NovelToon NovelToon
MENIKAHI DUREN ANSA

MENIKAHI DUREN ANSA

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Tamat
Popularitas:341.2k
Nilai: 5
Nama Author: AYi

Spin off Sepenggal Kisah Ary.

Dalam novel ini akan mengisahkan kehidupan Ary dan Eno.

Session 1, Mengisahkan kehidupan Alex dan Ary.

Setelah sekian lama berpisah, akhirnya Alex dan Ary dipertemukan kembali dengan keadaan sama sama single. Bukan karena mereka belum pernah menikah, tapi keduanya sudah menyandang status duda dan janda.

Perbedaan membuat mereka harus berjuang lebih keras lagi. Akankah Alex dapat memperjuangkan Ary dan mempertahankannya?

Session 2, mengisahkan tentang Eno yang pecicilan dengan suaminya yang cool.

Perjodohan yang menyatukan Eno dengan suaminya. Agam seorang duda beranak satu, yang awalnya menyukai Ary harus pasrah ketika ibunya menjodohkan dirinya dengan gadis pecicilan.

Bagaimana kisah mereka? Yuk baca selengkapnya di karyaku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Reuni

"Aryyyyyyyy!" teriak Eno begitu sampai di depan rumah dinas Ary yang berada di kabupaten Kulonprogo.

Ary yang saat itu sedang menyiram tanaman terkejut mendengar teriakan Eno.

"Nooo! Apaan sih, bikin kaget orang aja tahu!" gerutu Ary.

"Kangen! Sini ambung sik!" kata Eno sambil mendekati Ary.

Akhirnya Ary dan Eno saling cipika cipiki kemudian berpelukan seperti teletubbies. Lama tidak bertemu, membuat jiwa lebay Eno meronta-ronta.

"Mana si kecil, kok gak dibawa?" tanya Ary sambil menarik tangan Eno untuk duduk di ayunan yang ada di taman depan rumahnya.

"Sama bapaknya! Biarin aja, baru pulang tadi malam masku." jawab Eno dengan santainya.

"Istri durhakim Lo!" kata Ary menepuk punggung Eno.

"Gantian ngurus anak, jangan gue melulu yang urus. Jangan bikin aja maunya!" jawab Eno.

"Seneng ya dapat suami yang mau diajak gantian urus anak." ucap Ary sambil melihat ke awan.

Ary rasanya ingin menangis, di usianya yang berkepala tiga belum memiliki anak. Dia masih mengingat kata-kata Rendy yang memberinya seorang anak. Ary menahan air matanya agar tidak menetes.

"Seneng banget! Makanya buruan nikah lagi. Ada Brandon tuh, yang siap menggantikan Rendy." kata Eno mengusap punggung Ary.

Sebenarnya Eno tahu Ary sedih bila membahas suami. Tapi mau bagaimana lagi, jodohnya sudah bertemu. Dia tidak mungkin menolak jodoh yang dihadirkan Tuhan kepadanya.

"Ehh, Ar! Seminggu lagi ada reuni SMA lho!" kata Eno tiba-tiba setelah keheningan melanda.

"Reuni kelas atau sekolah?" tanya Ary berpindah posisi duduknya.

"Reuni sekolah, semua lulusan tahun akademik th xx dan xy." jawab Eno.

"Tahu dari mana kamu?" tanya Ary penasaran.

"Dari Ocha, itu lho adik kelas yang menjadi sekretaris OSIS menggantikan dirimu." jawab Eno.

"Kok kamu bisa dapat informasi dari Ocha, memangnya kamu pernah ketemu?" tanya Ary lagi.

"Pas pesta pernikahanku dia datang, terus tuker no kontak. Kamu sih, cuma sebentar aja datang ke pestaku. Padahal kita sudah kek sodara!" kata Eno mengerucutkan bibirnya.

"Aku tidak bisa lama, karena ada pertemuan dengan warga yang tanahnya aku beli waktu itu. Kamu kan tahu sendiri, sejak ikut mengurusi Rend's Comp waktuku habis tersita. Bahkan mau pulang nengok ayah dan bunda aja gak sempet." kata Ary membela diri.

"Makanya buruan nikah ma Brandon, biar dia yang urus semuanya." jawab Eno sekenanya.

