Almira Azahra adalah namaku. Tahun ini aku lulus menjadi sarjana dengan Lulusan Terbaik di kotaku, Sambutan keluarga menambah kebahagian wanita cantik berkerudung itu.
Disisilain seorang CEO Tampan bernama Darsi Abdul Rahman Malik, atau sering dipanggil dengan nama Darsi Malik, laki-laki blasteran Amerika - Indonesia itu tengah mengalami depresi berat karena dihianati kekasihnya tepat di hari pernikahannya.
Akankah takdir mempertemukan mereka menjadi satu atau justru pertemuan yang berujung perpisahan.
Karya ini masih dalam tahap perbaikan EYD yang baik dan benar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Nurbayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Ini adalah karya pertamaku
Jadi Temen-temen mohon dukungannya ya dengan like, komen dan Vote Karya ku ini.
Terimakasih 😊😊
❤️❤️❤️
"Darsi Malik? Kau Pasti berbohongkan?" Ucap Tuan Galuh kaget.
"hahahah.., anak muda, jangan main-main kau ya, orang bodoh sekalipun tidak akan pernah percaya kalau kau adalah Taun Darsi Malik, hahaha" Ucap Tuan Galuh tak percaya.
"Memang, penampilanmu seperti orang kaya, tapi bukan belarti kau bisa bicara ngilindur gitu" Ucap Doni menimpali.
"cek cek cek... Sungguh disayangkan anak dan ayah sama saja, sama-sama baj***n". Ucap Darsi sirkas
"Berani sekali kau menyebutku ******** hah" Seru Tuan galuh marah.
Kau belum tau siapa aku ya, aku adalah Galuh Pratama, Pemimpin Boinsan Group, sekaligus orang Terkaya di kota ini, sekarang sebutkan di mana kau bekerja aku akan buat kau menyesal karna telah menghinaku, dan menggambil kekasih Putraku, dan akan ku buat kau tidak bisa dapat perkajaan lagi dimanapun" Ucap Tuan Galuh lagi.
"Hah, kau hampir membuatku takut tuan hahah" Ucap Darsi sambil tertawa.
Almira, tuan galuh dan doni dibuat bingung karana melihat Darsi tertawa tiba-tiba.
"baiklah Tuan, namaku Darsi Malik dan aku bekerja di Perusahaan Malik Group, aku juga mengembangkan Perusahaan yang aku bangun sendiri dari Perusahaan Malik Group, setelah Tuan Ibrahim Malik, Ayahku menyerahakan Kursi Kepemimpinannya padaku, sebagai Pewaris dari Keluarga Malik" Ucap Darsi
"Sudah ku bilang jangan main-main bocah, heh, sebentar lagi aku akan menjalin kerja sama dengan Perusahaan Malik Group, dan akan menjadikan perusahaanku makin maju dan berkembang luas". Ucap Tuan Galuh
"hufff, Baiklah, rasanya aku sudah tidak mau bertelele lagi" Ucap Darsi
Darsi mengeluarkan Handphone miliknya, untuk menelepon seseorang.
Panggilan terhubung
" Ini aku, batalkan sekarang pengejuan Kerjasama dari perusahaan Boinsan Group, sekarang juga" Ucap Darsi tergas, matanya tajam memandang Tuan galuh bagaikan elang yang siap menerkam mangsannya.
Panggilan Terputus
"hahah..." Tawa tuan Galuh menggema di ruangan itu, lalu tidak lama setelah itu Hp Tuan Galuh berdering,
Tertera jelas dilayar Hp tersebut nama "Malik Group", yang menandakan Orang suruhan Darsi sedang menjalankan Tugasnya.
Gemetar tangan tuan galuh saat dia menggeser Icon hijau tanda tlpn diterma, didekatkannya benda pipih nan tipis itu di telinganya.
"hallo"
........
" Apa?"
........ ,
" tapi Tuan kenapa?"
.......
"Tapi tuan hallo.. Ha.., srittt," umpat Tuan Galuh, karna orang yang meneleponnya memutuskan sambungan tlpn secara sepihak.
Setelah dirasa tlpnnya berahir, tuan galuh memandang Darsi dengan gemetaran,
"hem, bukankah sudahku katakan, jangan menyesal" Ucap Darsi sambil tersenyum miring.
"Jadi, benar kau Tuan Darsi Malik?" Tanya Tuan Galuh panik.
Melihat Tuan galuh panik, Donipun jadi hawatir,
"Pa, papa kenapa?" Tanya Doni
"Perusahaan Malik Group membatalkan Pengejuan Kerjasama kita, dan itu akan berakibat buruk pada perusahaan kita" seru Tuan galuh.
"Itu artinya kau benar-benar Tuan Darsi Malik?" Tanya Doni
"kalau iya memangnya kenapa?" Ucap Almira yang sejak tadi hanya jadi penonton saja.
"Beliau adalah Tuan Darsi Malik, Peresdir Utama Perusahaan Malik Group, sekaligus orang ternama di negara kita" Ucap Almira lagi.
Mendengar perkataan Almira, Tuan Galuhpun, langsung berhambur ke dekat Darsi dan meminta maaf,
"Taun maafkan saya, saya mohon maafkan saya" Ucap Tuan Galuh.
"Minta maaf, kalau saja benar aku bukan Darsi Malik, apakah kau akan meminta maaf seprti ini padaku, setelah apa yang kau katakan tadi hem? , tapi sayang aku akan tetap dengan keputusanku" Ucap Darsi.
"Kau dan anakmu itu sudah banyak membuat masalah di kota ini, terutama Pada Almira, jadi anggap saja ini adalah balasan yang setimpal untuk kalian, Mengerti?" Ucap Darsi
Bersambung....
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
sukses
semngat
mksh
mntap