NovelToon NovelToon
SEESAW

SEESAW

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arthur Bond, Rexana Nycekerh hidup bagai pajangan mahal di dalam sangkar emas. Demi menyelamatkan perusahan ayahnya yang terancam runtuh, Rex terpaksa menelan bulat-bulat dinginnya penghinaan dan tuduhan atas rahasia masa lalu yang enggan ia bocorkan. Namun, ketika kembali ke New York, takdir memainkan lelucon paling kejam.

Lexana, kakaknya sendiri, secara terang-terangan memamerkan kekasih barunya—Diedrick Glodereus Ashford.
Pria itu adalah pemilik masa lalu Rex, cinta pertamanya yang kini hadir kembali membawa dendam dan kepahitan.

Di tengah kepungan tuntutan keluarga yang tak berhati dan intrik kekuasaan, Rex harus berdiri sendirian di antara dua pria yang membencinya.

Akankah rahasia di balik perpisahan masa lalu mereka terkuak, atau justru Rex akan benar-benar hancur dalam permainan pembalasan dendam ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#28

Pendar lampu gantung kristal di dalam penthouse suite berlantai dua yang berjarak hanya beberapa menit dari Bandara JFK membiaskan bayangan sunyi.

Di luar jendela kaca raksasa, deru mesin pesawat yang lepas landas menyapu kegelapan malam New York, menyisakan embun dingin yang menempel di balik kaca.

Shopia Danica Whitmore duduk meringkuk di atas sofa beludru kelabu. Jemari tangannya yang halus gemetar pelan, menyapu linangan air mata hangat yang tak henti-hentinya menetes membasahi pipi porselennya.

Suara langkah kaki dari koridor luar yang sunyi tak mampu memutus pusaran ingatan yang mendadak meledak di dalam kepalanya.

Delapan tahun yang lalu—dan insiden naas lima tahun lalu saat kehidupan mereka berbalik secara drastis—kini merangsek naik, mencekik napasnya dalam kepedihan murni.

Flashback On — 8 Tahun yang Lalu, Distrik Kumuh Queens, New York.

Hujan deras mengguyur gang-gang sempit berbau sampah dan besi berkarat. Di dalam sebuah kontrakan kecil beratap seng yang bocor, Shopia remaja duduk memeluk lututnya di atas kasur tipis yang lembap.

Di sisinya, sang ibu, Beau, terbatuk-batuk kecil sembari merapikan sisa uang kertas lusuh untuk membayar sewa bulan depan.

Rasa iri... demi Tuhan, rasa iri di dalam dada Shopia muda adalah hal mutlak yang tak pernah bisa dipungkiri oleh batinnya.

Setiap pagi, Shopia harus berjalan kaki menembus kubangan air kotor menuju sekolah negeri kumuh di pinggiran distrik—sebuah sekolah yang bahkan tidak memiliki pemanas ruangan yang layak, tempat di mana anak-anak miskin dicaci dan dihina setiap hari.

Namun, hanya berjarak beberapa blok dari sana, di balik gerbang besi tempat akademi elit New York berdiri, Shopia kerap mengintai dari balik tiang listrik.

Di sana, ia melihat kembarannya—Rexana.

Rexana tumbuh dalam balutan gaun-gaun indah, turun dari mobil sedan mewah dengan supir pribadi berseragam rapi yang membukakan pintu untuknya.

Rexana hidup seperti seorang putri di atas tahta kekayaan keluarga Nycekerh.

Sementara Shopia? Ia harus berpindah dari satu kontrakan kumuh ke kontrakan lainnya bersama sang ibu, berteman dengan kemiskinan dan kelaparan.

Yang paling mengiris ulu hati Shopia adalah sikap ibunya sendiri. Beau selalu menatap foto bayi Rexana dengan mata berkaca-kaca, meratapi betapa malangnya nasib Rexana yang dibuang dan diasuh oleh keluarga Nycekerh.

Sang ibu menangisi hidup Rexana setiap malam.

