"Apa kau tau, sebenarnya aku adalah istri pertama Aldan, dan kau adalah madu ku Aura" ujar Vega.
Aura terkejut dengan fakta yang di berikan Kakak ipar palsunya itu, selama 2 tahun mereka hidup bersama ternyata Aura membiayai kehidupan istri pertama suaminya. aura tidak bisa membalas perkataan Vega karenya tubuhnya sangat lemah berbicara pun sangat kesulitan.
"Aura apa kau tau kenapa kamu bisa selemah ini? kamu bisa selemah ini Karen obat ini, selama 2 tahun aku memberikannya kepada mu perlahan - lahan sampai kamu mati secara perlahan. dan Seseorang yang sangat membantu ku adalah!!"
seseorang masuk ke dalam kamar aura dan itu adalah Virsa Asisten nya di perusahan ternyata dia seorang penghianat.
"Apa wanita itu sudah mati sayang?" tanya Aldan
"Dia sedang sekarat sayang" balas Vega
di detik - detik kepergiannya semua orang yang dia anggap baik muncul dan menertawakan kepergiannya.
"Tuhan beri aku kesempatan sekali saja, dan membalas semua perlakuan mereka terhadap ku....."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
"Kenapa kamu langsung kasih tau dia sih" omel Vega yang melihat Aldan masuk ke dalam rumah
"Rencana kita aja belum jalan Aldan, kita cuma dapet rumah ini aja harta dia masih banyak" lanjut omel Vega
"Kan ini yang kamu minta, kenapa kamu malah jadi omelin aku sih?" tanya kesal Aldan
"Ya kan aku udah ngomong jangan tadi. kemarin aku baru tau dari temen aku perusahaan si Aura itu bakal dapet tender gede. Aku gak mau rugi dong cuma dapet rumah ini doang" jawab Vega dengan kesal
"Kan kamu tau perusahaan si Anya Sekarang ada di tangan si Zodi kalau pun dia dapet tender gede tetap kita gak akan dapet apa - apa. kamu mikir ke sana gak?" balas kesal Aldan
"Tapi kata temenku dia masih ngelola perusahaan nya sendiri uangnya juga langsung sama dia. Malah si Zodi itu gak pernah keliatan di perusahaan si Aura setelah kamu sama si Aura nikah" ucap Vega
"Apa dia bohongin kita? Apa sebenernya dia udah tau kalau kita suami istri?" tanya Vega
"Ey gak mungkin lah tadi aja dia masih kaya gitu" ucap Aldan
"Tapi mungkin aja kan" balas Vega
"Jangan omongin dia lagi lah males, yang penting sekarang kita udah dapet rumah ini. Nanti kita jual uangnya bisa buat kita bikin perusahaan" ucap Aldan
Vega pun hanya bisa diam melawan keras kepala Aldan tidak akan ada habisnya.
"Barang - barang kamu pindahin ke kamar atas, kita tidur di kamar atas sekarang. Jangan semuanya baju di atas yang bagus punya si Aura masih banyak" ujar Aldan
"Iya" balas Vega
30 Menit Berkendara
"Silahkan nona" ucap Viki sambil membuka pintu mobil
Aura keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam Mansion yang ia sembunyikan kepada keluarga Aldan.
Di masa lalu Awalnya Mansion ini akan Aura berikan kepada Aldan, namun saat Aura ingin memberikannya Zodi tau dan Zodi langsung mengambil Mansion ini agar tidak di berikan kepada Aldan namun malah yang lebih parah semua aset Aura dia balik nama kan dengan nama Aldan membuat Zodi semakin jauh dengan Aura karena keras kepalanya yang tidak mau fi nasehati Zodi.
Mansion ini sangat luar biasa megahnya memiliki 6 lantai 1 lantai bawah tanah, garasi, dapur kotor dan kamar para pembantu dan penjaga ada di sana.
Penjaga ada 15 orang dan pembantu ada 8 orang termasuk Mpok mira.
Di lantai 2 ada 3 kamar, ada ruang tamu ruang makan dan dapur bersih.
