NovelToon NovelToon
Luka Duchess

Luka Duchess

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Cintapertama / Patahhati / Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:682.4k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Dua tahun lamanya, hubungan itu terjalin. Namun kandas ketika seseorang memasuki ke dalam istana pernikahannya.

Duchess Natalie begitu mencintai Duke Marcello. Namun ia harus menanggung sebuah kenyataan. Bahwa Duke Marcello tidak mencintainya dan mencintai orang lain. Bagaikan hantaman petir. Perkataan Duchess Marcello membuatnya putus asa, hingga ia mengalami sebuah kecelakaan dan membuat jiwa asing memasuki tubuhnya.

####
Duke_ Gelar Adipati dalam sebuah kerajaan.
Duchess_ Sebutan istri untuk seorang Duke.
Sir_ Sapaan untuk seorang Kesatria.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kerapuhan Metteo

Metteo atau Duke Marcello, ia duduk memandangi sebotol anggur di hadapannya. Menuang cairan merah itu ke dalam gelas, kemudian menaruh sebotol itu dengan kasar.

Hahaha

Metteo tertawa, ia menertawai hidupnya sendiri. Berapa kali ia yakin untuk tidak terbawa dalam alunan nada kehidupan kakaknya, namun ia justru terbawa dan malah menikmatinya.

krek

Secarik cahaya pintu yang terbuka itu menerangi ruangan itu. "Tuan."

Wajah laki-laki yang terlihat rapuh itu mendongak.

Sang Kesatria yang mengerti keadaan itu menghela nafas. "Besok pagi Tuan Marcello akan berangkat."

"Baguslah, aku sudah tidak sabar menantinya."

"Sebaiknya Tuan melupakan perasaan Tuan."

"Kamu menyalahkan ku?!" sarkas Metteo. "Seenaknya saja kamu katakan aku harus melupakan. Kamu tidak tahu semenderitanya aku. Aku sudah mencoba dan kamu malah menyalahkan diri ku, salahkan dirinya yang sudah menjebak ku ke dalam perasaan ini. Salahkan dirinya!"

prang

Botol berisi cairan merah itu terhempas ke lantai, kaca dan cairan itu berserakah di mana-mana.

"Sudah ku duga semuanya akan seperti ini, tapi Tuan tetap harus mengalah, karena Duchess istri sah Duke Marcello."

Kesatria Erland pun memberikan hormat, sampai di ambang pintu ia melihat Duchess Natalie berdiri. "Duchess!"

"Ada apa?" Duchess Natalie menaikkan salah satu alisnya saat melihat Kesatria Erland yang terkejut. "Kamu seperti melihat hantu saja."

"Ah, maaf Nyonya. Aku sempat terkejut, apa Nyonya ingin menemui Tuan."

"Iya," ujar Duchess Natalie. Ia ingin membahas tentang Metteo yang akan di bawa ke kediamannya.

Kesatria Erland pun melirik, ia bingung harus menjawab apa. "Emm itu,, Duke sepertinya sibuk."

Duchess Natalie mencium bau-bau mencurigakan, ia langsung menerobos masuk. "Duke!"

Duchess Natalie mendekat, ia melihat lantai putih itu terdapat warna merah. "Duke."

Metteo berdiri, ia langsung berlari dan memeluk Duchess Natalie.

"Duke.."

Duchess Natalie membalas pelukan Duke Marcello, ada sesuatu yang mendorongnya untuk membalas pelukan itu.

"Duke.."

Duchess Natalie mengurai pelukannya, ia melihat kedua mata Duke Marcello mengeluarkan air matanya. "Duchess! apa aku salah."

Duchess Natalie merasa iba, ia tidak pernah melihat Duke Marcello serapuh ini.

"Katakan pada ku, dimana letak kesalahan ku?"

Duchess Natalie mengusap punggung Duke Marcello, ia membiarkan Duke Marcello mengeluarkan beban pikirannya, sampai saatnya tenang dan bisa menceritakannya.

Tidak ada yang mengeluarkan suara, Duchess Natalie tetap merengkuh tubuh tegap itu. "Duke ada apa? sebenarnya apa yang terjadi?"

"Katakan aku tidak bersalah, aku mohon."

"Aku mohon, aku mohon." Suara itu semakin melemah.

Duchess Natalie menepuk punggung Duke Marcello. "Iya kamu tidak bersalah, aku akan mendukung apa pun keputusan Duke, selama itu benar," ucap Duchess Natalie. pikirannya melayang pada Keyna, entah mengapa? ia merasa keterpurukan Duke ada kaitannya dengan Keyna.

"Duchess, bolehkah malam ini kamu temani ku tidur, aku tidak akan melakukan apa-apa. Aku mohon..." Metteo mempererat pelukannya.

"Ba-baiklah," ujar Duchess Natalie tampak ragu.

Duchess Natalie membawa Metteo ke arah ranjang, sebelumnya itu, ia membuka jas yang melekat di tubuh Duke Marcello. Kemudian menaruhnya di gantungan pakaian. "Duchess temani aku sampai tidur, jangan pergi."

"Emm, baiklah." Duchess Natalie menurut, ia membaringkan Duke Marcello, kemudian ikut menjatuhkan kepalanya ke bantal empuk itu. Saling menghadap dan menatap, Duke Marcello tersenyum kemudian menutup matanya. "Terima kasih Duchess, aku mencintai mu."

#Maaf yaa jarang update, biasa ada masalah.😊

1
fahri boloy
nanggung banget ini tau2 udah tamat, gimana metteo sama adelina, trus ending nya sii keyna,, trus debay nya duke nd duchess??

sequelnya ga ada?
Murni Murniati
pdhl dia td udah curiga metteo yg brsmnya
Karo Karo
yg jadi pengganti ini matteo atau Marcello pusing bacanya tipo kah
sahabat pena
Luar biasa
Enny
woii HAHA kagett banget ttb tamat
Nana Niez
setujuuuu, Marcello cowok egoi,, kl sdh sekarat ya jgn di ganti sang adek disini dia duanya kasihan krn keegoisan marcelli
Siti solikah
lanjut
Siti solikah
metteo mulai suka duchess natalie
Siti solikah
novelnya bagus
Siti solikah
kenapa duke Marcello ga ngomong aja
Siti solikah
bagus duchess
Siti solikah
lanjut
Moreno
kasian Metteo. Udah dipaksa pura² jadi Marcello, gak bisa nikah sama kekasihnya, gak boleh juga dekat sama istrinya.
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kalau adik mu Belok ya baru kau yakin dia ngak akan jatuh cinta sma bini mu😌😌
Asiana Tyas
kok endingnya nggak jelas
Asiana Tyas
Luar biasa
onyet
lah bgini jadinya... ga seru ahh👎
falea sezi
klo mau bkin buku g usa bkin cerita novel online woy
evi carolin
makin seru cerita nya nih
evi carolin
bisa perang sodara nih akhirnya nnt pd rebutan Natalie
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!