NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Vampir / Teen Angst / Cinta pada Pandangan Pertama / Suami Hantu / Nikah Kontrak
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria callista

Bagaimana hidup Naura yang harus di jodoh kan dengan orang yang sudah mati. selang sehari saat dia meraya kan ulang tahun ke 18.
Naura Isabella adalah seorang murid di SMA Nusa bangsa dengan jalur prestasi.
Di pagi yang mendung itu. Orang tua Naura Tiba tiba menyuruh putri semata wayang mereka untuk tidak ke sekolah.
Dan membawa Naura ke rumah mewah.
Naura yang sudah berdandan cantik layak nya pengantin sangat lah heran. Dia melihat ke kanan dan ke kiri. Banyak orang menangis. Dia bingung kenapa dia malah di dandani seperti seorang pengantin.
Dengan di gandeng oleh kedua orang tua nya. Naura berusaha bersabar dan tidak banyak bertanya.
Orang tua nya menjelas kan jika dia harus ikut karnaval agar bisa mendapat kan uang untuk makan besok. Itu ucapan singkat ke dua orang tua Naura.
Naura tiba di sebuah altar dan sudah ada pendeta di sana. Naura melihat ke sekeliling dan mata Naura terpaku pada mayat pria yang seumuran dengannya dengan wajah yang sangat pucat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria callista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29.

"Elo salah denger yuk buruan masuk. Kita kan ganti baju renang dulu" ucap Aron sembari merangkul sahabat nya.

Mereka semua memasuki sebuah gedung yang di gunakan untuk lomba.

Seorang gadis mematung dan masih terus menatap punggung Naura dari kejauhan. Ter lihat dia juga mengepal kan tangan nya. Tapi dia mempunyai rencana buruk untuk Naura.

******

***

Di SMA Nusa Bangsa.

Ting Ting Pong

Bel masuk kelas pun ber bunyi.

Liam selama istirahat terus mencari istri nya. Dan tidak menemukan tanda tanda dimana Naura berada.

Akhir nya dia memilih masuk ke kelas dulu menyelesaikan ujian kenaikan kelas. Apalagi ini adalah pelajaran terakhir hari ini. Dia tidak mau harus tinggal kelas karena meninggal kan ujian.

Dia terus menatap bangku kosong Naura yang tepat ada di depan nya.

"Kak, dari tadi nyari kak Naura ya?" Ucap murid  perempuan kelas X yang duduk di bangku sebelah Liam.

"Emang elo tahu dimana Naura?" Tanya Liam dengan mata tajam

"Kak itu mata nya kok bola mata nya mulai merah sih" ucap perempuan yang kita panggil saja Syifa.

"Mana Naura?" Tanya Liam dingin. Dengan bola mata sedikit berubah menjadi merah darah balik lagi menjadi biru abu abu. Dengan rahang mengeras. Dan urat mulai keluar.

"Kak Naura ikut lomba" ucap Syifa dengan nada cepat dengan tangan gemetar sembari menutup mata. Takut. Syifa sangat lah takut dengan orang yang ada di samping nya. Padahal kemarin dia kagum. karena tampan. tapi sekarang ...

Di sebuah kelas. Yang awal nya ramai tiba tiba kelas itu menjadi sangat hening.

Tak tak tak

Hanya sebuah suara langkah kaki dari sepatu yang ber hak. Hanya suara itu lah yang menggema di kelas yang akan di adakan ujian.

Plak

Suara meja yang di pukul dengan penggaris oleh guru dengan rambut pendek sebahu. Guru yang terkenal killer di SMA Nusa Bangsa ini. Terlihat marah dan juga geram. Melihat ada satu murid nya yang mematung dan memejam kan mata.

"SYIFA ... "  Pekik Bu Sarah dengan suara lantang.

Syifa pun buru buru membuka mata dan heran kenapa semua mata menatap ke arah nya. Dan kak Liam yang ada di sebelah nya kemana? Batin Syifa. Karena heran, tadi dia duduk dengan Liam, dan sekarang dia malah duduk sendiri.

"Kenapa kamu melamun, sampai saya datang kesini kamu tidak tahu?" Tanya Bu Sarah dengan suara lantang.

"Mm ... Maaf Bu, tadi anu saya .. mata saya kelilipan Bu, maka nya saya merem dulu. Karena perih tadi habis saya kucek" ucap Syifa terbata bata dengan nada takut.

"Ya kerjakan soal yang saya bagikan dengan serius. Dan jangan dengan tutup mata. Nanti kamu tidak bisa melihat soal nya." Sindir Bu Sarah. Yang mana membuat semua orang yang ada di kelas menahan tawa. Dan tertawa pelan. Walaupun pelan tapi masih bisa terdengar di telinga Bu Sarah mau pun telinga Syifa.

