Juara 🥈Event Merubah Takdir S2
HADESS, Seorang dewa perang yang diicelakai oleh saudara tirinya yang begitu serakah dan akhirnya malah diracuni dan dibuang di tebing lembah
kematian dan hilang ingatan.
Bisakah Hadess kembali mengingat semuanya dan membalaskan sang saudara tiri yang kini sudah menguasai kerajaannya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengunjungi Istana Fumio Sebagai Seorang Panglima Perang
Panglima Zhou, pangeran Zeus akan segera menikahi putri Nouhime dari kekaisaran Itsuki. Dan mereka akan segera menikah ketika musim semi pertama tiba. Dan setelah pernikahan itu, pangeran Zeus akan segera dinobatkan sebagai seorang kaisar wilayah Fumio. Aku juga sudah melakukan dan mengawasi seperti apa yang telah tuan perintahkan untkku. Beberapa klan yang berada di bawah kendali pangeran Zeus dan berkhianat kepada kaisar Fumio saat ini adalah klan Takehito, klan Koyasu, klan Mitzuhiro, klan Genda dan klan Tessho. Mereka telah berjanji kepada pangeran Zeus, akan selalu berada di pihaknya sekalipun harus menentang Yang Mulia Kaisar Fumio. Prajurit Han.
Zhou mengeraskan rahang tegasnya setelah membaca sebuah surat dari prajurit Han yang sedang dia tugaskan untuk menjadi prajurit di istana Fumio untuk melaporkan apa saja yang terjadi di kekaisaran Fumio.
Meskipun Zhou sudah memutuskan untuk melupakan kekasihnya di masa lalu, namun tentu saja Zhou masih tak bisa untuk melepaskan Nouhime untuk orang seperti Zeus yang begitu serakah dan jahat.
Menurutnya itu sangat tidak pantas dan sangat tidak adil untuk wanita sebaik Nouhime. Wanita berhati lembut dan mulia serta memiliki kecantikan yang tak tertandingi, karena yin dan yang yang seimbang.
Terlebih Zeus tidak pernah benar-benar mencintai Nouhime. Zeus hanya menjadikan Nouhime sebagai alat dan perantara untuk mencapai sebuah tujuannya, yaitu untuk menjadi seorang kaisar.
"Klan Takehito, klan Koyasu, klan Mitzuhiro, klan Genda dan klan Tessho? Kerajaan kecil yang sedang berusaha untuk memperluas daerahnya dengan cara yang kotor dan licik ya? Hhmm ... aku harus mencari tau tentang mereka semua. Karena aku tak akan mungkin menyerang dengan sembarangan. Terlebih saat ini aku adalah seorang panglima perang." gumam Zhou mulai memikirkan sebuah cara untuk menghadapi orang-orang kotor dan licik itu
Zhou menggulung dan menyimpan surat itu di balik pakaian zirahnya. Lalu dia mulai memanggil beberapa prajurit kepercayaannya untuk menugaskan kelima anak buahnya itu.
"Kalian semua pergilah dan selidiki apapun tentang klan Takehito, klan Koyasu, klan Mitzuhiro, klan Genda, dan klan Tessho! Cari tau apapun yang telah mereka lakukan! Terlebih hal negatif yang mereka lakukan dan merugikan! Segera kembali dan laporkan semuanya padaku!" titah Zhou untuk prajurit kepercayaannya itu.
"Baik, Panglima Zhou!" ucap para prajurit itu serempak.
Zhou masih menatap lurus ke depan, dimana arah barat daya adalah arah tempat kekaisaran Fumio berada dan berdiri dengan kokohnya.
"Ayah, bersabarlah sedikit lagi. Aku akan melakukannya dengan pelan dan hati-hati, karena aku ingin membuktikan jika aku juga layak untuk kembali dan menjadi penggantimu di masa depan yang layak! Dan Nouhime ... maafkan aku ... tapi mungkin dalam waktu dekat ini, aku masih belum bisa kembali sebagai diriku." ucap Zhou lirih dan mengepalkan kedua tangannya.
Karena membayangkan Nouhime akan menikah dengan saudara tirinya yang jahat dan serakah itu, sangat membuat dada Zhou sesak. Mencelakai hingga membunuh dirinya saja bisa? Apalagi untuk orang lain? Tentu saja Zhou sangat mengkhawatirkan jika akan ada korban selanjutnya lagi selain dirinya.
...⚜⚜⚜...
Sementara itu di salah satu kamar prajurit di istana Nobuhide, terlihat seorang pemuda sedang uring-uringan dan membanting segala benda apapun yang bisa dibantingnya. Hingga membuat kamarnya terlihat seperti kapal pecah.
"Cihh!! Rencanaku gagal!! Mengapa pangeran Zeus bisa dengan mudahnya kalah saat sayembara?!! Padahal aku sudah membantunya untuk sampai pada tahap itu. Jika seperti ini aku tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa!! Sialannnn!!!"
BRAKKK ...
