NovelToon NovelToon
SUAMIKU BAD BOY!

SUAMIKU BAD BOY!

Status: tamat
Genre:Playboy / Selingkuh / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:101.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ismi Kawai

Kisah tentang seorang bad boy bernaman Zachary Allen Maxwell, yang selalu bermain wanita dipaksa menikah oleh kedua orang tuanya. Cara hidupnya yang tidak baiklah yang menjadi pemicu.
Ayahnya sendiri bukan dari orang-orang baik pula. Maxwell Bennedict mantan ketua gangster Red Tiger, menikah dengan seorang gadis desa hingga merubah hidupnya. Dia pun bertobat ingin lepas dari hidup kelamnya.
Karena itu, dia ingin merubah anak sulungnya yang bisa dibilang duplikatnya saat masih muda. Masalah masa lalu dia pun tidak ada yang tahu. Kemudian dia menjodohkan anaknya dengan anak teman istrinya yang bisa di bilang sangat polos tapi tomboy.
Pernikahan pun terjadi, dengan sangat terpaksa karena jika tidak menurut, Maxwell mengancam akan mencoret Zach dari Silsilah keluarga.
Julia, gadis yang dijodohkan pada Zach. Gadis penurut karena dinasehati oleh seorang guru ngaji untuk menghindari zina, disaat sudah waktunya diharuskan untuk menikah dan juga ingin melaksanakan keinginan kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ismi Kawai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang tersakiti

Selama dua puluh empat tahun hidup di dunia, baru kali ini Julia merasakan kesulitan bernapas, saking dadanya terasa penuh seolah tak ada asupan oksigen yang masuk ke dalam paru-parunya. Julia tak menyangka Zach akan memeluknya seerat ini. Meskipun sedikit menikmati pelukan itu, tetapi lagi-lagi karena ini pengalaman pertama, Julia bahkan tak tahu harus bersikap bagaimana. 

 

'Kak Zach sedang mabuk. Apakah dia akan memaksaku melayaninya malam ini? Aduh, apa yang harus aku lakukan sekarang?' 

 

Julia mulai panik. Jika memang harus melakukannya, gadis itu berharap bisa menikmatinya. Bukan karena Zach sedang mabuk lalu memaksanya berhubungan. Bukan juga karena dirinya merasa terpaksa.

 

‘Hubungan suami istri harus dilakukan secara suka rela oleh kedua belah pihak, didahului dengan pemanasan secukupnya.’ Begitu bunyi artikel seksologi yang Julia baca dari seorang pakar seksolog termashur.

 

“Sayang, please. Tiffany …” gumam Zach menyebut nama kekasihnya membuat debaran indah di dada Julia runtuh seketika.

 

Julia pun melepaskan diri dari pelukan suaminya yang masih terus meracau menyebut nama Tiffany. Sekarang Julia tahu nama wanita yang telah memenangkan hati Zach. 

 

Kini di sudut hatinya, Julia merasakan begitu nyeri. Perasaan sakit yang baru pertama kali ia kecap, selama dua puluh empat tahun menghirup udara di dunia. Saking tak kuat menahan kepedihan, gadis itu menitikkan air mata untuk pertama kalinya karena Zach. 

 

Julia duduk di sisi ranjang dengan air mata berlinang membasahi pipinya. Dia termenung sejenak sebelum kembali ke dapur dan membuang semua makanan yang telah ia buat.

 

“Aku terlalu naif!” Dadanya begitu perih karena mendapati apa yang ia lakukan ternyata sia-sia saja. “Sakit sekali rasanya diabaikan seperti ini. Sampai kapan aku harus menanggungnya?” bisik Julia lirih, sambil menyusut air matanya yang nyaris tak berhenti, terus membanjir dari dua manik matanya yang indah.

 

Julia belum pernah mengenal luka karena laki-laki. Ayah dan ibunya hidup rukun tak pernah ada pertengkaran yang berarti. Sejak dulu memang ayahnya bekerja jauh dari rumah, hingga pulang seminggu sekali. 

 

Saat-saat kebersamaan bersama Rohendi, biasanya dimanfaatkan Nia untuk pergi berjalan-jalan, mengunjungi tempat-tempat wisata, hingga menjadi tabungan kenangan yang sangat kaya pada kehidupan Julia. Baru kali ini Julia belajar tentang luka dan betapa beratnya mencintai seseorang yang tak pernah memedulikan perasaannya. 

 

“Aku pikir, Kak Zach sudah menerimaku. Ternyata aku masih bukan siapa-siapa, meskipun kami sudah menikah. Ini sangat menyakitkan. Ibu … apakah aku akan kuat menghadapi semua ini? Pria ini tak pernah mencintaiku, meskipun sekeras itu aku berusaha, Bu.” Julia meratap pelan-pelan. Kini tubuhnya melorot jatuh bersandar di depan kichen set yang berdiri kukuh di belakangnya. 

