NovelToon NovelToon
Setahun Untuk Mencintaimu

Setahun Untuk Mencintaimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika
Popularitas:27.2k
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Cakra Atlas, seorang pria rupawan yang bekerja di sebuah bar, rela menerima pernikahan dadakan demi membayar hutang janji orang tuanya di masa lalu. Namun, siapa sangka, wanita yang dia nikahi adalah Yubie William, seorang wanita yang baru saja gagal menikah karena calon suaminya memilih menikahi wanita lain.

Yubie, yang masih terluka oleh kegagalan pernikahannya, berjanji untuk menceraikan Cakra dalam setahun ke depan. Cakra, yang tidak berharap ada cinta dalam hubungan mereka, justru merasa marah dan kesal ketika mendengar janji itu. Alih-alih membenci istrinya, Cakra berusaha untuk menaklukan Yubie dan mengambil hatinya agar tidak menceraikannya.

Dalam setahun ke depan, Cakra dan Yubie akan menjalani pernikahan yang tak terduga, di mana perasaan mereka akan diuji oleh rahasia, kesalahpahaman, dan cinta yang tumbuh di antara mereka. Apakah Cakra akan berhasil menaklukan hati Yubie, atau akankah Yubie tetap pada pendiriannya untuk menceraikannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 29.

"Sebenarnya ada apa? Kenapa Daddy memintamu ke perusahaan?"

Ini adalah pertanyaan kesekian kalinya yang Yubie lontarkan pada Cakra sepanjang jalan. Tapi, suaminya yang tengah sibuk menyetir itu sama sekali tidak memberikan jawaban memuaskan bagi Yubie.

Cakra tetap fokus pada jalanan, dengan ringan ia menjawab pertanyaan istrinya, "Daddy hanya meminta sedikit bantuanku."

"Iya, bantuan apa?" Yubie mulai kesal. Dari tadi Cakra hanya mengulang-ngulang jawaban yang sama. "Daddy kasih posisi ke kamu? Sama dengan Kanny, gitu?" Alhasil Yubie menyimpulkan sendiri. Ia menilai jika sang ayah menempatkan Cakra di perusahaan William Group agar tidak ada rasa kecemburuan, entah itu antara dirinya dan Lusy, maupun antara Cakra dan Kanny. Karena kini Kanny bekerja di perusahaan William Group sebagai salah satu manager adalah atas izin ayahnya.

"Dih... Enaknya nyamain suaminya dengan mantan kekasihnya," tukas Cakra dengan wajah yang masam. Tampak tak terima atas ucapan Yubie yang menilai sama dirinya dan Kanny. Meski sama-sama menantu pria keluarga William, Cakra tetap tidak mau disamakan dengan si Kanny sialan.

"Bukan nyamain! Aku serius, Cak! Dari tadi aku tanya, tapi gak ada jawaban!"

"Dari tadi 'kan aku sudah jawab, Bie. Dan satu lagi, kalau masih manggil aku Cak... Cak... Aku bakal menghukummu." Cakra setengah ngedumel pada istrinya. Ia mengarahkan mobil mereka masuk ke dalam area perusahaan yang mana para karyawannya terlihat mulai berdatangan.

"Iya-iya! Tapi, jawabanmu itu sama sekali gak memuaskan, Bie!"

"Jadi, mau aku puaskan?" Cakra lekas menoleh pada sang istri. "Di mana? Di sini, Bie?" tanyanya lagi tampak serius dan jangan lupakan netranya yang penuh dengan keantusiasan itu.

"Awww!" Namun, dengan cepat Cakra dibuat meringis ketika Yubie langsung melayangkan tinju ke perutnya. "Sakit, Bie," adu Cakra dengan wajah memelas.

"Jangan sok drama deh!" ujar Yubie menatap Cakra malas. Ia bergegas ingin keluar saat Cakra sudah menghentikan mobil.

Begitu juga dengan Cakra, ia terkekeh dan bergerak keluar, menyusul istrinya.

"Pelan-pelan jalannya." Cakra meraih tangan Yubie, menggenggamnya untuk melangkah beriringan masuk ke dalam perusahaan.

Yubie sempat terkejut, pandangannya jatuh pada tautan tangan mereka, tapi setelahnya ia hanya diam saja, tak menolak gandengan tangan yang Cakra lakukan.

Kehadiran pasangan itu berhasil mengambil perhatian para karyawan yang berada di lobby. Bahkan beberapa di antara mereka yang berpapasan, langsung menyapa sang atasan, dan tak ayal mereka dibuat berbisik-bisik karena melihat interaksi yang Cakra dan Yubie perlihatkan begitu mesra.