Plak

"Diam semua" ucap Bu Sarah sembari memukul lagi meja dengan penggaris. Sungguh author kasihan Ama meja. Kena pukul bu Sarah terus.

Bu Sarah pun buru buru membagikan kertas kertas yang berisi soal soal ujian para murid.

Wanita berumur 38 tahun. Tinggi 160 cm berat badan 65 kg. Berisi semok. Walau pun wajah nya cantik. Body nya aduhai. Tapi para murid belum pernah ada yang berani menggoda seorang guru bernama Sarah. Dia guru matematika yang killer, galak judes. Dari sekian banyak murid yang sekolah di SMA Nusa Bangsa. Hanya Naura lah yang dapat masuk ke kehidupan Sarah.

Sarah sangat menyukai Naura. Dan berharap kelak Naura bisa bersanding dengan anak nya yang seumuran dengan Naura. Walau pun anak nya tidak sekolah di SMA Nusa Bangsa.

Tok tok tok

"Maaf Bu, saya terlambat" ucap liam sopan sembari tersenyum ramah ke arah bu Sarah.

"Siapa kamu? Murid baru" tanya Bu Sarah sembari menyerah kan punggung tangan nya. Yang ingin Liam cium.

"Iya Bu, nama saya Liam Steven Bouven. Pindahan dari sekolah Bright School" ucap Liam dengan senyuman yang mana membuat jantung para murid perempuan yang ada di kelas ini menjadi tidak aman. Alias meleleh.

Syifa pun menganga melihat Liam yang berubah tampan lagi.

"Apa tadi gue ngehalu. Liat wajah kak Liam kek hantu dengan mata yang sudah merah darah" ucap Syifa sembari geleng geleng dan menatap lembar soal nya. Dia ingin segera mengerjakan soal nya.

"Bright school?" Tanya Bu Sarah sembari mengerut kan kening nya. Siapa yang tidak heran orang terkaya dan sekolah di sekolah internasional malah pindah ke sekolah swasta yang walau pun elit tapi bagaikan langit dan bumi kalau di banding kan dengan bright school. Apalagi untuk masuk ke Sekolah bright school selain harus orang kaya karena biaya sekolah di sana mahal. Syarat yang lain ,harus lah anak anak yang memang punya kecerdasan tinggi. Nyata nya si Aron dulu di daftar kan sama Stev biar bisa satu sekolah sama Liam. Gagal dalam semua tes akademik. Wk wk wk. Si Aron mah raja nya menggombal ma play boy wk wk wk. Tapi untuk urusan pelajaran ya jangan di tanya kalian sudah tahu jawaban nya.

"Iya bu, kalau begitu saya pamit mau duduk. Mau mengerjakan soal nya  dulu. Permisi " ucap Liam sopan sembari membungkuk kan badan.

"Anak Stev Bouven. Begitu mirip dengan ayah nya" gumam Bu Sarah. Saat melihat punggung Liam.

Bu Sarah dengan langkah angkuh dan elegan nya pun. Berjalan ke arah Liam. Dan memberikan kertas ujian matematika untuk Liam.

Syifa pun memilih menoleh ke arah Liam.

"Uh tampan nya" gumam Syifa pelan tapi masih Ter dengar oleh Liam.

Tanpa sadar Syifa pun melihat ke arah baju dan celana Liam bagian bawah.

Ada sebuah noda tetesan darah yang terlihat baru. Karena darah itu terlihat darah segar.

Buru buru mata Syifa pun ber alih ke arah kertas ujian nya. Syifa benar benar bergidik dengan murid tampan yang ada di sebelah nya.

Deg deg deg. Jantung Syifa benar benar tidak aman. Karena murid laki laki yang ada di samping nya. Terlihat menakut kan. Masih jelas di ingatan Syifa bagiamana rupa Liam tadi. Walau pun murid yang lain tidak ada yang menyadari bagaimana tadi rupa Liam saat akan marah.

Deg deg deg. Jantung Syifa benar benar tidak aman. Karena murid laki laki yang ada di samping nya. Terlihat menakut kan. Masih jelas di ingatan Syifa bagiamana rupa Liam tadi. Walau pun murid yang lain tidak ada yang menyadari bagaimana tadi rupa Liam saat akan marah.

1
Qyzz🇲🇾
teruskan kak!💪
princess libery
lanjut ka
princess libery
lanjut ka semangat
svzadi
Keren agak horor💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!