NovelToon NovelToon
CEO Tengil VS Sekertaris Bar-bar

CEO Tengil VS Sekertaris Bar-bar

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Mafia / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Memasuki bangku kuliah dengan penampilan cupunya, membuat Ananda Ayunindia menjadi target empuk perundungan oleh Tristan Bratadikara dan komplotannya. Tak sekadar dibully, Ananda bahkan dijadikan bahan taruhan hingga berujung kehamilan. Hancur dan trauma, ia terpaksa melepas beasiswanya dan pergi menghilang.

Enam tahun berlalu. Ananda yang kini telah lulus kuliah dan menetap di Bandung, berhasil diterima bekerja sebagai sekretaris di sebuah perusahaan raksasa di Jakarta. Demi masa depan putra kecilnya dan sang ibu yang sudah renta, Ananda terpaksa kembali ke kota penuh memori kelam tersebut.

Siapa sangka, pimpinan tertinggi di perusahaan baru tempatnya bekerja adalah Tristan Bratadikara, pria yang dahulu menghancurkan hidupnya. Namun, Ananda yang sekarang bukan lagi gadis cupu yang bisa ditindas, ia telah bermetamorfosis menjadi wanita yang cantik, energik, dan pemberani. Akankah Tristan mengenali korbannya di masa lalu, atau justru bertekuk lutut pada sosok Ananda yang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 1

"Di mana aku...?"

Ananda melenguh lirih. Ia memijit pelipisnya yang berdenyut nyeri akibat hantaman keras di tengkuknya beberapa saat lalu. Pandangannya kabur. Dengan tangan gemetar, ia membetulkan letak kacamata tebalnya yang hampir merosot.

Saat kesadarannya terkumpul sepenuhnya, hawa dingin mendadak menjalar di tengkuknya. Dari arah belakang, sesosok pria berbadan tegap melangkah mendekat. Jantung Ananda mencelos. Pria itu adalah Tristan Bratadikara. Sosok yang selama dua minggu ini tiada hentinya mengejarnya, menjadikannya badut mainan, dan menjadikannya barang taruhan di kampus.

"Malam ini, kau adalah milikku!" bisik Tristan tepat di daun telinganya Ananda. Suara berat dan napasnya yang panas seketika membuat bulu kuduk Ananda meremang.

"Lepas...!" Ananda meronta sekuat tenaga. Air matanya mulai meleleh. Ia berusaha memutar tubuhnya untuk kabur, namun kekuatannya jelas kalah jauh dibandingkan tubuh kekar Tristan yang menguncinya rapat.

"Aku bilang, malam ini kau harus menjadi milikku!" racau Tristan. Tatapannya sayu, bicaranya melantur akibat pengaruh alkohol yang membakar kesadarannya.

Ananda menangis histeris. Rasa takut yang luar biasa mencengkeram dadanya. Ia tidak pernah menyangka, kehidupan kuliah yang diimpikannya akan berubah menjadi neraka sekelam ini.

Dengan kasar, Tristan membalikkan tubuh Ananda. Ia mencengkeram kedua bahu gadis itu dan menatap tajam langsung ke manik matanya. Detik itu, Tristan sempat tertegun. Jujur, ia terpesona melihat bola mata Ananda yang begitu indah dan jernih. Namun, begitu pandangannya turun ke bagian wajah yang lain, rasa pesona itu menguap seketika. Sisa-sisa kesadarannya menolak apa yang ia lihat.

Wajah yang dipenuhi jerawat kemerahan. Penampilan yang teramat kuno. Tristan mendengus sinis. Dialah orang yang pertama kali menyematkan julukan 'si itik buruk rupa' pada gadis di hadapannya ini. Julukan kejam yang kini digemakan oleh teman-teman satu gengnya dan seluruh mahasiswa di kampus untuk mengolok-olok Ananda.

Sementara itu, di koridor hotel yang sepi, Andre dan Indra melangkah tergesa-gesa sambil mengobrol dengan nada berbisik.

"Dre, elo sudah gila, ya? Berani sekali lo masukin obat itu ke minumannya Tristan! Lo tahu sendiri kan Tristan kayak gimana kalau mengamuk?" Indra menoleh ke belakang dengan cemas.

"Udah, diem aja lu, Dra!" sahut Andre kesal, melambaikan tangannya meremehkan.

"Biar si Tristan tahu betapa indahnya surga dunia. Lagian, dia yang menang taruhan, kan? Si wanita itik itu sekarang resmi jadi miliknya malam ini!"

