NovelToon NovelToon
Amazing Doctor In The City

Amazing Doctor In The City

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:734
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Lin Xiu returned to civilization confident and proud after training with a master who cannot be named on a celestial island cut off from the real world. In his quest to uphold justice, he courageously picks fights with elites in the community wreaking havoc among the rich and the powerful. Be it ghosts, spirits, or seniors of the daoist association, he is fearless. Will the little girl Xiao Tong stay a little girl as she accompanies him on his journey to track down the rest of his friends from the orphanage they once shared?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28.Pecahnya Langit Kekaisaran dan Kebenaran Sang Ibu Panti

"Kekuatan tiga kehidupan? Di mataku, itu hanya berarti kau telah gagal dan mati sebanyak tiga kali," ucap Lin Xiu dengan nada datar yang teramat menghina.

Kata-kata itu bagaikan bensin yang menyiram api amarah Pangeran Long. Sebagai entitas kuno yang dihormati di balik tirai kekuasaan, belum pernah ada satu pun manusia yang berani mengolok-olok proses reinkarnasinya. Rajahan tato aksara kuno di sekujur tubuh Pangeran Long menyala semakin terang, memancarkan uap merah darah yang melelehkan lantai batu giok putih di bawah kakinya.

"Bocah ingusan! Kau tidak tahu apa-apa tentang keagungan keabadian!" Pangeran Long meraung.

*ROAARRR!!!*

Manifestasi naga berkepala tiga di belakang punggung Pangeran Long melesat maju. Naga itu terbuat dari akumulasi energi jiwa murni yang dia kumpulkan dari tiga garis kehidupan, membawa hawa kematian yang begitu pekat hingga tanaman hias di luar aula langsung layu dan membusuk seketika. Ruangan berukuran masif itu bergetar hebat, pilar-pilar pelindung runtuh satu per satu, mengubur sisa-sisa Pengawal Bayangan di bawah tumpukan batu.

Lin Xiu tidak mundur seujung rambut pun. Menghadapi terkaman naga berkepala tiga yang sanggup meruntuhkan sebuah gunung, dia hanya menarik napas dalam-dalam. Aliran *Zhenqi* Sembilan Matahari di dalam tubuhnya yang tadinya mengalir tenang bagai sungai, kini mendadak bergolak bagai samudra yang dihantam badai matahari.

*BZZZZT!*

Sembilan lingkaran cahaya emas murni bermanifestasi di belakang punggung Lin Xiu. Setiap lingkaran memancarkan suhu panas yang teramat ekstrem dan kesucian yang absolut. Ketika naga hitam kemerahan milik Pangeran Long menerjang masuk ke dalam radius tiga meter di sekitar Lin Xiu, dua energi yang bertolak belakang itu saling berbenturan keras.

*DUAARRR!!!*

Ledakan energi spiritual yang teramat dahsyat memecahkan seluruh dinding aula utama Istana Pangeran Long, melemparkan atap genteng emas seberat puluhan ton ke udara sebelum akhirnya hancur menjadi abu halus. Gelombang kejutnya menyebar hingga radius beberapa kilometer, membuat barisan tank militer Divisi Serigala Hitam yang menjaga barikade luar bergetar hebat dan alarm-alarm darurat di seluruh Distrik Barat berbunyi serempak.

Di tengah pusat ledakan, Pangeran Long terbelalak horor. Naga berkepala tiga miliknya, yang merepresentasikan kultivasi Ranah Dewa Puncak, perlahan-lahan terkikis dan mencair setiap kali bersentuhan dengan lingkaran cahaya emas Lin Xiu. Panas dari api Sembilan Matahari tidak hanya membakar energinya, tetapi juga mulai membakar rajahan tato mistis di kulitnya.

"Bagaimana mungkin kekuatanmu begitu murni?! *Kitab Sembilan Matahari* seharusnya tidak memiliki tingkat kekuatan penghancur seperti ini jika hanya dilatih selama belasan tahun!" Pangeran Long berteriak di tengah gemuruh angin, berusaha menahan tubuhnya agar tidak terlempar.

Lin Xiu melangkah maju menembus badai energi, setiap langkahnya menginjak udara kosong seolah-olah ada tangga transparan yang menopangnya.

"Kau salah sejak awal, Pangeran Long," suara Lin Xiu terdengar menggema langsung di dalam kesadaran jiwa Pangeran Long. "Kau mengira Ibu panti kami mencuri kunci gerbang makam suci untuk menyembunyikannya darimu. Padahal, dialah penjaga sah dari makam tersebut, dan *Kitab Sembilan Matahari* yang kau incar hanyalah catatan medis dasar yang dia modifikasi agar aku bisa menekan penyakit bawaanku saat kecil."

"A-Apa?! Catatan medis dasar?!" Pangeran Long tersentak, jiwanya terguncang hebat mendengar kenyataan tersebut.

