Aku tak menyangka akan Menikah saat aku masih kuliah.
Cerita ini mengkisah kan seorang wanita muda yang berusia 22 tahun, di jodoh kan oleh orang tua nya dan menikah dengan seorang pria yang berusia 30Tahun Bernama Arya.
Arya sosok yang pendiam dan mudah marah,dan tak banyak bicara.
Meski pun begitu Cinta tumbuh di antara kedua nya, dan mengubah sikap keras arya menjadi sifat yang lembut dan menyayangi Tiara.
meski banyak lika liku kehidupan arya dan tiara harus lalui, dan air mata, tawa, pertengkaran, keromantisan menghiasi hidup mereka.
Penasaran kan dengan kisah dalan kehidupan arya dan tiara, yuk di simak.
semoga kalian suka ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29 - Baikan
Arya pun kembali ke kamar untuk memeriksa apa kah makanan tiara sudah habis.
Saat Arya masuk, tiara sedang menghabis kan makanan nya, karna tidak mau menerima hukuman dari arya.
Arya pun mencelup kan kembali kain ke air hangat dan mengompres nya kembali.
Tiara yang kesal pada arya pun tidak mau menatap arya dan tiara pun terus menunduk kan kepala.
Di tempat lain, bik sumi yang memberes kan kerjaan sebelum beristirahat pun mendapat telfon dari mama arya.
Sofi yang sedang bersantai di kamar bersama wijaya pun mendengar bersama Infomasi dari bik sumi.
"hallo buk" jawab bik sumi mengangkat telfon
"Bik, bagaimana arya dan tiara" tanya sofi mama nya arya
Bik Sumi pun bingung tidak tau harus menjawab apa, dengan apa yang dia ke tahui di rumah ini,Dan membuat bik sumi terdiam tidak menjawab
"Bik, hallo bik sumi masih di situ kan? " tanya mama arya karna tidak mendengar suara bik sumi
"Eh iya buk, saya gak tau mau jawab apa buk " jawab bik sumi gugup dan takut
"Kata kan saja bik, tidak apa apa" kata Sofi menghela nafas.
"itu buk, tadi non tiara menangis di kamar, tidak makan sejak pulang kuliah" kata bik sumi belum selesai menjelas kan dan kembali ragu Melanjut kan nya
"Iya trus bik, tiara kenapa? " tanya sofi dan wijaya yang terkejut
"Saya tidak tau kenapa buk non tiara menangis,seperti nya mereka habis bertengkar saat pulang kuliah, tapi setelah saya menelepon den arya, den arya pulang menyuapi non tiara, saat saya mengantar makanan, saya melihat pergelangan tangan non tiara bengkak buk,dan den arya mengompres nya" jelas bik sumi panjang lebar
"Yang buat saya heran buk, den arya dan non tiara tidak satu kamar" jelas bik sumi lagi dan membuat sofi dan wijaya kembali menghela nafas
"Ya sudah bik, tolong jaga tiara dengan baik bik, jangan biar kan arya menyakiti nya" kata wijaya
"Iya pak" jawab bik sumi
Dan Sofi mematikan sambungan telfon nya.
"Gimana pa,mama da nyakin arya pasti akan pisah tidur sama tiara kalau pisah rumah dengan kita" kata sofi ke wijaya
"Anak itu, begini saja ma, bagaimana kalau kita menginap di rumah mereka sementara waktu" kata wijaya mengusul kan
"Boleh juga pa, kalau mereka pisah kamar terus, bagaimana mereka bisa Saling mencintai" jawab Sofi
"Ya sudah pa, ayo kita tidur, ini sudah malam" ajak Sofi ke Wijaya karna sudah larut malam
Sementara di tempat lain, arya pun menyuruh tiara beristirahat dan menutup pintu kamar tiara dan turun untuk makan malam
Sementara Tiara yang merasa tidak enak kepada Arya pun menyusul Arya turun ke bawah untuk menemani Arya makan.
Arya yang sedang mencuci tangan sebelum makan terkejut melihat tiara sedang mengambil piring dan mengambil nasi untuk Arya.
"Kenapa kau di sini, tangan mu masih sakit sebaik nya istirahat" kata Arya dan menatap tiara
"Tidak, tangan ku sudah enakan " kata tiara menahan sakit dan membawa nasi di piring ke meja makan
Tiara pun duduk dan menatap arya yang sedang makan dengan lahap karna sudah lapar,karna hari yang sudah larut malam.
"Maaf aku merepot kan mu mas" kata tiara tiba tiba dan membuat arya berhenti sejenak
"Hem" jawab arya singkat dan melanjut kan makanan malam nya
"Mas arya, kenapa kau tidak suka ada pria mendekati ku, apa kau cemburu? " tanya tiara
"Tidak, aku hanya tidak ingin orang lain berfikir kau istri ku tapi bersama laki laki lain di kampus" jawab Arya menghela
"Aku akan berusaha menghindari mereka dan berkata pada mereka kalau aku sudah memiliki suami" jawab Tiara
"Bagus lah kalau kau bisa mengerti " kata Arya yang sudah selesai Makan dan meraih minuman nya
"Ayo Istirahat, aku sudah selesai makan" ajak Arya
Saat menaiki tangga Arya meraih tangan Tiara dan melihat tangan bengkak Tiara yang sudah mulai membaik.
Arya pun mengelus kepala tiara saat sudah sampai di atas.
"Istirahat lah" kata Arya dan masuk ke dalam kamar nya.
Sementara Tiara yang terkejut Arya mengelus kepala nya pun masuk ke dalam kamar dengan tersenyum.
Bersambung
jadinya feel cerita saat dia nikah gak dapat.
bagaimana tentang arnan juga gak di jelaskan.
terburu2 amat🐱
waduhh
tapi masih banyak penggunaan kata yang salah dan juga banyak typonya.
semoga bisa di perbaiki ya/Smirk/