NovelToon NovelToon
A Kingdom Of Vampire

A Kingdom Of Vampire

Status: tamat
Genre:Fantasi / Barat / Tamat
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: putriifrhm

Sebuah cerita tentang makhluk mitologi yaitu werewolf dan vampire, menyamar dan berbaur dengan manusia untuk menemukan putri yang hilang. Salah satu dari mereka ternyata adalah mate sang putri.

Namun setelah putri yang hilang ditemukan terjadi peperangan besar yang membunuh banyak vampire.

kisah ini menceritakan tentang dua golongan vampire dan juga dua golongan werewolf yang saling memperebutkan kekuasaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putriifrhm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27. Alex (2)

Malam ini, langit penuh dengan bintang yang membentuk setiap rasi yang ada. Bulan pun bersinar sambil tersenyum pada siapa saja yang melihatnya, hingga mampu membawa kedamaian.

Leo tengah berbincang dengan James dan Thomas, ayahnya, di tengah kerumunan tamu pesta yang di adakan malam ini. Tubuhnya terbalut setelan tuxedo, membuat dirinya lebih berkharisma, terutama rambutnya yang tak lagi panjang.

"Omong-omong, Jane lama sekali," ujar Leo entah pada siapa, pandangannya menyusuri para tamu yang berada di sana.

"Malam ini, kau akan tidur bersamanya, bukan?" tanya James dengan senyum menggoda.

Seketika mata Leo terpaku pada seorang wanita yang menggunakan gaun biru muda, sebiru matanya. Tak hanya Leo, orang-orang di sana pun menatap gadis itu sambil tersenyum. Auranya tampak cerah, bahkan lampu yang bersinar di sana terasa tak berarti. Rambutnya tergulung rapi, terdapat mahkota kecil di atasnya.

Leo terperangah, matanya bahkan tak berkedip sama sekali. Ia kemudian berlari menghampiri wanita itu, "Jane? Kau kah itu?"

Jane tersenyum manis, "Bukan, aku adalah istri kelima mu."

Suara bisikan mulai bergemuruh, suara pujian dan kritikan.

"Kau cantik!"

"Sudah seribu kali kau mengatakan itu, Leo."

Leo mengarahkan tangannya ke hadapan Jane. Dengan wajah yang tak berhenti tersenyum manis itu, Jane memberikan tangannya pada suaminya itu.

"Mari kita pergi ke mimbar, nyonya Leonardo."

Jane tertawa kecil karena Leo memanggilnya dengan nama Leonardo, "Dengan senang hati, Yang Mulia."

Jane menggandeng tangan Leo, mereka berdua tampak serasi. Kedua orang yang berambut pirang, dengan sifat yang sama-sama periang. Rose, Arnold, dan James tersenyum hangat. Tamu-tamu di sana pun memberikan tepuk tangan meriah.

Leo berdehem untuk memperjelas suaranya, "Rakyatku yang ku cintai--tidak, hanya Jane yang ku cintai. Rakyatku yang terhormat, aku akan perkenalkan pada kalian, werewolf baru, sekaligus istriku, Jennyfer!"

Taman itu di penuhi sorakan dan tepuk tangan kemeriahan.

"Aku harap, kalian dapat menerimanya dengan baik, dan siapa saja yang tidak setuju, sekarang juga beritahu aku."

Suasana menjadi hening.

"Baiklah, tidak ada bantahan," Leo menatap Jane sambil tersenyum "Aku benar-benar gugup," ujarnya sambil setengah tertawa.

Jane hanya ikut tertawa.

Mereka berdua saling menatap, hingga Leo mencium Jane.

Suara jeritan haru mulai terdengar. Hilda pun menangis haru di pundak Jay.

Jane tiba-tiba melepas ciumannya, "Leo, aku mencium sesuatu yang tak asing."

"Ya, bibirku?"

Jane berdecak, "Bukan itu, ini parfum Alex aku tahu persis!"

