CERITA PENUH PENGORBANAN,KEBERANIAN DAN CINTA
NO PLAGIAT,BIARPUN CERITA RECEH GUE GAK RELA DIPLAGIAT
YANG PLAGIAT,MATANYA BISULAN
Nagara,bocah jalanan yang diangkat anak oleh Ilham dan Reina saat dia berusia 9 tahun,kini tumbuh menjadi pria yang mandiri,kuat dan juga sangat menyayangi keluarga angkatnya.Terutama pada putri keluarga Samudera yang merupakan adik angkat sekaligus tuan putri kesayangannya.Bahkan Nagara rela melakukan apa pun untuk gadis itu.
Hingga sikap protektif serta posessife Nagara perlahan lahan membuat sang gadis salah paham dengan semua perlakuannya.
Akankah ikatan persaudaraan mereka tetap terikat kuat,Apa yang akan terjadi saat salah satu dari mereka mengungkapkan perasaannya yang selama ini dipendam.
'Mencintai namun tidak dapat memiliki' akankah kalimat itu akan menjadi kenyataan dalam hidup mereka atau malah sebaliknya.Siapa jati diri Nagara sebenarnya?mampukah dia mengungkap semuanya?
Yuk dibaca aja
SEQUEL dari cerita GEGANA SANG PENJINAK HATI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjelaskan Sedikit Kebohongan 1
Dengan langkah lelah Nagara keluar dari mobil Jeep hitam miliknya.Saat ini dia lebih memilih untuk pulang kebengkel dari pada pulang kerumah kedua orang tuanya.Wajah lebamnya saat ini pasti akan mengejutkan orang orang dirumahnya kalau dia pulang saat ini.
Walaupun lebam lebam diarea tubuhnya sudah diobati namun bekasnya belum sepenuhnya hilang.Dan tidak akan mungkin hilang dalam beberapa jam saja,membutuhkan waktu berhari hari agar lebam lebam ditubuh serta wajahnya memudar dan hilang.
Nagara mendesah kasar saat dia mendudukan dirinya disofa tua yang tersedia didepan bengkel miliknya yang sudah terkunci rapat.Zaky dan pekerja bengkel lainnya sudah pulang dari sore dan kini waktu sudah menunjukan pukul 7 malam.
Nagara meraih ponsel yang ada didalam saku celananya,ada beberapa pesan masuk disana.Dan itu semua pesan dari sang Mami dan Lovy gadis kesayangannya.Walaupun Gara sudah mengabari Lovy dan Reina kalau malam ini dia tidak akan pulang,tetap saja kedua wanita kesayangannya itu terus saja menerornya dengan banyak pesan.
Setelah mengirim pesan balasan kepada kedua wanita kesayangannya,Nagara perlahan mulai memejamkan kedua matanya.Rasa sakit dan kebas ditubuh serta wajahnya kini semakin dia rasakan,bahkan untuk membuka pintu tralis bengkelnya saja Gara merasa malas.Jadi akhirnya dia memilih merebahkan tubuh lelahnya disofa yang ada diluar bengkel.
"Selamat malam cinta."
Gara tersenyum tipis saat menggumamkannya,perlahan kedua matanya tertutup rapat sembari membayangkan kalau saat ini gadis kesayangannya tengah berada disisinya.
Baru saja Gara memasuki gerbang mimpinya,suara ponsel miliknya menarik dia kembali kealam nyata.Kedua netra abu abunya mengerejab malas,namun satu tangannya bergerak untuk merogoh ponsel yang ada disaku celana jeansnya.
📩RagaLang:"Bang,Lovy demam.Dia manggil manggil nama Abang terus."
Satu pesan yang dikirimkan oleh Raga membuat Gara segera bangun dari tidurnya.Dia tidak peduli dengan rasa kantuk dan lelah yang kini masih menyerang tubuhnya.
Gara segera meraih jaket kulit berwarna hitam miliknya yang tadi dia letakan diatas kap mobil.Dengan langkah tergesa Gara segera masuk dan menyalakan mobil Jeep hitamnya.
Saat ini yang ada di dalam fikirannya hanyalah Lovyna,gadis itu tengah sakit saat ini dan dia tidak ada disisinya seperti biasa.
"Sial,maafkan Abang Cinta."
Gara mencengkram erat stir kemudinya,rasa bersalah dan rasa kesalnya bercampur menjadi satu didalam hatinya saat ini.Lovy demam,pasti gara gara dia tidak sempat menjemput gadis itu,dan malah meminta tolong pada Raga untuk menjemputnya karena saat itu Gara masih berada dirumah Big Boss yang sudah resmi menjadi tuannya.
Menghabiskan waktu sekitar 20 menit,akhirnya Gara sampai disebuah rumah berlantai dua milik keluarga angkatnya.Gara segera memarkirkan mobilnya kedalan garasi dan secepat mungkin bergegas menuju kedalam rumah.
"Aden Gara kena...,"
"Cinta dimana Bik?"
Gara langsung memotong ucapan PRTnya saat wanita paruhbaya itu melihat keadaannya yang kacau dan Gara sudah yakin kalau Rein atau Lovy akan mencecarnya nanti.Bahkan lebih parahnya lagi kalau Ilham sampai melihat wajah lebam lebamnya,sang Komandan Alpha itu pasti akan mencecarnya seperti polisi yang tengah melakukan BAP pada seseorang.
"Non Lovy ada dikamarnya,tap..,"
Belum sempat Bibik melanjutkan ucapannya Nagara keburu meninggalkan wanita paruh baya itu.Langkah kakinya menuju lantai 2 dimana Lovy berada.
Cekleek...
Suara pintu terbuka membuat dua orang yang tengah memperhatikan Dokter yang tengah memeriksa Lovy menoleh.Kedua orang itu adalah Raga dan Reina Maminya.
"Putri anda hanya kecapekan nyonya,setelah meminum paracetamol nanti demamnya akan turun.Kalau begitu saya permisi,mari."
Reina mengganggukan kepalanya pada sang Dokter,ternyata Rein dan Raga belum menyadari lebam lebam yang ada diwajah Gara karena masih fokus pada Lovy yang masih mengigil karena demam.
"Mam,"
"Tidak apa apa,adik kamu cuma kecapekan Bang.Jangan khawatirnya,tadi Lovy cuma ngigau manggil manggil nama kamu aja,padahal Mami udah larang Elang buat gak ngabarin kamu tapi ternyata anak nakal in...,MASYA ALLAH BANG,MUKA KAMU KENAPA?"
Gara memejamkan kedua matanya saat mendengar teriakan keras yang dikeluarkan oleh wanita paruh baya yang tengah menatapnya dalam dalam itu.Sementara pria muda yang ada disisinya malah terlihat menutup kedua telinganya.Gara menghela nafasnya dalam dalam,dia takut Reina akan kembali drop saat melihat lebam lebam diarea wajahnya saat ini.
"Gara akan menjelaskan semuanya,tapi Gara mohon Mami tenang oke!"menjelaskan apa?menjelaskan sedikit kebohongan.
SATU BAB TERAKHIR KTA UP NANTI SIANG OKE
TUNGGU AJA NOTIFNYA
SEE YOU DI SATU BAB BERIKUTNYA
MUUUAAACCHHH
benernya kalau kaya gitu mah si Ilham gk usah bawah anak buahnya sama si Ali ali ini....
tak kusangka, mudanya Luan di sini ganteng bingit 😆
merasa tertampar otak aku mikirin semua itu
aku merasa terdzalimi
mendadak ngefans sama Luan 🤭
otakmu ternoda ya Raga 🤣
sampai ke anak cucu