Cerita tentang Teknologi super canggih yang di gabungkan dengan kekuatan Kuno Semesta.
Menceritakan pengaturan sang Pencipta dengan menciptakan 9 Segiova dan 9 Gulgara (sang pelindung semesta) dengan di lindungi 10 Jendral.
Kecerdasan membawa nafsu dari makhluk dominan setiap Planet, menjadikan perang antar Planet dan Galaksi tak terhindarkan.
Husgar (sang pembasmi) keturunan sang pelindung Semesta sebagai garda terdepan harus menyelidiki dan melindungi suatu Planet dan Galaksi dari kekacauan.
Hingga Husgar Vize menemukan suatu kesalahan. Dengan di batu kakak kandung yang mengabdikan diri sebagai Pie sang pelindung Husgar..?
#########
Jarak 1 tahun cahaya sebenarnya = 9.467.280.000.000 KM/tahun
Jika ingin mengerti alur cerita secara langsung tanpa basa basi. Mulai baca di bab 84,85,86,87 lalu kembali lagi ke bab 1.
Selamat menikmati.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pejuang imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perpustakaan
**Beberapa waktu kemudian*
"Husgar silahkan...Ruang dimensi sudah saya persiapkan." Petugas perpustakaan Planetisimal Galgic mempersilahkan Pie Jiru dengan sopan.
"Baik, terimakasih..." Husgar Vize memasuki sebuah ruangan dan mengikuti petugas menuju tempat baca ruang dimensi..."
"Husgar, silahkan duduk..." Setelah mendapat arahan Husgar Vize duduk. Petugas tersebut memasang alat ke tubuh dan kepala Husgar Vize.
"Di sana Husgar akan memasuki dimensi ruang, yang di mana telah tersedia semua isi buku dan berbagai macam contoh alat yang tertera dalam buku. Ketika Husgar menemukan masalah atau ingin bertanya sesuatu, silahkan hushar menekan tombol ini. Maka aku akan memasuki ruang dimensi tempat Husgar Vize berada." Petugas tersebut menjelaskan secara detail kepada Husgar Vize, karena alat ruang dimensi di perpustakaan tidak sebaik alat ruang dimensi alula sejarah yang memang khusus untuk Jendral Mozi.
"Apakah Husgar sudah siap?"
"Kapanpun..." Husgar Vize berucap dengan ramah dan senyum di wajahnya.
"Jika demikian silahkan Husgar pejamkan mata dan tutup penutup wajah itu, aku akan mengaktifkan ruang dimensi." Tanpa menunggu lama, Husgar Vize langsung menuruti permintaan petugas tersebut.
Seketika ketika mesin dimensi di aktifkan, Kursi yang di tempati oleh Husgar Vize tertutup oleh kaca tebal. Lebih tepatnya perisai transparan yang seperti kaca.
**Di dalam ruang dimensi**
"Wah, perpustakaan di ruang dimensi ini lebih besar hampir seratus kali dari perpustakaan planet Tin-go." Husgar Vize membatin takjub.
"Aku akan mempelajari semua." Dengan senyum lebar dan tatapan takjub melihat rak-rak buku yang ada di ruangan perpustakaan menunjukkan akan haus ilmu oleh Husgar Vize.
**Di luar ruang dimensi**
"Berapa lama Husgar akan menghabiskan waktunya untuk membaca?" Pie Jiru membatin di sofa yang dia duduki dengan posisi sedikit merebahkan tubuh, terlihat sangat santai.
"Aku tidak menyangka akan mengalami perjalanan seperti ini, apa yang akan aku hadapi di depan. Hhhmmmmhhh... Biarkan waktu saja yang menjawab, aku tidak memiliki gambaran sama sekali." Pie Jiru berbicara sendiri dalam lamunannya dan tiba-tiba...
"Pie Jiru...? Seorang petugas perpustakaan datang menghampirinya dan menanyakan identitas Pie Jiru.
" Ya...Benar, aku Pie Jiru. Kamu siapa?" Pie Jiru menjawab dengan menyipitkan matanya. Lalu bertanya balik, karena Pie Jiru tidak merasa mengenalnya.
"Saya petugas perpustakaan di sini Pie." Orang yang baru datang dan memanggil Pie Jiru, memperkenalkan dirinya dengan sopan.
"Apakah ada yang bisa aku bantu petugas?"
"Saya hanya ingin menanyakan apakah Pie membutuhkan minuman, atau apa untuk menemani Pie Jiru yang sedang menunggu Husgar Vize...?"
"Eemmm... Sepertinya tidak ada, terimakasih. Aku hanya ingin beristirahat di sini... Apakah boleh?"
"Tentu, tentu saja Pie. Jika anda membutuhkan sesuatu, Pie bisa mencari saya di tempat itu." Petugas tersebut berbicara dengan menunjukkan tempat dia berjaga.
"Baik, terimakasih."
**Dua hari kemudian**
Husgar Vize telah selesai membaca semua buku yang ada pada perpustakaan Planet Galgic di ruang dimensi.
"Akhirnya sudah selesai, benar benar luar biasa Planet Galgic. Bahkan buku berusia seratus juta tahun masih ada, pengetahuan ini pasti akan berguna nanti." Husgar Vize berbicara sendiri dalam hatinya.
Setelah menekan tombol selesai, Husgar Vize langsung membuka mata dan telah sadar dari tidurnya, yang sebelumnya fikirannya berada di ruang dimensi. Lalu Husgar Vize meninggalkan tempat itu dan menuju tempat petugas sebelumnya berada.
