kisah perjalanan seorang CEO amnesia yang berjuang mendapatkan cinta wanita yang telah menyelamatkan nyawanya..
Sebuah kejadian yang tidak terduga saat Nurul si juragan kapal ikan sedang menjala ikan ditengah laut,
Tubuh seorang pria tersangkut pada Jala yang ditarik para awak kapal,
"Demi poseidon !! kita telah menyelamatkan seorang manusia !!"
Seluruh awak kapal gempar seketika dan gegas membantu Nurul menolong pria tersebut.
Pria tanpa identitas itu tinggal bersama Nurul, karena dia yang bertanggung jawab saat menyelamatkan nyawa si pria yang kemudian diberi nama Yanto,
"bekerja dengan baik atau pergi dari sini !!"
itu yang sering Nurul katakan saat Merasa sebal dengan si pria yang selalu saja mencuri kesempatan menggoda dirinya..
Apakah wanita si penangkap ikan akan berjodoh dengan CEO amnesia ?
Lalu apa yang akan terjadi saat ingatan sang CEO pulih ?
Akankah Takdir cinta CEO amnesia akan berakhir bahagia ?
simak kisah mereka yuk 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sweet_mochi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29
Namun bukan William namanya jika tidak memiliki rencana..
setelah pertemuan yang tidak sesuai ekspektasi, William sedang didalam kamarnya..
dia sedang membalas e mail dari Rocky..
Semua bukti dan rekaman video sudah siap, tinggal menunggu kedatangan William..
Namun sepertinya William akan lebih lama berada di Sumba, dia punya pertanyaan yang akan dia temukan sendiri jawabannya..
Keesokan Harinya..
William memperhatikan gerak gerik Nurul yang memakai pakaian biasa,
sepertinya dia sedang dalam mode nelayan wanita hhmmm...
memutuskan untuk mengikuti diam diam, sebelumnya William sudah menyewa sebuah motor matic dan kali ini dia akan mengikuti kemanapun wanita itu pergi.
Perjalanan lumayan jauh sekitar satu jam..
Nurul memasuki kawasan perkampungan nelayan dengan motor matic yang di parkirkan dekat rumah apung miliknya.
William yang ikut memarkirkan motor di dekat kedai penjual es kelapa muda merasa familiar dengan tempat ini.
Ini tidak asing.. aku mengenal tempat ini.. sangat familiar tapi apa ya hhmmm...
diam diam mengendap mengikuti Nurul yang berjalan kearah tambak, Dari kejauhan nampak Nurul sedang berbincang dengan seorang pria tua.
Orang itu juga tidak asing deh..
"Gimana Pak Rais lobster dan kepiting siap kan buat pengiriman besok ?" tanya Nurul kepada pak Rais.
"Udah siap semua mbak, dan kualitas panen kali ini juga super.. " bangga pak Rais.
"Yauda pak Rais kalau begitu saya anggap beres semuanya ya.. saya mau ke rumah apung duluan ya.. "
melambaikan tangan singkat lalu menuju Rumah Apung.. Nurul berencana menikmati hari dengan menyelam dan peralatannya ada dirumah apung semua.
Saat berusaha mendekati rumah apung, William dikejutkan oleh suara seorang pria yang menarik bajunya.
agak menjauh dari rumah apung,
"Mas Yanto ngapain kesini ?" ternyata Jono yang menarik baju William
"Yanto ??" William merasa heran
"namaku William.. dan Apakah kita pernah saling kenal ??" ucap William sambil mengingat kapan mereka bertemu.
"Mas Yanto mas William sama saja hehe.. terakhir kita ketemu waktu di restoran mas.. inget gak ??" kata Jono
mencoba mengingat dan akhirnya menganggukkan kepala,
"aahh iya iya waktu itu.. hhmmm apakah kamu bisa membantu aku ?" tanya William
"panggil aku Jono mas, lupa ya hehe.. "
"Bisa kamu ceritakan ada hubungan apa aku dengan kampung pesisir ini.. "
"Mas beneran gak ingat apapun?? " Jono yang tidak terlalu terkejut mengajak William duduk di kedai es kelapa muda.
"Mas William itu pernah tinggal dikampung nelayan ini.. "
"waktu itu mbak Nurul nyelametin nyawa mas William saat kami sedang mencari ikan, mas hampir mati waktu itu.. "
"Sama mbak Nurul mas William dibawa ke klinik terdekat milik dokter Kamil, Mas di vonis lupa ingatan alias amnesia.. inget gak ??"
tanua Jono sedangkan William hanya menggeleng pelan..
"Mas diberi nama Yanto sama mbak Nurul, di jadikan awak kapal saat mencari ikan, bahkan tinggal bareng dirumah apung lo.. "
William semakin menyimak serius semua ucapan Jono..
"Mas William itu ternyata anak orang kaya dari Bali, tapi mas lebih memilih hidup bareng kami, dan pernikahan mas William dengan mbak Nurul itu yang paling menggemparkan hahahaa... "
"apa.. jadi aku dan wanita itu adalah sepasang suami istri gitu ??"
William terkejut sangat terkejut..
"iya mas.. tapi gak tahubada masalah apa terakhir mbak Nurul pulang kerumah apung tanpa siapapun, katanya mas udah pergi jauh.. "
"mbak Nurul sempat tertekan namun sekarang dia sudah bangkit mas.. "
"Hhmmm.. sepertinya ceritamu akan sangat panjang Jon.. aku sama sekali tidak ingat hal itu.. " kata william.
...****************...