"Nikah gundulmu! Aku sama dia hanya sekedar rekan kerja saja. Gak lebih!" jawab Ary mendorong kepala Eno.

"Aku tahu ya, Brandon itu suka sama kamu! Kelihatan banget dari matanya, cara dia memandang kamu beda." jawab Eno.

"Masak sih? Itu hak dia, dia mau suka sama siapa. Yang pasti aku gak ada rasa sama sama dia . Lebih tepatnya belum ada." kata Ary sambil mengangkat kedua bahunya.

"Emang dasar Lo aja yang gak peka! Dudul!" kata Eno berdiri kemudian berjalan meninggalkan Ary menuju ke dalam rumah.

"Masak sih, aku gak peka!" gumam Ary.

"Oh, entahlah!" Akhirnya Ary berdiri dan menyusul Eno masuk rumah.

"Kamu gak punya makanan ya, Ar!" teriak Eno dari dapur Ary.

"Tamu gak ada ukhluk emang kamu ini!" kata Ary.

Ary hanya diam melihat kelakuan Eno yang mengacak-acak isi dapurnya, untuk mencari makanan.

"Kenapa tadi kamu gak bawa dari rumah? Bertamu itu bawa buah tangan, biar tuan rumah seneng didatangi!" kata Ary sambil mengambil gelas, kemudian mengambil air minum dari dalam kulkas.

Ary membawa gelasnya ke kursi meja makan, kemudian menenggaknya hingga habis.

"Di kulkas ada buah-buahan kalau mau, kalau makanan lainnya gak ada." kata Ary setelah menghabiskan minumnya.

"Tumben gak masak, biasanya masak?" tanya Eno sambil mengambil jeruk dari kulkas.

"ART pulang kampung, besok baru datang lagi. Malas masak cuma sendiri di rumah." jawab Ary.

"Pantes sepi. Gak takut sendirian?" tanya Eno.

"Biasanya juga sendiri, kenapa mesti takut?" Ary balik bertanya pada Eno.

"Jangan dibiasakan sendiri, karena Tuhan menciptakan makhluk di dunia ini berpasangan." kata Eno sambil nyengir.

"Tumben ngomong benar, kalau makhluk Tuhan berpasangan." cibir Ary.

"Susah banget ngomong sama kamu. Selalu merasa benar. Udah, kita bahas reuni aja!" kata Eno mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Reuni kapan dilaksanakan, terus berapa biayanya?" tanya Ary.

"Tepat seminggu lagi, jam tujuh malam di Sheraton." jawab Eno.

"Sheraton, biaya berapa?" tanya Ary.

"Itulah biaya masih dirundingkan, sekitar sejeti lah!" jawab Eno.

"Kamu ikut, No?" tanya Ary.

"Aku belum minta ijin sama bos! Takutnya gak dikasih, jauh soalnya dari sini." jawab Eno.

"Kalau kamu ikut, aku juga ikut. Kamu gak, aku juga gak!" kata Ary.

"Jangan begitu! Mereka mengharapkan kedatangan bintang sekolah, masak bintangnya gak datang." kata Eno.

"Emang sapa bintangnya?" tanya Ary penasaran.

"Kamu, dudul!" Jawa Eno kesal, karena Ary tidak peka juga.

"Aku bukan bintang sekolah, aku hanya orang biasa sama seperti kalian." Jawa Ary merendah.

"Heleh, kamu kan selalu menjadi juara di sekolah! Terus sekarang kamu sudah menjadi orang sukses. Sekali-kali ngumpul ma temen kenapa, berbagi kebahagiaan gitu." kata Eno.

"Kebahagiaan yang mana yang mau dibagi? Suami sudah meninggal, anak belum punya. Gak ada yang dapat dibanggakan, gak ada yang mau dipamerkan." jawab Ary kecut.

"Harta Lo itu banyak, sekali-kali traktir teman makan gak apa-apa kalee!'' kata Eno.

"Kalau itu, nanti aku transfer. Mana rekening panitia reuni, biar aku transfer sekarang. Mumpung ingat!" kata Ary.

Eno tertawa dalam hati, ternyata Ary dari dulu tidak berubah. Ary gampang sekali dipalak. Ary tidak pelit orangnya, dia selalu berbagi pada teman-temannya. Yes berhasil! teriak Eno dalam hati.