 

“Kalau tahu sesakit ini mencintai, seharusnya aku tak mencobanya. Harusnya aku tak berharap banyak, dan memang aku tak akan pernah bisa memenangkan perasaan Kak Zach.”

 

Lagi-lagi Julia meratapi diri. Jika bukan nama wanita lain, yang terang-terangan ia dengarkan dari mulut suaminya, mungkin dia masih bisa menahan diri. 

 

Julia paham perjodohan tak selalu berujung manis dan indah seperti di dalam cerita sinetron ataupun novel. Kini ia menyesali kenapa bisa-bisanya jatuh cinta kepada pria yang dari awal jelas-jelas menerima perjodohan ini dengan terpaksa.

 

“Ku kira setelah kami menikah, dia akan mulai belajar mencintaiku, Bu. Ternyata aku salah. Ikatan suci pernikahan tidak bisa memenjarakan perasaan seseorang. Sekarang aku tak tahu lagi kemana arah pernikahan ini, Bu ....” Julia masih mengadu seolah ibunya sekarang berada di hadapannya. Hanya ini yang bisa ia lakukan untuk sedikit meringankan beban perasaannya yang telanjur sesak. 

 

Julia teringat perkataan Nia saat mereka berada di teras, berbaring sambil memandang bintang-bintang yang bertaburan di langit. 

 

“Julia, setelah menikah nanti, kamu akan dihadapkan pada banyak persoalan. Ada yang ringan ada yang berat. Tak ada pernikahan sempurna, Nak. Semua pernikahan ada ujiannya masing-masing.” 

Nia mengelus rambut putrinya. Mereka berdua tiduran di balai-balai beratapkan langit.

 

“Julia tidak pernah melihat ayah dan ibu bertengkar, sepertinya keluarga kita tidak pernah mendapat ujian, kan?” tanya Julia dengan polosnya. Dia anak satu-satunya, hingga semua perhatian dan kasih sayang ayah ibunya tumpah seratus persen kepadanya. 

“Itu karena kami memilih menyimpan dan menyelesaikannya berdua, Nak,” jawab Nia dengan tenang.

 

“Ah, ibu hebat sekali. Kenapa tidak pernah cerita sama Julia, Bu? Ibu tahu tidak? Julia tuh ingin punya suami sepertu ayah yang sangat menyayangi anak dan istrinya. Kata Ibu, Ayah bahkan rela makan mie instan demi bisa mengirimkan semua gajinya saat Julia sakit dan harus dirawat di rumah sakit, ya?” Samar-samar ingatan itu masih membekas. 

 

“Iya, kamu sakit thypus dan harus dirawat sepuluh hari di rumah sakit. Saat itu ayah masih menyelesaikan kuliahnya. Jadi kami harus berhemat. Kamu masih ingat cerita itu?” Nia tersenyum kembali membayangkan cerita hidup masa lalunya yang penuh perjuangan bersama Johan. 

 

Cerita perjuangan hidup itu yang tak bosan Nia sampaikan kepada Julia. Nia berprinsip anak tidak perlu tahu kesulitan orang tua saat menghadapinya, tetapi setelah berhasil melewatinya, Nia selalu membentuk kepribadian Julia dengan banyak cerita tentang kisah-kisah hidup seperti itu. 

 

“Suatu saat nanti kalau kamu sudah menikah dengan Nak Zach, apa pun masalah kalian, hadapi dengan kepala dingin. Jangan emosi ketika memutuskan sesuatu. Hanya satu kuncinya ketika sedang menghadapi masalah. Ibarat air yang sedang keruh, endapkan dulu, supaya kamu bisa melihat semuanya dengan jernih.” Julia mengangguk takzim.

 

“Ibu yakin anak ibu hebat dan ibu selalu berdo’a supaya kalian selalu mendapat petunjuk dari Allah, karena sejatinya Allah kasih masalah itu selalu diikuti solusi. Jika belum ketemu solusinya, maka bersabarlah dulu. Ingat, ya, jadi perempuan itu harus sabar. Jangan mudah meledak-ledak, cari waktu untuk merenung, supaya solusi segera terlihat. Air yang jernih di telaga selalu memberikan ketenangan bagi yang melihatnya, bukan?” Nia berkata lembut. 

 

Julia menarik napas panjang, mengingat nasihat Nia, sedikit demi sedikit sesak di dadanya mulai terurai. Pelan-pelan Julia bangkit dari dapur lalu masuk ke ruang tengah. Julia membuka pintu balkon, lalu duduk di kursi sambil menatap bintang yang malam itu juga riuh bertaburan di langit.

