NovelToon NovelToon
Petani Ndeso Di Dunia Game

Petani Ndeso Di Dunia Game

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Romansa / Slice of Life
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: DipsJr

Bima Saputra, seorang sarjana pariwisata yang hidupnya terjerat lilitan utang keluarga, kini terjebak menjadi juragan warung sayur di Kabupaten Jatiroso. Realita yang pahit, ibu sakit, dan pernikahan diam-diam dengan wanita impiannya, Dinda, membuatnya merasa terhimpit. Namun, nasibnya berubah drastis saat ponselnya kesetrum, membuka gerbang menuju ladang virtual game Harvest Moon! Kini, ia bisa menanam buah dan sayur berkualitas dewa yang tumbuh sekejap mata, memindahkannya ke dunia nyata, dan menjualnya untuk meraup omzet gila-gilaan. Dari semangka manis hingga stroberi spesial, Bima menemukan jalan ninjanya menuju kekayaan. Bisakah ia melunasi utang ratusan juta, membahagiakan ibunya, dan meresmikan pernikahannya dengan Dinda secara terang-terangan, tanpa ada yang mencurigai rahasia ladang gaibnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DipsJr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Susah Dibeli Walau Punya Duit 400 Juta! Keajaiban Efek 'Harmoni Ekosistem +3'!

Mas Eko yang baru keluar dari parkiran langsung tercengang hebat. Matanya sontak terkunci pada sosok raksasa di depannya—pohon Bugenvil Hias 7 Warna yang menjulang setinggi 4 meter dengan tajuk rimbun yang menakjubkan dan pesona mematikan.

"Ini... ini kan udah masuk kategori tanaman pusaka!" seru Mas Eko sambil berlari mendekat.

Sebagai orang yang hidup dari bisnis agrikultur, ia sangat sadar berapa taksiran nilai pohon ini. Bugenvil okulasi 7 warna yang dirawat sampai sesempurna ini sudah layak menyandang gelar tanaman pusaka kelas museum.

Tanpa perlu lebay, andaikan pohon ini ditawarkan ke tempat wisata taman bunga bertaraf nasional, mereka pasti nggak bakal mikir dua kali buat nebus di angka Rp 400 Juta per batang!

Taman bunga milik vila ini bukan cuma bakal sukses, ini mah fix bakal meledak se-Nusantara!

Kalau disandingkan dengan pohon mutan ini, ribuan bibit bugenvil yang dikirim oleh sentra pembibitannya cuma pantas jadi rumput hias pelengkap.

Begitu Bima turun dari motornya, Pak Darman langsung menghampiri untuk memperkenalkan tamu tersebut. "Bos, ini Mas Eko, penyuluh lapangan yang diutus dari pihak sentra pembibitan Surabaya buat ngawal bunga kita."

"Oh, halo Mas," sapa Bima sembari menjabat tangannya.

"Halo Bos," Mas Eko membalas jabatan tangan Bima, tak mampu menyembunyikan rasa keponya. "Bos Bima, dapet tanaman pusaka bugenvil segede gini pasti nguras dompet gila-gilaan ya? Setahu saya, di pasaran aja barang model begini punya duit 400 juta pun belum tentu dapet lho."

"Ah, ini dapet harga teman kok," sahut Bima asal ngecap.

Dalam hati ia agak terkejut. Ternyata Bugenvil 7 Warna Kualitas 3 miliknya ini sudah masuk kelas 'tanaman pusaka'. Di dunia botani, label pusaka itu biasanya merujuk pada tanaman collector item yang umurnya udah tua, tumbuh sempurna, dan harganya digoreng selangit oleh para konglomerat pecinta tanaman.

Bima pernah baca artikel soal tanaman pusaka begini. Ada konglomerat di Sumatera Barat yang punya pohon bugenvil dua warna raksasa berbentuk payung, dan harganya aja dipatok sampai Rp 600 Juta!

Apalagi kalau orang tahu pohon pusaka Bugenvil 7 Warna Kualitas 3 miliknya ini punya kemampuan magis "Mekar Sepanjang Tahun" plus buff atribut lainnya, harganya pasti udah nggak bisa lagi dinalar pakai akal sehat.

Setelah melihat langsung kemegahan koleksi bugenvil Bima, nyali Mas Eko langsung menciut. Ia merasa ilmunya sebagai penyuluh pembibitan nggak ada apa-apanya dibanding pemulia yang merawat tanaman-tanaman monster ini. Niat aslinya buat 'menggurui' cara transplantasi langsung ia kubur dalam-dalam saking malunya.

Armada Mas Eko kloter ini mengirimkan sekitar 3.000 bibit bugenvil biasa dengan corak warna-warni. Berhubung tenaga transplantasi di pihak Bima juga terbatas, proses pemindahan puluhan ribu pohon jelas nggak bisa dikebut dalam sehari.