"Kita jadi perhatian," gumam Yubie yang membuat Cakra seketika menoleh dan mengangkat alisnya pada Yubie, seakan memberi tahu pada istrinya itu, agar membiarkan saja.

Cakra menekan tombol lift menggunakan tangannya yang bebas tanpa melepaskan genggamannya dari tangan Yubie, pria itu lebih dulu membiarkan istrinya masuk, barulah setelahnya ia menyusul.

"Pakaianmu," ujar Yubie yang kembali melanjutkan percakapan mereka. "Kenapa tidak pakai kemeja?"

Sudah tahu ingin membantu ayah mertuanya di perusahaan, Cakra malah tetap mengenakan stelan biasa yang pria itu gunakan—kaos dan jaket hitam yang sekarang sedang dipakai oleh Yubie. Mungkin pula, karena hal itulah mereka sampai diperhatikan jelas oleh para karyawan.

"Gerah. Aku tidak terbiasa mengenakan stelan formal."

Mendengar jawaban suaminya itu Yubie hanya dibuat menggeleng.

"Bukan karena aku yang tidak menyiapkannya 'kan?" Yubie mencoba melempar pertanyaan. Ia tersenyum kecil dengan netra yang memicing pada Cakra.

Yang Yubie tahu, para suami di luar sana akan seperti itu. Semua kebutuhan suami saat ingin bekerja pasti dipersiapkan oleh istri mereka, termasuk memasangkan dasi.

Merasa tengah digoda oleh Yubie, Cakra lekas menyambutnya. "Memangnya istriku ini mau melakukan itu? Kalau aku pakai kemeja, kau pasti akan repot nyari dasi yang cocok untukku, Bie," Cakra berkata, suaranya terdengar santai. "Aku lebih suka begini, biar kau repot menutupi ulahku saja."

Yubie mengernyit dalam, berusaha memahami ucapan Cakra. Ia menatap Cakra yang kepalanya bergerak ke arahnya, menunjuk ke area leher Yubie yang tertutup karena mengenakan jaket Cakra.

Yubie seketika mendengus, mengerti dengan maksud 'ulahku' yang Cakra ucapkan.

"Dasar mesum!"

Cakra hanya tertawa ringan melihat istrinya cemberut. Ia mengiringi langkah sang istri yang keluar dari dalam lift dan menuju ke ruang kerja Yubie. Entah apa sebenarnya yang akan Cakra lakukan di perusahaan William Group, tapi pria itu tampak asik mengekori istrinya.

"Selamat pagi Bu Yubie, Pak Cakra." Mariana langsung berdiri saat melihat kedatangan Yubie dan Cakra.

"Laporkan jadwalku nanti saja, ada Bapak," kata Yubie pada sekretarisnya seraya menunjuk Cakra yang melangkah masuk lebih dulu ke ruang kerjanya.

Mariana langsung mengangguk. Mengerti jika atasannya itu tidak mau diganggu karena sedang bersama suaminya.

Di dalam ruang kerja sang istri, Cakra terlihat santai. Sesekali mereka berbincang tentang berbagai hal. Hingga akhirnya Yubie melirik sang suami dengan rasa penasaran yang tinggi.

"Bie, kau di sini udah lama, sebenarnya Daddy minta bantuan apa sih?" Yubie akhirnya bertanya pada Cakra.

Cakra yang duduk di sofa ruangan kerja Yubie, tampak santai sambil memainkan ponselnya itu pun lekas melirik pada istrinya.

"Aku di sini cuma buat jaga istriku. Biar gak kemana-mana sendirian."

"Jangan bercanda deh! Aku serius, Bie!"

Cakra tertawa. "Iya, aku juga serius! Istriku kan cantik, aku takut dia diculik orang." Cakra bangkit dari duduknya dan mendekati Yubie yang wajahnya sudah terlipat seribu.

Yubie memutar bola mata, mulai kesal pada suaminya. "Bie, serius. Daddy suruh kamu ke perusahaan itu buat apa?"

Cakra masih bercanda, "Jadi bodyguardmu."

"Gak lucu, Bie! Beritahu gak yang sebenarnya atau malam ini kamu gak usah tidur di kamar!"

Mendengar ancaman yang Yubie berikan seketika membuat ekspresi Cakra berubah pucat. Ia dengan cepat meraih kursi kerja istrinya.

"Oke... Oke... Sayang. Aku kasih tahu, Daddy suruh aku ke perusahaan itu untuk gantikan posisi beliau."