Sementara Shopia yang berdiri nyata di sampingnya, yang ikut luntang-lantung menahan lapar dan dinginnya New York, tak pernah sekali pun dipikirkan atau ditanyakan perasaannya.

Shopia merasa iri setengah mati. Ia bahkan pernah berdoa dalam keputusasaannya, memohon agar bisa menjadi Rexana—walau hanya untuk sehari saja.

Hingga pada suatu sore yang kelam, saat penderitaan akibat perundungan di sekolah dan keputusasaan hidup mencapai puncaknya, Shopia melangkah kaku menuju pembatas jembatan penyeberangan jalan tol yang sepi. Ia menatap deretan mobil yang melaju kencang di bawah sana, berniat mengakhiri seluruh penderitaan dan kehinaannya di dunia.

Shopia memejamkan mata, bersiap melompat.

SREK!

Sebuah cengkeraman tegap dan kuat mendadak menyambar pergelangan tangannya dari belakang! Tubuh Shopia terlempar ke belakang, jatuh tersungkur di atas aspal dingin.

Saat ia mendongak dengan mata basah oleh air mata, berdiri seorang remaja laki-laki bertubuh tegap dalam balutan seragam serba hitam akademi elit—Dikotanya.

Pria muda itu menatapnya dengan raut wajah kaku, namun sepasang mata elangnya memancarkan kelembutan yang sangat asing bagi Shopia.

Pria muda itu merogoh saku jas mewahnya, mengeluarkan sebuah buku cek pribadi, lalu menuliskan deretan angka dengan cepat di atas kertas tebal tersebut. Tanpa ragu, ia merobek cek itu dan mengulurkannya tepat di depan wajah Shopia yang terkesima.

"Ambil ini," ujar pria muda itu dengan suara berat yang kaku.

Cek itu bernilai angka yang sangat fantastis—jumlah uang yang bahkan tak pernah diimpikan oleh Shopia seumur hidupnya. "Untuk menghapus semua penderitaanmu, aku hanya bisa memberikan uang. Dan jangan gila dengan mengakhiri hidupmu menjadi cemohan sampah di bawah sana. Masa depanmu masih panjang, dan kau bisa bahagia."

Shopia terpaku, jemarinya yang gemetar menyambut kertas cek tersebut. Suaranya tercekat di kerongkongan.

"K-kenapa... kenapa kau membantuku?"

Pria muda itu mengernyitkan keningnya tipis, menatap fitur wajah Shopia dari dekat. "Kau sangat mirip dengan kekasihku. Sangat!"

Shopia tersentak samar.

"Tapi aku yakin kau hanya salah satu dari orang yang mirip di dunia ini," lanjut pria muda itu dengan nada tegas, mengusap leher belakangnya.

"Dan mungkin masih ada orang lain yang mirip dengan kekasihku di luar sana. Aku hanya tidak mau... wajah yang sangat mirip dengan kekasihku harus berakhir dengan wajah hancur berantakan di atas aspal."

Air mata Shopia menetes deras, menyapu bekas kotoran di pipinya. "Kekasihmu... sangat beruntung memiliki pria sepertimu."

Pria muda itu tidak tersenyum. Ia memutar tubuhnya sedikit, membuang pandangan ke arah jalanan, lalu menjawab pelan: "Tidak. Akulah yang beruntung memilikinya."

Tidak ada sentuhan lebih lanjut, tidak ada senyuman manis yang diumbar. Namun detik itu, di atas jembatan dingin New York, Shopia jatuh cinta untuk pertama kalinya seumur hidup. Ia jatuh cinta pada cara pria itu bersikap, pada keangkuhan yang berbalut kebaikan murni.

Selama bertahun-tahun ia dihina karena miskin dan dibuang oleh dunia, namun pria asing di hadapannya merengkuh jiwanya tanpa memandang rendah dirinya sedikit pun.

Siapa wanita beruntung itu? batin Shopia berteriak penasaran.