"Ya, tapi gak gini juga caranya, Dre! Gila lo, ya? Itu anak orang loh yang ada di dalam sana!" Indra menggeleng-gelengkan kepala, merasa bersalah.

"Yang bilang anak kambing siapa? Udah, ah! Sebaiknya kita cepat pergi sebelum si Bella curiga sama kita. Kalau nanti dia nyariin Tristan, bilang aja dia sudah kita antar pulang!" potong Andre cepat.

"Wah, kacau lu, Dre. Kalau sampai Tristan tahu kita jebak dan dia ngamuk besok pagi, habis kita berdua!"

"Alah, sudah, jangan banyak bacot lu! Dia gak bakalan sadar. Obat surga yang gue kasih itu dosisnya kuat banget," ucap Andre penuh percaya diri.

Pintu lift berdenting terbuka. Andre dan Indra segera melangkah masuk, meninggalkan lorong sepi itu. Di balik pintu kamar hotel yang tertutup rapat, nasib Ananda dan Tristan baru saja dimulai.

*

*

Di dalam kamar hotel yang remang-remang, atmosfer terasa begitu mencekam. Tristan yang telah kehilangan seluruh akal sehatnya mulai bertindak liar. Tanpa mempedulikan ketakutan gadis di hadapannya, ia merenggut paksa tubuh Ananda dan melemparkannya ke atas tempat tidur berukuran besar di tengah ruangan.

Tubuh Ananda memantul di atas kasur, menyisakan rasa pening yang kian mendera. Belum sempat ia menguasai diri, tubuh kekar Tristan sudah berada di atasnya, mengunci pergerakannya hingga ia tak mampu berkutik. Tangan Tristan bergerak dengan kasar, merobek dan melepaskan pakaiannya sendiri satu demi satu hingga menyisakan dada bidangnya yang perfect dan bagian otot perut nya bak roti sobek.

"Lepas, brengsek... Lepaskan aku!" teriak Ananda histeris. Suaranya bergetar hebat, dipenuhi rasa takut yang teramat sangat.

Namun, Tristan yang sudah sepenuhnya dikuasai oleh zat afrodisiak sama sekali tidak menghiraukan jeritan memohon itu. Netranya yang memerah menatap liar. Detik berikutnya, ia membekap mulut Ananda, menyatukan bibir mereka dengan paksa untuk membungkam segala penolakan.

Ananda hanya bisa menangis sejadinya. Air matanya mengalir deras membasahi pipinya yang terserap oleh seprai hotel. Ia terus meronta, memukul, dan berusaha mendorong dada Tristan, namun lambat laun tenaganya terkuras habis. Tubuhnya seolah lumpuh, lemas tak berdaya menghadapi dominasi pria di atasnya.

Melihat mangsanya tak lagi mampu melawan, Tristan dengan begitu leluasa menguasai tubuh Ananda. Dengan membabi buta, ia melucuti satu per satu pakaian yang melekat di tubuh gadis itu hingga tak ada lagi selembar benang pun yang tersisa. Tristan mulai menjelajahi bagian atas tubuh Ananda. Sentuhan dan kecupan kasar mendarat di dada Ananda, meninggalkan jejak kemerahan sebagai tanda kepemilikan yang dipaksakan. Di tengah rasa takut yang luar biasa, sensasi asing yang belum pernah dirasakan Ananda sebelumnya sempat menyergap kesadarannya, membuatnya kian merasa hancur dan terhina.

Puas bermain di area atas, gair4h Tristan telah mencapai puncaknya. Ia sudah tidak tahan lagi untuk menuntaskan hasratnya yang sudah memuncak. Tanpa aba-aba, dengan satu hentakan yang kasar dan penuh paksaan, Tristan merenggut paksa kesucian gadis di bawahnya.

Ananda menjerit histeris menahan rasa sakit yang luar biasa, seolah tubuhnya tengah dibelah menjadi dua. Rasa perih yang teramat sangat seketika menjalar, beriringan dengan mengalirnya darah segar yang menodai seprei putih di bawah mereka menjadi bukti runtuhnya kehormatan yang selama ini ia jaga.

"Kau jahat, Tristan... Kau telah merenggut kesucianku!" ratap Ananda di sela tangisnya yang pecah, menyuarakan kepedihan yang teramat dalam.

Namun malam itu seolah enggan berakhir bagi Ananda. Di bawah pengaruh obat yang mengaburkan nuraninya, Tristan terus melancarkan aksinya tanpa ampun. Entah sudah berapa kali pria itu menumpahkan benihnya ke dalam rahim Ananda malam itu, membiarkan gadis malang tersebut tenggelam dalam rasa perih, sakit, dan trauma mendalam yang akan mengubah garis hidupnya selamanya.

