Hidup memang sulit tapi aku tak pernah membayangkan hidupku hancur di tangan duda tak berhati
aku telah kehilangan kebahagiaanku setelah terjerumus ke dalam neraka milik duda beranak dua
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon andee Rosalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KUCLUK
Dimas POV
Sungguh wanita itu memang berotak jahannam, tidak bisa memaksaku secara halus dirinya memaksaku secara terang-terangan.
kedua bocah penciplak wajah itu kini berada dikamar milikku, padahal sudah sangat kuharamkan untuk mereka berdua memasuki ruangan yang menjadi saksi betapa menyenangkannya memiliki tempat meluapkan kebutuhan biologisku dengan dan sangat-sangat jelas kepemilikannya dan hanya diisi olehku.
Tanpa sepenggetahuanku kedua bocah tersebut sudah berada diatas kasur yang menjadi tempatku bergulat dan menjadi pendaratan terakhir kami untuk menutup malam panjang kami.
kedua bocah penjiplak kini menatapku dengan bola mata yang berbinar seakan menyampaikan pesan lain yang tidak kumenggerti, belum lagi saat mereka tertawa dan bertepuk tangan saat aku menggeram juga meremas rambutku dengan sangat kuat aghhh sungguh aku tahu niat busuk wanita gila itu.
Bayi perempuan itu menggerakkan tangannya keudara terus menerus seakan ingin menggenggam sesuatu sedangkan bocah laki-laki itu terus mencoba memasukkan kaki kanannya kedalam mulut aiesss sungguh aku muak karenanya seketika aku berlari menuju pintu namun liciknya sungguh sangat licik wanita gila itu mengguncikan kami.
segala sumpah serapah telah kuucapkan namun tidak respon apapun darinya, hingga bujuk rayu yang kulontarkan padanya pun tidak mempan.
Aku terlalu sibuk merutuki wanita gila itu, sedangkan kedua penciplak itu sudah berkeliaran menggapai semua barang.
mulai dari bantal juga selimut mereka jatuhkan, penjiplak yang diberi nama daniel pun bergerak dan menggapai alat make up milik si sinting, bubuk bedak powder mulai berterbangan, bubuk pewarna pun (shadow) juga dirusak hingga hanya menyisihkan wadahnya saja daniel sepertinya sangat puas melihat semua pewarna itu menjadi satu.
tidak hanya itu pewarna cair yang wanita singting sebut sebagai liptint juga ditumpahkan dari wadahnya hingga meja dandan milik si sinting semakin berandatakan dan penuh warna.
Sedangkan iblis betina satunya yang diberi nama danisa bergerak kemeja kerja milikku dan menghamburkan beberapa buku, dokumen, tinta dan hebatnya iblis betina ini memasukkan miniator kesayangku kedalam mulutnya terlebih dahulu lalu memukulkannya ketembok hingga kepala miniatur batmanku sedikit bergeser dari seharusnya.
aiessss miniatur itu telah kurawat sedari dulu dengan sangat hati-hati dan kini wanita kecil itu merusaknya dengan wajah yang sangat bahagia apalagi ketika aku meneriakkan namanya wanita kecil itu semakin lebar dan semakin keras menggeluarkan suara tawanya.
danisa juga kini kembali menggapai-gapai udara seakan memberi perintah padaku untuk memeluknya namun sungguh yang ingin kulakukan saat ini hanya membuat kedua penjiplak wajah itu menanggis dan menjerit tanpa henti.
Lihat saja wanita gila itu yang akan menanggung semua perbuatan peliharaannya nanti, dengan sabar kupunggut semua berkas penting dan menyisihkannya di tempat yang lebih tinggi agar tidak mudah danisa digapai, setelah selesai aku mencoba menghistirahatkan tubuh dan pikiranku dengan duduk dengan tenang dikursi kerjaku, tapi tiba-tiba daniel seperti akan memuntahkan sesuatu.
dengan tergesa-gesa aku berlari mendekatinya dan melihat apa yang terjadi ternyata daniel menggunyah penutup pensil dengan cara paksa aku menggeluarkan penutup pensil dari mulutnya.
daniel sempat akan menanggis namun dengan kaku kutepuk bahunya dengan pelan, sungguh kini aku sudah seperti orang bodoh wajarkah aku menasehati bocah layaknya pria dewasa?
aku masih berperang dengan pikiranku namun aku menjauhkan pensil yang menjadi mainanya dan bocah kecil itu, setelah aku mengganti mainannya, dia lalu kembali tersenyum tidak lama setelah itu dia tenggelam didunianya sendiri.
di bab bab tertentu ak sampe nangis baca nya ini ak bingung ak yg menjiwai buku ya atau terlalu drama wkww
pokok nya karya ini punya keunikan tersendiri semangat Thor:)
eh pas aku buka novelnya ... ternyata judul setiap bab nya bikin ngakak.
padahal belum baca, bisa aja Akak authornya