NovelToon NovelToon
Tejerat Cinta Mafia Posesif

Tejerat Cinta Mafia Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / CEO / Roman-Angst Mafia
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

Selena Maheswari, adalah sosok gadis mandiri dan pekerja keras, dia tidak sengaja menyaksikan sendiri seseorang bertangan dingin yang dengan gampangnya mengeksekusi rekannya yang berkhianat, tanpa rasa bersalah ataupun menyesal.

Di dalam kejadian itu ternyata ada anak buah dari mafia tersebut yang mengintai Selena hingga pada akhirnya Selena terjerat ke dalam lingkaran sang Mafia.

Mampukah Selena keluar dari jerat sang Mafia atau malah sebaliknya?? Nantikan kisah selengkapnya hanya di Manga Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Surya

Suasana hening seketika bahkan suara angin pun berhenti sejenak, seolah ikut menahan napas melihat pertemuan dua sosok yang selama ini hanya saling memburu dalam bayangan. Selena berdiri dengan pistol teracung, sementara Robin melangkah maju perlahan, membawa aura kegelapan yang membuat anak buahnya tak berani bersuara.

“Jadi ini… ratu kecil yang katanya mampu menumbangkan namaku?” Robin menyeringai, suaranya berat penuh ejekan.

Selena tak bergeming. Matanya menyalakan bara, meski jemarinya sedikit bergetar. Dari dalam rumah kayu, samar-samar ia mendengar suara adiknya menangis, membuat jantungnya seperti diremas.

“Jika mereka terluka, Robin, aku bersumpah kau tidak akan pernah sempat menikmati kemenanganmu,” desisnya tajam.

Robin justru terkekeh. “Kau punya nyali, tapi… nyali saja tidak cukup untuk melawan iblis sepertiku.” tawa Robin menggema.

Selena berdiri tegap dengan ditemani para pengawal dan Valen di belakangnya, langkah gadis itu mantap untuk maju melawan musuh namun dengan intrik yang susah untuk ditebak.

  "Tolong ... Tolong ....," suara itu terdengar begitu nyaring di telinga Selena.

"Jangan terkecoh dengan suara keluargamu, fokuskan dulu kepada musuh yang bersembunyi di sekitarmu, ingat! Jika sedikit kau lengah, maka mereka akan gampang menumbangkanmu," bisik Valen.

  Selena mengangguk, gadis itu sangat mengenali pemilik suara tersebut, namun kali ini dirinya tidak boleh gegabah, salah sedikit maka nyawanya yang akan menjadi taruhannya. Ia mulai mengangkat senjatanya hati-hati, matanya mulai jeli, menatap ke segala arah, dan benar, anak buah Robin sudah mengintai bersembunyi di balik dinding-dinding kayu rumah warga.

Robin tertawa meledek, seolah Selena akan menembaknya, tangan Selena mulai terulur ke arahnya, namun di saat pelatuk mulai ditarik dengan cepat gadis itu mengarahkan senjatanya ke arah anak buah Robin yang bersembunyi di balik dinding warga.

"Door ... door ... door ....," tiga tembakan Selena tembus ke arah anak buah Robin.

Robin tercengang, melihat ketiga anak buahnya tumbang dalam waktu yang bersamaan, sementara anak buah Valen lainnya mulai menyerang ke arah lain, pertempuran dimulai.

"Kurang ajar gadis kecil itu mulai pintar mengelabuhi," desis Robin.

Sementara Selena mulai tersenyum tipis dengan tatapan tajam yang ia tunjukkan kepada Robin. Pria itu langsung mengeluarkan taringnya dan mengepalkan tangannya.

"Kau pikir semudah itu memgelabuhiku," ucap Robin sambil mengatur siasatnya.