Bersambung...

1
Teh Yen
indra Lo Intel.napa.pula.smape.lupa.ngisi bengsin.hadeeuh
untung ketemu Kevin d bawah jd bisa ketemu Tristan
Teh Yen
aduh Feby hampir aj.ketauan tuh sama nenek sihir hadeuh 🙈
Teh Yen
beruntung ketemu indra d restoran yah JD niat buruk mmh d Bella bisa tercium jd bukti kasih ke Tristan
JR Rhna
yakin?
JR Rhna
bukannya 3 bulan ya
Teh Yen
yah c mmh blom tau aj KL yg ngehamilin itu.ank mmh sendiri loh 🤭
Teh Yen
gila lu orang sekantor pada tegang semua tau
haha dasar cowok.posesif.hihio
Teh Yen
tenang Tristan Jangan.marah" ananda cum.makam siang bersama rekan kerja ya Tidka lebih
Teh Yen
salah Lo Vin masuk ruangan bos engg ketuk.pintu dulu hihii 😁
Atik Kiswati
mksh buat ceritanya🙏
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: sama-sama kak 😊
total 1 replies
JR Rhna
kenapa aib kawan dicerita
JR Rhna
kalau aku punya bos begitu,sudah lama angkat kaki
Inooy
iih Tristan bikin aq meleleh aj niih,,dulu waktu masih jaman nya kuliah..kamu terkenal dengan kejam nya mem-bully,,skarang malah perlakuan romantis pake bangeeet..bikin siapa pun langsung menghalu dapet cowo modelan kamuuu 😊
Inooy: dn haluan ka El tuh Masya Allah bagus2, sering2 lah menghalu kaa biar para pembaca terhibur dengan kehaluan ka El 🤭
total 4 replies
Inooy
akhiir nyaaaa,,emosi ku bisa mereda hanya dengan meliat nyonya Mutia yg menyayangi Elvano...
emg sih yaaaa,,segarang garang nya nenek dn kakek ketika mempunyai cucu yg menggemaskan..akan luruh jg keangkuhan dn keegoisan nya,,dn ini fakta!!!
Inooy: liat nya adem ka El...
total 2 replies
Inooy
👏👏👏👏 hebat kamu Tris, kamu benar2 seorang pria gentleman..kamu berani mengesampingkan ego mu demi restu orangtua utk menikahi Ananda...👍👍
Inooy
ka Eeell, maafin aq klo aq bisa typo jg..itu Bianca siapa ituuu 🤣🤣🤣
aq malu ihh ma ka El, bisa2 nya aq nyebutin Bianca bukan nya Bella..ini niih gara2 nyonya Mutia yg bikin aq emosi, jd aj tangan ku kepeleset,,mana jauh lg kepeleset nya 🙈🙏🙏😂
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Good//Good//Good//Kiss//Kiss/
total 3 replies
Inooy
duuuhh,,ka El bikin situasi tegang makin tegang ini mah..d saat Tristan dn Ananda lg membahas masalah yg cukup pelik, tiba2 s nyonya besar muncul d waktu yg g tepat..apalagi s nyonya Mutia masih memandang sinis k Ananda, bikin aq pengen nyeleding nih nyonya sok berkuasa dn sok kaya ini...
padahal klo bukan Ananda siapa lg coba yg mo melahirkan keturunan Bratadikara?? Bianca yg suka gonta ganti laki?
ckckck..klo iya, makin tercoreng nama baik Bratadikara karena kelakuan Bianca..nyonya Mutia aj yg belum tau kebenaran nya, coba klo tau..aq yakin bakalan d depak jg tuh Bianca...

sabaaaarr,,sabaar..gara2 nyonya Mutia aq bawaan nya pengen ngomel mulu jd nyaaa /Facepalm/
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: kadang aku juga suka salah menuliskan nama pemeran karyaku sendiri, karena aku nulis lebih dari satu buku🤭
total 3 replies
Teh Yen
cie yg lagi jatuh cinta udh ganti aj panggilannya jd sayang cie cie engg berbunga bunga gmn tuh c ananda hihii
Teh Yen
smoga kamu berhasil meyakinkan kedua orang tua mu d bisa menerima ananda d elvano sebagai menantu d cucu mereka yah
Teh Yen
apakah orang tua Tristan dapat menerima ananda d elvano?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!