Bima memanggil Pak Manto dan timnya untuk briefing. Kehadiran Bugenvil 7 Warna Kualitas 3 yang tiba-tiba ini mengubah sedikit masterplan taman. Sang Raksasa ini tentu saja harus dieksekusi duluan untuk ditanam persis di pusat jantung lautan bunga.

Mengetahui estimasi harga pohon raksasa itu yang tembus ratusan juta, Pak Darman sampai gemetar saat mengajukan saran, "B-Bos, mending Sampeyan buru-buru nambah anggota satpam deh."

Gila aja, barang ratusan juta ditanam ngegeletak gitu aja di taman outdoor. Kalau sampai ada sindikat maling tanaman yang ngincer, mampus dia! Walaupun dia dan Pak Manto udah sepakat ganti-gantian jaga malam, tetep aja nyali dua kakek-kakek ini nggak bakal nahan kalau digeruduk maling beneran.

"Tenang Pak, ini lagi saya urus," jawab Bima menganggukkan kepala.

Ia memang berencana menambah jumlah personel security. Dengan taman bunga senilai miliaran rupiah ini, mengandalkan tenaga satu satpam tua jelas sama saja bunuh diri.

Saat Pak Manto dan para kuli taman menghampiri sang Pohon Raksasa Kualitas 3, mata mereka semua terbelalak syok. Butuh perjuangan ekstra keras, keringat, dan kehati-hatian luar biasa untuk menyeret pohon raksasa ini ke titik pusat taman.

Cuma butuh menanam satu pohon raksasa ini saja sudah menghabiskan waktu setengah hari full!

Yaya dan para karyawan wanita lainnya sampai ikut bergerombol mendekat saking takjubnya. Mereka mengira pohon 2,5 meter sebelumnya adalah batas maksimal keindahan dunia nyata, tapi ternyata monster Kualitas 3 ini jauh lebih magis.

Keesokan harinya.

Begitu Bima tiba di vila, Yaya langsung berlari tergopoh-gopoh menghampirinya. "Bos! Bos! Sini deh cepetan liat pohon raksasa yang kemaren ditanam itu!"

"Ada apa emang sama pohonnya?" Bima mengerutkan dahi kebingungan.

Namun, begitu ia dan Yaya mendekati pusat taman, barulah Bima paham apa penyebab kehebohan Yaya.

Pemandangan di sekeliling Bugenvil 7 Warna Kualitas 3 itu benar-benar ajaib. Ratusan kupu-kupu warna-warni menari-nari dengan lincah mengitari dahan-dahannya yang rimbun. Di antara dahan, beberapa burung liar bertengger manis sambil berkicau merdu. Yang lebih bikin melongo, ada dua ekor tupai yang asyik mengintip dari balik sela-sela ranting!

Di tempat yang ditumbuhi bunga harum, didatangi sekawanan kupu-kupu sih wajar. Tapi kalau sampai ada sekawanan burung liar dan tupai yang nongkrong anteng barengan di situ, ini jelas anomali alam!

"Ajaib kan, Bos?!" celoteh Yaya dengan nada girang bukan kepalang. "Tadi siang aku niatnya mau nyamperin pohon itu buat selfie di Story WA. Eh, aku malah ngeliat ginian! Anehnya, pas aku deketin mereka malah pada nyantai nggak kabur lho!"

Untuk membuktikan omongannya, Yaya melangkah santai hingga tepat berdiri di bawah dahan pohon. Ajaibnya, gerombolan burung dan tupai di pohon itu sama sekali tak terusik dengan kehadiran manusia. Dua ekor tupai mungil itu bahkan melongok dari dahan tepat di atas kepala Yaya dengan wajah penasaran tak bersalah.

Normalnya, insting hewan liar pasti bakal langsung panic-mode dan terbang kabur kalau jarak manusianya sedekat itu!

Bima mendadak teringat akan sesuatu.

Satu-satunya perbedaan Bugenvil Kualitas 3 dengan versi biasanya adalah tambahan atribut ekstra: Harmoni Ekosistem +3!

Pemandangan langka yang bikin adem ini pastilah efek pasif dari atribut tersebut! Aura gaibnya berhasil menarik gerombolan hewan kecil dan membuat insting defensif mereka mereda menjadi jinak.

"Yaya, besok pesen papan peringatan gede ya, tulisannya 'DILARANG MENYAKITI HEWAN'!" intruksi Bima cepat. Fenomena Snow White ini mutlak bakal jadi daya pikat tambahan yang epic buat menarik turis!

Semenjak hari itu, seluruh elemen konstruksi vila mulai dikebut habis-habisan.