Tiga belas tahun yang lalu, Pangeran Long mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memburu Ibu panti Lin Xiu karena menduga wanita itu membawa kabur teknik kultivasi tertinggi dari makam suci kuno kekaisaran. Namun kini, bocah di hadapannya mengatakan bahwa teknik yang membuatnya gemetar ketakutan ini hanyalah sebuah adaptasi dari catatan medis?

"Kebenaran yang terlambat tidak akan bisa menyelamatkan nyawamu," kata Lin Xiu dingin.

Lin Xiu mengangkat tangan kanannya yang kini telah diselimuti oleh sarung tangan energi emas murni. Dia tidak lagi menggunakan jarum perak biasa. Dengan kecepatan yang melampaui konsep ruang dan waktu, Lin Xiu muncul tepat di hadapan Pangeran Long, lalu melayangkan satu pukulan lurus ke arah dada pria paruh baya tersebut.

*BANG!!!*

Pukulan itu mendarat telak di tengah dada Pangeran Long. Perlindungan Ranah Dewa Puncak miliknya hancur berkeping-keping bagai kaca yang dihantam palu godam. Tubuh Pangeran Long melesat jatuh, menghantam lantai batu giok dengan sangat keras hingga menciptakan kawah sedalam tiga meter di tengah reruntuhan aula istana.

"Uhuk! Uhuk!" Pangeran Long memuntahkan tumpukan darah segar yang berwarna merah kehitaman. Rajahan tato di tubuhnya meredup drastis, dan wajahnya yang tadinya tampak awet muda dengan cepat keriput, rambut hitam panjangnya memutih dalam hitungan detik karena hilangnya sebagian besar energi kehidupan.

Lin Xiu turun dari udara, mendarat dengan anggun di tepi kawah. Dia menatap ke bawah, ke arah sosok penguasa bawah tanah yang kini tampak mengenaskan seperti kakek-kakek jompo yang sedang sekarat.

"Katakan di mana lokasi gerbang makam suci itu," perintah Lin Xiu, sebilah jarum kristal transparan—Jarum Langit Pemutus Takdir—kini telah mengambang tepat di atas kening Pangeran Long yang gemetar.

Pangeran Long menatap jarum kristal itu dengan mata yang dipenuhi ketakutan mutlak akan kematian sejati yang belum pernah dia rasakan selama tiga generasi reinkarnasi. Dia tahu, jika jarum itu menembus kepalanya, jiwanya akan langsung hancur menjadi debu tanpa ada kesempatan untuk bereinkarnasi lagi.

"Makam... Makam Suci... berada di bawah istana utama Kaisar... di bawah Aula Harmoni Tertinggi..." Pangeran Long berkata dengan suara terputus-putus, napasnya memburu. "Kunci gerbangnya... ada di dalam kalung giok yang dipakai oleh... oleh adikmu, Xiao Mei... Ibu pantimu... menyerahkannya pada gadis itu sebelum panti asuhan terbakar..."

Lin Xiu terdiam sejenak. Memorinya berputar kembali ke masa kecil, mengingat sebuah kalung giok usang berbentuk bulan sabit yang selalu melingkar di leher Xiao Mei, benda yang selalu dijaga adiknya seperti nyawanya sendiri.

"Begitu rupanya," desis Lin Xiu pelan.

"Aku... aku sudah menceritakan semuanya..." Pangeran Long merangkak mundur dengan gemetar, wajahnya memohon. "Ampuni aku... Lin Xiu... aku bisa membantumu membuka makam itu... aku bisa menjadi budakmu..."

Lin Xiu menatap Pangeran Long dengan pandangan yang teramat datar dan kosong. "Ketika anak-anak panti asuhan Jiangnan menangis ketakutan di tengah kobaran api tiga belas tahun lalu... apakah kau memberikan mereka kesempatan untuk memohon?"

Sebelum Pangeran Long sempat mengeluarkan suara teriakan, Lin Xiu menggerakkan dua jarinya ke bawah.

*SLIT!*

Jarum Langit Pemutus Takdir melesat turun, menembus kening Pangeran Long dan menghancurkan dantian serta inti jiwanya seketika. Tubuh pria yang telah mengendalikan konspirasi kegelapan negeri itu selama ratusan tahun langsung menegang, sebelum akhirnya perlahan-lahan retak dan hancur menjadi butiran abu kelabu yang terbawa oleh angin malam.

Malam itu, badai di Distrik Barat Ibukota Imperial perlahan mereda. Lin Xiu berjalan kembali ke arah meja batu yang masih utuh, mengambil tas kain usangnya, dan menyampirkannya kembali ke punggung. Rahasia masa lalu telah terungkap, namun Lin Xiu tahu bahwa akhir dari perjalanan ini bukanlah di istana ini, melainkan di bawah takhta tertinggi kekaisaran yang kini berada di hadapannya.

1
Abady Ehm
kurang mantap, kenapa gak diambil hartanya ya? apa karena karena lupa? atau bodoh othornya?...
EAGLE EZ: hallo bree bisa katakan pada saya bagian mana yang kurang mantap untuk di baca agar sebagai media evaluasi diri saya dalam membuat novel bree🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!