NovelToon NovelToon
Jodohku Gadis BAR-BAR

Jodohku Gadis BAR-BAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Romansa Fantasi
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Fey

Hanan mendekat perlahan ke arah istrinya. Senyum tipis namun tulus di wajahnya tak pernah hilang. “Alhamdulillah… sekarang kamu adalah istriku sepenuhnya, sah secara agama dan negara.” Kanza melirik suaminya itu dengan mata menyipit, berusaha menutupi rasa salting-nya yang luar biasa. “Iya, sudah sah secara dokumen, tapi kan belum sah secara dompet. Kado mana kadooo? Manaaa? Katanya dosen sukses!” Bella menepuk jidatnya sendiri. “Ya Allah, Kanza… baru semenit jadi istri sudah malak suami.” Hanan tertawa pelan, tawa yang jarang sekali ia tunjukkan di depan umum. Ia kemudian menyodorkan sebuah kotak kecil mungil yang manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Fey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Suasana kamar terasa begitu tenang, seolah dunia di luar sana sedang berhenti berputar.

Lampu tidur menyala remang, menyisakan cahaya hangat yang menyelimuti setiap sudut ruangan dengan nuansa romantis yang tipis.

Kanza Arumi sudah meringkuk nyaman di bawah selimut tebal, berbalut piyama bergambar awan yang menggemaskan.

Sementara Hanan Arkan duduk di sisi ranjang, baru saja meletakkan ponselnya di meja kecil setelah memastikan tidak ada lagi urusan kampus yang mendesak.

Kanza menarik ujung lengan baju suaminya agar segera ikut berbaring.

“Mas... baringan sini dong, nemenin. Kanza takut ada cewek modus masuk lewat mimpi terus minta bimbingan skripsi gaib.”

Hanan Arkan tersenyum tipis, lalu merebahkan tubuhnya di samping sang istri yang selalu punya imajinasi liar itu.

“Kamu ini ya, sampai di dalam mimpi pun saingan tetap tidak kamu kasih celah sedikit pun.”

“Kanza tuh harus selalu waspada, Mas. Lebih baik overthinking sekarang daripada nanti overkena mental gara-gara telat antisipasi.”

Hanan tidak membantah lagi, ia hanya mengusap puncak kepala Kanza yang kini sudah menyandarkan kepala dengan nyaman di bahunya yang bidang.

Hening menyelimuti mereka sebentar, hingga seperti biasa, Kanza kembali memecah kesunyian dengan nada serius yang sebenarnya sangat tidak berdasar.

“Mas...”

“Hm?”

“Kalau misalnya... tiba-tiba Kanza berubah jadi kecoa... Mas masih mau peluk Kanza nggak?”

Hanan menoleh, memandang Kanza yang tengah menatapnya dengan mata bulat besar penuh rasa ingin tahu, seolah jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan nasib dunia.

“Sayang... kenapa pertanyaanmu makin hari makin sulit dijawab secara logis dan biologis?”

“Jawab dong, Mas. Kanza serius. Ini masalah eksistensial yang sangat penting.”

Hanan menarik napas panjang, mencoba mempertahankan kewarasannya.

“Kalau kamu jadi kecoa... ya Mas pelihara baik-baik. Mas bikinkan kandang yang bersih, Mas kasih makanan yang kamu suka, mungkin remah kerupuk paling renyah kalau perlu. Tapi untuk peluk? Mas harus pikir-pikir dulu, nanti kamu malah tertekuk.”

Kanza terkekeh pelan, mencubit pinggang suaminya.

“Hmm, Mas jahat. Kanza kan tetap Kanza, meskipun bentuknya jadi serangga bersayap yang suka bikin orang teriak.”

Hanan mencubit pipi istrinya ringan, gemas.

“Tapi Mas tetap akan temani. Karena kecoa pun kalau di dalamnya ada jiwa kamu... ya Mas tetap sayang.”

Kanza terdiam sebentar, lalu tertawa kecil, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Hanan.

“Ihh... gombal banget, tapi Kanza suka.”

Lalu dengan mata yang mulai terasa berat, Kanza bergumam lirih.

“Mas... besok jangan lupa bangunin Kanza... tapi jangan langsung buka gorden ya, nanti Kanza silau terus meledak kayak kembang api.”

Hanan mengangguk sambil tersenyum tulus, menatap wajah istrinya yang perlahan mulai terlelap dalam dekapannya yang hangat.

Dan seperti malam-malam sebelumnya, ia kembali disadarkan bahwa rumah tangga mereka mungkin tak selalu tenang, tapi selalu penuh tawa... dan hal-hal absurd yang justru membuatnya merasa sangat lengkap.

Dalam tidurnya yang pulas, Kanza mulai terseret ke dunia mimpi yang jauh dari kata normal. Ini Kanza Arumi, maka mimpinya pun sudah pasti di luar batas nalar manusia sehat.

Ia terbangun di tengah jalanan yang kosong melongpong, mengenakan jubah putih berkilau seperti ratu dalam film kolosal.

Sekelilingnya penuh asap tipis dan angin berembus dramatis, padahal tidak ada kipas angin atau efek khusus di sana.

Tiba-tiba, seekor kecoa raksasa bersayap yang mengenakan peci hitam melayang turun dari langit.

“Kau telah dipilih, Wahai Ning Kanza, untuk menyelamatkan koloni kami dari kepunahan!” kata si kecoa dengan suara berat berwibawa seperti narator film dokumenter.

Kanza menunjuk dirinya sendiri dengan bingung.

“Gue? Ratu?”

“Ya, engkau. Engkau yang bersumpah akan mencintai seekor kecoa, apa pun bentuknya, bahkan jika dia suka merayap di dinding dapur.”

Kanza tercengang, mulutnya menganga.

“Eh, ini serius? Tapi gue kan cuma ngigau pas makan sayur asem tadi sore! Mana gue pernah tanda tangan kontrak perlindungan serangga?”

Sebelum bisa membantah lebih jauh, muncullah pasukan kecoa lain dalam jumlah ribuan semua membawa panji-panji bertuliskan: \#SaveKecoaHanan.

Lalu… dari kejauhan, tampak sosok Hanan Arkan datang menunggangi ikan cupang raksasa yang bersisik warna-warni, mengenakan baju koko lengkap dengan ikat kepala pejuang.

Ia turun dari punggung ikan itu dan mengulurkan tangan ke arah Kanza.

“Kanza, mari kita selamatkan dunia serangga bersama-sama.”

Kanza mendelik horor. “Mas juga kena kutukan serangga?! Ini pasti konspirasi global!”

Hanan dalam mimpinya hanya tersenyum tenang. “Karena cinta sejati kita... bahkan bisa melampaui sekat spesies.”

Belum sempat Kanza kabur, seekor semut membawa mahkota emas kecil menyematkan gelar kehormatan di kepala Kanza: Ratu Kecoa Nusantara.

Semua serangga bersorak-sorai. Musik marching band bergema kencang di latar belakang entah dari mana asalnya.

~~~NEXT~~~

1
Feyfey98
LANJUTTTTT👍👍
partini
tau agama tapi hati penuh iblis no good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!