☘️☘️☘️

Peluru berdesing, menabrak dinding rumah-rumah kayu yang mulai hangus terbakar. Jeritan penduduk desa bercampur dengan dentuman tembakan yang tak henti-hentinya. Selena berdiri tegap, tubuhnya hanya dilindungi para pengawal yang setia, sementara Valen sedikit di belakang, matanya terus mengawasi setiap gerak Robin dan anak buahnya.

"Tolong ... Tolong ... Kami!" jerit warga yang mulai berhamburan lari menyelamatkan diri masing-masing.

Sementara Selena masih sibuk dengan musuh di seberang yang membuatnya harus mengeluarkan tenaga, menembakkan peluruh ke arah yang berlawanan.

DOOOR !

Tembakan melesat tepat di sisi kiri Selena karena fokusnya mulai teralihkan kepada warga yang mulai berlarian. "Selen Fokus teriak Valen.

Selena hanya mengangguk di sini dia dituntut untuk fokus ke musuh bukan yang lainnya hingga dirinya mulai memberanikan diri maju beberapa langkah untuk menebas musuh-musuh dengan senjatanya.

"DOOOR ... DOOOR ....," tembakan masih terus bersahutan, Selena memberanikan diri untuk tetap maju dan terus menembak peluruh ke arah lawan.

Di saat dirinya mulai berhasil menebas musuh dengan pelurunya tiba-tiba saja tanpa sadar gadis itu mulai berada di dalam lingkaran Robin, pria itu mulai mendekat perlahan. Sementara Selena mulai menarik langkahnya ke belakang.

Robin menyeringai keji di seberang, menodongkan pistolnya tepat ke arah Selena.

“Akhirnya sebentar lagi aku bisa menumbangkanmu, bocah ingusan! Kalau kau ingin keluargamu selamat, jatuhkan senjatamu sekarang juga!”

Suara lirih penuh panik kembali terdengar.

“Tolong... tolong aku, Kak...” suara itu, adiknya!

Jantung Selena berdentum keras, keringat dingin mengalir di pelipisnya. Tangannya bergetar menahan laju pelatuk pistol. Ia tahu itu jebakan. Sekali ia lengah, Robin akan menghabisinya.

Robin semakin mendekat, senyumnya makin melebar. “Sia-sia kau melawan. Dunia mafia bukan untukmu, Selena! Kau hanya pion kecil. Dan malam ini, aku akan pastikan darahmu menodai tanah ini!”

Kata-kata Robin seolah menjadi obat penyemangat Selena, bukan mundur, gadis itu malah membalas tatapan Robin dengan berani. "Kau pikir aku takut denganmu Robin, oh tidak ... Tidak ada langkahku yang sia-sia Robin, sekali saja kau menyentuh salah satu keluargaku, maka ... tanganku sendiri yang akan menyentuhmu."

"Bedebah kau gadis kecil, kau itu hanya kerikil di mataku, kecil yang dengan mudahnya aku menginjak-injak dirimu dengan kedua kakiku," kata Robin bengis dengan tatapan tajam yang mencolok.

Jari Robin siap menarik pelatuk, senjata diarahkan lurus ke dada Selena.

Detik itu juga, langkah cepat terdengar dari arah samping.

“SELENAAA!!!”

Suara berat itu membuat Selena sontak menoleh. Sosok ayahnya muncul dengan tubuh berlumuran keringat dan napas terengah, matanya menatap tajam penuh amarah pada Robin.

"Ayah jangan mendekat!" teriak putrinya itu.

Surya tidak menghiraukan, langkahnya terus melaju karena tidak ingin anak gadisnya yang menanggung semua atas masalalu kelamnya.

Dor!

Suara tembakan memecah udara. Dunia seperti berhenti sesaat. Selena membeku, matanya membelalak. Bukan dirinya yang roboh, melainkan sang Ayah.

Peluru Robin menembus bahu Surya, darah seketika mengalir deras membasahi bajunya. Surya terhuyung, tapi masih mencoba berdiri di depan Selena, melindungi sang anak dengan tubuhnya sendiri.