 

“Aku tidak pernah bertanya dan mau tahu tentang perasaan kak Zach kepadaku. Seharusnya mungkin aku tidak bersikap seperti itu. Harusnya aku mencari tahu dulu apakah seorang Julia memiliki celah di hati kak Zach?” keluhnya kemudian. 

 

Julia yang tadinya berusaha bersikap biasa saja dengan segala tingkah laku Zach dan tidak mengambil hati kini merasa telah salah mengambil sikap. Gadis itu menengadah menatap lagit. Entah mengapa sekarang dia benar-benar merindukan rumahnya.

1
RahaYulia
yg kanan biar sopan, trs biasanya klo bgian kanan lb bsr otot dadanya
aya2 wae nya nu mna w atuh neng ga ujung2 na mh dikunyah jg😫😁
Ismi Kawai: iya,, ribet bngt si julia. 🤣🤣🤣
total 1 replies
RahaYulia
padahal mh suruh ajak jln2 nya ke ragunan aja julia psti lb seneng😁
Ismi Kawai: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bisa adjeee
total 3 replies
RahaYulia
bukan itu yg hrsnya dipikirkan, emakmu kn lg sakit konon katanya, kok smpat2nya mikirin bhn mknan dirumah😅😅😅, curiga dikit atuh jek🤣🤣
Ismi Kawai: zacknya juga agak pendek otaknya. 🤣
total 1 replies
RahaYulia
emang ngupasnya brp kilo sih bi ipeh smpe nyimpennya dipanci yg kcilan dikit ada kan bi kaya mangkok aja gtu, niat amat pamer panci😅😅😅
Ismi Kawai: hahahah, iya emang niat pamer... tadinya mau baskom malah. 🤣
total 1 replies
RahaYulia
manusia yg krjanya cuma main, mabok, seneng2 modelan kmubsa tau jga ya kabar komplek sblah, luar biasa 🤣🤣🤣
Ismi Kawai: itu lah keunikan zack... 🤣😅
total 1 replies
RahaYulia
ini baru masalah mati lampu jek, blm lg yg lain
Ismi Kawai: buar dramatis kak, kecoanya imigrasi dari got wastafel
total 3 replies
RahaYulia
kaca nya bgs ya, g pcah kna pns api
Ismi Kawai: wah klo itu gak ngerti deh. 😅😅😅
total 1 replies
RahaYulia
lagian aneh2 aja malem2 mandi c intan, abis cocok tanam kali ya😁
Ismi Kawai: hahahahahaha
total 3 replies
RahaYulia
ksandung apaan sih jek rumahmu kn luas bukan kontrakan 3x4 meter😅😅😅
Ismi Kawai: kesandung cintamu kak... hahahah
total 1 replies
RahaYulia
apa judulnya thor?
Ismi Kawai: judulnya 'PREY' kak! peran utamanya gambaran julia deh.
total 1 replies
RahaYulia
apa selabirin itu rmh nya smp kna frank trs 🤣🤣🤣 jul..jul...masuk hutan aja kmu ngerti jln laah giliran drumah org malah sesat g karuan
RahaYulia: 🤣🤣🤣👍bener...
total 2 replies
RahaYulia
asal jgn panggil latip aja kali ya😅
Ismi Kawai: latip mah beda gender. 🤣
total 1 replies
RahaYulia
ari maneh keur mabok jek? 🤣🤣🤣🤣🤣
Ismi Kawai: hahahahah... iya, dia mabok
total 1 replies
RahaYulia
purah mabok jeung zina mh lain milik ngarana atuh ceu...musibah nu aya eta mh🤣🤣 can nyaho w da euceu mh
Ismi Kawai: kak, ya Alloh.. aku ngakak...
total 1 replies
Firgi Septia
kasihan Julia dapat bekas
Ismi Kawai: gak gitu juga kak. 😅
total 1 replies
Dorinajunny Dorinajunny
betul betul betul buat zachary nya jatuh cinta ama julia thorr
Ismi Kawai: tenangggg
total 1 replies
Lidya carlton
julia kamu keren dan zach kamu the best kalian berdua 👍👏👏👏
Ismi Kawai: mksh banyak kak sudah mampir
total 1 replies
Dessy Rinda
yaaahhh,sbntr bngt
Ismi Kawai: iya kak, sengaja dibikin singkat. 🙏🙏🙏
total 1 replies
Huma
Mendarat lah kopi dan vote selalu untuk othor keasyangan....
🧭 Wong Deso
kerjaan mama mu Zach
Ismi Kawai: kak kinan, ayo up lagiii
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!