Leo mengendus udara sekitarnya, "Kau benar!" ia segera berlari menuruni mimbar, "Tuan Argus, apa mayat Alex masih ada di ruang bawah tanah?"

Argus melesat secepat kilat, hanya beberapa detik ia pun kembali, "Maaf pangeran Leo, aku tak bisa menemukan Tuan Alex di ruang bawah tanah."

"GYAHAHAHA!" suara tawa bariton menggelegar di taman itu, di susul dengan semburan api dan pohon-pohon yang akarnya bergerak mendekati istana.

"Wetford!!" jerit Jane.

Orang-orang berhamburan ke sana kemari untuk menghindari setiap serangan. Leo menghampiri Jane, "Jane, cepat lari!"

"Aku tak bisa lari dengan sepatu dan gaun ini!"

"Apa kau memakai baju dan celana di dalamnya?"

"Aku hanya menggunakan kaus dalam dan celana pendek!"

Leo merobek gaun yang di kenakan Jane dan memberikan baju yang ia pakai untuk Jane, "Kenakan ini, dan segera masuk ke dalam istana!"

Jane berlari ke dalam istana, meninggalkan Leo yang bertelanjang dada.

Namun seseorang telah menghadangnya,  tanpa basa-basi, pria yang menghadangnya langsung memberikan serangan berupa gumpalan api hitam.

"Alex?" tanya Jane. Pakaiannya menjadi sobek-sobek karena serangan yang diberikan Alex.

"Alex? Wah, kau hidup lagi!" seru Leo penuh semangat.

"Tapi, mengapa ia menyerangku?"

Alex kembali memberikan serangan, kali ini pada Leo. Namun Leo berhasil menghindarinya.

"Apa kau sudah tidak waras?" Leo menghampiri Jane, "Kau terluka?"

Jane menggeleng. "Alex, kau hidup lagi? Bagaimana bisa?"

Namun Alex hanya bungkam.

Dari kejauhan, Bill melesat menghampiri Alex, ia bertepuk tangan, "Bravo.. Bravo.., berterima kasihlah padaku, aku yang menghidupkannya kembali. Tapi, otaknya sedikit rusak, jadi dia lupa ingatan-ah itu menjadi keutungan sendiri untukku."

Dari belakang, Alice dan Kevin melesat dengan jubah mereka.

"Apa yang kau mau, Bill?" tanya Arnold dengan tatapan mengintimidasi.

Namun Bill malah bersiul, namun ia langsung memberikan serangan pada Arnold, hingga kepalanya putus.

"Ayah--" Jane hendak menghampiri ayahnya, namun Leo menahannya.

"Tetap di belakangku, Jane. Mereka kini lebih kuat dari sebelumnya."

Bill tertawa nyaring, "Kau benar sekali!"

Rose hanya bisa menangisi mayat suaminya yang sudah terbaring tanpa kepala.

James hendak mencari Hilda, namun ternyata mereka berdua pun telah dihabisi oleh Kevin, tubuh mereka telah tertusuk akar-akar pohon dengan jumlah banyak.

"Apa yang kau inginkan, hah? Kau ingin mengambil alih kerajaanku?!" bentak Leo dengan nada dingin.

"Lebih tepatnya, mengambil alih dunia. Berhubung dua bangsa lemah berada di sini, jadi aku tak perlu repot-repot menyerang di tempat yang berbeda. Alex, habisi dua orang yang ada di hadapannmu!"

Alex mengangguk. Ia langsung memberika serangan api hitam bertubi-tubi, namun, Leo berhasil menghindarinya sambil memeluk Jane.

"Jane, berubahlah menjadi serigala, maka kau akan lebih lincah bergerak, dan kau bisa menggunakan kekuatan petirmu!"

Setelah diingat-ingat, Jane sama sekali belum pernah berubah menjadi serigala semenjak menjadi werewolf. Ia berusaha sebisa mungkin untuk berubah, namun ia malah menjadi makhluk yang belum pernah ada di dunia.