Robin tertawa puas, suaranya serak dan penuh kemenangan. “Hahaha! Lihat siapa yang datang! Surya, si penyimpan kunci data gelap! Akhirnya aku dapatkan juga. Kau pikir bisa bersembunyi selamanya? Kau terlalu berharga untuk mati cepat… tapi darahmu akan jadi awal kehancuranmu!”

Valen langsung berteriak, “SELENA, JANGAN DEKAT! Lindungi posisimu!” sementara dua pengawal menarik Selena mundur. Tapi hati gadis itu teriris. Ia ingin mendekat, ingin menolong ayahnya, meski ia tahu setiap langkahnya bisa menjadi akhir hidupnya.

Surya tersenyum samar meski darah membasahi bibirnya. Dengan suara lemah, ia berbisik pada Selena, “Jangan... jangan lengah... rahasia... ada di tanganku... jangan biarkan dia dapatkannya...”

Robin mengangkat senjatanya lagi, kali ini dengan keyakinan penuh. “Sudah cukup main kucing-kucingan. Surya, malam ini kau akan jadi pintu menuju kehancuran mereka semua!”

Bersambung ....

1
Lanjar Lestari
kan jebakan Ribin buat Surya muncul berhasil ,Selena masih aman dan yg tertembak Ayah Surya apa Selena dan Valen bs menyelamatkan Ayah Surya dan bs menumbangkan Robin.
partini
lah ketembak
Afriyeni Official
dikuasai karena utang /Sleep/
Afriyeni Official
tuh Don dengerin, kasihan Selena jangan jahat sama orang baik itu namanya zolim /Grin/
Afriyeni Official
oma mampir ya ayu, semangat nulisnya 💪
partini
ayo sel libas abis mereka ,,buat mereka bertekuk lutut di kakimu
my queen
Lanjar Lestari
semoga Robin yg terjebak dg caranya sendiri King dan Queen selamat Selena berhasil selamatkan Ibu dan Adiknya Informan akan tunduk pd King dan Queen atau malah meregang nyawa.
ros
/Good/
partini
semangat Thor,, step by step sel kalau sudah baru tunjukan kesadisan mu
queen mafia pantang mundur,dan satu tidak ada kata maaf
ros
ceritanya menarik 👍
Lanjar Lestari
keren Sel tepat sasaran Queen kok dilarang ya salah lah Robin,anak buah King Don Valen g akan belok lah nurut dhmg cerita murahan.
Yasmin Natasya
semangat thor semoga bisa retensi... amiin
Ayi
Keren Selena
Ayi
makin seru kayaknya
Ayi
Semoga saja kalianbtetap bersatu
partini
permainan baru di mulai , tapi kamu ga tau sedang bermain dengan siapa Robin queen bukan sembarang queen dia drak queen mafia,,ayo sel tunjukkan Taringmu
Lanjar Lestari
semoga ajak rencana Robin bs diketahui oleh King Don Valen jd bs bergerak cepat serta g bs kasih celah sekecil apa pun dg anak buah si mata" Robin yg asa di seluruh Bar King dan pelayan setia semua semoga.
Lanjar Lestari
jika sdh waktunya tiba pasti rahasia itu akan terbongkar,Ayah Surya masih sembunyi dan hanya orang kepercayaan Ayah Surya yg th istri dan anaknya g ada yg th,semoga blm bertemu Mantan bos ya Tuan Surya.
partini
sepahit apapun nanti rahasia yg terkuak itu tidak akan berpengaruhi hubungan kalian berdua ,,ada saat nya down tapi cuma sementara kerena kalian saling terhubung dan benang merah sudah di ikat tidak mudah di lepas
Ayumarhumah: benar kak👍👍👍
total 1 replies
Lanjar Lestari
habis tegang malah nangis Thor , Don jd ingat masa Lalu saat ibunya pergi meninggalkan dia dan Ayahnya dg selingkuhannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!