Di lantai 3 ada 6 kamar tamu dan ada ruang bermain ada Biliard dan banyak lagi mainan yang mengasyikan di sana.
Di lantai 4 ada 4 kamar, 2 kamar Aura gabung untuk kamarnya dan untuk walk in closet juga termasuk toilet membuat kamarnya sangat sangat luas dan mewah Dan 1 ruangan untuk ruang kerjanya.
Untuk di lantai 5 ada kolam renang yang atapnya terbuka dan ada ruangan kaca untuk Aura bersantai melihat kesibukan kota yang indah dari atas rumahnya.
"Buang semua baju yang tadi saya bawa" perintah Aura
"baik nyonya" ucap mpok Mira
Aura tau baju - baju itu bukan miliknya dan baju itu hanya baju bekas yang di beli Mpok Mira dari pasar loak agar terlihat terisi karena baju dan seluruh barang yang ada di kamar Aura sudah di bawa ke Mansion ini sebelum Aura di usir oleh Aldan.
Mpok Mira dan Viki lah yang membawa seluruh barang barang Aura, dan untuk baju - baju yang ada di dalam rumah Aldan itu semua hanya baju bekas yang mpok Mira beli dari Pasar Loak.
Entah bagaimana ekspresi Vega setelah melihat baju yang dia pikir mahal dan mewah ternyata hanya baju bekas dan bau yang tertinggal di sana.
15 Menit Kemudian
Aura masuk ke dalam kamarnya dan dia merebahkan badannya di atas ranjang nya yang empuk.
"Sekarang gue bebas.. walupun gue udah gak ada di sana tapi racun itu akan tetap menggerogoti kalian wahai keluarga iblis" ucap Aura dengan senyum jahatnya.
"Pasti gatel - gatel tuh" lanjut Aura tertawa
Tanpa sadar setelah mengumpati keluarga Aldan Aura tertidur dengan lelap.
**
Akhhhhhhhh......
Jerit Vega terdengar sampai lantai bawah.
cklek.....
"Ada apa sih sayang?" tanya Aldan panik
"Badan aku gatel - gatel" jawab panik Vega sambil menggaruk tubuhnya.
"Kamu belum mandi kali" ucap Aldan sambil berjalan mendekati Vega
"Aku udah mandi, ini baju si Aura ternyata baju bekas liat aja udah bau gini" panik Vega
"Masa sih, biasanya Mpok Mira selalu nyuci baju si Aura deh" ucap Aldan
"Coba aja cium bajunya, akh gimana ini gatel banget badan aku" omel Vega
Aldan pun melihat dan mencium bau baju yang tadi di pake Vega.
Eugh...
Aldan tersentak, karena bau dari baju yang di pake Vega tadi sangat bau sekali.
"Ko jadi bau gini ya" ucap Aldan
"Emang bau. Masih nanya" omel Vega yang sambil menggaruk tubuhnya yang sudah memerah karena gatal.
Cklek....
"Ada apa sih?" tanya Rianti
"Ini mah badan aku gatel - gatel pake baju ini" jawab Vega
"Baju apa sih?" tanya kembali Rianti sambil berjalan mendekati Aldan yang masih memegang baju.
Rianti melihat dan mengamati baju yang di pegang Aldan.
"Ini mah baju bekas" ucap Rianti
"Baju bekas? Masa baju bekas sih mah, ini punya si Aura" kaget Vega
"Ini emang baju bekas, tuh ada ciri nya ini biasanya di jual di pasar loak" ucap Rianti
( Dulu mereka keluarga susah jadi jangan aneh ya Rianti tau ciri - ciri baju bekas oke )
Vega melihat ciri baju yang di jual di pasar loak dan dia membelalak terkejut.
"Akhhh si*lan.... Gimana ini mah badan aku gatel semua" panik Vega
"Kita ke dokter aja ayo, kalo gak langsung ke dokter kamu bakal bentol - bentol" ucap rianti.
Mereka pun langsung menuju ke dokter, dengan Vega yang terus menggaruk badanya yang terasa sangat gatal.
dah tahu sibangsat tu ada dlm bilik bawa sekali yg dikehendaki oleh keluarga sibangsat sedih