Operasional vila ditutup sementara dari tamu.

Setiap harinya, Bima tak henti-hentinya memindahkan puluhan pot bugenvil dari dimensi game ke dunia nyata.

Yang paling epik, selama satu bulan penuh berlalu, ladang gamenya secara random berhasil menghasilkan 2 pohon raksasa Bugenvil 7 Warna Kualitas 3 lagi!

Kini, ada tiga pohon pusaka raksasa berdiri gagah membentuk segitiga emas tepat di jantung taman bunga. Bima sampai menyewa jasa kontraktor untuk membuatkan altar bundar estetik yang dikelilingi pagar pelindung kayu rustic, lengkap dengan plang 'DILARANG MENYAKITI HEWAN'.

Berkat efek tumpuk dari 3 Pohon Kualitas 3, populasi kupu-kupu, burung, dan tupai yang berkumpul di sana makin meledak. Perpaduan visual taman bugenvil super estetik, kicauan merdu burung, dan harmoni magis ekosistem binatang kecil ini sukses melahirkan maha karya landscape yang bisa membuat siapa saja lupa daratan.

Waktu terus bergulir, bulan pun berganti menjadi Oktober.

Sore menjelang sore.

Seperti rutinitas hariannya, Bima memanen habis 24 petak ladang okranya, menanam benih baru, lalu mengirim seluruh hasil panen reguler ke Toserba Makmur Jaya. Tentu saja tak ketinggalan, ia juga menyerahkan "Okra Premium 5 Kilogram" jatah langganan Manajer Cipto.

"Transfer masuk ke rekening Anda... Sebesar Rp 39.306.000. Saldo Anda saat ini: Rp 279.752.000!"

Sepanjang satu bulan terakhir berjualan okra, Toserba Makmur Jaya sudah menyetor omzet kotor lebih dari Rp 1,3 Miliar ke kantong Bima.

Tapi jangan salah, proyek 'Lautan Bunga Bugenvil' ini nguras duit gila-gilaan! Setelah dipotong bayar PPh pajak penjualan aset miliaran, pelunasan sisa tagihan bibit bugenvil Surabaya, dan menutupi ongkos mandor, kuli borongan, serta material konstruksi lanskap vila, sisa saldo bersihnya cuma nyangkut di angka 200 jutaan!

Tapi nggak masalah, taman bunga bugenvil sudah rampung 100%, dan manajemen vila sedang menghitung mundur menuju hari Grand Opening.

Bima menyetir moped roda tiganya merapat ke gudang sewaannya. Di bak belakangnya sudah nangkring dua buah drum air berkapasitas besar. Ia mengambil ember kecil, masuk ke dalam gudang, lalu berteleportasi ke dalam dimensi gamenya.

Selama satu bulan penuh ia rutin memancing, populasi ikan mas, patin, dan gurame liar Kualitas 1 di kolam gamenya sudah menembus ribuan ekor!

Ia menciduk ikan-ikan montok itu dengan ember, lalu memindahkannya secara estafet ke dalam drum air di bak Tossa-nya di luar. Setelah mondar-mandir puluhan kali, dua drum raksasa itu akhirnya kepenuhan.

Bima sengaja menyelipkan 6 ekor ikan raksasa Kualitas 2 di antara tumpukan tersebut.

Ratusan ekor ikan super segar ini niatnya bakal ia cemplungkan ke kolam pemancingan Vila Dima!

Bima menyalakan mesin dan tancap gas ke arah vila.

Setibanya di gerbang masuk utama, matanya langsung disambut oleh sebuah plang nama berbahan kayu rustic tebal yang diukir dengan estetik: Vila Dima!

Dan saat ia mengarahkan pandangannya sedikit jauh ke depan, hamparan Lautan Bunga Bugenvil dengan gradasi warna ungu, merah, putih, dan puluhan warna lainnya langsung tersaji megah membentang. Rasa bangga yang membuncah langsung memenuhi dadanya, menyadari maha karya gila di depannya ini adalah hasil keringatnya sendiri.

Tapi pembangunan belum selesai total. Di sebelah bangunan lobi utama, para pekerja bangunan masih sibuk merampungkan konstruksi sebuah bangunan kayu yang didesain dengan konsep minimalis-tradisional.

Itu adalah Supermarket Organik khusus miliknya. Alih-alih menjual komoditas kualitas surganya itu ke Toserba Makmur Jaya dengan harga dipotong, mending dia jual langsung di wilayah vilanya sendiri dengan harga markup premium! Asalkan pengunjung vilanya membludak, sayur dan buahnya pasti ludes diborong orang. Bima juga bisa memasukkan produk sembako atau jajan biasa sebagai kamuflase buat nutup-nutupi asal muasal komoditas gaibnya.