Pemuda masih dengan pakaian zirah yang tak lain adalah Luoyi, menggebrak meja di kamarnya dan terlihat begitu kesal karena kekalahan dari pangeran Zeus. Sungguh sangat jauh dari rencana dan ekspektasinya.
"Karena terlalu bersemangat untuk menang, dia malah kalah begitu saja!! Ciihhh ... pangeran yang bodoh!!" makinya kesal. "Kali ini cara apa lagi yang akan aku gunakan untuk membuatnya keluar dari istana ini?! Argghh ..." Luoyi terlihat begitu frustasi karena apa yang sudah dia lakukan rupanya hanya sia-sia saja.
...⚜⚜⚜...
Hari demi hari berlalu, bahkan kini Lily sudah melahirkan seorang putra dengan selamat. Zhou ingin sekali segera kembali ke kampung untuk melihat istri dan putranya, namun dia sama sekali belum memiliki sebuah kesempatan.
Karena Zhou masih harus mengurusi beberapa urusannya di istana Nobuhide, memimpin beberapa penyerangan untuk menyerang wilayah-wilayah kecil dari klan musuh.
Bahkan Zhou juga harus mengawal putri Matzu yang memutuskan untuk datang dalam pesta pernikahan putri Nouhime dan pangeran Zeus. Karena rupanya putri Matzu dan putri Nouhime adalah saling berteman baik.
Dan disaat itulah, Zhou pertama kali menginjakkan kakinya di istana sang ayah setelah kejadian naas itu. Namun tentu saja Zhou datang masih dengan status sebagai seorang panglima perang dari kekaisaran Nobuhide, bukan sebagai dirinya sendiri yang datang untuk membalas dendamnya untuk Zeus.
Zhou juga memakai kain warna hitam untuk menutupi wajah bagian bawahnya, agar parasnya tidak dikenali semua orang. Terutama anggota keluarga istana kekaisaran Fumio dan masyarakat Fumio.
Pernikahan pangeran Zeus dan putri Nouhime berlangsung cukup megah dan meriah. Namun tak ada sedikitpun kebahagiaan terpancar pada wajah ayu putri Nouhime. Dia terlihat murung dan bersedih di setiap prosesi pernikahannya, seolah ini semua adalah bukan keinginan hatinya.
Zhou yang menyaksikan semua ini tentu saja juga merasa bersedih dan bersalah atas apa yang terjadi. Andai saja saat itu Zeus tak mencelakainya, mungkin saja dia dan putri Nouhime akan benar-benar sudah menikah saat ini. Dan tentunya dirinyalah yang akan menjadi seorang kaisar.
"Putri Matzu. Aku akan berjalan-jalan sebentar melihat istana Fumio ..." Zhou memutuskan pamit untuk berjalan-jalan melihat istana Fumio.
"Baik, Panglima Zhou. Masih ada banyak pengawal disini kok. Pergilah ..." jawab putri Matzu dengan ramah.
Zhou membungkukkan badannya dan memberikan salam penghormatan untuk putri Matzu, lalu dia mulai melenggang dengan gagahnya melihat dan menyisiri istana yang menjadi temlat tinggalnya di masa lalu.
Pandangannya mulai ditebarkannya untuk mrnatap seluruh apa yang ada di istana ini. Ada rasa rindu yang menggunung setelah sekian lama tidak melihatnya.
Kini Zhou mulai teringat dengan ayahnya, hingga akhirnya Zhou berniat untuk mendatangi kamar sang kaisar Fumio yang tak lain adalah ayahnya sendiri.
Beberapa pengawal dan penjaga istana terlihat selalu menjaga di beberapa titik, namun mereka menghormati kunjungan dari panglima Zhou yang mengatakan ingin menjenguk sang kaisar.
Meskipun begitu, Zhou tidak benar-benar menghadap sang ayah. Dia hanya melihatnya dari kejauhan saja. Meskipun sangat merindukannya, hingga ingin memeluk dan bersujud pada sang ayah, namun Zhou mengurungkan niatnya kembali.
Karena saat ini adalah belum waktunya. Zhou akan benar-benar menghadap sang ayah dan akan kembali sebagai dirinya sendiri, jika waktu yang tepat itu telah tiba.
Saat ini, hanya dengan bisa melihat sang ayah saja sudah membuatnya merasa lega. Dan itu sudah cukup.
Namun tiba-tiba saja ada sebuah angin yang cukup kencang berhembus dan tak sengaja membuat kain hitam penutup wajahnya terjatuh di atas lantai.
Disaat Zhou jongkok dan mau mengambilnya, tiba-tiba saja seorang wanita dengan jubah lapisnya yang begitu indah dan bersinar sudah berdiri di hadapannya.
Happy Ending utk kekuarga Zhouuu...
Dan kita akan bertemu kembali dgn helios or Fujin....
Makasih kk q sydah memverikan karya yg luar biasaa baguss dan sgt berbeda dari karya2mu sebelumnya,kereeen bingiitss,aku suka bingiittss😍😍😍
Sukses trus dgn karya2mu akaaa,love uuuu😘😘😘😘
jafi ada 2 pangeran🤣