Duarrr!

Netra Yubie seketika melebar mendengar jawaban suaminya. Namun, sepersekian detik berikutnya ia sudah mendorong dada Cakra yang mengukungnya.

"Bercandamu udah kelewatan, Bie!" Yubie menatap suaminya marah. Ia tidak percaya dengan ucapan Cakra, dan menilai itu hanya sebuah candaan seperti jawaban-jawaban Cakra yang sebelumnya.

"Aku gak bercanda. Aku serius," ujar Cakra meyakinkan Yubie. "Daddy memang memintaku untuk menggantikan posisinya."

Yubie berhenti bernapas, matanya melebar dan menatap Cakra dengan lekat. Berusaha mencari kebohongan di sana, dan sama sekali tidak menemukannya.

"Sebagai CEO?"

Cakra langsung mengangguk tanpa keraguan. Ekspresinya begitu serius membalas netra istrinya yang kini tak bisa lagi menutupi rasa keterkejutannya.

1
Muft Smoker
aduuuh ad hawa2 menegangkn niih ,, yubie hati2 suami mu si cakra Khan lg mode singa lapar ,, 🤭🤣🤣🤣🤣

semangat trus kak author ,, dtggu pakee banget update selanjut ny ,,
Bismillah langsung 5 bab🤭🤣🤣 ,,
sehat selalu kak ,,
Muft Smoker
akhirat si tuan gaya kura2 di sebut juga ,,
🤭🤣
〈⎳ FT. Zira
aneh.. aku gak bisa komen di paragrap
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: knp tetiba horor begitu 😭😭
total 3 replies
ora
Yubie istrimu, kenapa malah tanya Kevin/Facepalm/
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: gak sengaja 🤣🤣
total 1 replies
ora
Bicarakan dong, jangan menerka-nerka😭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: tebak dulu,, tahu sebenarnya belakangan 🤣🤣
total 1 replies
ora
Cak😌😌
Istri mu gelisah nungguin kamu yang nggak pualng-pulang loh ...
Muft Smoker
waah bang cakra kyakny lgi nyusun strategi ni ,,
mau di bungkus pake ap ni duo ulet sagu ,,
bikin rusuh aja ,,,
Nita Nita
ko cakra malah percaya kan ud tau kelakuannya 😣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: getok kepala Cakra kak 🤣
jangan mudah terhasut
total 1 replies
hasana
jangan salah paham cak
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: berpikir waraslah Cak 😊
total 1 replies
〈⎳ FT. Zira
maunya diobatin ma satu satunya orang yg ada di hatinyaa🤣🤣🤣.. pertanyaa,emang orang bisa ya masuk ke dalam hati orang lain/Facepalm//Facepalm/
〈⎳ FT. Zira: kalo bagian itu tanyakan pada pecipta karakter/Grin/
total 2 replies
mama
kok gk cari tau dulu leh cak2,knp malah percaya sm ibis macam lusy🤣..kasian km kemakan dgn fto lusy
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: gak dimakan Cakra kok kak itu foto 🤣
dipandangin doang mah sama dia 🤣🤣
total 1 replies
ora
Heum... malah ke club dia. Kamu marah kah Cak? Jangan macem-macem loh ...
Muft Smoker: yx abis di anter ke bis ,, jgn lupa kak d bis ny kasih bom ,,
biar lebih cepat pindah ke alam tetangga🤭🤣
total 10 replies
partini
udah ke tembak hemmmmm
🤣🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ👑: iya pada paham salah mereka 🤣 entah yang mana yang paham dan yang mana yang salah 🤣
author mama reni ya, rasanya pernah dengar kak
total 3 replies
kalea rizuky
benci cwek sombong gini pantes di tinggalin. wong sok bgt sok cantik lu
〈⎳ FT. Zira
perenkaran khas wanita.. jambakkk🤣🤣
venezuella
itu lusy, hamil kegatelan pula
Dew666
🪻💎
partini
lah ko yubie mau ja di obatin Keny di kamar lagi ,yub kamu ga mikir nanti adikmu kasih video atau foto ke suamimu parah kamu yub ga peka punya adik berhati iblis
ora
Ampun deh sama kelakuan demit satu ini. Berulah terus😌
Muft Smoker
aduuuh pusing deh liat kelakuan si lusy ,,
kak author gmn cerita ny sih ,,
si ikan kembung lusy bisa ad di keluarga William ,,
ap tuan William selingkuh ap gmn ,,
/Smug//Smug/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!