Selama hampir seminggu setelah kejadian malam itu, Shopia secara sembunyi-sembunyi mengawasi pria muda tersebut dari kejauhan di area pelataran parkir akademi elit.

Pria yang satu sekolah dengan kembarannya, Rexana. Namun, Shopia sadar kasta mereka terlalu jauh berbeda; pria itu adalah bintang yang tak akan pernah bisa digapainya.

Hingga pada sore terakhir—Shopia memberanikan diri.

Ia menghadang mobil sports hitam milik pria itu di area parkir luar yang sepi saat hari mulai gelap.

Shopia melangkah mendekat ke jendela mobil, memegang erat tas lusuhnya. "Maafkan aku... aku hanya ingin meminta izin padamu untuk terakhir kalinya."

Pria muda di dalam kemudi menurunkan kaca mobilnya, menatap Shopia dengan alis terangkat.

"Aku... aku ingin meminta izin untuk mencairkan dan memakai uang pemberianmu," tutur Shopia dengan suara gemetar halus, menatap pria yang dianggapnya sebagai malaikat penolong itu.

"Aku dan ibuku akan pergi ke luar kota menggunakan uang ini."

Pria muda itu mengangguk pelan, raut wajahnya tetap tenang dan dingin. "Ya. Baik-baik kau di sana."

Mata Shopia secara tidak sengaja melirik ke dalam kabin mobil sports mewah itu. Di kursi penumpang samping kemudi, seorang gadis berambut panjang tampak terbaring lelap dalam balutan selimut tebal, wajahnya tertutup rapat oleh bayangan.

Seakan tahu apa yang dipikirkan Shopia, pria muda itu melirik lembut ke arah gadis di sampingnya, lalu berkata pelan: "Itu kekasihku yang kukatakan waktu itu. Dia sedang kurang sehat. Kami akan pergi ke rumah sakit."

Dada Shopia berdenyut kencang. Dengan keberanian tersisa, ia mendongak menatap wajah tegas pria itu. "S-siapa namamu? Boleh aku mengetahuinya?"

Shopia menatap tak enak hati ke arah mobil sports mewah yang penumpang depannya adalah wanita impian sang pria penolong.

Pria muda itu mengernyitkan keningnya. "Namaku?"

Shopia mengangguk pelan.

"Tidak perlu mengingat namaku," sahut pria itu kaku namun penuh penekanan murni. "Tapi kau harus mengingat nama kekasihku."

Shopia mengedipkan matanya, lalu mengangguk patuh.

"Bellerina. Namanya Bellerina," ujar pria muda itu lembut saat menyebutkan nama tersebut. "Kami harus pergi sekarang."

Flashback Off

Tiga tahun setelah pertemuan itu, sebuah tragedi naas menghantam hidup Shopia dan ibunya. Malam itu, hujan deras mengguyur persimpangan Manhattan.

Saat Shopia dan Beau menyeberang jalanan sepi, sebuah mobil sedan hitam melaju kencang dan menghantam tubuh Beau hingga terlempar ke atas aspal!

Pengemudi mobil mewah itu langsung keluar dengan kepanikan luar biasa. Pria paruh baya berwajah tegap dan berwibawa itu tak lain adalah Jasper Whitmore.

Beau dilarikan ke rumah sakit terbaik dalam kondisi kritis hingga akhirnya jatuh dalam koma panjang. Di ruang perawatan intensif itulah, tes DNA darurat dilakukan dan identitas Jasper sebagai ayah kandung mereka terungkap secara sah.

Namun, di tengah guncangan batin itu, benih ego dan rasa haus akan kasih sayang di dalam dada Shopia bergejolak liar.

Saat Jasper menangis histeris meminta maaf dan menanyakan keberadaan putri kembarnya yang satu lagi—Rexana—Shopia memilih untuk berbohong.

