus foto bersama Dave yang hanya menyisakan foto di satu tahun pertama pernikahan mereka.

Dia pun memberikan pakaian miliknya saat masih bersama Dave pada staff dan bawahannya di kantor. Sebisa mungkin semua tentang Dave dia hapus dari hidupnya.

***

Persidangan pertama kasus Dave pun di mulai. Semua keluarga dan pengacara dari Laura dan Dave pun sudah hadir.

Awal persidangan nampak Damai dan biasa saja, namun saat perdebatan di mulai dari pihak Laura yang menunjukan bukti dan pihak Dave yang membantah membuat persidangan semakin panas.

"Jadi, Dave memaksamu melayaninya setelah kau menandatangani berkas perceraian yang di berikan olehnya?" Tanya hakim pada Laura yang kini mulai bersaksi.

"Ya, dia pun menegaskan itu dengan lisannya sendiri. 'Laura Chintya Wijaya, aku menceraikanmu.' Itulah kata-katanya sebelum aku menandatangani berkas perceraian yang dia lempar ke atas meja makan," jawab Laura yang tak bisa Dave bantah.

"Secara agama mereka memang sudah resmi bercerai. Tapi secara hukum, perceraian kalian resmi sebulan kemudian," ucap hakim yang kemudian membuat ayah Dave membuka mulutnya.

"Bagiku wajar jika Dave meminta haknya, karena dia sudah di usir dari rumahnya dan tak mendapat haknya sebagai suami berminggu-minggu," ucap ayah Dave yang membuat Bram geram.

"Erwin, tutup mulutmu itu. Kau pun memiliki seorang anak perempuan. Jika Joanna ada di posisi Laura, apakah kau akan memaafkan pria yang ada di posisi putramu sekarang? Putriku sudah dikhianati selama bertahun-tahun, mereka bahkan memiliki anak dari hasil perzinahan itu. Tapi Laura yang akhirnya mengandung, harus rela kehilangan darah dagingnya karena nafsu bejat putramu Erwin! Dan kau mewajari kelakuannya yang telah melenyapkan cucuku yang juga cucumu," ucap Bram yang meledak-ledak membuat persidangan semakin panas. Laura sudah menangis mendengar pembelaan ayahnya, dan Andreas yang baru datang pun akan di minta untuk bersaksi.

Keluarga Dave terdiam karena tak tahu jika Laura saat itu sedang mengandung. Ibu Dave menangis, merasa kehilangan atas cucunya yang harus meninggal atas kelakuan putranya sendiri. Sedangkan Mona hanya diam sambil memangku Larissa, berharap Dave tidak di hukum berat atas tindakannya.

"Bagaimana denganmu Dave? Apa ada pembelaan darimu?" Tanya hakim yang di jawab oleh gelengan kepala dari Dave. Dia tahu jika mengakui perbuatannya, dia akan menerima keringanan hukuman atas kasus yang sudah dia lakukan.

Kini Andreas yang akan memberikan kesaksiannya. Dia akan menjadi orang terakhir yang bersaksi di persidangan hari ini.

"Aku saat itu melihat keadaan Laura yang bersandar di dinding sambil memegang perutnya. Paha dan kakinya penuh dengan darah yang mengalir dari area sensitifnya," ucap Andreas yang membuat Bram menghela nafas berat menahan amarahnya pada Dave.

Andreas pun menjelaskan penuturan dokter yang memeriksa Laura saat itu. Dan juga hasil visum yang sudah ada di tangan hakim yang menangani kasus ini.

Dave semakin tersudut, akan sulit membela diri jika semua bukti memberatkan hukumannya.

"Tapi bukankah Dave dan Laura masih menikah menurut hukum?" Tanya Erwin yang masih membela putranya.

Sidang pun di tutup dengan Dave yang akhirnya di jatuhi hukuman lima tahun penjara. Orang tuanya tentu tak menerima penahanan yang harus putranya jalani. Sedangkan Bram merasa ini tak adil bagi Laura, dan cucunya yang telah tiada.

"Apa kau puas Laura? Apa kau sudah puas membuat putraku di penjara? Dendammu sudah terbalaskan, dan jangan pernah menunjukan wajahmu lagi pada keluarga Kusuma."

Ibunya Dave kini menaruh kebencian pada Laura yang tak mau memaafkan Dave dan memilih untuk memberi hukuman pada mantan suaminya.

1
Reni Anjarwani
lanjuttt
sutiasih kasih
lnjut thor....
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
sutiasih kasih
kalian... paman n ponakan... pnikmat jalang.... satu lobang buat gantian...
🤣🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
sutiasih kasih
hisss mnjijikan.... n ga tau diri... kalian pnyuka jalang... kok pede bngt mnginginkn laura....
Reni Anjarwani
lanjut doubel up
sutiasih kasih
sukurin.... jalang km bela"in.... 😄😄
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
sutiasih kasih
keliarga gila smua... sdh bnar laura memilih bercerai dri pecundang dave...
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!