Kalina terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan ia di undang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Namun kenyataannya malah berbalik dia harus menggantikan sahabatnya yang tiba-tiba menghilang dalam acara pernikahan nya sendiri.
Akankah Kalina menerima pernikahan itu ??
Akankah seorang Abimanyu jatuh cinta pada wanita yang bukan tipenya ???
Instagram
nietta_28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nietta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 29 SALING MENUNGGU KABAR
Setelah sampai di Bali Kalin langsung menuju hotel, setelah sampai di hotel ia langsung mengirimi Abi pesan chat kalau dirinya sudah sampai di hotel.
Sambil menunggu balasan pesan dari Abi, Kalin pun berniat akan berendam sebentar di bathtub untuk menghilangkan rasa lelahnya selama di perjalanan tadi.
Kalin yang sedang menikmati berendam di dalam bathtub sampai lupa waktu teryata sudah hampir satu jam ia berendam.
handphone terus saja berbunyi, namun tak di angkat oleh pemilik handphone yang dari tadi menikmati tubuhnya yang saat ini sedang berendam. Dan Kalin yang baru saja selesai berendam ia pun langsung mengambil handphone yang ia taruh di atas ranjang.
Kalin yang melihat begitu banyak panggilan dari suaminya itu pun langsung menelpon kembali suaminya.
Namun tak di angkat oleh suaminya itu.
Saat Kalin sedang sibuk melakukan panggilan telepon pada suaminya, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar kamarnya, iapun mematikan handphone yang sedang mencoba menghubungi suaminya itu.
Kakinya langsung melangkah menuju pintu, di bukanya pintu kamarnya. Kalin melihat Aditya sedang berdiri di depan pintu kamarnya.
Saat pintu yang ia ketuk terbuka iapun memasang senyum sumringah, saat melihat Kalin di hadapannya.
" Apa kamu sudah lapar ?" Tanya Aditya pada Kalin saat wanita itu membukakan pintu untuknya.
" Sedikit "
" Apa kamu mau menemani aku makan ? aku sudah sangat lapar."
" Baiklah, tapi tunggu sebentar aku ganti pakaian dulu." Kalin meminta Aditya menunggunya karena saat ini ia memakai pakaian santai, jadi ia ingin mengganti pakaian yang sedikit agak formal.
" Ok, aku tunggu "
Setelah mendapat jawaban dari Aditya. Kalin pun menutup pintu kamarnya untuk mengganti pakaiannya.
***
Setelah mereka berdua sampai di restoran, Aditya dan Kalin pun mencari tempat duduk untuk mereka berdua.
Meja paling ujung dekat dengan jendela, terlihat pemandangan laut yang terlihat indah, sangat cocok untuk bersantai menikmati suasana laut.
" Kamu mau pesan apa ?? Tanya Aditya pada Kalin yang sedang menikmati pemandangan yang ada di luar restoran.
" Aku mau pesan minuman saja, aku belum terlalu lapar."
" Ok, kamu mau pesan minum apa ?"
" Jus mangga."
" Baiklah "
Setelah ia melihat-lihat menu makanan, Aditya pun memanggil pelayan untuk memesan makanan yang ia mau.
Aditya terus memperhatikan Kalin yang dari tadi sibuk dengan handphonenya. Seperti sedang menunggu balasan pesan dari seseorang.
" Kamu kenapa sih ? Dari tadi sibuk liatin handphone terus."
" Gak, kenapa-kenapa kok, Dit." Setelah menjawab pertanyaan dari Aditya. Kalin berpamitan untuk pergi ke toilet sebentar.
Suara bunyi handphone Kalin yang ia tinggalkan di atas meja. Aditya langsung meraih handphone Kalin ia melihat ada pesan chat yang masuk ke handphone Kalin, dengan penasaran ia buka handphonenya lalu ia melihat isi pesan dari seseorang.
" Maaf aku tidak sempat mengangkat telpon mu, tadi aku sedang meeting. Kalau aku tidak sibuk nanti aku menyusul mu." Pesan Abi.
Membaca pesan Abi untuk Kalin, membuat Aditya kesal, iapun menghapus pesan chat Abi di handphone Kalin lalu ia menaruh handphone itu ke tempat tadi di taruh Kalin.
Kalin yang sehabis dari toilet langsung duduk dan mengambil minuman yang ia pesan, sambil melihat pemandangan laut yang berada di luar restoran.
" Besok kita mulai melihat hasil dari mereka mengerjakan konsep yang kita buat."
" Hmm, baiklah semakin cepat semakin baik." Ucap Kalin pada Aditya sambil tersenyum.
Setelah makan siang Kalin pun langsung menuju kamar hotel, sebelum masuk kamarnya, Aditya mengajaknya untuk berjalan-jalan di Kuta Bali, namun Kalin menolaknya. Ia memilih tinggal di kamar hotelnya sambil menunggu kabar dari suaminya.