Gadis itu berdiri di depan ruang perawatan, menatap ayahnya dengan mata membelalak penuh kepalsuan. Shopia memanfatkan kondisi ibunya yang koma total dan tak bisa bersuara untuk menutupi seluruh kenyataan. Ia mengaku di hadapan Jasper bahwa ia tidak pernah tahu apa-apa soal keberadaan Rexana.

Bahkan untuk makin mengubur jejak Rexana di New York, Shopia mereka-reka cerita bohong pada sang ayah. Ia mengatakan bahwa selama bertahun-tahun hidup bersama Beau, New York hanyalah tempat singgah sementara.

Mereka hidup luntang-lantung berpindah dari satu kota ke kota lain, dari satu kontrakan ke kontrakan lain di seluruh negeri.

Semua kebohongan itu dirajut Shopia secara rapi agar Jasper percaya bahwa keberadaan mereka di New York hanyalah kebetulan, sehingga sang ayah tidak akan pernah melakukan pencarian mendalam di kota tersebut.

Ayah hanya milikku...batin Shopia malam itu, meremas jemarinya.

Mommy selalu memikirkan Rexana, tapi aku yang mendampingi penderitaannya. Aku berhak memiliki kasih sayang Daddy sepenuhnya.

Apalagi tak lama setelah mereka diboyong oleh Jasper ke Zurich dalam gelimang kemewahan, Shopia mendengar kabar dari jejaring berita elit bahwa Rexana telah menikah dengan Arthur Bond—salah satu pengusaha kaya raya paling terpandang di New York.

Mendengar kabar pernikahan mewah itu, Shopia mengambil kesimpulan dingin:

Rexana sudah hidup bahagia bersama pria kaya. Dia tidak perlu tahu kebenaran soal kami. Dia punya segalanya, dan sekarang giliran aku yang menikmati kebahagiaan bersama Ayah.

Selama lima tahun di Zurich, Shopia memanjakan dirinya dalam dekapan kasih sayang Jasper, menempuh pendidikan kedokteran, dan mengubur dalam-dalam fakta bahwa ia memiliki saudara kembar yang ditinggalkannya di New York.

...°...

Shopia menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Derai tangis keharuan, rasa bersalah, dan penyesalan mendalam meledak membasahi gaunnya di dalam penthouse sunyi itu.

Rasa iri masa lalunya, kebohongan lima tahun lalu saat ibunya koma, dan keputusan egoisnya untuk menguasai kasih sayang sang ayah... kini berbalik menghantam dadanya bagaikan godam besi.

Rexana tidak pernah hidup bahagia!

Pernikahan dengan Arthur Bond yang dikiranya tempat berlabuh kemewahan ternyata adalah neraka manipulasi, siksaan mental, dan transaksi utang yang mengerikan.

Sementara dirinya menikmati kemewahan dinasti Whitmore di Zurich, kembarannya justru membusuk dalam penderitaan tanpa perlindungan keluarga!

Dan hal yang paling mengiris jiwanya...

Kemarin, saat ia melangkah masuk ke dalam penthouse Manhattan dan menatap sosok pria tegap yang pasang badan membela kembarannya... wajah itu... pria penolong yang disimpannya di dalam lubuk hatinya selama delapan tahun... tak lain adalah Diedrick Ashford!

Dan wanita bernamakan "Bellerina"—kekasih beruntung yang dipuja dan dilindungi oleh Diedrick setengah mati hingga rela membuang seluruh harta dan nama besarnya... tak lain dan tak bukan adalah kembaran kandungnya sendiri, Rexana!

"Tuhan..." bisik Shopia dengan suara pecah yang teramat lirih, menyapu air matanya. "Ternyata... dosa kebohonganku begitu besar pada Rexana... dan pria penolongku adalah cinta sejati kembaranku sendiri."

Shopia tersenyum di balik tangisnya—sebuah senyuman tulus yang memancarkan keikhlasan murni seorang kakak yang telah menebus dosa masa lalunya.

Rasa iri yang dulu pernah ada kini sepenuhnya berganti menjadi rasa haru, hormat, dan komitmen murni untuk melindungi kebahagiaan Rexana.