Bima memarkirkan Tossa-nya di depan lobi.

Di teras lobi, Yaya sedang sibuk memberi instruksi bersih-bersih pada 4 orang gadis muda. Mereka semua tampak modis dan rapi mengenakan seragam biru muda yang didesain khusus bertuliskan bordir "Vila Dima".

Tiga dari empat gadis itu adalah karyawan baru yang ia rekrut beberapa hari lalu. Karena wahana vila bakal resmi dibuka full, butuh satu orang khusus buat megang loket Wahana Outbound dan Seluncur Rumput, satu orang menjaga gerbang loket Taman Bugenvil, dan dua orang stand by di resepsionis.

Sementara Yaya sendiri, berkat dedikasinya sebulan terakhir, resmi ia promosikan menjadi Supervisor Front-End!

Selain dapat jabatan mentereng, gadis imut itu girangnya bukan main waktu Bima naikin gaji pokoknya sebesar Rp 1.000.000!

"Sore, Bos! Ada yang bisa kami bantu?" sapa Pak Darman sigap saat melihat Bima datang. Pak Darman tak sendirian, di belakangnya mengekor dua pria tegap berseragam security biru dongker.

Semenjak taman bunganya rampung, memperketat ring keamanan adalah prioritas nomor wahid. Bima merekrut dua pria tambahan ini melalui platform recruitment khusus penyalur mantan militer di internet. Selain menjaga loket depan, Bima juga menugaskan satu operator khusus untuk memantau puluhan titik CCTV yang baru ia pasang, ditambah regu patroli sif malam yang keliling setiap jam.

Masang CCTV banyak-banyak di tempat wisata itu mutlak! Zaman sekarang, banyak orang minim adab hasil produk gagal edukasi pendidikan.

Sama seperti Yaya, dedikasi Pak Darman yang rela tidur di tenda diangkat menjadi Kepala Regu Keamanan, dengan kenaikan gaji bersih sebesar Rp 1.000.000!

Total-total, sekarang vila ini sudah merekrut karyawan baru untuk beberapa pos: satu koki tambahan untuk menemani Pak Manto, satu orang kasir, tiga tukang kebun khusus untuk maintenance taman bugenvil.

Digabungkan dengan sisa staf administrasi dan petugas cleaning service lama yang dipertahankan, kini Bima secara resmi membawahi hampir 20 orang karyawan dalam satu vila raksasa!

1
Maz Shell
lanjut update
Yuliana Tunru
kapqnnih kejutan x buat dinda ..pasti dinda ternehek2 takjub bina sdh jd orkay 🤭🤭
Maz Shell
lanjutkan Thor
Yuliana Tunru
mantap bima hrs jd suami setia hempaskan cwek2 halu sok cantik pula mulut x penuh filter racun 🤭🤭
Yuliana Tunru
bima mmg the best tak sabar nunghu oeresmian vila oleh dinda jgn lupa klga x dinda ya sekian lamaran resmi ke ihu x dinda vila jd mas kawin bakqlqn shock habis tuh ibu2 💪💪💪bima up 3 napa thorrr blm puas ini
Tio Kusuma
mantappppp
Manusia Biasa
auto diborong🤣
Hardjoe Kewek
terima kasih
Hardjoe Kewek
cerita nya bagus,alurnya jg bagus
Jujun Adnin
lanjut
Yuliana Tunru
tak sabar gmn para karyawan bima yrrmehek2 liat bijit tanaman bogenvile x di tata aplg yg kelas sultan up x kurang thorrr 🤭🤭🤭
ZHIVER
thor tak bisa bahasa jawa
Yuliana Tunru
kwalitas gila tuh tak sabar nunggu bima nanam semua hunga di tanah koßoang trus buat gazebo2 buqt qisatawan nikmati ..cuan ngalir kyk air 💪💪 bimaa
Yuliana Tunru
smoga bimo yg dapat vila x buat hadiah pernikahan x dgn dinda ..gassss
Jack Strom
Lah dapat ikan hias legend, masalahnya mau diletak dimana itu ikan???🤔😁
Blue Izoel
tetap semangat thor bikin cerita petani 👍💪
Jack Strom
Ikan² kualitas 2 gak usah dijual, buat dikonsumsi saja, sayang efeknya tuh... 😁
Jack Strom
Selain lunasi pinjaman 100jt, juga kasih bantuan nikah 50jt cukup... 😁
Yuliana Tunru
mantal bima...bayarin utang2 mu duku bima hbs tuh siap2 ngumpuli buat beliin dinda rmh jd lapang tuh hati
Blue Izoel
update terus thor bakal saingan nih sma lahan mustika klo bnyk episode nya👍💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!