***

Seminggu kemudian...

Ary dan Eno berangkat berdua menuju Sheraton setelah Maghrib. Sebenarnya mereka berdua berangkat dari kabupaten Kulonprogo sejak kemarin. Mereka menginap di rumah Ary yang merupakan peninggalan almarhum Rendy.

Begitu tiba di Sheraton, teman-teman satu sekolah mereka sudah banyak yang datang. Karena peserta reuni dua angkatan jadi ruangan yang luas itupun sudah penuh sesak.

Ary dan Eno mencari tempat duduk yang masih sepi. Ternyata semua meja sudah terisi, walaupun cuma satu dua yang menempati. Akhirnya mata Eno menangkap sosok Anton, yang duduk seorang diri di pinggir tembok dekat dengan panggung.

"Kita kesana aja ya, belum penuh!" tunjuk Eno pada meja yang berisikan satu orang laki-laki.

"Boleh, tapi aku hubungi Brandon dulu. Biar nanti gampang masuk kesini." jawab Ary sambil memainkan HP-nya walaupun kakinya melangkah mengikuti Eno.

"Selamat malam, boleh kami bergabung disini?" tanya Ary basa basi sebelum duduk.

Maaf ya, jika nanti tidak bisa up beberapa hari. Dikarenakan berkas sudah dua Minggu numpuk belum tersentuh🤧🤧. Harap maklum, othornya emak2 yang sok sibuk. Jadi nulisnya tersendat.

Terima kasih banyak atas dukungannya 🙏😘

1
Syamsiyatun Nur Hasanah
hai semua. ..
aku baru gabung nih.. di ceritanya author..
semua masih berkaitan ya ceritanya satu novel sama lainnya..
tokohnya sama.
pertama ku buka cinta sendiri..
trus ini.. kok sama tokohnya.
😁🙏
𝕳𝖎𝖆𝖙𝖚𝖘: iyaa, hanya beda tokoh utama saja.
total 1 replies
Sebutir Debu
wes Angel angel.
Sebutir Debu
kak Ayi' aku mampir tapi belum sempet ngopi.
𝕳𝖎𝖆𝖙𝖚𝖘: makasih 🥰🥰🥰😘😘😘
total 1 replies
Weny Kita
malah salah kasih vote dsni wkwk
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
akhirnya sah jugaaa
selamat utk Ary dan Alex walaupun Mama Jessie blm merestui nmun mudah2an nanti bs menerima Ary....
Wahhh Alex dpt janda kembang nih....
~Sheren💕HS
maaf Kak.... mnrt saya penggunaan kata Ustad yg Alex bayar utk mengajarinya agak kurang pas gmnaa gt..
terkesan hanya ustad bayaran, walaupun paham sih mksudnya.
Mungkin baiknya tdk perlu ada kata2 BAYAR...cukup yg mgajarkan Alex ttg agama Islam. 🙏🙏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
eehh jadinya Tere sama Anton...
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
alex sihh...ga terus terang jd malah ruwet deh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
Alex nih yaa nackal... udah ga sabaran. heheehee..
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
🤭🤭🤭🤭🤭😃
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ Kɪͫᴀͣɴͬᴅᷤ⏤͟͟͞Rą§𝆺𝅥⃝©
beda agama kan yaaa...
~Sheren💕HS
zomblo...happy... heheheee

Semoga segera terajut kmbali kisah Ary dan Alex yaa
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα яσѕє🌹
semangat
R⃟Yanty AFC
GO go goo
🎱ℳ𝒷𝒶𝓀 𝒩𝒶𝓎❀
Semangatt...
udah like bab yg tertinggal
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
keren banget karya terbarunya...
¢ᖱ'D⃤ ̐ ༄⃞⃟⚡🕊ᶜᵒᵐᵉˡ🐾
hihii aku udh baca ka
🦈Bung𝖆ᵇᵃˢᵉ
nah gitu dong Bu Warni😍😍
Dewa ⏤͟͟͞R eceh
waahh dah tamat ya..akhirnya eno bahagia bersama agam serta anak2nya
🌹glory🌹
wahh udah tamat....ditunggu karya barunya thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!