Kalin yang sudah terlalu lelah akhirnya tertidur hingga malam, dan iapun melewatkan makan malamnya. Dilihat handphonenya berharap suaminya memberinya kabar, namu saat ia lihat tak ada satupun pesan yang masuk dari suaminya, panggilan telpon pun tidak ada.
Rasanya Kalin ingin menelpon suaminya itu, namun ia takut mengganggu suaminya. Karena ini sudah malam mungkin saja saat ini Abi sedang istirahat, pikir Kalin.
***
Kalin yang sudah bersiap-siap untuk melihat hasil disainnya yang sedang di kerjakan. Sambil menunggu Aditya menjemputnya, iapun melihat pesan chat yang ada di handphonenya, Kalin berharap suaminya memberi kabar. Namun sampai sekarang suaminya itu tidak memberinya kabar sama sekali.
Kalin pun tidak ingin berpikir yang tidak-tidak, mungkin saja suaminya itu sedang sibuk bekerja.
Suara ketukan pintu dari luar kamarnya, membuyarkan pikiran Kalin yang sedang memikirkan suaminya itu. Kalin berjalan menuju pintu kamarnya, lalu di bukanya. Ia melihat Aditya sedang berdiri di depan pintunya sambil tersenyum padanya.
" Tunggu sebentar aku ambil tas ku dulu." Kalin meminta Aditya untuk menunggunya sebentar.
" Baiklah " Jawab Aditya.
Tidak berapa lama Kalin pun keluar dari kamarnya. Mereka berdua pun menuju tempat yang akan mereka kunjungi.
***
Sesampainya di sana Kalin di sibukkan dengan melihat - lihat hasil disain yang ia buat. Ia merasa puas dengan hasilnya.
Kalin yang sedang sibuk dengan pekerjaannya, tanpa ia sadari handphone yang ia taruh di atas meja terus berbunyi. Aditya yang melihatnya langsung meraih handphone Kalin dan membawanya sedikit menjauh dari Kalin. Ia melihat nama yang tertera dalam panggilan telepon di handphone Kalin.
" Iya hallo. . ."
" Dimana Kalin." Suara yang ada di sebrang sana bertanya akan Kalin.
" Dia sedang ada di kamar mandi."
Setelah Aditya menjawab pertanyaan orang yang di sebrang sana, tiba-tiba handphone Kalin mati. Aditya pun tersenyum puas akan orang yang ada di sebrang sana, yang telah mematikan panggilannya. Lalu iapun meletakkan lagi handphonenya di tempat yang tadinya Kalin letakan handphonenya.
***
Semalaman Abi terus memikirkan istrinya, mengapa Kalin tidak membalas pesan chatnya. Apakah istrinya terlalu sibuk hingga tidak sempat membalas pesan chatnya.
Abi yang ingin menyusul istrinya yang berada di Bali, iapun mencoba untuk memberitahu istrinya tersebut. Namun Abi sangat terkejut saat ia menelpon istrinya yang mengangkat adalah seorang laki-laki.
Sepanjang di perjalanan menuju Bali, Abi berusaha untuk tidak berfikiran buruk terhadap istrinya, ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa ini hanya perasaan dan pikirannya saja yang tidak baik.
Karena ingin tahu keberadaan istrinya iapun menghubungi seseorang kepercayaannya yang berada di Bali. Setelah mendapatkan informasi, Abi pun langsung menuju tempat yang di beritahu tersebut.
Sesampainya di tempat yang di beritahu oleh orang kepercayaan Abi. Hal yang tidak ia duga, ia melihat istrinya sedang di peluk oleh Aditya.
Melihat itu semua Abi pun langsung menarik tubuh Kalin yang sedang ada di pelukan Aditya.
" Abi " dengan wajah terkejut Kalin tidak menyangka suaminya berada di hadapannya saat ini.
Wajah Kalin yang terkejut berubah menjadi pias, saat melihat wajah suaminya yang merah padam menahan marah. Tangan Kalin di pegang dengan erat oleh Abi.
" Kenapa kalian saling berpelukan ?" Tanya Abi dengan tatapan tajam bibirya sedikit naik keatas sambil menahan marah pada istrinya.
~ Happy reading ~
Jangan lupa untuk like dan Vote ya.
Follow Instagram
annie_nietta
Terimakasih 😘
suamimu baik loh, meskipun menikah tanpa cinta dan dadakan. tp dia memoerlakukan kamu dgn baik.
kamu blm tau aja para istri kontrak atau istri pengganti lainnya diperlakukan sprti apa sama suaminya (di awal, walau akhirnya bucin sih). mereka dihina, disiksa dak kadang direndahkan harga dirinya dgn membawa wanita masa lalu suaminya.
suamimu nih baik pake banget tau. awas nyesel loh ya...
walaupun sedang marahan, seharusnya ttp melayani sprti biasanya....ini ga mau lagi nyiapin baju kerja dan ngambilin makan.
ntar kalau ada pelakor, ngreog....
terus ngemis² minta balikan sama abi demi anak....
segitunya banget, lagaknya ga suka sama kalin buat nutupin perasaan sukanya kan.... ckckck