Setengah vampire dan setengah Werewolf. Tangannya menjadi berkuku tajam dan panjang layaknya serigala, begitu juga kakinya. Sementara, wajah dan tubuhnya tetap manusia, kecuali giginya yang menjadi bertaring dan matanya yang bersinar merah, semerah darah.

"Whoa, kau menyeramkan," ujar Leo. Tanpa memikirkan hal itu, Leo berubah menjadi serigala.

Lagi-lagi, Leo berhadapan dengan wanita es yang selalu mengurungnya di dalam es.

Alice menghela nafas, "Tenang saja, aku tak akan mengurungmu lagi. Mari kita bertarung," ia tampak malas untuk bertarung lagi.

James kini berhadapan dengan Kevin.

Bill tengah berhadapan dengan Thomas.

Sementara Jane, hanya saling menatap dengan Alex. "Alex, kau ini kenapa? Kau menghianati kami!"

Alex berdecih, "Aku baik-baik saja. Siapa kau?"

DEG.

"a-apa kau tak ingat? Aku Jane, adik perempuanmu!"

"Aku tak punya adik!" Alex langsung memberikan serangan lagi, kali ini jauh lebih besar. Jane hanya bisa menghindarinya tanpa memberi balasan sekalipun. Serangan itu hanya mengenai tanah hingga membuat lubang besar yang di selimuti api hitam.

Sementara Leo dan Alice, mereka hanya seperti bermain-main. Alice sama sekali tak tertarik dengan pertarungan yang diadakan oleh Bill dan adiknya, Kevin.

"Ayolah, Alice! Jika kau tak berniat membunuhku, aku akan membantu Jane saja," ujar Leo. Serangan Alice terus diluncurkan, namun ia tak bersemangat memberikannya.

"Lalu, aku harus melawan siapa?" tanya Alice dengan wajah malas.

"Melawan kejahatan?" Leo kemudian pergi dari hadapan Alice, ia kembali menjadi manusia. Dari belakang, ia mengunci leher Alex, ia mampu memutuskannya kapan saja. "Kau ini kenapa, hah? Apa kau marah karena Jane telah menjadi istriku?"

Tubuh Alex seketika di selimuti api hitam. Leo segera melepaskan tangannya dari leher Alex, "Ah, panas!"

Jane mendekati Alex, ia mengubah tangannya kembali menjadi manusia, kemudian menampar pria bertatapan dingin di hadapanya. "Brengsek! Kau telah membunuh ayahmu sendiri! Bahkan Hildaku!"

Alex menatap tajam wanita di hadapannya, "Ayah? Hilda? Kau ini sebenarnya siapa?"

Hati Jane terasa seperti disayat.

"Untuk apa orang ini hidup kembali? Ia malah menyebabkan orang lain mati!" sahut Leo.

Bill datang di antara mereka, "Alex! Kau tak bisa menghabisi dua kutu ini?"

Saat Leo melihat Bill, ia tersadar dengan Thomas, ayahnya. Ternyata ayahnya telah mati dengan dada kirinya yang berlubang, jantungnya telah di ambil.

Leo berubah menjadi serigala, ia hendak mengigit dan mencakar Bill, namun Bill kini jauh lebih waspada dan kuat. Sebelum Leo berhasil melukainya, ia mencengkram kaki depan werewolf itu dan meremasnya hingga patah.

"Ayo, Alex, Kevin, Alice. Mereka terlalu mudah ku kalahkan, ini tak bisa digunakan untuk menguji kekuatanku!" Bill dan yang lain melesat begitu saja, meninggalkan kerajaan Abloor yang separuhnya telah hancur.

1
NOiR🥀
menarik.. novel nya ringkas
Dedek Fitria
Enakk
Herlin Todo
jgn prg jane nnt u dibunuh lagi
Herlin Todo
bgus ceritanya
zham
nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!