Mengandung adegan 21+ harap bijak dalam membaca cerita ini 🙏🙏🙏
Bahira Anjani wanita cantik berusia dua puluh tiga tahun,harus terjebak cinta seorang CEO yang memiliki perangai gila.
Kenapa dikatakan gila.? selain memiliki sifat yang tegas dan berwibawa,sang CEO juga memiliki sifat yang sangat humoris. Dan yang lebih mengagetkan lagi,dibalik sifatnya yang baik hati dan penuh kasih sayang,sang CEO memiliki sifat tempramental,egois dan sangat kejam.
River Bagaskara dialah CEO gila itu.Pria tampan berusia dua puluh tujuh tahun.Yang selalu ditinggalkan oleh para kekasihnya,karena perangainya yang gila itu.
Hanya Bahira Anjani lah yang mampu merubah perangai gila River Bagaskara.Walau pun banyak sekali konflik yang menguras airmata dan juga menciptakan kesakitan bagi keduannya.
Konflik apa saja yang mewarnai kisah cinta CEO gila dan wanita penyabar dan juga baik hati.?
Akankah kesabaran dan pengorbanan cinta Bahira Anjani akan membuatnya bersatu dengan River Bagaskara.?
Dan ada kisah apa yang membuat River Bagaskara memiliki perangai gila itu.
Hanya TERJEBAK CINTA CEO GILA yang mampu menjawabnya.
Jangan lupa untuk selalu memberi dukungan setelah membaca karya ini.Like pada setiap Babnya,Vote dan juga Rate.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TCCG 28
River langsung meraih bibir Keyra dan menghisapnya dengan begitu lembut. Tak dibiarkan wanita cantik itu meneruskan ucapannya. "Aku mohon queen, maafin aku." ucap River setelah bibir mereka terlepas.
"Aku engak bisa, ha----
Kembali River membungkam bibir Keyra menggunakan bibirnya, rengkuhan tangannya dipinggang Keyra pun semakin ia eratkan. River tidak perduli mereka ada dimana saat ini, justru ia berharap aksinya diketahui oleh ibu agar ia bisa secepatnya menikahi Keyra.
Sebisa mungkin Keyra berusaha untuk melepaskan diri. Bahkan gadis itu tidak mau membalas undangan bibir River guna saling mencercap.
"Aku mohon queen, maafin aku." ucap River lirih ditelinga Keyra
"Lepas River..!" seru Keyra seraya menggerakkan raganya, agar terlepas dari rengkuhan pemuda itu "tolong hargai keputusan aku" ucap Keyra kembali.
"Aku enggak mau." tegas River "aku mau kamu queen." ucap River menghiba.
"Kamu pulang sekarang, aku ngantuk." tegas Keyra.
"Queen.!"
"Aku mohon River, pulang sekarang." pungkas Keyra seraya melepaskan diri dari dekapan River dan memutar tubuhnya membelakangi pria tampan itu.
Dengan langkah gontai River meninggalkan kamar Keyra.
Pria tampan itu nampak terlihat sangat kacau, wajahnya pun telah diselimuti oleh awan mendung yang hitam dan kelam. River memutuskan untuk memejamkan matanya didalam kabin kendaraan. Rasa enggan meninggalkan rumah Keyra membuatnya memilih tetap tinggal disana.
Dengan derai air mata Keyra mengumpulkan semua barang belanjaan yang berceceran dilantai. Dipisahkannya barang milik River dan dirinya, Keyra berniat akan menitipkan semua barang itu kepada Bendino esok hari.
Pagi hari asisten rumah tangga dirumah Keyra dibuat terkejut oleh sosok River yang terlelap dimobil. Asisten rumah tangga yang bernama Tina itu pun memberi tahukan perihal ini kepada ibu.
Dilihat oleh ibu benda penunjuk waktu yang menggantung didinding rumahnya, pukul empat lebih dua puluh menit sekarang.
Tok tok tok
Ibu mengetuk kamar putrinya berulang kali.
"Ada apa bu.?" tanya Keyra setelah pintu terbuka, dan nampak Keyra sudah memakai mukenanya.
"Itu sapi tidur dimobil, kasihan bener." ucap ibu.
"Yang bener bu.? bukannya pulang dia.?" tanya Keyra tak percaya.
"Ngapain ibu bohong.? sono bangunin. Suruh masuk dan tidur disofa, kasihan itu sakit nanti badan dia." titah ibu.
Tanpa melepas mukenanya, Keyra bergegas menuruni anak tangga menuju kehalaman Rumahnya. Hatinya kembali luluh melihat River yang tertidur meringkuk dibangku kemudi.
Diketuknya jedela kaca kendaraan dan terlihat River mulai membuka mata.
"Queen.!" sapa River dengan suara beratnya setelah ia membuka pintu mobil. Bibirnya langsung membentuk lengkungan keatas menyerupai bentuk bulan sabit yang sangat indah dipandang."Cantiknya pakai mukena." puji River.
"Pindah kedalem tidurnya." ucap Keyra datar.
"Dikamar kamu ya.?" sahut River dengan disertai senyuman jahilnya.
"Jadi imam sholat aku ya.?" balas Keyra.
"Ayo, mau banget aku." mereka pun akhirnya masuk kedalam rumah.
River segera membersihkan diri dan menunaikan ibadah subuh bersama . Sungguh pengalaman yang sangat indah bagi keduanya dan ini kali pertama mereka melakukan bersama.
Hati keduanya pun menghangat. Damai dan sejuk itulah yang River dan Keyra rasakan.
Setelah beribadah bersama River menikmati acara televisi dengan ditemani secangkir kopi sementara Keyra membantu ibu menyiapkan sarapan.
"Baju kerja kamu gimana king.? apa mau pake yang kemaren beli.?" ucap Keyra
"Iya pake itu aja queen, dimobil enggak ada baju kerja soalnya." sahut River.
"Ya udah aku setrika dulu." sahut Keyra sebelum ia pergi kekamarnya dan menyetrika baju River.
Setelah beres ia pun memberikannya kepada River, seperti layaknya seorang istri saja Keyra memasangkan dasi dan juga melayani River saat sarapan bersama.
Senyuman manis tak pernah pudar dari bibir pria tampan itu, pengalaman pagi yang sangat indah baginya.
"Bulan depan aku menikahi marmut ya bu.?" ucap River disela aktifitas sarapan mereka, dan ucapan itu membuat Keyra serta ibu tersedak makanannya.
💕Hayo Like setiap habis membaca.Vote setiap hari senin ya berikan buat karya aku ini,dan kirimkan hadiahmu untukku dengan pointmu.Jangan pelit jadi aku juga enggak pelit buat up.💕