"Husgar, anda telah selesai...?" Petugas tersebut langsung menyapa ketika melihat Husgar Vize berjalan ke arahnya.
"Ya, luar biasa..." Husgar Vize berucap dengan senyum lebar di wajahnya.
"Terimakasih, aku akan langsung pergi."
"Terimakasih kembali Husgar..."
Setelah berbincang dengan petugas perpustakaan, Husgar Vize berjalan menuju Pie Jiru berada.
"Pie... Mari kita pergi, kita langsung menuju ke kediaman Jendral Mozi. Sepertinya kita sudah sedikit terlambat dengan janji kita sebelumnya." Husgar Vize mengajak Pie Jiru yang sudah bermalas-malasan selama dua hari menunggu Husgar Vize.
"Seberapa banyak buku yang kau baca Husgar..?" Pie Jiru bertanya dari tempat ia bermalas-malasan.
"Semua," ucap Husgar Vize singkat.
"Semua...? Dua hari...? Berapa banyak buku di perpustakaan ini..?" Pie Jiru yang terkejut dan tidak percaya, membrondong Husgar Vize dengan pertanyaan.
"Lebih dari seratus kali lipat yang ada di Planet Tin-go..." Husgar Vize menganggukkan kepala menjawab pertanyaan yang lain dan menjelaskan untuk menjawab pertanyaan lainnya.
"Ha... Ha... Ha... Ha..." Pie Jiru yang masih santai di sofa, tertawa kencang setelah mendengar pernyataan Husgar Vize.
"Candaan basi... Mana mungkin kau dapat membaca sekian banyak buku hanya dalam dua hari," ucap Pie Jiru tidak percaya setelah menghentikan tawanya.
"Kau tidak percaya...? Ya sudah terserah..." Husgar Vize berbicara dengan terus berjalan menuju pintu keluar dan tidak menghiraukan Pie Jiru. Belum sempat Husgar Vize membuka pintu, ada yang membuka pintu terlebih dahulu.
"Komandan Jordi...? Kenapa kamu di sini?" Mendengar Husgar Vize memanggil nama Komandan Jordi, Pie Jiru langsung menoleh yang dari awal masih tetap duduk di sofa.
Dengan kecepatan yang dimiliki Pie Jiru, dengan cepat Pie Jiru sudah berada di samping Husgar Vize.
"Saya, di minta Jendral Mozi untuk menjemput Husgar. Karena Jendral Mozi sudah tidak ada di kediamannya. Jendral Mozi telah menunggu Husgar di pesawat yang akan membawa kita ke Planet Vugada." Dengan sangat sopan Komandan Jordi menjawab pertanyaan Husgar Vize.
"Jika demikian kita langsung menuju ke tempat Jendral Mozi."
Husgar Vize dan Komandan Jordi menuju tempat Jendral Mozi dengan menaiki papan Fox, tetapi tidak dengan Pie Jiru yang lebih memilih untuk berlari karena tidak ingin di ejek Husgar Vize lagi, sebab Pie Jiru masih belum bisa mengendalikan papan Fox.
Jendral Mozi yang baru saja melihat untuk memastikan pesawat yang akan di tumpangi Husgar Vize baik dan layak untuk menjelajah, Jendral Mozi keluar dari pesawat dan mendapati Husgar Vize baru turun dari papan Fox. "Husgar... Bagaimana waktumu di perpustakaan...?"
"Salam Jendral..." Husgar Vize membungkukkan badannya untuk memberikan salam hormat kepada Jendral Mozi.
"Sungguh mengagumkan pembelajaran di perpustakaan Planet Galgic, banyak pengetahuan baru dan sekarang aku juga sudah tau dengan asal mula dan tujuan kita..." Husgar Vize melanjutkan menjawab setelah Husgar Vize memberi salam.
"Bagus jika begitu, jadi aku tidak perlu menjelaskan panjang lebar kepadamu," jawab Jendral Mozi dengan senyum ramah.
"Apakah kamu benar-benar sudah tau dengan semuanya...?" Pie Jiru berbisik dan bertanya sekali lagi kepada Husgar Vize, setelah mendengar ucapan Jendral Mozi karena tadi sempat tidak percaya.
"Tentu saja." Husgar Vize berucap dengan nada mengejek dan berlalu pergi mendekati Jendral Mozi.
"Bagus jika memang itu benar. Selama aku bersamamu, aku tidak akan kekurangan informasi, itu gunanya memanfaatkan kelebihan rekan..." Pie jiru berbicara dengan senyum penuh arti dan mendahului Husgar Vize serta Komandan Jordi yang sedang berjalan mendekati Jendral Mozi.
"Ini adalah pesawat kalian untuk menuju Planet Vugada, dan kalian akan di temani Komandan Jordi serta lima kru pesawat." Jendral Mozi berbicara dengan menunjukkan pesawat dan beberapa prajurit untuk menjadi kru pesawat.
"Jendral Mozi tidak ikut mengantar kami...?" Tanya Pie Jiru singkat.
"Tugas utamaku melindungi Gulgara, aku tidak bisa jauh dengan Gulgara. Pendampingan ku telah usai, pemahaman Husgar Vize telah cukup, janjiku pada Segiova pexci telah ku penuhi. Sekarang untuk membantu kalian, aku menugaskan salah satu Komandan terkuat ku untuk mendampingi kalian." Jendral Mozi berbicara untuk menjelaskan telah usainya pendampingan khusus Jendral Mozi dan bersiap melepas Husgar Vize dan Pie Jiru menuju Planet Vugada untuk melakukan pelatihan.
🙏🙏 mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favorit😍💕 🙏🙏