Susan siswa baru kelas 10 yang baru saja menyelesaikan ospeknya ternyata disukai oleh cowok populer disekolahannya sejak berada dibangku SMP. Levy berpacaran dengan Susan secara diam diam, Levy yang didepan para penggemarnya bersikap dingin namun tidak apabila dia didepan Susan. Levy selalu perhatian pada Susan hingga ada konflik besar yang menimpa keduanya namun semua itu tidak menggoyahkan rasa sayang mereka berdua.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
aesthetic love
...“Nanti malam kita ketemu untuk rencana antisipasi kalau sampai hal ini terbongkar” ucap om Leon yang langsung mematikan teleponnya....
...Om Leon turun dari mobil masuk kedalam kantor bos Tomy, “bos” panggil om Leon berjabat tangan dengan bos Tomy....
...“Gak usah basa basi yon, mana chipnya?” Ucap bos Tomy tegas....
...“Saya sudah cari chip itu dirumah maupun dikantor Gani namun gak ketemu bos” om Leon menjelaskan....
...“Saya gak peduli, pokoknya chip itu harus ada. Saya sudah keluarkan uang banyak untuk mendongkrak usaha kamu agar bisa setara dengan perusahaan kakakmu, saya juga sudah mengeluarkan banyak tenaga dan waktu untuk mendukung aksi jahatmu agar berjalan lancar tapi mana balasanmu. Janjimu dulu masih saya pegang tapi gak ada perkembangan Leon” teriak bos Tomy sampai menggebrak meja....
...“Beri saya waktu lagi bos untuk mencari chip itu” ucap om Leon memohon....
...“Chip itu yang bisa buat perusahaan kita terkenal nantinya bahkan nantinya banyak perusahaan yang akan berlomba untuk bekerjasama dengan perusahaan kita, kalau kita dapetin chip itu perusahaan kakakmu Gani bisa kamu kendalikan sepenuhnya tanpa harus berbagi kekuasaan nantinya dengan keponakanmu” Bujuk bos Tomy pada om Leon yang mulai senang akan bayangan nantinya kalau dia berkuasa di perusahaan kakaknya....
...“Tapi kalau waktu yang saya kasih gak kamu manfaat kan untuk mencari chip itu, saya mau uang yang saya gelontorkan ke kamu untuk kembalikan semuanya” ancam bos Tomy sambil mencengkram kerah om Leon....
...“saya akan temukan chip itu segera” ucap om leon....
...Bos Tomy melepas cengkramannya melangkah menuju meja kerjanya untuk meneguk secangkir kopi, “gimana dengan Rasti?” Ucap bos Tomy sambil memegang cangkir....
...“Beres bos”....
...“Baguslah, semakin sedikit rahasia kita yang diketahui orang semakin sedikit juga peluang kita untuk bebas dari masalah kedepannya” ucap bos Tomy tersenyum tipis....
...(Flashback) Bos Tomy mengingat semua yang dilakukan Leon pada kakak dan kakak iparnya itu atas masukannya, dan menjadikan Rasti sebagai pion itu juga atas sarannya....
... Karena kebencian Leon pada namira membuat bos Tommy memanfaatkan keadaan agar nantinya dia bisa meraup keuntungan dari semua yang dia lakukan yaitu menguasai perusahaan Gani, perusahaan Gani adalah perusahaan saingan milik bos Tommy. Perusahaan Gani yang maju pesat karena ide ide produk nya, setiap tahun perusahaan Gani selalu mendaftarkan hak paten produknya paling tidak 4 produk dengan fungsi serta manfaat yang berbeda. Itu yang membuat bos Tommy iri dan melakukan segala cara agar perusahaannya berkembang sama seperti milik perusahaan Gani....
...Di Rumah sakit, Levy menyuapi tantenya bubur yang diberikan oleh rumah sakit “Tante makan sedikit-sedikit” ucap Levy menyuapinya....
...“Lev, gimana dengan Susan Tante khawatir?”....
...“Gak usah Tante pikirkan, Susan pasti baik baik saja” ucap Levy menutupi kekhawatiran nya di depan tantenya....
...“semua ini karena Leon karena cinta bodohnya Tante, semuanya jadi berantakan” ucap Tante Levy menyesal....
...“bukan cinta bodoh Tante tapi cinta buta saking butanya gak bisa lihat mana cowok yang serius sama cowok yang mainin hati Tante” celetuk Levy menahan rasa yang bercampur aduk di dalam hati serta pikirannya....
...“Maafin Tante ya lev karena Tante hubunganmu sama Susan jadi ikut keseret” ucap Tante Rasti memelas....
...“Sudah terlambat lagi mau diperbaiki juga susah, mungkin bukan jodoh Levy” ucap Levy masih menyuapi tantenya....
...“Tante yakin yang membuat Tante seperti ini adalah Leon” ucap Tante Rasti sambil menstop tangan Levy untuk menyuapinya lagi....
...“Satu hal yang ingin Levy tanyakan ke Tante, Tante kenapa bisa hamil dengan dia padahal dia aja gak mau sama Tante?” Ucap Levy dengan wajah serius....
...“Emmm emmm” Tante Rasti merasa kebingungan dengan pertanyaan Levy....
...“Kok gak dijawab?”....
...“Tante sudah jebak dia lev” ucap Tante Rasti dengan suara lirih sambil tertunduk malu....
...“Astaga tante” ucap Levy dengan kesal....
...“Tante gak ada pilihan lain lev, Tante sakit hati atas perlakuannya makanya Tante melakukan hal itu” ucap Tante Rasti membela diri....
...“Mau seberapa besar Tante membela diri Tante sendiri tetap saja itu hal gak baik, terus apa bedanya Tante sama Leon kalau gitu. Sama sama menjadi pelaku tanpa adanya korban” ucap Levy kesal sambil menaruh mangkuk bubur lalu beranjak pergi dari kamar inap....
...“Lev bukan gitu maksud Tante lev”....