Diedrick Ashford tidak pernah berubah; pria itu tetaplah sosok penyelamat yang akan mempertaruhkan segalanya demi melindungi wanita yang dicintainya.

Pintu suite terdorong terbuka pelan.

Tuan Jasper Whitmore melangkah masuk dengan tongkat berukir emasnya, menatap putrinya yang terduduk menangis di sofa.

"Shopia?" panggil Jasper lembut, melangkah mendekat dan merangkul bahu putrinya. "Kenapa kau menangis, Sayang? Apa kau memikirkan Rexana?"

Shopia mendongak, menatap ayahnya dengan mata bulat yang basah, lalu menggelengkan kepala pelan sembari tersenyum anggun.

"Tidak, Dad..." bisik Shopia hangat, meremas tangan ayahnya. "Aku hanya menangis bahagia... karena aku tahu, Rexana berada di tangan pria yang tepat. Pria yang akan melindunginya melebihi nyawanya sendiri."

Jasper menatap putrinya heran, lalu menghela napas panjang dan mengangguk pelan.

1
Yusry Ajay
cerita ezquil dlu aja Thor 🤗🤗
Rosdianah 🌷: mohon maaf nggak bisa upload hari ini, karena author benar² sedang sibuk di dunia nyata.
total 1 replies
Yusry Ajay
waduh uda dewasa aja ya anaknya Thor 😁😁
Mei TResna Rahmatika
udah hampir se umuran brarti mereka sama anaknya james hazel🤣kaya nya ceritanya ezquil dulu deh kak seru soalny sama bar"nya kaya jett cm kalo jett kan dalem rumah goodboy bener kalo di luar bringas🤣
Rosdianah 🌷: bisa aja kak Reader 🤭🤣
total 1 replies
Isma Nayla
berasa sekejap bacanya Thor
boleh up lagi gak Thor 🤭
Rosdianah 🌷: arggg Esokkk ya kak🤭🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
lanjut up Thor 🤗💪
Mei TResna Rahmatika
otw baby moon ke helsinki thor🤭
Rosdianah 🌷: nah kejutan 🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
selamat diedrick and rexana baby twins kirain triplets kaya 3D thor🤣
dan diedrick pria ashford paling bar" gak bisa tahan🤣
Mei TResna Rahmatika: ehh galfok kirain twins kak🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
rexana sensitif apa hamil thor🤭
Mei TResna Rahmatika: wkwkwk biar anaknya penny punya saudara thor🤣 abis itu anaknya dom sama Ester otw🤣
total 2 replies
Mei TResna Rahmatika
lanjut kak🤭
Yusry Ajay
moga aja ga ada pelakor thor😁😁
Rosdianah 🌷: nggak janji🤭🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
semangat up Thor,..💪🤗
Rosdianah 🌷: huhu author benar² minta maaf karena belum bisa double bab 🫶🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
duhhh...so sweet bgt Thor 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
ada Dominic yg masih jomblo Sophia 🤣kalo Draxler udah punya si ember🤣
Rosdianah 🌷: wkwkwk🤭 Demi kak readers 😍🫶
total 5 replies
Yusry Ajay
hu ... akhirnya bahagia 🤗🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
apapun nanti badainya yg pntg diedrick sama rexana udah nikah🤣
Rosdianah 🌷: nah benar 🤭🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
semoga jangan ada huru hara lagii ya thor🤭
Rosdianah 🌷: wkwkwk kak reader emang de best 🤭
total 3 replies
Yusry Ajay
mkasih uda up Thor 🤗🤗
Mei TResna Rahmatika
tenang sophia,jodohmu lagi di siapin sama author🤣
Rosdianah 🌷: wah wah boleh juga 🤣🤣
total 3 replies
Mei TResna Rahmatika
penasaran thor ada rahasia apa diedrick sama sophia
Mei TResna Rahmatika
banyak bgtt tantangan hubungan mereka thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!